cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2015)" : 7 Documents clear
The Application of multiple Intelligences Approach in an EFL Classroom Gusti Nur Hafifah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.39

Abstract

Multiple Intelligences Approach is one of the teaching Methods that was adapted from the psychological theory by Howard Gardner, who found and developed MI as the new Paradigm in Intelligence. Multiple Intelligences Strategy giveteachers the chance to discover, value and enhance the talents of all learners through eight different intelligences that they have. This study attempts to observe the Multiple Intelligences teaching Strategy being used by an English Teacher in an EFL Classroom. To what extent the Teacher applied the eight Multiple Intelligences Teaching Strategies in the English Teaching Learning Process. The MI Teaching Strategies are;Linguistic Strategy, Logical/ Mathematical Strategy, Visual/Spatial Strategy, Bodily/Kinesthetic Strategy, Musical Strategy, Interpersonal Strategy, Intra-personal Strategy, and Naturalist Strategy.Since this study was descriptive qualitative study, the researcher described and evaluated the existing phenomena during the observation and also the result of the interview. In this case, the subject of the study wasthe English Teacher in SMP Muhamadiyah 9, which published its school as a Multiple Intelligences Based School. The observation was done in nine meetings of English Subject, involving 2 different classes. Furthermore, the instrument used was the researcher herself as the observer of the study and interviewer.The result showed that the MI Teaching Strategy was not applied optimally in the classroom. Teacher applied some seven from the Eight Intelligences Strategies being observed, such as Linguistic Strategy, Logical/ Mathematical Strategy, Visual/Spatial Strategy, Bodily/Kinesthetic Strategy, Interpersonal Strategy, Intrapersonal Strategy, and Naturalist Strategy. The Musical Intelligence Strategy was not found on the observation since teacher’s voice was the only source of music and there wasn’t any use of sounds music or rhythm during the teaching. And the Linguistic Intelligence Strategy was the most dominated strategy as language was the main subject of the lesson. It can be concluded that MI Strategies depend very much on the teacher ability in creating creative and innovative ideas in developing teaching techniques that suitable to the variety of intelligence that the students have. Key Words: Multiple Intelligences; Linguistic, Linguistic, Logical/ Mathematical, Visual/Spatial, Bodily/Kinesthetic, Musical, Interpersonal, Intrapersonal, and Naturalist Intelligences, Teaching Strategies.
ANALISIS KRITIK SASTRA PUISI “SURAT KEPADA BUNDA: TENTANG CALON MENANTUNYA” KARYA W.S. RENDRA R. Panji Hermoyo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.995 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.40

Abstract

Lahirnya kritik sastra telah melengkapi bidang studi sastra atau wilayah ilmu sastra menjadi teori sastra, sejarah sastra, dan kritik sastra. Sering orang mencampuradukkan ketiga bidang studi ini padahal ketiganya mempunyai wilayah yang berbeda walaupun saling berhubungan, saling menunjang, dan saling mengisi. Salah satunya teori strukturalisme genetic, strukturalisme genetik yaitu bentuk analisis yang melengkapi strukturalisme murni yang hanya menganalisis karya sastra dari aspek intristiknya saja. Analisis Strukturalisme Genetik memasukkan faktor genetik dalam karya sastra, Genetik sastra artinya asal usul karya sastra. Faktor yang terkait dalam asal muasal karya sastra adalah pengarang dan kenyataan sejarah yang turut mengkondisikan saat karya sastra itu diciptakan. Dominan pada priode tertentu di Barat dan Indonesia karena memasukkan Struktur sosial dalam kajiaannya. Seperti puisi “surat kepada bunda: tentang calon menantunya”Karya W.S. Rendra. Pengarang menuangkan karya bertemakan perjuangan seorang anak untuk mendapatkan ridho Ibunya. Nilai sosial yang disampaikan yaitu hendaknya kita mengatakan segala-sesuatu dengan sejujur-jujurnya kepada Ibu sebagai orang tua kita. Suatu realitas yang hampir hilang, tetapi pengarang mengingatkan kembali dan menunjukkan masih adanya potret seorang anak yang masih membutuhkan kejujuran diri pada ibunya. Kata kunci : kritik sastra, nilai social, strukturalisme genetik
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA MELALUI MIND MAPPING PADA ANAK TK AISYAH 29 SURABAYA Endah Hendarwati
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.895 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.128

Abstract

ABSTRAKMind Mapping adalah suatu metode untuk memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak kirinya secara simultan. Mind mapping merupakan sebuah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan memetakan pikiran-pikiran kita dengan memadukan kata kunci, cabang-cabang, dan gambar yang berwarna-warni (Buzan, 2012: 4).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menggunakan mind mapping untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak TK Aisyah 29 Surabaya. Kemampuan bahasa anak khususnya kemampuan bercerita masih kurang terasah karena pembelajaran masih didominasi oleh kegiatan membaca dan menulis serta metode yang klasikal dan monoton, sehingga untuk meningkatkan kemampuan bahasa perlu adanya stimulus untuk melatih kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan penelitian 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan subjeknya adalah seluruh anak kelompok B TK AISYAH 29 Surabaya yang berjumlah 14 anak.Berdasarkan penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktifitas anak yang dibuktikan dengan rerata 64% pada siklus I dan 76,3% pada siklus II. Dari data tersebut dapat disimpulkan adanya peningkatan aktifitas anak pada siklus II sebesar 12,4%. Selain dapat meningkatkan aktifitas anak dalam proses pembelajaran meningkatkan keterampilan bercerita. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil penilaian yang menunjukkan keterampilan bercerita anak pada siklus I reratanya sebesar 63,5%, dan pada siklus II reratanya 76,6%. Dari data yang diperoleh dapat dikatakan bahwa keterampilan bercerita anak meningkat dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,1%. Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil penelitian adalah dengan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak dalam pembelajaran
CODE MIXING AND CODE SWITCHING IN UMAR KAYAM’S NOVEL PARA PRIYAYI Waode Hamsia
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.009 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.42

Abstract

This study is a sociolinguistic study. Hudson (1980:4) says that sociolinguistics is the study of language in relation to society. This is to say that sociolinguistics involves the relationship between society and language. In which is an instrument for human to interact with others.Based on the definition above language and society have close relationship. The language phenomena often occur in society; they are code mixing and code switching that commonly occure in bilingual or multilingual societyThis study is limited to make description of sociolinguistic feature of Indonesian-Javanese code mixing and code switching in Umar Kayam’s Novel Para Priyayi.A descriptive qualitative method is used in this study since the data are being analyzed that are the problem of how to describe the phenomena that happen in Novel Para Priyayi. To collect the data the writer selected sentences in the novel which contain the mixing code and the switching code of Indonesian-Javanese and then organized the data on the paper by classifying them into two forms. They are the forms in the word and the phrase.There are some purposes of using code mixing and code switching in Umar Kayam’s Novel Para Priyayi which is: 1) Showing respect to priyayi, 2) Addressing a non-priyayi and 3) There is no Indonesian equivalent. Therefore using another language is more effective that depends on the situation and condition.The study is expected to be useful for readers and people who are interested in studying the sociolinguistics. This study is hoped to give an illustration of the language that is used in Umar Kayam’s Novel Para Priyayi. In the future, another study concerning about code mixing and code switching or another aspect never stops to develop. There will be a lot of sociolinguistic phenomena that can be observed in the future.
Problematika Seni pertunjukan Tradisi di Sekolah Aris Setiawan
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.479 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.37

Abstract

Kata tradisi seolah sudah menjadi sangat kuno bagi sebagian anak sekolah pada jaman ini. Mereka menganggap kata itu identik dengan ketertinggalan jaman  atau kurang keren. Apalagi keberlangsungan tradisi dalam konteks seni pertunjukan di sekolah mendapat respon seakan keberadaannya jauh dari modernitas. Kurangnya minat terhadap seni pertunjukan tradisi adalah salah satu bentuk ekspresi anak sekolah pada jaman ini. Hal inilah membuat anak sekolah jauh dari kata itu. Sehingga mereka hanya mengenal  budaya barunya yang disebut dengan modern.Di sisi lain sumber daya pendidik dalam mengenalkan seni tradisi masih jauh dari harapan. Apalagi sarana prasarana yang mendukung keberlangsungan pertunjukan seni tradisi masih sangat kurang. Melihat persoalan itu maka ada permasalahan yang mesti dilihat secara perspektif sehingga anak mampu memahami tradisi sebagai nilai dan identitas bagi dirinya. Untuk itulah pembahasan makalah ini bertujuan untuk mencari akar masalah dan solusi yang tepat dalam memaknai seni pertunjukan tradisi yang mempunyai nilai dan identitas yang kuat khususnya di sekolah.     Kata Kunci: Minat siswa , Sumber Daya, Sarana Prasarana
Holly’s Personality Alteration as Portrayed in Ahern’s P.S. I Love You Pramudana Ihsan
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.927 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.44

Abstract

This study attempts to discuss the issue raised from the novel entitled P.S. I Love You writtenby Cecilia Ahern. This novel provides a personality alteration performed by the main character, Holly Kennedy who is portrayed as dependent, selfish, and fragile person. The writer mainly uses qualitative method to present the data, furthermore the data obtained will be analyzed vividly with intrinsic elements: characterization and plot. To get a profound understanding, he divides characterization into character and characteristics while plot is sharpened into conflict. Thus problems arisen in Holly’s adult life will be taken out and discussed further using two elements of conflict: man vs man and man vs self. The result is a force for Holly Kennedy to have a significant personality alteration into a better one. In conclusion, this paper is aimed at finding the personality alteration performed by Holly Kennedy.
KONFLIK POLITIK DALAM LANGIT MERAH JAKARTA KARYA ANGGIE D. WIDOWATI Ngatma'in Ngatma'in
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.801 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i1.38

Abstract

Permasalahan dalam kajian ini adalah: 1) konflik politik dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati, 2) sikap berperilaku politik tokoh dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati. Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik politik dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati dan sikap berperilaku politik tokoh dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Sumber data berupa sumber tertulis yakni novel yang berjudul Langit Merah Jakarta Karya Anggie D. Widowati. Data penelitian ini berupa wacana yang mengandung unsur konflik politik dan sikap berperilaku politik tokoh. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan cara pencatatan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. tahapan analisis data 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) pengambilan keputusan dan verifikasi.Kajian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut: (1) Konflik politik dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati terjadi karena dipengaruhi (a) kondisi situasi politik yang tidak stabil, (b) Intervensi politik penguasa terhadap politiknya oposisi sangat kuat, (c) Terjadinya krisis multidimensi yang melanda bangsa Indonesia. (2) Sikap berperilaku politik tokoh dalam Langit Merah Jakarta karya Anggie D. Widowati ditunjukkan melalui gerakan politik yang dilakukan tokoh semenjak duduk di bangku kuliah. Kata Kunci: Konflik Politik, Sikap Berpolitik, Langit Merah Jakarta

Page 1 of 1 | Total Record : 7