cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2: OKTOBER 2014" : 14 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF Yusra, Winni
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"> Penelitian ini tujuannya ingin mengetahui apakah melalui supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratifdapat meningkatkan keterampilan dasar mengajar guru baik keterampilan guru dalam bertanya, memberipenguatan, membuka dan menutup pelajaran dan keterampilan guru dalam mengelola kelas Model yangdigunakan dalam penelitian tindakan sekolah, adalah model penelitian Kemmis berupa siklus dan terdiri dari4 tahap kegiatan yaitu perencanaan , melakukan tindakan , mengamati , dan merefleksi . Tahapan ini terusberulang dilakukan sampai permasalahan dalam menerapkan 4 keterampilan dasar mengajar kelima gurutersebut dapat teratasi. Hasil analisis data pada siklus I rata-rata nilai keempat keterampilan tersebut adalah67,52%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 86,16%. Dengan demikian telah terjadi peningkatannilai rata-rata keterampilan guru yaitu dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 86,16% – 67,52% = 18,64%.Oleh karena itu penerapan supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratif dapat meningkatakan keempatketerampilan dasar mengajar guru. Untuk itu diharapkan kepada semua pengawas sekolah agar dapatmembimbing semua guru melalui kegiatan supervisi klinis, karena masih banyak para guru yangmembutuhkan pembinaan dan bantuan dari para pengawas sekolah, dengan harapan kualitas pembelajaranguru akan menjadi lebih baik dan menyenangkan bagi siswa yang diajarnya.
MENINGKATKAN KINERJA GURU BIOLOGI SMA NEGERI DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS Sihombing, Seven Sumihar
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kinerja guru biologi dalam pembelajaran diSMA Negeri setelah memperoleh pembinaan melalui supervisi klinis; (2) mengetahuipeningkatan kinerja guru biologi dalam pembelajaran di SMA Negeri. Metode penelitian iniadalah kualitatif atau penelitian tindakan dengan pendekatan observasi. Subjek penelitianadalah guru biologi SMA Negeri berjumlah empat orang. Instrumen yang digunakan untukmengumpulkan data lembar penilaian observasi kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran(APKG 1), pelaksanaan pembelajaran (APKG 2), dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitianmenunjukkan: (1) pra siklus rata-rata kinerja guru yaitu merencanakan adalah 68,7 dengankategori cukup, melaksanakan adalah 65,6 dengan kategori cukup, dan menilai hasil prosespembelajaran adalah 68,7 dengan kategori cukup; (2) siklus pertama rata-rata kinerja dalammerencanakan adalah 74,3 dengan kategori cukup, melaksanakan adalah 74,2 dengan kategoricukup, menilai hasil proses pembelajaran adalah 75 dengan kategori baik; (3) siklus kedua ratarata kinerja guru dalam merencanakan adalah 95 dengan kategori sangat baik, melaksanakanadalah 96,6 dengan kategori sangat baik, menilai hasil proses pembelajaran adalah 98,75dengan kategori sangat baik; (4) rata-rata nilai kinerja guru biologi dalam pembelajaran dari prasiklus, siklus pertama, dan siklus kedua yaitu merencanakan adalah 79,5 dengan kategori baik,melaksanakan adalah 78,8 dengan kategori baik, dan menilai hasil proses pembelajaran adalah80,8 dengan kategori baik, telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan yang ditetapkan; (5)supervisi klinis dapat meningkatkan kinerja guru biologi dalam pembelajaran.Kata Kunci: Kinerja, Guru, Pembelajaran, Supervisi, Klinis
POLA “TEAM TEACHING” DOSEN PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Darwin, Darwin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran tentang pelaksanaan pengajaran beregu(team teaching) yang dijalankan dosen PTB FT Unimed Medan. (2) Merekomendasikan polaalternatif team teaching yang relatif tepat bagi dosen pada mata kuliah keteknikan. Studi inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan (mixing method).Instrumen utama adalah peneliti melalui pengamatan dan terlibat langsung dalam prosespengajaran. Instrumen lainnya adalah format isian. Sumber data adalah dosen Prodi PTB FTUnimed Medan baik dosen senior maupun dosen junior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Penyelenggaraan team teaching dosen Prodi PTB FT Unimed Medan, pada umumnya belumberjalan sesuai dengan kaidah dan konsep “team teaching”. (2) Belum adanya aturan yang tegasdalam bentuk kebijakan atau pedoman pelaksanaan “team teaching” baik dari jurusan/Prodimaupun dari fakultas. Padahal hampir semua pembelajaran mata kuliah penyelenggaraan melalui“team teaching”. Oleh karena itu, direkomendasi pola team teaching bagi dosen PTB FT Unimedyang dijiwai atas dasar kebersamaan anggota tim, baik kebersamaan dalam perencanaan,pelaksanaan, evaluasi, dan kebersamaan dalam melakukan umpan balik tentang efisiensi dan upayapeningkatan mutu proses pembelajaran secara berencana dan berkelanjutan.Kata Kunci : Team teaching, pola, dosen, mutu pembelajaran.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SMA NEGERI 1 SITIOTIO KABUPATEN SAMOSIR Fano, Asiando Rirax
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratif dapatmeningkatkan keterampilan dasar mengajar guru di SMAN 1 Sitiotio. Penelitian ini menggunakan penelitiantindakan sekolah yang dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 (empat)kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pemilihan subjek penelitian denganmenggunakan teknik purposivesampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 9 (sembilan) guru dandibantu dengan seorang kolaborator untuk menilai tampilan kegiatan penelitian. Instrument yang digunakanadalah lembar observasi keterampilan dasar mengajar yang terdiri atas: keterampilan membuka dan menutuppelajaran, keterampilan memberi penguatan, dan keterampilan mengadakan variasi. Pengolahan data dilakukandengan mengambil nilai persentase dari tiap-tiap keterampilan dan kemudian dibandingkan dengan kriteriakeberhasilan sebesar 80. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Supervisi klinis pendekatan kolaboratif dapatmeningkatkan keterampilan membuka dan menutup pelajaran guru SMAN 1 Sitiotio, (2) Supervisi klinispendekatan kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan memberi penguatan guru SMAN 1 Sitiotio, dan (3)Supervisi klinis pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan mengadakan variasi guru SMAN 1Sitiotio.Kata Kunci: Supervisi klinis, pendekatan kolaboratif, dan keterampilan dasar mengajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PENDEKATAN DIRECT INSTRUCTION Purba, Abdinisura
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan guru menerapkan teori belajarkonstruktivisme. Metode yang digunakan adalah melalui supervisi akademik pendekatandirect instruction yang dilaksanakan dengan empat tahapan, yaitu: review, presentasi,latihan terbimbing dan latihan mandiri. Penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Merdekaselama dua bulan yaitu bulan Januari s.d Februari 2014. Hasil analisis data kemampuanrata-rata guru pada siklus I: hasil tes sebesar 72,04; membuat RPP sebesar 74,89 danmenerapkan pembelajaran konstruktivisme sebesar 70,36. Sedangkan hasil analisis datakemampuan rata-rata guru pada siklus II: hasil tes sebesar 87,78; membuat RPP sebesar89,11 dan menerapkan pembelajaran konstruktivisme sebesar 86,66. Nilai rata-ratakemampuan guru meningkat dari siklus I sampai siklus II. Disarankan kepada pengawassekolah dapat memilih alternatif solusi melaksanakan supervisi akademik yaitu denganmelakukan pendekatan direct instruction; kepada kepala sekolah hendaknya berupayauntuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar; kepada guru Elektronika bahwamenerapkan strategi belajar konstruktivisme sebagai salah satu alternatif solusi terhadappembelajaran yang berpusat kepada siswa; hasil penelitian tindakan sekolah ini perluditingkatkan dan disempurnakan pada penelitian selanjutnya.Kata Kunci: teori belajar konstruktivisme, supervisi akademik, direct instruction
MELALUI PELATIHAN DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013 DI SMAN 1 KLUET UTARA ACEH SELATAN Purnama, Muhammad Siddiq Rizki
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru matematikamelaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013 melalui pelatihan di SMA Negeri 1 KluetUtara Aceh Selatan. Untuk menjawab permasalahan penelitian, diajukan hipotesis yaitu:pemberian pelatihan dapat meningkatkan kemampuan guru matematika SMAN 1 Kluet Utaramelaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013.Subjek penelitian ini terdiri dari 5 orangguru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian pelaksanaanpembelajaran kurikulum 2013. Guru dianggap berhasil jika mencapai nilai dalam rentangkategori baik sesuai kriteria keberhasilan yang sudah ditetapkan.Prosedur yang dilakukandalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yangbersifat daur ulang atau siklus. Hasil tahap observasi pada siklus ke satu yang sudah sesuaidengan kriteria keberhasilan dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Hasil dalam tahap observasiyang belum sesuai kriteria keberhasilan akan diperbaiki pada siklus ke dua. Penelitian inidilakukan dalam dua siklus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pelatihanterhadap guru matematika SMA Negeri 1 Kluet Utara ternyata dapat meningkatkankemampuan guru matematika melaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013. Hal initerlihat dari perbandingan hasil dalam tahap observasi pada siklus I dan siklus II. Pada hasilpenilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I guru memperoleh nilai 3,71 dan pada siklusII menjadi 4, 63 atau meningkat sebesar 92 poin. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwakemampuan guru matematika melaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013 dapatditingkatkan melalui pelatihan.
POLA “TEAM TEACHING” DOSEN PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Darwin, Darwin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran tentang pelaksanaan pengajaran beregu(team teaching) yang dijalankan dosen PTB FT Unimed Medan. (2) Merekomendasikan polaalternatif team teaching yang relatif tepat bagi dosen pada mata kuliah keteknikan. Studi inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan (mixing method).Instrumen utama adalah peneliti melalui pengamatan dan terlibat langsung dalam prosespengajaran. Instrumen lainnya adalah format isian. Sumber data adalah dosen Prodi PTB FTUnimed Medan baik dosen senior maupun dosen junior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Penyelenggaraan team teaching dosen Prodi PTB FT Unimed Medan, pada umumnya belumberjalan sesuai dengan kaidah dan konsep “team teaching”. (2) Belum adanya aturan yang tegasdalam bentuk kebijakan atau pedoman pelaksanaan “team teaching” baik dari jurusan/Prodimaupun dari fakultas. Padahal hampir semua pembelajaran mata kuliah penyelenggaraan melalui“team teaching”. Oleh karena itu, direkomendasi pola team teaching bagi dosen PTB FT Unimedyang dijiwai atas dasar kebersamaan anggota tim, baik kebersamaan dalam perencanaan,pelaksanaan, evaluasi, dan kebersamaan dalam melakukan umpan balik tentang efisiensi dan upayapeningkatan mutu proses pembelajaran secara berencana dan berkelanjutan.Kata Kunci : Team teaching, pola, dosen, mutu pembelajaran.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SMA NEGERI 1 SITIOTIO KABUPATEN SAMOSIR Fano, Asiando Rirax
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratif dapatmeningkatkan keterampilan dasar mengajar guru di SMAN 1 Sitiotio. Penelitian ini menggunakan penelitiantindakan sekolah yang dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 (empat)kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pemilihan subjek penelitian denganmenggunakan teknik purposivesampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 9 (sembilan) guru dandibantu dengan seorang kolaborator untuk menilai tampilan kegiatan penelitian. Instrument yang digunakanadalah lembar observasi keterampilan dasar mengajar yang terdiri atas: keterampilan membuka dan menutuppelajaran, keterampilan memberi penguatan, dan keterampilan mengadakan variasi. Pengolahan data dilakukandengan mengambil nilai persentase dari tiap-tiap keterampilan dan kemudian dibandingkan dengan kriteriakeberhasilan sebesar 80. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Supervisi klinis pendekatan kolaboratif dapatmeningkatkan keterampilan membuka dan menutup pelajaran guru SMAN 1 Sitiotio, (2) Supervisi klinispendekatan kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan memberi penguatan guru SMAN 1 Sitiotio, dan (3)Supervisi klinis pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan mengadakan variasi guru SMAN 1Sitiotio.Kata Kunci: Supervisi klinis, pendekatan kolaboratif, dan keterampilan dasar mengajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PENDEKATAN DIRECT INSTRUCTION Purba, Abdinisura
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan guru menerapkan teori belajarkonstruktivisme. Metode yang digunakan adalah melalui supervisi akademik pendekatandirect instruction yang dilaksanakan dengan empat tahapan, yaitu: review, presentasi,latihan terbimbing dan latihan mandiri. Penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Merdekaselama dua bulan yaitu bulan Januari s.d Februari 2014. Hasil analisis data kemampuanrata-rata guru pada siklus I: hasil tes sebesar 72,04; membuat RPP sebesar 74,89 danmenerapkan pembelajaran konstruktivisme sebesar 70,36. Sedangkan hasil analisis datakemampuan rata-rata guru pada siklus II: hasil tes sebesar 87,78; membuat RPP sebesar89,11 dan menerapkan pembelajaran konstruktivisme sebesar 86,66. Nilai rata-ratakemampuan guru meningkat dari siklus I sampai siklus II. Disarankan kepada pengawassekolah dapat memilih alternatif solusi melaksanakan supervisi akademik yaitu denganmelakukan pendekatan direct instruction; kepada kepala sekolah hendaknya berupayauntuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar; kepada guru Elektronika bahwamenerapkan strategi belajar konstruktivisme sebagai salah satu alternatif solusi terhadappembelajaran yang berpusat kepada siswa; hasil penelitian tindakan sekolah ini perluditingkatkan dan disempurnakan pada penelitian selanjutnya.Kata Kunci: teori belajar konstruktivisme, supervisi akademik, direct instruction
MELALUI PELATIHAN DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013 DI SMAN 1 KLUET UTARA ACEH SELATAN Purnama, Muhammad Siddiq Rizki
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru matematikamelaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013 melalui pelatihan di SMA Negeri 1 KluetUtara Aceh Selatan. Untuk menjawab permasalahan penelitian, diajukan hipotesis yaitu:pemberian pelatihan dapat meningkatkan kemampuan guru matematika SMAN 1 Kluet Utaramelaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013.Subjek penelitian ini terdiri dari 5 orangguru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian pelaksanaanpembelajaran kurikulum 2013. Guru dianggap berhasil jika mencapai nilai dalam rentangkategori baik sesuai kriteria keberhasilan yang sudah ditetapkan.Prosedur yang dilakukandalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yangbersifat daur ulang atau siklus. Hasil tahap observasi pada siklus ke satu yang sudah sesuaidengan kriteria keberhasilan dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Hasil dalam tahap observasiyang belum sesuai kriteria keberhasilan akan diperbaiki pada siklus ke dua. Penelitian inidilakukan dalam dua siklus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pelatihanterhadap guru matematika SMA Negeri 1 Kluet Utara ternyata dapat meningkatkankemampuan guru matematika melaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013. Hal initerlihat dari perbandingan hasil dalam tahap observasi pada siklus I dan siklus II. Pada hasilpenilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I guru memperoleh nilai 3,71 dan pada siklusII menjadi 4, 63 atau meningkat sebesar 92 poin. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwakemampuan guru matematika melaksanakan pembelajaran dalam kurikulum 2013 dapatditingkatkan melalui pelatihan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14