cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
SYAHADAH : Jurnal Ilmu Al-Qur?an & Keislaman
ISSN : 23380349     EISSN : 23380349     DOI : -
Jurnal Syahadah merupakan jurnal Ilmu al-Qur’an dan keislaman dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2013)" : 5 Documents clear
PENAFSIRAN KATA HANIF DALAM AL-QUR’AN Ridhoul Wahidi
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.632 KB) | DOI: 10.32520/syhd.v1i1.61

Abstract

Kata  hanif  banyak  disebut  dalam  al-Qur’an  dan  membutuhkan pemahaman  konferehensif,  sehingga  nantinya  dapat  memberikan  sumbangsih keilmuan  dalam  bidang  studi  al-Qur’an  secara  umum  dan  tafsir  secara khusus. Tulisan  ini  akan  mengungkap  penafsiran  para  ulama  tentang  kata  hanif  di beberapa  tempat  dalam  al-Qur’an  dan  dapat  mengarungi  khazanah  keluasan ilmu-ilmu al-Qur’an.
Mengenal Ilmu Qira'at Amaruddin Amaruddin
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.173 KB) | DOI: 10.32495/.v1i1.57

Abstract

Tulisan  singkat  ini  bertujuan  mengenal  lebih  dekat  tentang  ilmu  qira‟at  yang dimana  ilmu  ini  merupakan  cabang  dari  ilmu  dalam  „Ulum  al-Qur‟an.  manfaat yang akan diperoleh agar setiap pengkaji Islamic studies khususnya dan siapa saja yang ingin mendalami ilmu  ini dapat mengerti dan memahaminya sehingga kesan yang selama ini menggema bahwa bacaan qira‟at adalah bacaan „asing‟ ditelinga kaum  muslimin  secara  umum  maupun  pengkaji  Islamic  studies.  Sebenarnya, munculnya ragam qira‟at telah ada sejak zaman Nabi. Namun setiap permasalahan dapat  diselesaikan  dengan  merujuk  langsung  kepada  Rasulullah.  Setelah Rasulullah  wafat  dan  kekuasaan  Islam  meluas,  serta  jarak  masa  wahyu  dan nubuwwah  semakin  jauh  para  sahabatpun  banyak  yang  meninggalkan  Madinah menuju  daerah-daerah  yang  telah  dikuasai  Islam.  Para  sahabat  mengajarkan  alQur‟an sesuai dengan apa yang mereka pelajari dari Nabi. Sementara itu, para ahli qira‟at dari kalangan sahabat dalam mempelajari qira‟at al-Qur‟an dari Nabi, ada yang hanya mempelajari dan mendalami satu versi qira‟at, ada yang mempelajari dan  memahami  dua  versi  qira‟at,  dan  ada  pula  yang  lebih  dari  itu.  Tapi  perlu diingat bahwa perbedaan ragam qira‟at ini semua berasal dari Allah, bukan dari Nabi  atau  dari  imam-imam  qira‟at  yang  lain.  Adapun  metode  penulisan  ini menggunakan  literature  sehingga  membutuhkan  beberapa  referensi  yang  agak sulit karena kajian ini masih jarang dilirik oleh Islamic studies.
Kemukjizatan Al-Qur'an Muhammad Yusuf
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.585 KB) | DOI: 10.32520/syhd.v1i1.58

Abstract

Al-Qur‟an  merupakan  mukjizat  abadi  Nabi  Muhammad  Saw.  Terdapat  dua pendapat yang berbeda  tentang kemukjizatan Al-Qur‟an,  yang satu  mengatakan bahwa  kemukjizatan  Al-Qur‟an  berasal  dari  luar  (faktor  eksternal),  bukan  dari Al-Qur‟an itu sendiri. Sementara yang lain  berpendapat bahwa  kemukjizatan AlQur‟an   berasal  dari  Al-Qur‟an  itu  sendiri  (faktor  internal).  Fakta  sejarah  dan dalil-dalil Al-Qur‟an telah jelas menerangkan bahwa kemukjizatan Al-Qur‟an itu berasal  dari  Al-Qur‟an  itu  sendiri.  Adapun  Kemukjizatan  Al-Qur‟an  dapat ditinjau  dari  beberapa  segi  diantaranya;  keindahan  bahasa,  munasabah,  berita gaib, informasi sejarah, ilmu pengetahuan, hukum dan bilangan.
NALAR ‘IRFANI: TRADISI PEMBENTUKAN DAN KARAKTERISTIKNYA Nasrullah Nasrullah
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.109 KB) | DOI: 10.32520/syhd.v1i1.59

Abstract

Leaning only to domination of the epistemology bayani and burhani is not enough. Both epistemology system must be completed with the epistemology of ’irfani which has a dimension of sprituality inmost. Logical reasoning system of the  epistemology  of  ’irfani  is  a  recontruction  of  the  pure  aspect  of  sprituality domain  to  get  God’s  knowledge  and  sense  of  humanity  through  authentic existential experinces
AFAL RASUL : SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM Fiddian khairudin
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.832 KB) | DOI: 10.32520/syhd.v1i1.60

Abstract

Seluruh  perbuatan  atau  perilaku  serta  ucapan  Nabi  Saw.  adalah “wahyu”  karena  Nabi  Saw.  adalah  pribadi  spesial  maka  tidak  satupun  materi ucapan atau bentuk perilaku perbuatan Nabi Saw. yang dilakukan tanpa identitas wahyu, ia tidak berasal dari hawa nafsunya belaka, karena setiap perbuatan dan ucapan  Nabi  Saw.  senantiasa  diawasai  oleh  Allah  Saw.  Namun  bukan  berarti pribadinya  lepas  dari  humanitas,  dari  sisi  inilah  perlu  peninjauan  lebih mendalam  tentang  Af‟al  Rasul,  akhirnya  ditemukan  perbuatan  Nabi  Saw.  yang bersifat  spontanitas,  inisiatif  dan  kekhususan.  Bagi  pengikut  beliau,  af‟al  Rasul bukan sebuah pemasalahan yang tidak dapat dipahami, namun  dibutuhkan  kadar akal yang mulia karena objeknya manusia spesial

Page 1 of 1 | Total Record : 5