AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama
Journal of Al-Hikmah: a journal of studies of religions that publishes the results of studies and original research with the latest editions in the religious and social fields from a multidisciplinary perspective. This journal aims to expand and create concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the religious and social fields. Scope of Al-Hikmah : Journal of Religious Studies 1. World religions 2. socio-religious 3. Islam 4. Religious organizations
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2020)"
:
7 Documents
clear
Perspektif Teologis Islam Tentang Etika Sosial Kehidupan Beragama Di Indonesia
Idrus Ruslan;
Ahmad Zarkasi
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.528 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6461
AbstrakSebagai agama yang memuat peraturan kehidupan umatnya, Islam juga mengatur tentang etika sosial kehidupan beragama yaitu tentang rambu-rambu yang harus ditaati oleh umat beragama. Apalagi fakta di Indonesia terdapat berbagai macam agama yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-undang. Sikap yang menjadi pegangan bagi umat Islam yaitu al-hanifiyah al-samhah yaitu suatu sikap yang semangat dalam mencari kebenaran sehingga membawa pada sikap toleran, tanpa kefanatikan dan tidak membelenggu jiwa, serta menumbuhkan keberagamaan yang terbuka. Pemahaman terhadap etika sosial kehidupan beragama akan berdampak positif yakni lahirnya kerukunan dan keharmonisan pada umat beragama. AbstractAs a religion the embraces the rules of the life of its people, Islam also regulates the social ethics of religion life, which is about the signs the religious people must adhere to. Especiallya the fact the Indonesia there are various religions whose existence is protected by the Law. The attitude that holds to the Muslims is alhanifyah al-samhah, an attitude that seeks to find the truth that leads to tolerance, unselfishness and indonvenience, as well as growing open religion. An understanding of the social etiquette of religious life will have a positive effect on the birth and harmony of the religious community.
Kebahagiaan Dalam Perspektif Al-Ghazali Dalam Menyongsong Masyarakat Industri 4.0
Muhammad Wahid Nur Tualeka
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.9 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6462
Kebahagiaan adalah merupakan keinginan dari seluruh manusia, baik kebahagiaan didunia maupun kehidupan akhirat. Dan dalam mencari kebahagiaan itu berbagai jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan itu.Dalam karya tulis ini, penulis merumuskan konsep kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali dalam upaya menghadapi tantangan-tantangan global revolusi industri 4.0. Dan mengemplementasikan kebahagiaan yang telah digagas ooleh Al-Ghazali untuk menyelamatkan jalan manusia menuju kebahagiaan didunia maupun diakhirat.Dalam proses penyelesaian penelitianini, penulis menggunakan kajian Pustaka dengan jenis data kualitatif yang data-datanya diperoleh dari kitab-kitab karya Al-Ghazali, skripsi-penelitianterdahulu, dan jurnal-jurnal yang relevan dalam mencari sumber-sumber dasar untuk mencapai kebahagiaan.Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa manusia yang hidup diera industri 4.0 banyak melakukan segala aktifitasnya untuk kebahagiaan dunia bersifat semu, dan jika mereka lupa dengan kehidupan akhirat, kebahagiaan abadi tidak akan didapatkan.
Perjuangan Revolusioner Dakwah Nabi Muhammad Saw Di Jazirah Arab (Pendekatan Teori Perjuangan Klas Karl Marx)
Sholihul Huda
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.675 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6463
Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang pasti terjadi di dalam sejarah manusia atau masyarakat. Pendorong perubahan sosial di masyarakat dilatari beragam faktor, ada faktor alam-sosial-agama-politik-ekonomi,budaya dan beragam actor, ada actor individu ataupun keloktif kelompok. Proses perubahan ada yang brsifat evolusi dan ada juga bersifat revolusi. Dan muara dari perubahan sosial ada yang bermuara pada consensus (perjanjian) dan bermuara perubahan total. Salah satu faktor terjadinya perubahan sosial adalah disebabkan karena terjadinya persaingan atau konflik untuk bertahan ataupun untuk merebut kekuasaan (baca: kuasa agama, sosiol, politik dan ekonomi). Perebutan atau konflik ini melibatkan dua kelompok (klas) yang saling berhadapan yaitu klas penindas (bahas Marx kaum Borjuis-pemodal) berhadapan dengan klas tertindas (bahasa Marx kaum Proletar). Tujuan dari konflik itu adalah adanya keinganan untuk saling menguasai (dominasi) dan mempengaruhi (hegemoni). Sehingga dari proses saling menguasi dan mengemoni ada yang menag dan ada yang kalah, dampak dari proses inilah kemudian melahirkan perubahan sosial, meminjam bahasa Marx Sejarah Manusia adalah Sejarah Perjuangan Klas. Maka untuk mengungkap teori Marx pada kajian ini akan dibahas secara detail teori sosial-konflik Marx untuk digunakan membaca sejarah peradaban masyarakat Islam.
Eksistensi Amal Usama Muhammadiyah
Muhammad Maulana Mas'udi
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.286 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6457
Muhammadiyah Tambaksari Charity Business focuseson primary and secondary education council (Dikdasmen) is one of the supporting components of Muhammadiyah organizations. The main task of the Primary Education Council is in the field of education, ideally the main task and function is as a community service to pursue formal education. As well as having an important role in fostering the Autonomous Organization (Ortom) in Tambaksari, namely Hizwul Wathon as a scouting organization, Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM) as a student organization and Tapak Suci as a pancak silat or martial arts organization.This study used data collection methods, interviews and literature study. The results of this study indicated the public's response to the Primary and Secondary Education Council (Dikdasmen) established a charity in the form of educational institutions, namely SD Muhammadiyah 3 Surabaya and SMP Muhammadiyah 13 Surabaya. In this case the community respond positively to the existence of educational charities. First, seeing the development of the number of students in the two Muhammadiyah educational institutions was increasing every year, this also increases public trust. Second, from the results of the interviews with the parents, they decided to send their children to Muhammadiyah educational institutions because there are many excellent programs, such as the Al-Quran tahfidz program. The conclusion of this study was Muhammadiyah educational institutions under the supervision of the Basic Education Council have developed quite well and are able to develop charitable efforts in the field of education to date.
Potert Keberagamaan Masyarakat Petani
Mahmud Muhsinin
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.09 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6460
Indonesia terkenal sebagai negara agraris, dengan lahan pertania yang luas serta profesi petani yang doniman. Dalam penelitian ini pembahasan yang dikaji adalah yang berkaitan dengan masyarakat petani di desa prambanan kec. Gayam kab. Sumenep. Dengan fokus penelitian pada bagaimana keberagamaan petani dalam kehidupan sehari – hari. Petani merupakan orang yang berprofesi sebagai tani. Dalam kesehariannya mereka bekerja mengurusi lahan pertanian. Pekerjaan menggarap pertanian menjadi pekerjaan pokok mereka. Masyarakat petani cenderung kekurangan karena hasil pertaniannya hanya cukup untuk makan pribadi bahkan kurang. Keberagamaan adalah aktifitas keseharian yang berkaitan dengan agama dan kepercayaan. Metode dalam penelitian ini yaitu jenis deskriptif kualitatif, yang mana penulis membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, factual dan juga akurat dengan kata – kata yang beraitan dengan fenomene yang diselidiki. Yang mana data didapatkan dengan tekhnik pengumpulan data hasil observasi, wawancara serta dokumentasi. Dan kemudian hasil tersebut di analisis dalam bentuk uraian deskriptif Hasil penelitian bahwa masyarakat petani dalam keberagamaan mereka lebih fokus kepada hal-hal tentang akhlak bersosial atau bermasyarakat. Sedangkan untuk menjalankan ibadah kepada Allah dalam keseharian masih kurang. Mereka malas dalam melaksanakan ibadah secara rutin berdasarkan kesadaran dan tanggung jawabnya sebagai seorang hamba. Masyarakat petani masih sering mengutamakan untuk fakus dalam pekerjaannya tanpa menyeimbangkan dengan memintanya kepada Allah SWT. Namun bagi mereka yang memiliki pendidikan pondok pesantren ada kesadaran untuk menjalankan ibadah secara rutin dalam keseharian mereka. Sehingga faktor pendidikan agama yang lebih di pondok pesantern menjadikan seorang memiliki aktifitas keberagamaan yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mendapatkan pendidikan agama di pondok pesantren.
Perayaan Burdah sebagai Ritual Keagamaan
Rahmad Yulianto;
Trifani Surya Indrasari
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.09 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6459
Kebudayaan yang ada di daerah Kampung Arab Ampel kota Surabaya ini salah satu bentuk tradisi turun menurun yang telah dilakukan oleh para sesepuhnya terdahulu. Seperti misalnya Perayaan Burdah yang masih berkembang di kawasan ini. Perayaan Burdah di kawasan Kampung Arab Ampel ini oleh sebagian masyarakat Arab dijadikan sebagai ritual keagamaan yang dilestarikan bagi pelaku dan yang menyakininya. Dengan tujuan untuk mengharapkan syafaat Rasulullah SAW sebagai obat alternative ketika salah satu pelaku Burdah mengalami sakit atau bahkan menghadapi sakaratul maut dan juga sebagai bentuk pengharapan agar dimudahkan hajat yang dipanjatkan oleh seseorang.
Akhlaq Dalam Perspektif Islam
Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.995 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v6i2.6464
Akhlak adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah dan gampang tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Maka bila sifat itu memunculkan perbuatan baik dan terpuji menurut akal dan syariat maka sifat itu disebut akhlak yang baik atau akhlakul karimah, dan bila yang muncul dari sifat itu perbuatan-perbuatan buruk maka disebut akhlak yang buruk atau akhlakul mazhmumah.Krisis akhlak juga terjadi pada sesama manusia dan lingkungan sekitar. Contohnya memudarnya sopan santun kepada guru dan orang tua, nada bicara kepada orang tua disamakan dengan berbicara sesama mereka, melontarkan kata-kata kotor kepada orang lain bahkan kepada orang tua sendiri. Kurangnya Akhlak terhadap lingkungan juga terjadi saat ini, diantaranya membuang sampah sembarangan, pembakaran hutan liar, dan masih banyak lagi fenomena lainnya yang berakibat merusak lingkungan.Maka kedudukan akhlak dalam agama Islam ini sangat tinggi sekali. Bahkan Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau mengatakan: “Bertaqwa kepada Allah dan berakhlaklah dengan akhlak yang baik.”