cover
Contact Name
Masruchin
Contact Email
aldzikra@radenintan.ac.id
Phone
+6281379788639
Journal Mail Official
aldzikra@radenintan.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Quran dan al-Hadits
ISSN : 19780893     EISSN : 27147916     DOI : 10.24042
Core Subject : Religion, Education,
Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Quran dan al-Hadits [ISSN 2714-7916] is peer-reviewed journal dedicated to publish the scholarly study of Quran and Hadits from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with: Quranic and Hadits Studies, Quranic and Hadits sciences, Living Quran and Hadits, Quranic and Hadits Studies accros different areas in the world (The Middle East, The West, Archipelago and other areas), Methodology of Qur’an, Tafsir and Hadits Studies. Publishes twice in a year [June and December]. by Quranic and Tafsir studies Programme at Ushuluddin Faculty, UIN Raden Intan Lampung.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2018)" : 5 Documents clear
Kontekstualisasi Hadis Tentang Anjuran Memelihara Jenggot dan Larangan Isbal Pada Zaman Kekinian Akbar, Bobby Zulfikar
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v12i2.2069

Abstract

Kontekstualisasi merupakan cara yang digunakan oleh para ahli agama dalam menyikapi berbagai nash Al-Qur’an dan hadits yang bertujuan untuk mempermudah seseorang dalam beribadah kepada Allah dan selalu mengamalkan sunnah Rasul. Salah satu sunnah yang perlu untuk dikontekstualisasikan adalah tentang anjuran berjenggot. Dengan kemajuan zaman yang sangat pesat ini, perlu mengkaji ulang apakah anjuran yang terkandung dalam hadits tersebut masih sesuai atau tidak, karena kita ketahui bahwa zaman sekarang kaum non-Muslim juga banyak yang berjenggot. Ajaran Nabi lainnya yang perlu untuk dikontekstualisasikan yaitu tentang larangan isbal. Isbal adalah menjulurkan pakaian hingga melebihi mata kaki. Akan tetapi terdapat beberapa hadits yang berbeda dalam menjelaskan pelarangan isbal, yaitu ada yang melarang secara mutlak dan ada yang melarang secara khusus. Dengan begitu para ulama berpendapat mengenai hadits-hadits tersebut, dan mayoritas dari mereka mengatakan bahwa hakikat pelarangan itu karena adanya sifat sombong yang mengiringinya. Setelah mengetahui hakikat pelarangan tersebut maka mudah untuk mengkontekstualisasikan hadits tersebut dalam ranah ke-Indonesiaan. Akan tetapi masih terdapat beberapa golongan yang mengamalkan hadits tersebut sesuai dengan teksnya. Dengan berbagai pemahaman yang berbeda-beda ini seharusnya kita menjaga kesatuan dan persatuan dengan sikap toleransi terhadap pemahaman orang lain, bukan saling menyalahkan atau bahkan sampai mengkafirkan, karena kita masih saudara se-iman dan se-tanah air.
Hadis Nabi SAW Tentang Obat Dalam Tinjauan Ilmu Kedokteran Modern Safarsyah, Alfandi Ilham
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v12i2.2079

Abstract

Telah majunya tekhnologi mendorong umat Islam untuk melakukan pembaharuan dalam kajian terhadap hadis. Nabi SAW telah memberikan contoh obat-obatan yang memiliki banyak manfaat. Diantaranya habbatus sauda’, zaitun dan madu. Dalam ilmu kedokteran modern telah banyak ditemukan manfaat dan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Hal ini mampu menguatkan hadis Nabi SAW dimana hadis itu muncul jauh sebelum majunya ilmu kedokteran dan tekhnologi. Kajian ini diperuntukkan agar pemahaman terhadap hadis mampu bersifat komprehensif dalam segala aspek, sehingga menguatkan kebenaran hadis. Dalam kajian ini juga dapat dilihat perbedaan pemahaman tentang hadis tersebut dari ulama terdahulu dengan ulama kontemporer, terdapat faktor yang mempengaruhi pemahaman hadis salah satunya yaitu faktor kemajuan IPTEK. Semakin majunya ilmu dan tekhnologi ini mendorong umat muslim untuk mengkaji hadis dengan pendekatan sains, yaitu dengan penelitian, sehingga ditemukanlah beberapa manfaat yang terkandung di dalam habbatus sauda’, zaitun dan madu mulai dari menyembuhkan penyakit dalam seperti sesak nafas, penyakit kuning, menurunkan kolesterol, selain itu juga dalam hal kecantikan mampu memperindah kulit bahkan sebagai bahan makanan.
Simbolisasi Alam Semesta Dalam Ajaran Tasawuf (Perspektif Penafsiran Isyari) Septiawadi, Septiawadi
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v12i2.3894

Abstract

AbstrakSalah satu kitab tafsir yang menggunakan pendekatan secara isyari adalah kitab tafsir as-Sulami yang disusun oleh Imam Abu Abdurrahman Muhammad bin Husain as-Sulami. Tulisan ini mengangkat penafsiran as-Sulami dengan makna isyarinya mengenai pengungkapan unsur alam semesta. Untuk membahas persoalan diatas, peneliti mendeskripsikan ayat-ayat mengenai pengungkapan alam yang disinyalir bermakna sufistik. bahwa data-data yang terhimpun diwacanakan, diuraikan dan dijelaskan sebagaimana terdapat dalam kitab tafsir kemudian dilakukan analisis. Pendekatan tasawuf dipakai untuk menggali makna sufistik untuk memahami pesan wahyu yang abstrak. Dengan demikian, simbolisasi ayat tentang alam, dikupas dengan mengungkap isyarat-isyarat yang dipahami ahli tasawuf. Hasil kajian, menyimpulkan bahwa pemaknaan secara isyari terhadap alam semesta berorientasi pada penggambaran terhadap diri manusia dalam rangka penyadaran akan kesucian manusia. Kata Kunci: Simbol Alam, Tafsir Isyari
Filantropi Perkotaan (Living Qur’an Komunitas-Komunitas di Kota Bandung) Muslimin, Muslimin
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v12i2.3896

Abstract

Artikel ini mempelajari pola aktifitas sosial komunitas–komunitas yang ada di kota Bandung sebagai penafsiran terhadap amal shaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam  penelitian ini adalah data yang diperoleh dan disajikan secara diskriptif dimulai dengan memaparkan yang telah  diungkapkan  oleh   responden  baik   secara langsung,  lewat tulisan maupun  pengamatan  secara langsung. Proses analisis data ini dilakukan dengan cara memulai menelaah  semua data yang terkumpul dari berbagai sumber yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan  peran komunitas dalam membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang kurang mampu ataupun korban-korban bencana alam. Eksistensi Komunitas dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Filantropi sudah mulai berkembang ditengah komunitas-komunitas yang ada di kota Bandung. Realisasi nilai-nilai filantropi perlu disebarluaskan lebih lanjut, karena merupakan bagian substansi dalam beragama dan bermasyarakat. Kata Kunci: Problem kemanusiaan, Aksi Sosial, Nilai-nilai
Trend Studi Al-Qur’an Di Lingkungan Masyarakat Kota Bandar Lampung Siti, Badiah
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v12i2.3897

Abstract

ABSTRAKStudi al-Qur’an merupakan bagian dari studi Islam. Dalam studi al-Qur’an ini menempatkan al-Qur’an sebagai sasaran kajian. Semua hal yang berkaitan dengan al-Qur’an dikaji dan diteliti sehingga menghasilkan atau menemukan sesuatu yang diharapkan dari kajiannya, baik dari sisi internalnya maupun eksternalnya. Pertanyaan yang muncul, apakah perkembangan studi Qur’an tersebut telah menyentuh ‘posisi’ Qur’an di tengah dinamika realitas kontemporer masyarakat Islam di Indonesia? Bagaimana studi Qur’an seharusnya menjawab realitas kontemporer di Indonesia khususnya di Kota Bandar Lampung? Sebagai kota terbesar dan terpadat ketiga di Pulau Sumatera setelah Medan dan Palembang menurut jumlah penduduk, mengkaji tentang trend studi Qur’an di lingkungan masyarakat Kota Bandar Lampung menjadi sangat menarik. Penelitian yang bersifat Deskriptif Analisis teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunkan Cluster Sampling (Area Sampling) juga cluster random sampling, yang menjadikan majlis taklim yang berada di kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung sampelnya. Sehingga diketahui bahwa trend studi Qur’an di lingkungan masyarakat Kota Bandar Lampung lebih mengarah kepada kajian living Qur’an dan tafsir, dengan Digital Qur’anic Studies sebagai pola kajian baru dalam diskursus studi al-Qur’an dan tafsirnya. Kata kunci: Trend, Studi Al- Qur’an, Masyarakat, Bandar Lampung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5