cover
Contact Name
Dwi Ismiyana Putri
Contact Email
dwiismiyana@binainsani.ac.id
Phone
+6221-82436886
Journal Mail Official
isbi@binainsani.ac.id
Editorial Address
Jl.Siliwangi No.6 Rawa Panjang Bekasi Timur 17114 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Information System for Educators and Professionals : Journal of Information System
ISSN : -     EISSN : 25483587     DOI : -
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sistem Informasi STMIK BINA INSANI. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian yang bertemakan: Networking, Aplikasi Sains, Animasi Interaktif, Pengolahan Citra, Sistem Pakar, Sistem Komputer, Soft Computing, Web Programming, Data Mining, Multimedia Application, IT/IS Audit dan Sistem Penunjang Keputusan. Media komunikasi ilmiah diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember). E-ISSN: 2548-3587
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
Identifikasi Status Gizi Balita Menggunakan Metode K-Means Clustering Dan Naïve Bayes Sela Ramadani; Musli Yanto; Gunadi Widi Nurcahyo
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3820

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesehatan balita sebagai indikator keberhasilan pembangunan yang berkaitan erat dengan kondisi gizi serta berdampak langsung pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Di wilayah kerja Puskesmas Cubadak, pemantauan kondisi gizi balita dilakukan berdasarkan data antropometri, sehingga diperlukan metode analisis yang mampu mengolah dan mengelompokkan data secara tepat dan objektif. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma K-Means Clustering dan Naïve Bayes dalam mengelompokkan serta mengklasifikasikan kondisi gizi balita sebagai pendukung pengambilan keputusan. Metode penelitian menggunakan pendekatan machine learning dengan data antropometri balita yang meliputi usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik, sedangkan algoritma Naïve Bayes digunakan untuk melakukan klasifikasi kondisi gizi balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua metode menghasilkan akurasi sebesar 97%, sehingga model mampu mengelompokkan dan mengklasifikasikan kondisi gizi balita secara akurat dan konsisten sebagai sistem pendukung pengambilan keputusan di Puskesmas Cubadak.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI LINGKUNGAN (SIM-Ling) BERBASIS WEB Ahmad Mubarok; Jajang Mulyana; Cepi Indra Grahana; Wawan Kusdiawan; Rolles Herwin
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3899

Abstract

Transformasi digital pada tingkat lingkungan RT menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi dan pelayanan masyarakat. Pengelolaan administrasi yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan pengolahan data, kesulitan dalam pengelolaan iuran warga, serta kurang optimalnya penyampaian informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Lingkungan (SIM-Ling) berbasis web untuk mendukung pengelolaan administrasi lingkungan secara terintegrasi. Metode pengembangan sistem menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Perancangan sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri atas Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) dengan melibatkan 23 responden. Hasil analisis menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 86,02% dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM-Ling dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi lingkungan serta dapat diterima dengan baik oleh pengguna.
Penerapan K-Means dan Algoritma C4.5 dalam Klasifikasi Ulasan Pengguna Aplikasi Mitsubishi SFID Dzil Hidayati; Sarjon Defit; Billy Hendrik
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3831

Abstract

Pada penelitian ini dilatarbelakang oleh dimana banyaknya ulasan pengguna aplikasi SFID yang berisi keluhan dan penilaian dengan bahasa yang beragam sehingga sulit dianalisis secara manual, cepat dan objektif. Kondisi tersebut menyebabkan informasi penting terkait pengalaman pengguna, kendala teknis, dan kualitas layanan aplikasi belum dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan pengembangan aplikasi. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan dan mengklasifikasikan ulasan pengguna aplikasi Mitsubishi SFID secara sistematis guna mendukung proses pengambilan keputusan. Dalam penelitian ini, Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan ulasan berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik dan tema, sedangkan algoritma C4.5 diterapkan untuk mengklasifikasikan ulasan pada setiap kelompok ke dalam kategori tertentu berdasarkan atribut yang relevan. Data yang dianalisis berasal dari ulasan pengguna aplikasi Mitsubishi SFID yang diperoleh melalui platform Google Play Store. Penelitian ini menunjukkan bahwa model klasifikasi yang dibuat berhasil memberikan tingkat akurasi yang baik serta hasil validasi menunjukkan bahwa model memiliki kinerja yang stabil dan dapat diandalkan dalam mengklasifikasikan ulasan pengguna dengan nilai akurasi 88,89%. Dampak dari penelitian ini adalah tersedianya informasi terstruktur mengenai permasalahan dan kebutuhan pengguna yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan fitur, peningkatan kualitas layanan aplikasi, serta membantu mengambil keputusan yang lebih tepat dan didasarkan pada data
SISTEM INFORMASI PEMESANAN SELF SERVICE BERBASIS WEBSITE PADA KEDAI KOPI TITIK SETARA MENGGUNAKAN METODE AGILE DEVELOPMENT Nahdah Rizky Nur Afifah; Harjunadi Wicaksono
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3931

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong penerapan sistem berbasis web dalam berbagai bidang, termasuk sektor bisnis makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi penjualan berbasis website pada Caffe Titik Setara menggunakan metode Agile Development. Sistem ini dirancang untuk mengatasi tantangan dalam proses pemesanan dan pembayaran yang masih manual, serta pengelolaan data yang belum terintegrasi. Dengan sistem ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memberikan laporan transaksi yang real-time. Selain itu, sistem ini membantu kafe mengidentifikasi menu yang paling diminati pelanggan untuk meningkatkan strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem berbasis web ini mampu meminimalkan waktu tunggu pelanggan, meningkatkan akurasi pencatatan, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Penggunaan metode Agile Development memungkinkan proses pengembangan yang iteratif dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, sehingga sistem yang dihasilkan lebih optimal dan relevan.
IDENTIFIKASI AKSARA JAWI PADA NASKAH KUNO PADA CITRA MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Devi Maryuni; Yuhandri Yuhandri; Sumijan Sumijan
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3832

Abstract

Permasalahan pelestarian naskah kuno tidak hanya terkait dengan kondisi fisik naskah yang semakin rapuh, tetapi juga dengan keterbatasan sumber daya manusia dalam memahami isi serta aksara yang digunakan, khususnya aksara Jawi atau Arab Melayu. Rendahnya kemampuan masyarakat dalam membaca dan memahami aksara Jawi menjadi hambatan utama dalam mengakses isi naskah secara luas, sehingga berdampak pada terbatasnya pemanfaatan naskah kuno sebagai sumber pengetahuan dan warisan budaya daerah. Penerapan teknologi informasi seperti metode Convolutional Neural Network (CNN) diharapkan mampu mengidentifikasi huruf aksara Jawi sehingga dapat membantu mengatasi keterbatasan kemampuan membaca aksara tersebut serta mendukung proses digitalisasi naskah kuno berbasis citra. Data penelitian diperoleh dari citra naskah kuno beraksara Jawi yang tersimpan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, yang selanjutnya digunakan sebagai dataset pelatihan dan pengujian model CNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dibangun mampu mencapai nilai akurasi sebesar 82,24% dalam mengidentifikasi huruf aksara Jawi. Berdasarkan nilai akurasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode CNN cukup efektif dalam mengatasi permasalahan keterbatasan pemahaman aksara Jawi dan mampu mengenali pola huruf pada naskah kuno dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan CNN diharapkan dapat berdampak pada pelestarian naskah kuno terutama dalam peningkatan aksesibilitas, pelestarian digital, serta pemanfaatan naskah kuno sebagai warisan budaya dan sumber pengetahuan bagi masyarakat luas.
Audit Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Menggunakan Framework COBIT 5 Pada Bapperida Kota Bekasi Sekar Widowati; Solikin Solikin
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 11 No 1 (2026): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v11i1.3928

Abstract

Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung proses perencanaan pembangunan daerah pada Bapperida Kota Bekasi. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti gangguan akses sistem saat digunakan secara bersamaan, keterbatasan adaptasi pengguna terhadap sistem, serta belum optimalnya fungsi dokumentasi dan kecepatan akses data. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola SIPD serta mengetahui tingkat kapabilitas pengelolaan teknologi informasi menggunakan framework COBIT 5. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada pengguna SIPD di lingkungan Bapperida Kota Bekasi. Domain COBIT 5 yang diterapkan meliputi EDM04 (Ensure Resource Optimization), APO07 (Manage Human Resources), DSS01 (Manage Operations), dan MEA01 (Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain EDM04 memperoleh nilai capability level sebesar 2,59, APO07 sebesar 1,68, DSS01 sebesar 2,90, dan MEA01 sebesar 2,38 dengan rata-rata 2,39. Hasil tersebut menunjukkan bahwa SIPD telah berjalan dan dikelola dengan baik, namun masih terdapat kesenjangan untuk mencapai target level 5 (Optimizing Process), sehingga diperlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, operasional sistem, serta monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil audit, rekomendasi perbaikan diberikan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas tata kelola teknologi informasi agar implementasi SIPD dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan prinsip COBIT 5.