cover
Contact Name
Nanang Wiyono
Contact Email
smjfkuns@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
smjfkuns@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Smart Medical Journal
ISSN : 26211408     EISSN : 26210916     DOI : -
Core Subject : Health,
Smart Medical Journal (SmedJour) is published by Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret. SMedJour publishes original research articles or article review in the basic medical sciences, clinic medical sciences, medical education and public health.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal" : 7 Documents clear
Perbedaan Kualitas Tidur Pasien Asma Terkontrol Sebagian Pada Kategori Indeks Massa Tubuh (IMT) Khalisah Atma Aulia; Reviono -; Ratih Dewi Yudhani
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.62 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.27284

Abstract

Pendahuluan: Asma merupakan suatu penyakit saluran pernapasan yang disebabkan karena adanya proses inflamasi kronik. Asma menyebabkan terjadinya gejala pernapasan seperti wheezing (mengi), sesak napas, dada sesak dan batuk yang terjadi terutama pada malam hari atau menjelang pagi hari. Jumlah kasus asma di Jawa Tengah pada tahun 2013 sebesar 113.028 kasus dan kasus paling banyak terdapat di Kota Surakarta yaitu 10.393 kasus. Gejala asma lebih sering muncul pada malam hari atau menjelang pagi hari. Gangguan pernapasan yang muncul dapat mengganggu aktivitas tidur sehingga menyebabkan menurunnya kualitas tidur seseorang. Selain itu, gangguan pernapasan saat tidur akan semakin berat apabila seorang penderita asma memiliki Indeks Massa Tubuh yang tinggi seperti pada obesitas serta pada IMT yang terlalu rendah (kurus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pasien asma terkontrol sebagian pada kategori indeks massa tubuh (IMT).Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta pada bulan Oktober – Desember 2018 dengan melibatkan 75 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terpimpin dan pengukuran IMT pada pasien asma terkontrol sebagian. Data dianalisis secara statistik dengan uji Fisher’s Exact Test.Hasil: Pada pasien asma terkontrol sebagian dengan IMT normal, kualitas tidur baik lebih banyak terjadi dibandingkan kualitas tidur buruk yaitu sebesar 57,14%, sedangkan pasien dengan IMT kurus dan gemuk memiliki kualitas tidur buruk lebih dominan dengan persentase berturut-turut sebesar 100% dan 75%. Hasil uji Fisher’s Exact Test kualitas tidur pasien asma terkontrol sebagian pada kelompok IMT kurus dan normal adalah signifikan secara statistik (p=0,004), kelompok IMT normal dan gemuk signifikan secara statistik (p=0,013), serta kelompok IMT kurus dan gemuk tidak signifikan secara statistik (p=0,173).Kesimpulan: Terdapat perbedaan kualitas tidur pasien asma terkontrol sebagian pada kategori Indeks Massa Tubuh (IMT). Kata Kunci: Asma, Kualitas Tidur, IMT
Kelas Ibu Hamil Merubah Persepsi Budaya Pantang Makan Ibu Hamil Di Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati Risna Annisa Mardiyati
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.608 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.26694

Abstract

Pendahuluan: Status gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kehamilan. Banyak wanita yang tidak mengetahui manfaat zat gizi bagi kehamilan. Masyarakat masih percaya adanya  hubungan antara makanan tertentu dengan kesehatan ibu hamil serta bayi yang dikandungnya. Hal inilah yang menjadikan tugas tenaga kesehatan untuk mengedukasi ibu hamil salah satunya dengan kelas ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelas ibu hamil terhadap pandangan mitos pantang makan di Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati.Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara Focus Group Interview (FGI) dan kuesioner sebagai pendukung wawancara. Penelitian ini memilih 18 responden kelas ibu hamil yang dibagi menjadi 3 kelompok focus group interview yang tinggal di Desa Sambirejo, Desa Wonorejo, dan Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati pada bulan Maret 2018.Hasil:  Hasil penelitian terbagi menjadi 3 tema yaitu pengaruh kelas hamil terhadap ibu hamil tentang pengetahuan dan sikap mitos pantang makan selama kehamilan, pengaruh kelas hamil terhadap pengetahuan dan sikap suami ibu hamil dan pengaruh kelas hamil terhadap  sikap serta pengetahuan keluarga ibu hamil.Simpulan:  Kelas ibu hamil berpengaruh terhadap pengetahuan ibu hamil di Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati namun belum sampai merubah sikap mereka terhadap mitos pantang makan
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN TABLET EKSTRAK BUAH PARE (Momordica charantia L.) SECARA GRANULASI BASAH Ira nur fadhilah; Dwi Saryanti
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.382 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.29676

Abstract

Bitter melon fruit is one type of medicinal plant used by the community. Charantin is one of the efficacious compounds contained in bitter melon fruit and can be used to reduce glucose levels in the blood. Tablets have advantage that are easy to consume and exactly the size, so in this study bitter melon is made from tablet preparations. The purpose of this study was to determine the concentration of gelatin binder which can produce tablets of bitter fruit extract (Momordica charantia L.) with good physical quality, and to determine the effect of gelatin as a binder on the physical stability test of bitter melon extract tablets (Momordica charantia L.) making bitter melon extract tablets is by wet granulation method, because the active ingredient of bitter melon fruit is not resistant to warming above 600C. Formulation tablets of bitter melon extract (Momordica charantia L.) with gelatin binder at a concentration of 5%, 7.5%, 10% able to produce tablets that meet the requirements of tablet physical examination for 28 days. Gelatin binding concentration has an effect on the physical properties of tablets, the best concentration of gelatin binder is formula III with 10% gelatin concentration. The higher the concentration of the binding material, the higher the hardness, and fragility decreases.Keywords: Bitter Melon Extract (Momordica charantia L.), Gelatin binder, Wet Granulation.
HUBUNGAN ANTARA MEROKOK dan AKTIFITAS FISIK DENGAN PREVALENSI HIPERTENSI DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS DAN PROFIL KESEHATAN 2013) balgis ali; Sumardiyono Sumardiyono
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.438 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.30846

Abstract

Introduction: Currently hypertension is a major health problem in the world, including in Indonesia. The prevalence of hypertension in various regions in Indonesia varies. several factors are thought to play a role in this variation including the health system, hypertension risk factors and the prevalence of diabetes mellitus. This study aims to analyze the relationship between the health system (health services, health personnel, finance), hypertension risk factors (smoking and physical activity) and the prevalence of diabetes mellitus with differences in the prevalence of hypertension in various provinces in Indonesia. Currently hypertension is a major health problem in the world, including in Indonesia. The prevalence of hypertension in various regions in Indonesia varies. several factors are thought to play a role in this variation including the health system, hypertension risk factors and the prevalence of diabetes mellitus. This study aims to analyze the relationship between the health system (health services, health personnel, finance), hypertension risk factors (smoking and physical activity) and the prevalence of diabetes mellitus with differences in the prevalence of hypertension in various provinces in Indonesia.Methods: This study used an observational analytic design with an ecological study approach. Data was obtained from 440 districts and 33 provinces in Indonesia. which is taken on a probability basis to size. Samples are men and women aged 18 and above. The independent variable is the prevalence of hypertension while the dependent variable is the health system (health services, health personnel, finance), hypertension risk factors (smoking and sedentary physical activity) and the prevalence of diabetes mellitus. The diagnosis of hypertension is made by a doctor. The data obtained were analyzed using multiple linear regression analysis.Results: Smoking (b = 0, 0.463; 95% CI = 0.042-0.884; p = 0.032), and sedentary physical activity of more than 6 hours (b = 0.196; 95% CI = 0.030-0.3362; p = 0.022) increased the prevalence of hypertension. R2 from the multiple liner regression model is = 27.1%, and overall the models differ significantly (p = 0.05).Conclusion: Smoking and sedentary physical activity are associated with the prevalence of hypertension  
Efektivitas Penggunaan Kombinasi Media Audio Visual dan Booklet dibanding Media Booklet terhadap Pengetahuan Toilet Training pada Ibu yang Memiliki Balita mayasari kurnianingsih
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.954 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.25666

Abstract

ABSTRAK Toilet training perlu diperkenalkan secara dini untuk mengantisipasi reflek pengeluaran urin dan feses bayi pada waktu yang tepat. Di Indonesia, kegagalan toilet training menyebabkan 3-5% balita menderita ISK. Toilet training juga menyebabkan diaper rush, dan gangguan psikologi pada balita. Peran orang tua sangat berpengaruh terhadap keberhasilan toilet training. Tujuan penelitian ini adalah mencari media promosi kesehatan yang efektif terhadap pengetahuan toilet training pada ibu balita.       Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group design. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Jumlah sampel penelitian ini 66 orang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok perlakuan (audio visual disertai booklet) dan kelompok kontrol (booklet). Alat ukur penelitian menggunakan kuisioner. Paired sampel t-test dan independent sampel t-test digunakan untuk menganalisis data.      Terjadi peningkatan rerata pengetahuan toilet training setelah diberi perlakuan pada kelompok audio visual disertai booklet sebesar 9,68 dan p_value 0,00 serta pada kelompok kontrol booklet dengan rerata 8,85 dan p_value 0,00 (p<0,05). Selain itu, terdapat peningkatan skor rerata pengetahuan yang lebih tinggi pada kelompok audio visual disertai booklet dibandingkan dengan kelompok booklet (p=0,031). Promosi kesehatan toilet training dengan media audio visual disertai booklet lebih efektif dibandingkan dengan media booklet. 
Keefektifan Hipnoterapi Untuk Mengendalikan Nyeri Pada Pasien Yang Dilakukan Bronkoskopi Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta feilin tanita; Teguh Budi Santosa; Debree Septiawan; Rochmaningtyas HS; Yusuf Subagio Sutanto
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.558 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.31246

Abstract

Pendahuluan: Bronkoskopi adalah pemeriksaan yang dilakukan secara rutin dalam pulmonologi dan dianggap tidak nyaman oleh hampir 60% pasien. Salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan pasien saat bronkoskopi adalah nyeri. Kenyamanan pasien saat dilakukan bronkoskopi sangat penting, sebab akan mempengaruhi keberhasilan bronskoskopi. Intervensi nonfarmakologis, seperti hipnoterapi telah efektif dalam mengendalikan nyeri selama prosedur bedah dan memperpendek durasi operasi. Sehingga hipnoterapi diharapkan dapat mengendalikan nyeri pada pasien yang dilakukan bronkoskopi.Metode: Penelitian menggunakan desain experimental randomized pretest-post-test control group design. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling yang dilakukan di bangsal rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Diperoleh 37 subjek, 19 orang mendapat perlakuan hipnoterapi sebelum bronkoskopi dan 18 orang sebagai kontrol (tanpa hipnoterapi). Penilaian nyeri dengan menggunakan instrumen VAS (Visual Analogue Scale). Data dianalisis memakai Paired t test.Hasil: Dari 37 subjek penelitian, didapatkan skor pretest VAS kelompok  perlakuan 39.47 ± 26.56 sedangkan pada kelompok kontrol 36.11 ± 26.60. Skor post test VAS pada kelompok perlakuan 28.95 ± 26.01 sedangkan pada kelompok kontrol 40.56 ± 25.08. Dari hasil analisis didapatkan perbedaan skor VAS nyeri (pre-post) antara kelompok perlakuan dan kontrol yang secara statistik bermakna dengan p= 0,006. Kesimpulan: Hipnoterapi efektif dalam mengendalikan nyeri selama bronkoskopi.Kata Kunci: Hypnotherapy; pain; bronchoscopy; VAS
Efek Antihistamin Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) dengan Induksi Ovalbumin Wahyu Tri Kawuri; Ratih Dewi Yudhani; Novan Adi Setyawan
Smart Medical Journal Vol 2, No 1 (2019): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.097 KB) | DOI: 10.13057/smj.v2i1.27152

Abstract

Pendahuluan: Data World Allergy Organization (WAO) tahun 2013 menunjukkan bahwa prevalensi alergi diperkirakan sekitar 30-40% dari populasi dunia. Reaksi alergi terjadi akibat pelepasan histamin oleh sel mast. Pengobatan alergi jangka panjang selama ini memiliki efek samping berupa ganggun kardiovaskuler, retensi urin, AGEP, dan gangguan saraf. Penelitian sebelumnya menunjukkan kuersetin mampu menghambat pelepasan histamin oleh sel mast. Pada analisis kimia, daun jambu biji mengandung kuersetin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihistamin ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi ovalbumin.Metode: Penelitian quasi experimental design dengan metode posttest only group design menggunakan 24 tikus yang dibagi kedalam 6 kelompok secara acak. Kelompok kontrol normal (KN) tanpa perlakuan, kontrol negatif (K-) yang hanya diinduksi ovalbumin, kontrol positif (K+) diberikan metilprednisolon, dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3) diberikan ekstrak daun jambu biji dengan dosis, berikut 27 mg/200 gramBB, 54 mg/200 gramBB, dan 108 mg/200 gramBB. Pengamatan efek antihistamin berupa perhitungan rata-rata jumlah garuk tikus. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan uji Post Hoc Tukey.Hasil: Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan rata-rata jumlah garuk tikus antar kelompok perlakuan bermakna secara statistik (p=0,00). Berdasarkan hasil uji Tukey, kelompok K- (45,75±5,50) dibandingkan dengan kelompok KN (2,25±0,96) dan kelompok perlakuan ekstrak daun jambu biji berbagai dosis menunjukkan perbedaan rata-rata jumlah garuk tikus yang bermakna secara statistik (p=0,00). Hasil rata-rata jumlah garuk tikus pada kelompok KN (2,25±0,96) dibandingkan dengan P2 (9,00±0,82) tidak menunjukan  perbedaan yang bermakna secara statistik (p=0,085).Kesimpulan: Ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) memiliki efek antihistamin pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi ovalbumin.

Page 1 of 1 | Total Record : 7