cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bioedukatika
ISSN : 23386630     EISSN : 25415646     DOI : 10.26555
Core Subject : Education,
"JURNAL BIOEDUKATIKA" focuses on the publication of the results of scientific research related to the field of Biology Education. The article published on the internal and external academic community UAD especially in Biology Education. "JURNAL BIOEDUKATIKA" publishes scholarly articles in biology education scope covering: biology curriculum, teaching biology, instructional media, and evaluation. Published article published is the article the results of research, studies or critical and comprehensive scientific study on important issues and current job descriptions included in the journal.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 12 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Modul Biokimia pada Mahasiswa Pendidikan Biologi STKIP-PGRI Lubuklinggau Lokaria, Eka
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.06 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4738

Abstract

Peranan dan penggunaan sumber belajar secara terencana dan terprogram akan berpengaruh pada pencapaian tujuan pembelajaran yang ditargetkan. Salah satu sumber belajar yakni modul. Modul merupakan paket belajar mandiri yang meliputi serangkaian pengalaman belajar yang direncanakan dan dirancang secara sistematis untuk membantu peserta didik mencapai tujuan belajar. Tujuan penelitin ini untuk mengetahui: (1) Hasil belajar mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran Biokimia menggunakan modul. (2) Aktivitas mahasiswa pada proses pembelajaran Biokimia menggunakan modul. Populasi sebagai sampel dalam penelitian ini adalah mahasiwa pendidikan Biologi semester III angkatan 2014 STKIP-PGRI Lubuklinggau. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Data interval dianalisis dengan SPSS versi 10.05 dengan non parametik berupa Mann Whitney. Dari output Rank, dapat kita lihat bahwa nilai mean untuk siswa eksperimen  lebih besar daripada nilai mean siswa kontrol (15,05 > 5,95) sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Biokimia setelah menggunakan modul  meningkat. Aktivitas mahasiswa saat mengikuti pembelajaran menggunakan modul baik.Kata kunci: Pengaruh, Modul, Hasil Belajar dan Biokimia
Model Guided Inquiry Berbasis Scientific Approach dalam Pembelajaran IPA Biologi Siswa SMP N 14 Yogyakarta Madiniah, Siti; Noviar, Dian
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.502 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4733

Abstract

Implementasi pembelajaran IPA Biologi di SMP masih sebatas penyampaian materi oleh guru dan penekanan penguasaan materi (kognitif) terhadap siswa. Penggunaan model Direct Instruction yang masih mendominasi di kelas kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VII pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditinjau dari penerapan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach. Penelitian ini termasuk penelitian quasy experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII SMP N 14 Yogyakarta T.A. 2014/2015. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A (kelas eksperimen) dan kelas VII B (kelas kontrol). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan observasi. Analisis data hasil belajar siswa pada aspek  kognitif menggunakan Independent Samples t-test, aspek afektif dan psikomotor menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil belajar IPA Biologi pada kelas kontrol dan kelas eksperimen signifikan rata-rata berbeda untuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditunjukkan dengan p < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA Biologi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor signifikan rata-rata berbeda ditinjau dari penerapan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach.Kata kunci: Guided Inquiry, Scientific Approach, Pembelajaran, Hasil Belajar
Implementasi Model Pembelajaran Reflektif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran di Program Studi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Aprilia, Nani
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.043 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan. Selama ini perkuliahan menggunakan presto ( presentasi total), metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan ternyata terdapat kelemahan diantaranya mahasiswa bersifat pasif sehingga berdampak pada pemahaman belajar, kurangnya pemahaman mahasiswa akan berdampak pada keterampilan yang mereka miliki pada saat pelaksanaan pembelajaran ketika mengaplikasikan strategi apa yang akan dipakai sehingga sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik. Karena itu diperlukan solusi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan menerapkan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi. Model pembelajaran reflektif (reflective learning) memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan  analisis atau  pengalaman individual yang dialami dan memfasilitasi pembelajaran dari pengalaman tersebut. Pembelajaran reflektif juga mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, mempertanyakan sikap dan mendorong kemandirian pembelajar. Pembelajaran reflektif  melihat bahwa proses adalah produk dari berpikir dan berpikir adalah produk dari sebuah proses. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dengan empat prosedur penelitian yang di mulai dari 1) perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa peserta kuliah strategi pembelajaran biologi yang berjumlah 45 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, catatan guru dan tes.Kata kunci: model pembelajaran reflektif, pemahaman mahasiswa,strategi pembelajaran biologi
Penerapan Model Pembelajaran NHT melalui Lesson Study untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Mahasiswa pada Matakuliah Biologi Umum Prasetiyo, Nugroho Aji; Mitasari, Zuni
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.988 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4734

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa yang menempuh matakuliah biologi umum dengan menerapkan model pembelajaran Number Head Together (NHT) NHT melalui Lesson study (LS).  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang ditempuh dengan tujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran secara nyata di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan tindakan (observation) dan refleksi (reflection), pada setiap pertemuan menerapkan tahapan LS, yaitu plan, do, dan see. Berdasarkan hasil analisis data nilai pemahaman konsep mahasiswa meningkat dari siklus I ke siklus III, yaitu  70,74% pada siklus I, 80% pada siklus II dan 81,3% pada siklus III. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa meningkat dari siklus I hingga siklus III. Pada siklus I jumlah persentase nilai  kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa sebesar 80,63%, meningkat menjadi 87,7% pada siklus II, dan sebesar 87,85%  pada siklus III. Model pembelajaran NHT melalui LS mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswaKata kunci: NHT, LS, pemahaman konsep, kemampuan mengemukakan pendapat
Penerapan Metode Diskusi-Presentasi Dipadu Analisis Kritis Artikel melalui Lesson Study untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Komunikasi Mitasari, Zuni; Prasetiyo, Nugroho Aji
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.45 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4736

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan penerapan metode diskusi-presentasi dipadu dengan  analisis kritis artikel dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi mahasiswa pada matakuliah Biologi Umum. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui Lesson Study (LS) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini terdiri atas tiga siklus, setiap siklus menggunakan langkah-langkah PTK yang  terdiri atas empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi dan terintegrasi dengan tiga tahapan LS, yaitu (1) plan, (2) do, dan (3) see. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata pemahaman konsep mahasiswa pada tiga materi yang diajarkan yaitu 82%. Rata-rata nilai kelas hasil kemampuan berpikir kritis pada siklus I, II, dan III secara berurutan, yaitu 76, 87, dan 90. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dari siklus I ke II dan siklus II ke III sebesar 15% dan 3,4%. Rata-rata nilai kemampuan komunikasi pada siklus I, II, dan III secara berurutan, yaitu 52, 63, dan 63. Peningkatan kemampuan komunikasi dari siklus I ke II dan dari siklus II ke III secara berurutan sebesar 21% dan 0%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi-presentasi dipadu dengan analisis kritis artikel dapat meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi mahasiswa.Kata kunci: Diskusi-Presentasi, Analisis Kritis, Pemahaman Konsep, Berpikir Kritis, Komunikasi
Hubungan Antara Persepsi Kerja Kelompok dengan Hasil Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah Siswa Kelas XI SMAN 6 Kota Bengkulu Widiya, Mareta
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.76 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi kerja kelompok dengan hasil pemecahan masalah dalam Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah (PBM) siswa kelas XI IPA SMAN 6 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi.Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas XI IPA SMAN 6 Kota Bengkulu yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan rubrik penilaian. Angket digunakan untuk mengukur persepsi kerja kelompok dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM), rubrik penilaian digunakan untuk mengukur hasil pemecahan masalah dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hubungan antara persepsi kerja kelompok dengan hasil pemecahan masalah dalam pembelajaran biologi berbasis masalah (PBM) dihitung dengan menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu rata-rata skor persepsi kerja kelompok dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah 76,37 sehingga tergolong kedalam kategori cukup. Sedangkan rata-rata  skor hasil pemecahan masalah dalam model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah 245,43 dan tergolong kedalam kategori cukup. Tidak ada hubungan antara persepsi kerja kelompok dengan hasil pemecahan masalah dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) siswa kelas XI IPA SMAN 6 Kota Bengkulu.Kata kunci: Persepsi Kerja Kelompok, Hasil Pemecahan Masalah, Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)
Implementasi Model Pembelajaran Reflektif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran di Program Studi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Nani Aprilia
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.043 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan. Selama ini perkuliahan menggunakan presto ( presentasi total), metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan ternyata terdapat kelemahan diantaranya mahasiswa bersifat pasif sehingga berdampak pada pemahaman belajar, kurangnya pemahaman mahasiswa akan berdampak pada keterampilan yang mereka miliki pada saat pelaksanaan pembelajaran ketika mengaplikasikan strategi apa yang akan dipakai sehingga sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik. Karena itu diperlukan solusi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan menerapkan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi. Model pembelajaran reflektif (reflective learning) memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan analisis atau pengalaman individual yang dialami dan memfasilitasi pembelajaran dari pengalaman tersebut. Pembelajaran reflektif juga mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, mempertanyakan sikap dan mendorong kemandirian pembelajar. Pembelajaran reflektif melihat bahwa proses adalah produk dari berpikir dan berpikir adalah produk dari sebuah proses. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dengan empat prosedur penelitian yang di mulai dari 1) perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa peserta kuliah strategi pembelajaran biologi yang berjumlah 45 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, catatan guru dan tes.Kata kunci: model pembelajaran reflektif, pemahaman mahasiswa,strategi pembelajaran biologi
Model Guided Inquiry Berbasis Scientific Approach dalam Pembelajaran IPA Biologi Siswa SMP N 14 Yogyakarta Siti Madiniah; Dian Noviar
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.502 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4733

Abstract

Implementasi pembelajaran IPA Biologi di SMP masih sebatas penyampaian materi oleh guru dan penekanan penguasaan materi (kognitif) terhadap siswa. Penggunaan model Direct Instruction yang masih mendominasi di kelas kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VII pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditinjau dari penerapan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach. Penelitian ini termasuk penelitian quasy experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII SMP N 14 Yogyakarta T.A. 2014/2015. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A (kelas eksperimen) dan kelas VII B (kelas kontrol). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan observasi. Analisis data hasil belajar siswa pada aspek kognitif menggunakan Independent Samples t-test, aspek afektif dan psikomotor menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil belajar IPA Biologi pada kelas kontrol dan kelas eksperimen signifikan rata-rata berbeda untuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditunjukkan dengan p < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA Biologi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor signifikan rata-rata berbeda ditinjau dari penerapan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach.Kata kunci: Guided Inquiry, Scientific Approach, Pembelajaran, Hasil Belajar
Penerapan Model Pembelajaran NHT melalui Lesson Study untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Mahasiswa pada Matakuliah Biologi Umum Nugroho Aji Prasetiyo; Zuni Mitasari
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.988 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4734

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa yang menempuh matakuliah biologi umum dengan menerapkan model pembelajaran Number Head Together (NHT) NHT melalui Lesson study (LS). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang ditempuh dengan tujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran secara nyata di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan tindakan (observation) dan refleksi (reflection), pada setiap pertemuan menerapkan tahapan LS, yaitu plan, do, dan see. Berdasarkan hasil analisis data nilai pemahaman konsep mahasiswa meningkat dari siklus I ke siklus III, yaitu  70,74% pada siklus I, 80% pada siklus II dan 81,3% pada siklus III. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa meningkat dari siklus I hingga siklus III. Pada siklus I jumlah persentase nilai kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswa sebesar 80,63%, meningkat menjadi 87,7% pada siklus II, dan sebesar 87,85% pada siklus III. Model pembelajaran NHT melalui LS mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan mengemukakan pendapat mahasiswaKata kunci: NHT, LS, pemahaman konsep, kemampuan mengemukakan pendapat
Penerapan Metode Diskusi-Presentasi Dipadu Analisis Kritis Artikel melalui Lesson Study untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Komunikasi Zuni Mitasari; Nugroho Aji Prasetiyo
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.45 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4736

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan penerapan metode diskusi-presentasi dipadu dengan  analisis kritis artikel dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi mahasiswa pada matakuliah Biologi Umum. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui Lesson Study (LS) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini terdiri atas tiga siklus, setiap siklus menggunakan langkah-langkah PTK yang terdiri atas empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi dan terintegrasi dengan tiga tahapan LS, yaitu (1) plan, (2) do, dan (3) see. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata pemahaman konsep mahasiswa pada tiga materi yang diajarkan yaitu 82%. Rata-rata nilai kelas hasil kemampuan berpikir kritis pada siklus I, II, dan III secara berurutan, yaitu 76, 87, dan 90. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dari siklus I ke II dan siklus II ke III sebesar 15% dan 3,4%. Rata-rata nilai kemampuan komunikasi pada siklus I, II, dan III secara berurutan, yaitu 52, 63, dan 63. Peningkatan kemampuan komunikasi dari siklus I ke II dan dari siklus II ke III secara berurutan sebesar 21% dan 0%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi-presentasi dipadu dengan analisis kritis artikel dapat meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi mahasiswa.Kata kunci: Diskusi-Presentasi, Analisis Kritis, Pemahaman Konsep, Berpikir Kritis, Komunikasi

Page 1 of 2 | Total Record : 12