cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal IPA Terpadu
ISSN : 25978977     EISSN : 25978985     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE WEBBED BERBASIS KONTEKSTUAL PESERTA DIDIK KELAS VIII TEMA MAKANAN Suryadi, A. Fitriani; Sudarto, Sudarto; Ramlawati, Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.13421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan handout pembelajaran IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual di kelas VIII pada tema makanan, 2) untuk mengetahui respon peserta didik dan pendidik terhadap handout IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual pada tema makanan, dan 3) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan handout pembelajaran IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual pada tema makanan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode research and development (R & D) dan model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model four D (model 4-D). Uji coba produk menggunakan one group pretest posttest design, yang di laksanakan di SMPN 2 Majene kelas VIIIA tahun pelajaran 2016/2017 semester genap, dengan jumlah subyek 28 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan lembar tes hasil belajar. Hasil belajar diolah dengan menggunakan N-gain skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) handout pembelajaran IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual pada tema makanan yang telah dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran berdasarkan penilaian dari validator dengan rata-rata perolehan nilai yaitu 3,4 berada pada kategori valid, (2) respon peserta didik dan pendidik terhadap handout IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual pada tema makanan adalah Sangat Positif dengan rata-rata nilai yaitu 89 % dan 94 %, dan (3) N-gain hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan handout pembelajaran IPA terpadu tipe webbed dengan persentase penilaian 53,5 % yang menunjukkan peningkatan berada dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan handout pembelajaran IPA terpadu tipe webbed berbasis kontekstual pada tema makanan layak digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 13 MAKASSAR (Studi pada Materi Pokok Usaha dan Pesawat Sederhana) Said, Annisa Putri; Tawil, Muh; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.459 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.13158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui seberapa tinggi peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar setelah dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen, (2) Mengetahui seberapa tinggi peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan metode demonstrasi, (3) Mengetahui keterampilan proses sains peserta didik yang dibelajarkan dengan metode eksperimen lebih tinggi dibanding keterampilan proses sains peserta didik yang menggunakan metode demonstrasi di kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar sekaligus sebagai sampel. Instrument penelitian keterampilan proses sains berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 20 item soal yang telah divalidasi ahli. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa: (1) Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen tergolong kategori sedang dengan skor N-Gain sebesar 0,59. (2) Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan metode demonstrasi tergolong kategori sedang dengan skor N-Gain sebesar 0.40, dan (3) Keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen lebih tinggi dibanding dengan peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan metode demonstrasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik pada materi usaha dan pesawat sederhana
HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN PROSES SAINS DENGAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS Vll DI SMPN 40 MAKASSAR T, Muviya Lestari; Ramlawati, Ramlawati; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.12324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 40 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Vll SMP Negeri 40 Makassar sebanyak 246 peserta didik. Sampel pada penelitian ini ditentukan dengan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 5% sehingga diperoleh sampel berjumlah 152 peserta didik yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains dalam bentuk soal pilihan ganda berjumlah 26 item soal yang mewakili setiap aspek keterampilan proses sains : 1) mengobservasi; 2) merumuskan masalah; 3) membuat hipotesis; 4) merancang percobaan; 5) mengkomunikasikan; 6) menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes keterampilan proses sains kepada sampel penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh informasi bahwa skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik adalah 3,33 yang berada dalam kategori sedang, sedangkan hasil belajar peserta didik rata-rata 8,72 berada pada kategori sangat rendah. Adapun hubungan keterampilan proses sains peserta didik dengan hasil belajar peserta didik kelas Vll SMP Negeri 40 Makassar sebesar 0,28 dalam hal ini berada pada kategori rendah dengan nilai kooefisien determinan 7,84% yang berarti kontribusi keterampilan proses sains terhadap hasil belajar IPA sebesar 7,84%, sedangkan 92,16% hasil belajar dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diukur pada penelitian ini.
DESKRIPSI KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS IX DI SMPN 3 MAKASSAR Harlina, Harlina; Ramlawati, Ramlawati; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.12320

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survey bersifat deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi sains peserta didik kelas IX di SMP Negeri 3 Makassar pada materi: (1) tekanan zat; (2) sistem pernapasan manusia; (3) getaran dan gelombang; (4) cahaya dan alat optik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 3 Makassar tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 349 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh sehingga jumlah sampel sebanyak 349 peserta didik. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen tes literasi sains berupa tes pilihan ganda pada materi tekanan zat, sistem pernapasan manusia, getaran dan gelombang serta cahaya dan alat optik. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi sains peserta didik kelas IX di SMP Negeri 3 Makassar (1) pada materi tekanan zat untuk indikator mengidentifikasi masalah ilmiah tergolong “tinggi”, pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah tergolong “rendah” dan pada indikator menggunakan bukti ilmiah tergolong “sangat rendah”. (2) pada materi sistem pernapasan manusia untuk indikator mengidentifikasi masalah ilmiah tergolong “rendah”, pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah tergolong “tinggi” dan pada indikator menggunakan bukti ilmiah tergolong “sangat rendah”. (3) pada materi getaran dan gelombang untuk indikator mengidentifikasi masalah ilmiah dan menjelaskan fenomena ilmiah tergolong “sedang” sedangkan pada indikator menggunakan bukti ilmiah tergolong “rendah”. (4) pada materi cahaya dan alat optik untuk indikator mengidentifikasi masalah ilmiah tergolong “rendah”, pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah dan menggunakan bukti ilmiah tergolong “sangat rendah”. Peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat meneliti pada aspek lain seperti aspek konteks, aspek konten atau aspek sikap literasi sains.
PENGARUH REWARD AND PUNISHMENT SCORE DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII Sulistiani, Siska; Ramlawati, Ramlawati; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.13416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Guppi Salotungo yang diajar dengan pemberian Reward and Punishment Score pada model kooperatif tipe TAI; (2) Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Guppi Salotungo yang diajar model kooperatif tipe TAI; (3) Pengaruh pemberian Reward and Punishment Score pada model kooperatif tipe TAI terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Guppi Salotungo Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-eksperiment dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalen control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII MTs Guppi Salotungo. Pengambilan sampel melalui teknik Cluster Random Sampling sehingga terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar yang diberikan sesudah pembelajaran. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif hasil belajar diperoleh skor rata-rata 24,93 dengan rerata N-Gain 0,72 tergolong ke dalam kategori tinggi dan skor rata-rata 21,36 dengan rerata N-Gain 0,58 tergolong ke dalam kategori sedang pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji-t hasil belajar peserta didik memperlihatkan Ho ditolak dan Hα diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian Reward and Punishment Score pada model kooperatif tipe TAI berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Guppi Salotungo pada materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Rahmat, A Nuur Taufik; Ramlawati, Ramlawati; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.13423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis keterampilan proses sains yang valid dan efektif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 4 Bulukumba. Penelitian ini menggunakan model 4D Thiagarajan (Define, Design, Develop, Disseminate). Modul IPA yang dikembangkan menggunakan keterpaduan model Webbed. Modul yang dikembangkan berbasis keterampilan proses sains, yang meliputi mengamati, merumuskan masalah, menyusun hipotesis, merancang percobaan, mengkomunikasikan dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan instrumen lembar validasi ahli dan tes untuk menilai keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian pada tim ahli/pakar menunjukkan bahwa rata-rata skor perangkat tergolong valid. Hal ini berarti modul yang dikembangkan sudah layak untuk digunakan. Selanjutnya persentase hasil penilaian keefektifan modul yang diukur dengan tes keterampilan proses sains menunjukkan skor tes rata-rata berada pada ketegori tinggi. Berdasarkkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa modul IPA terpadu berbasis keterampilan proses sains yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan dan efektif
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATA PELAJARAN IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN TERAKREDITASI A DI KABUPATEN GOWA Kartika, Dewi; Maming, Ratnawaty; Tawil, Muh
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.892 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.12035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik laki-laki kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa, (2) Mengetahui tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik perempuan kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa, (3) Mengetahui tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa secara keseluruhan. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan desain penelitian survey deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Sampling sehingga diperoleh satu kelas dari masing-masing sekolah yang Terakreditasi A yang terdiri dari 229 peserta didik, 138 peserta didik perempuan dan 91 peserta didik laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik laki-laki kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa termasuk dalam kategori tinggi, (2) Tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik perempuan kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa termasuk dalam kategori tinggi, (3) Tingkat miskonsepsi mata pelajaran IPA peserta didik kelas VIII SMPN Terakreditasi A di Kabupaten Gowa secara keseluruhan termasuk dalam kategori tinggi.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN ALAT PERAGA IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PSIKOMOTORIK DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX DI SMP NEGERI 2 MARIORIWAWO Islami, Nuruldin Al; Hasanuddin, Hasanuddin; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.718 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.12405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kategori peningkatan keterampilan psikomotorik peserta didik kelas IX di SMP Negeri 2 Marioriwawo setelah diajar menggunakan alat peraga IPA, (2) kategori peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX di SMP Negeri 2 Marioriwawo setelah diajar menggunakan alat peraga IPA, (3) implementasi penggunaan alat peraga IPA dapat meningkatkan keterampilan psikomotorik peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo, (4) implementasi penggunaan alat peraga IPA dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo, sampel dipilih dengan teknik Purposive Sampling dan terpilih kelas IX.3 yang berjumlah 21 orang sebagai sampel. Instrumen penelitian keterampilan psikomotorik adalah lembar unjuk kerja dan lembar observasi sedangkan hasil belajar berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 25 item soal yang telah divalidasi ahli. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata peningkatan keterampilan psikomotorik peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo setelah diajar menggunakan alat peraga IPA dengan skor N-Gain adalah 0,712 yang berkategori tinggi, (2) Rata-rata peningkatan hasil belajar peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo setelah diajar menggunakan alat peraga IPA dengan skor N-Gain adalah 0,135 yang berkategori rendah, (3) Implementasi penggunaan alat peraga IPA dapat meningkatkan keterampilan psikomotorik peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo, (4) Implementasi penggunaan alat peraga IPA dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Marioriwawo. Jadi, dapat disimpulkan bahwa implementasi penggunaan alat peraga IPA dapat meningkatkan keterampilan psikomotorik dan hasil belajar peserta didik kelas IX di SMP Negeri 2 Marioriwawo.
ANALISIS KEMAMPUAN PESERTA DIDIK MENYELESAIKAN SOAL-SOAL LEVEL C4 (MENGANALISIS) PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 MAKASSAR Indawati, Nur; Ramlawati, Ramlawati; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.12329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal level C4 (menganalisis) pada mata pelajaran IPA kelas VIII di SMP Negeri 3 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Makassar yang telah mencapai hasil belajar kognitif level C3 (mengaplikasikan) yang berjumlah 108 peserta didik yang tersebar pada 12 kelas setelah diberikan tes (soal) yang sekaligus sebagai sampel penelitian, dimana jumlah keseluruhan peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Makassar sebanyak 375 peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar kognitif level menganalisis, pada materi gerak makhluk hidup dan benda. Tes hasil belajar ini berbentuk essay yang berjumlah 8 item soal yang telah divalidasi ahli dan item. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pemberian tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif disimpulkan bahwa persentase jumlah skor kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal level menganalisis pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Makassar pada materi gerak makhluk hidup dan benda yaitu untuk kemampuan membedakan sebesar 54,8%, kemampuan mengorganisasi sebesar 53,9%, dan kemampuan mengatribusikan sebesar 41,7%. Kategori persentase jumlah skor kemampuan menyelesaikan soal-soal level C4 (menganalisis) untuk kemampuan membedakan, mengorganisasi, dan mengatribusikan termasuk dalam kategori rendah. Rata-rata persentase jumlah skor kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal-soal level menganalisis sebesar 50,1% yang berada pada kategori rendah.
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 12 MAKASSAR Saleh, Salsabila Yusuf; Muhiddin, Nurhayani H.; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.11294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan proses sains peserta didik kelas 8 SMP Negeri 12 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Makassar sebanyak 379 peserta didik. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 peserta didik dari 11 kelas yang berbeda yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains berupa soal pilihan ganda berjumlah 25 item soal yang mewakili setiap aspek keterampilan proses sains: mengobservasi, merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, mengkomunikasikan, menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes keterampilan proses sains kepada sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk menyelidiki skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik dan skor rata-rata peserta didik adalah sebesar 15, 24 dan berada dalam kategori sedang. Sedangkan analisis inferensial digunakan untuk mengetahui taksiran rata-rata keseluruhan populasi, diperoleh taksiran skor rata-rata untuk keseluruhan populasi berada dalam rentang 14, 41 sampai dengan 16, 04 yang berarti berada dalam kategori sedang dan tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10