cover
Contact Name
Ali Umar Dani
Contact Email
ali.umardani@gmail.com
Phone
+6281214414530
Journal Mail Official
jpf@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
ISSN : 23555785     EISSN : 25500325     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JPF (Journal of Physics Education) is a peer-reviewed academic journal published biannually, by the Department of Physics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Alauddin State Islamic University Makassar. It serves as a comprehensive platform for sharing and advancing scientific research in both physics and physics education. The journal features significant contributions to the field, including innovative studies on the development of learning media, pedagogical methods, the application of various teaching strategies, and the practical applications of physics in real-world contexts. JPF is committed to publishing research that adds valuable knowledge to the physics and physics education communities. Each issue of JPF includes high-quality research articles and expert reviews that offer important new insights. The journal is dedicated to disseminating findings that are of critical importance to the ongoing development of physics education and the scientific community.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika" : 7 Documents clear
Pengaruh Kematangan Emosi Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Manajemen Stres Dalam Belajar Fisika Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alaudin Makassar Mardyan Sofian
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.287 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh kematangan emosi dan kecerdasan spiritual terhadap manajemen stres dalam belajar fisika mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2009 sampai 2012. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu kematangan emosi dan kecerdasan spiritual sebagai variable bebas dan manajemen stres dalam belajar fisika sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar . Adapun sampelnya 72 mahasiswa, Peneliti menggunakan teknik sampel proporsional stratified purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian ini diproleh Fhitung sebesar 3117.10, sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,13. Dengan demikian, nilai Fhitung jauh lebih besar dari pada nilai Ftabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh kematangan emosi dan kecerdasan spiritual terhadap manajemen stres dalam belajar fisika mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar.
Hubungan Antara Citra Diri dan Persepsi Diri dengan Kemampuan Akademik Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012 Mursalin Dachyang
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.162 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui citra diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012, 2) Untuk mengetahui persepsi diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012, 3) Untuk mengetahui kemampuan akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012, 4) Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara citra diri dan persepsi diri dengan kemampuan akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 mahasiswa yang diambil melalui teknik proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket  yang terdiri dari angket citra diri, angket persepsi diri serta dokumentasi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika dasar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial yaitu analisis korelasi product moment dan korelasi ganda dengan uji-f. Dan terdapat hubungan yang signifikan antara citra diri dan persepsi diri dengan kemampuan akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Angkatan 2012 yaitu Fhitung > Ftabel (1095,53 > 3,32).
Hubungan Antara Gaya Hidup Modern dan Prinsip Individualisme Terhadap Perilaku Belajar Fisika SMA Negeri 17 Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Idris
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.172 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1100

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya hidup modern siswa, prinsip individualisme siswa dan perilaku belajar fisikanya serta hubungan antara gaya hidup modern dan prinsip individualisme terhadap perilaku belajar fisika SMAN 17 Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup. Hasil analisis deskriptif untuk variabel gaya hidup modern Siswa SMAN 17 Makassar adalah cukup atau sedang dengan nilai sebesar 72,67. Untuk prinsip individualisme siswa adalah redah dengan nilai 50,45.Dan untuk perilaku belajar fisika adalah sedang dengan nilai 57,85. Hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisis korelasi ganda dengan taraf signifikan α = 0,05 diperoleh Fhitung> Ftabel atau 1650 lebih besar dari pada 3.13 maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat hubungan antara gaya hidup modern dan prinsip individualisme terhadap perilaku belajar fisika SMAN 17 Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.
Perbandingan Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) antara Mahasiswa Input SMA dan Mahasiswa Input MA Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Nur Thahirah Umajjah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.408 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1105

Abstract

<p align="right">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) mahasiswa input SMA dan mahasiswa input MA, gambaran Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient)mahasiswa input SMA dan mahasiswa input MA, selain itu juga bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) mahasiswa input SMA dan mahasiswa input MA serta mengetahuiadanya perbedaan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient) mahasiswa input SMA dan mahasiswa input MA. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 mahasiswa yang diambil melalui Proportional StratifiedRandom Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert yang meliputi skala Kecerdasan emosionala dan kecerdasan spiritual. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dananalisis inferensial yaitu analisis komparasi bivariat dengan uji statistik test “t”. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk kecerdasanemosional mahasiswa input SMA diperoleh rata-rata 59,13 dengan kategori tinggi, dari nilai ideal 100 diperoleh nilai terendah 32 dan nilai tertinggi 51 dan kecerdasan emosional mahasiswa input MAdiperoleh nilai rata-rata 75,98 dengan kategori sangat tinggi, dari nilai ideal 100 diperoleh nilai terendah 71 dan nilai tertinggi 95. Untuk kecerdasan spiritual mahasiswa input SMA diperoleh rata-rata44,46 dengan kategori sedang dari nilai ideal 100 diperoleh nilai terendah 32 dan nilai tertinggi 52, dan kecerdasan spiritual mahasiswa input MA diperoleh rata-rata 87,36 dengan kategori tinggi dari nilaiideal 100 diperoleh nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 98. Adapun Statistik inferensial menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan emosional (emotional Quotient) antara mahasiswa inputSMA dan mahasiswa input MA yaitu thitung<ttabel untuk taraf signifikan 5% maupun 1% (-2.01> -6,33 < -2.68), serta terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan spiritual (spiritual Quotient) antaramahasiswa input SMA dan mahasiswa input MA yaitu thitung<ttabel untuk taraf signifikan 5% maupun 1% (-2.01> -34,04 < -2.68). </p>
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Keyakinan Diri dengan Perilaku Belajar Siswa Akselerasi pada Mata Pelajaran Fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo Provinsi Sulawesi Selatan Maria Ulfah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.199 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1106

Abstract

Goleman (1997) menjelaskan bahwa kecerdasan emosional merupakan sisi lain dari kecerdasan kognitif berperan dalam aktivitas manusia yang meliputi kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri serta empati dan kecakapan sosial. Kecerdasan emosional lebih ditunjukkan kepada upaya untuk mengelola emosi agar terkendali dan dapat memanfaatkan untuk memecahkan masalah kehidupan terutama yang terkait dengan hubungan antar manusia. Individu yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi dapat menanggulangi emosi mereka sendiri dengan baik, dan memperhatikan kondisi emosinya, serta merespon dengan benar emosinya untuk orang lain. Ketika kecerdasan emosional dimiliki oleh anak berbakat maka akan ada peningkatan perubahan hasil belajar siswa. Perilaku belajar yang terjadi pada anak didik dapat diketahui dalam proses pembelajaran maupun dari hasil belajarnya.Bandura mengemukakan bahwa keyakinan diri merupakan keyakinan seseorang bahwa dirinya akan mampu untuk melaksanakan tingkah laku yang dibutuhkan dalam suatu tugas. Siswa akselerasi dengan keyakinan diri yang tinggi akan berusaha untuk dapat melaksanakan tugas, aktivitas atau tindakan tertentu dan terus berusaha apabila menemui hambatan dalam mencapai tujuan. Kecerdasan emosi dan keyainan diri dengan perilaku belajar pada siswa akselerasi sangat penting untuk terlaksananya dan terwujudnya salah satu tujuan pendidikan akselerasi dalam mencetak manusia yang berbakat secara intelektual, memiliki kecerdasan emosi dan keyakinan diri yang baik. Dengan memiliki kecerdasan emosi yang baik dan keyakinan diri yang tinggi maka cenderung memiliki perilaku belajar yang baik pula.Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kecerdasan emosional siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, bagaimanakah tingkat keyakinan diri siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, bagaimanakah tingkat perilaku belajar siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, serta apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan keyakinan diri dengan perilaku belajar siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, gambaran keyakinan diri siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, dan perilaku belajar siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo, serta hubungan antara kecerdasan emosional dan keyakinan diri dengan perilaku belajar siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 siswa yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket kecerdasan emosional, angket keyakinan diri, angket perilaku belajar, dokumentasi, dan wawancara terbuka. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu analisis korelasi product moment dan korelasi ganda dengan uji-f.Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk kecerdasan emosional diperoleh rata-rata 94,38 dengan kategori cukup, dari nilai ideal 120 diperoleh nilai terendah 73 dan nilai tertinggi 107 dan keyakinan diri diperoleh nilai rata-rata 71,33 dengan kategori cukup, dari nilai ideal 96 diperoleh nilai terendah 59 dan nilai tertinggi 87, serta perilaku belajar siswa diperoleh rata-rata 65,31 dengan kategori tinggi dari nilai ideal 88 diperoleh nilai terendah 53 dan nilai tertinggi 76 dan terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan keyakinan diri dengan perilaku belajar siswa akselerasi pada mata pelajaran fisika SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab. Wajo yaitu Fhitung>Ftabel (1034,27 >3,22).
Perbandingan Hasil Belajar Fisika Antara Model Pembelajaran Lesson Study dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Study Teams Achievement Division) Siswa Kelas XI IPA SMA YAPIP Kab. Gowa Provinsi Sulawesi Selatan Mustawarman Mustawarman; Ali Umar Dani
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.544 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1108

Abstract

Skripsi  ini  membahas  tentang  perbandingan hasil belajar fisika antara model pembelajaran lesson study dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas  setelah penerapan model pembelajaran lesson study, untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan  mengetahui perbedaan hasil belajar secara mendetail antara model pembelajaran lesson study dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa tergolong tinggi sementara hasil pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh nilai sebesar 7,47. Jika dibandingkan dengan nilai t tabel yang besarnya 1,5 maka dapat dinyatakan bahwa   = 7,47 > 1,5. Hal ini menunjukkan bahwa H0 pada penelitian ini ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara model pembelajaran lesson study dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa kelas XI IPA SMA YAPIP Makassar.
Hubungan antara Komunikasi Intrapersonal dan Komunikasi Interpersonal dengan Perilaku Belajar Fisika Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Angkatan 2012 UIN Alauddin Makassar Surianti Surianti
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 2 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.162 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i2.1110

Abstract

Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yakni komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal dan perilaku belajar fisika. Komunikasi intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri. Sedangkan komunikasi interpersonal adalah komunikasi antar orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap peserta menangkap reaksi yang lain secara langsung baik secara verbal maupun nonverbal. Sementara itu, definisi dari perilaku belajar fisika adalah aktivitas yang ada pada peserta didik sebagai akibat dari adanya stimulus atau ransangan dalam diri siswa sehingga menyebabkan terjadnya perubahan pada diri terhadap mata kuliah fisika itu sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menginterpretasikan hubungan komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal dengan prilaku belajar fisika mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2012. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal sebagai variabel bebas dan perilaku belajar fisika mahasiswa sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2012 sebanyak 137 orang. Adapun sampelnya adalah 30% dari populasi yakni 40 mahasiswa, di mana setiap kelas yaitu kelas fisika 1,2, fisika 3,4, fisika 5,6, dan fisika 7,8 diambil sebanyak 10 orang, yang orang-orangnya ditentukan secara acak karena peneliti menggunakan teknik sampling proporsional random sampling. Untuk memperoleh data mengenai komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, dan perilaku belajar fisika mahasiswa, peneliti menggunakan instrumen angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan statistik inferensial.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata komunikasi intrapersonal mahasiswa adalah 70,03 (kategori sedang), dan skor rata-rata komunikasi interpersonal adalah 88,32 (kategori sedang), serta skor ratarata perilaku belajar fisika mahasiswa adalah75,85 (kategori sedang) . Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai rhitung adalah 0,783 sedangkan rtabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.3120. Dengan demikian, nilai rhitung lebih besar dari pada nilai rtabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal dengan prilaku belajar fisika mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2012.

Page 1 of 1 | Total Record : 7