cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Arkeologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the discipline of Archaeology mainly in the Indonesian Archipelago and Southeast Asia. Interest from other disciplines (such as history, anthropology, architecture, geology, etc.) must be related to archaeological subject to be covered in this journal. Our first edition was published on March 1980.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 1 (2001)" : 8 Documents clear
Cover Volume 21 No.1 Mei 2001 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.908 KB)

Abstract

Frontmatter Volume 21 No.1 Mei 2001 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.558 KB)

Abstract

Kawasan Karst Tuban: Salah Satu Sisa Kehidupan Manusia Masa Lalu R.r. Triwurjani
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.628 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.829

Abstract

Dari data yang ada dapat dijelaskan bahwa kawasan Karst Tuban khususnya Kecamatan Semanding, Montong, Plumpang dan Rengel pernah berperan bagi kehidupan manusia masa lalu, keberlangsungan hidup manusia penghuni gua-gua tersebut ditunjang oleh sumberdaya alam sekitarnya yang terdiri dari dataran dan laut. Hal yang terakhir dibuktikan dengan adanya temuan sisa-sisa kerang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa daerah Tuban kaya akan tinggalan arkeologis meskipun temuan-temuan yang ada banyak terdiri dari temuan lepas, tersebar tidak merata di wilayah ini. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penambangan gamping secara besar-besaran dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Pola-Pola Komunitas Situs Gua Kawasan Timur Jawa Indah Asikin Nurani
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1442.477 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.830

Abstract

Penelitian gua-gua di Jawa khususnya Jawa Timur telah dilakukan oleh beberapa peneliti asing seperti van Es, van Stein Callenfels, Willems, dan H.R. van Heekeren di Kabupaten Ponorogo, Situbondo, Pacitan, Jember, Tuban, dan Bojonegoro. Penelitian tersebut lebih bersifat eksplorasi untuk menjajagi gua-gua hunian di Jawa. Sementara itu, secara tematis yang dititikberatkan pada studi spatial, Balai Arkeologi Yogyakarta telah melakukan penelitian pada kelompok gua di Kabupaten Jember (Gunung Watangan), Kabupaten Bojonegoro (Dander) dan di Kabupaten Ponorogo (Sampung). Sementara itu, penelitian serupa juga telah dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi pada kelompok gua di Kab. Gunungkidul sampai Kab. Pacitan (Gunung Sewu).
Sumberdaya Batuan Dan Pemanfaatannya Pada Beberapa Situs Megalitik Di Kawasan Jember Fadhlan S. Intan
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.659 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.831

Abstract

Kawasan Jember, merupakan suatu wilayah yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai suatu lokasi pemukiman megalitik. Hal ini didukung dengan kondisi geologi yang secara umum sangat menunjang. Sumberdaya alam (batuan, air) yang melimpah, telah dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat megalitik di kawasan Jember. Masyarakat megalitik Jember telah menerapkan konsep adaptasi dalam mempertahankan kehidupannya.
Fungsi Situs Tutari, Irian Jaya : Tinjauan Aspek Simbolik nfn. Sunarningsih
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.895 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.832

Abstract

Pada dasarnya Situs Bukit Tutari ini merupakan situs pemujaan/upacara. Hal yang dipuja di bukit ini adalah berhubungan dengan tokoh-tokoh yang mereka anggap mempunyai kekuatan hidup, yaitu tokoh kepala perang dan orang-orang yang meninggal karena perang. Dengan perantaraan orang-orang tersebut diharapkan mereka nantinya dapat mencapai dunia nenek moyang yang mereka idamkan. Tempat dimana hanya ada kebahagiaan yang abadi. Sebagai objek pemujaan, mereka mendirikan menhir, batu berjajar, batu temugelang, dan lukisan batu.
Terakota Masa Sejarah Di Indonesia: Fungsi Dan Teknologinya Nurhadi Rangkuti
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.489 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.833

Abstract

Masa sejarah di Indonesia, diawali dengan adanya tulisan-tulisan pada batu yang berasal dari India, dengan huruf Pallava, yang dimulai dari abad IV-V Masehi. Dalam artikel ini pengamatan terhadap terakota masa sejarah dibatasi, sejak adanya pengaruh India, khususnya agama Hindu-Buddha, hingga masa meluasnya pengaruh agama Islam di Indonesia pada abad XVI Masehi. Pembatasan ini sengaja dilakukan oleh karena bahan tulisan ini diperoleh dari hasil pengamatan terakota yang terdapat pada beberapa situs arkeologi yang berasal dari masa-masa tersebut (historic sites). Untuk memperkaya informasi tentang terakota tradisional, dipaparkan tradisi pembuatan terakota oleh beberapa kelompok masyarakat etnik di Indonesia.
Peranan Tasawwuf Dalam Sosialisasi Islam Di Indonesia nfn. Masyhudi
Berkala Arkeologi Vol 21 No 1 (2001)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.125 KB) | DOI: 10.30883/jba.v21i1.834

Abstract

Dari sekian banyak karya-karya sastera yang cenderung memuat ajaran-ajaran mistis atau tasawwuf menunjukkan bahwa tenyata Islam dan sufismenya telah memiliki daya tarik di kalangan para sasterawan muslim di masa lalu. Hal ini disebabkan selain karena relevansinya bagi manusia, juga karena pandangan estetiknya yang lebih memuaskan, dibanding pandangan estetik humanis Barat, sebab bagi Islam, pandangan estetik keindahan merupakan suatu rahmat atau karunia yang wajar dari Tuhan. Keindahan merupakan bagian dari sifat Tuhan yang memiliki nilai spiritual dan pembebasan dari kehidupan kebendaan, sehingga dalam Islam, keindahan adalah merupakan bukti keilahi. Dengan demikian nampak semakin jelas, bahwa di Indonesia, tasawwuf memiliki peranan yang cukup penting dalam proses sosialisasi Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2001 2001


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2022) Vol 42 No 1 (2022) Vol 41 No 2 (2021) Vol 41 No 1 (2021) Vol 17 No 2 (1997) Vol 40 No 2 (2020) Vol 40 No 1 (2020) Vol 13 No 1 (1993) Vol 39 No 2 (2019) Vol 39 No 1 (2019) Vol 38 No 2 (2018) Vol 38 No 1 (2018) Vol 37 No 2 (2017) Vol 37 No 1 (2017) Vol 36 No 2 (2016) Vol 36 No 1 (2016) Vol 35 No 2 (2015) Vol 35 No 1 (2015) Vol 34 No 2 (2014) Vol 34 No 1 (2014) Vol 33 No 2 (2013) Vol 33 No 1 (2013) Vol 32 No 2 (2012) Vol 32 No 1 (2012) Vol 31 No 2 (2011) Vol 31 No 1 (2011) Vol 30 No 2 (2010) Vol 30 No 1 (2010) Vol 29 No 2 (2009) Vol 29 No 1 (2009) Vol 28 No 2 (2008) Vol 28 No 1 (2008) Vol 27 No 2 (2007) Vol 27 No 1 (2007) Vol 26 No 2 (2006) Vol 26 No 1 (2006) Vol 25 No 1 (2005) Vol 24 No 1 (2004) Vol 23 No 2 (2003) Vol 23 No 1 (2003) Vol 22 No 1 (2002) Vol 21 No 2 (2001) Vol 21 No 1 (2001) Vol 20 No 1 (2000) Vol 19 No 2 (1999) Vol 19 No 1 (1999) Vol 18 No 2 (1998) Vol 18 No 1 (1998): Edisi Khusus Vol 17 No 1 (1997) Vol 16 No 2 (1996) Vol 16 No 1 (1996) Vol 15 No 3 (1995): Edisi Khusus Vol 15 No 2 (1995) Vol 15 No 1 (1995) Vol 14 No 2 (1994): Edisi Khusus Vol 14 No 1 (1994) Vol 13 No 3 (1993): Edisi Khusus Vol 13 No 2 (1993) Vol 12 No 1 (1991) Vol 11 No 1 (1990) Vol 10 No 2 (1989) Vol 10 No 1 (1989) Vol 9 No 2 (1988) Vol 9 No 1 (1988) Vol 8 No 2 (1987) Vol 8 No 1 (1987) Vol 7 No 2 (1986) Vol 7 No 1 (1986) Vol 6 No 2 (1985) Vol 6 No 1 (1985) Vol 5 No 2 (1984) Vol 5 No 1 (1984) Vol 4 No 2 (1983) Vol 4 No 1 (1983) Vol 3 No 1 (1982) Vol 2 No 1 (1981) Vol 1 No 1 (1980) More Issue