cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 25412418     EISSN : 25412434     DOI : -
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education (IJIECE), Print ISSN: 2541-2434; Online ISSN: 2541-2418 is an international journal published twice a year in June and December by Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program (Perkumpulan Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal Indonesia). Correspondence concerning the journal should be addressed to the Chief Editor. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education welcomes authoritative, original, ably illustrated, and well-written manuscripts on any topic and scope of Islamic Early Childhood Education that relevant and related to Indonesian cases as well as others areas in the world. The Journal publishes Articles, Opinion Papers, Comments/Responses and Corrections.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 1 (2018)" : 7 Documents clear
Komunikasi Guru dan Orang Tua dalam Penanaman Nilai-Nilai Keagamaan di TK ABA Sidomulyo II Bantul Yogyakarta Salmah, Nining Umi
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.584 KB)

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Pendidikan dilakukan melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah. Pendidikan juga berlangsung di luar sekolah sepanjang hayat. Tujuan pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat untuk masa yang akan datang. Hal itu, memberikan gambaran pentingnya pendidikan bagi anak usia dini, terutama pendidikan keagamaan. Pendidikan tersebut selain diberikan di sekolah harus berlanjut di lingkungan rumah melalui komunikasi yang baik antara guru dengan orang tua. Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia, dengan komunikasi manusia mengekpresikan keinginannya dan dengan komunikasi pula manusia melaksanakan kewajibannya. Kata kunci: komunikasi, nilai keagamaan, pendidikan anak usia dini Abstract  Education is an effort done by family, community, and government. Education is done through guidance, teaching, and training, which takes place in schools. Education also takes place outside school throughout life. The purpose of education is to prepare learners to play a role in various environments appropriately for the future. It provides an overview of the importance of education for early childhood, especially religious education. Such education in addition to being given at school must also continue in the home environment through good communication between teachers and parents. Communication is a basic human activity, with communication, human beings can express their desires and carry out their obligations.   Keywords: Communication, Religious, Early Childhood Education
Upaya Meningkatkan Kemampuan Belajar Berhitung Permulaan Melalui Media Kantong Stik pada Anak Kelompok B di TK Bhakti Masyarakat Pagerharjo Wedarijaksa Pati Tahun Pelajaran 2016/2017 Sumiyati, Sumiyati; Daryati, Daryati
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.163 KB)

Abstract

 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kemampuan belajar berhitung permulaan pada anak kelompok B di TK Bhakti Masyarakat Pagerharjo Wedarijaksa Pati  Tahun Pelajaran 2016/2017, dan (2) Untuk mengetahui penggunaan media kantong stik dapat meningkatkan kemampuan belajar berhitung permulaan pada anak kelompok B di TK Bhakti Masyarakat Pagerharjo Wedarijaksa Pati  Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah Clasroom Actioan Reseach dengan menggunakan dua siklus di mana setiap siklusnya meliputi empat komponen yaitu menyusun rencana tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), dan Pengamatan (observing), serta refleksi (reflecting). Kesimpulan penelitian ini adalah  kemampuan belajar berhitung permulaan pada anak kelompok B di TK Bhakti Masyarakat Pagerharjo Wedarijaksa Pati  Tahun Pelajaran 2016/2017 sebelum dilaksanakan penelitian/tindakan masih rendah. Hal ini ditunjukkan dari kemampuan berhitung permulaan yang termasuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) hanya sebesar 35% dan setelah dilakukan tindakan dengan media kantong stik kemampuan berhitung permulaan anak naik menjadi 95 %.   Kata kunci: Berhitung permulaan, Media Kantong Stik
Pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BCCT) Berbasis Bahasa Inggris Amalia, Taranindya Zulhi
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.886 KB)

Abstract

Abstract Three objectives of this research are: 1) to know English learning, 2) to describe English-based BCCT, and 3) to confirm supporting and obstacle factors of English-based BCCT at TKIT Abu Bakar Ash Shidiq Margorejo Pati and to find the solutions. Primary data sources of this field research applied to qualitative descriptive approach are the headmaster of TKIT, Sie curriculum, ustadzah-ustadzah of BCCT, and parents. While the secondary data are a source relevant to the learning of English and BCCT. They are generated by moderate participatory observation, semi-structured interview, and documentation. Accordingly, the results were: 1) English Lesson reffered to themes and subthemes containing local wisdom values in the 2013 early childhood education curriculum and were supported by triple language dictionary, 2). English based BCCT in some centers did vocabulary repetition through songs. Each center applied foothold before playing(warms-up), playing (main activities), and after playing (closing activities) in moving classes, and 3) the supporting factors were adequate curriculum, appropriate center-class design, adequate tools, creative teachers, and supporting parents at home. While the obstacles were minimum time allotment of English in the curriculum, minimum English vocabulary introduction, in the introduction of English vocabulary, less consistency of English in the themes, and less focused learners in learning. Finally, the solutions were to allocate English starting from daily lesson plans, have English center and circle time, and develop routine language agenda. Keywords: Beyond Center & Circle Time (BCCT), English, Early Childhood Tiga tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pembelajaran Bahasa Inggris, 2) mendeskripsikan pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BCCT) berbasis Bahasa Inggris, dan 3) mengklasifikasikan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BCCT) berbasis Bahasa Inggris di TKIT Abu Bakar Ash Shidiq Margorejo Pati serta menemukan solusinya. Sumber data primer penelitian lapangan ini diterapkan pada pendekatan deskriptif kualitatif yaitu kepala TKIT, sie kurikulum, ustadzah-ustadzah BCCT, dan orang tua. Sedangkan data sekunder adalah sumber yang relevan dengan pembelajaran Bahasa Inggris dan BCCT. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi partisipatif moderat, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pelajaran Bahasa Inggris mengacu pada tema dan sub-tema yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum PAUD dan didukung oleh kamus tiga bahasa, 2). BCCT berbahasa Inggris di beberapa sentra melakukan pengulangan kosakata melalui lagu-lagu. Setiap sentra menerapkan pijakan sebelum bermain saat main, dan setelah bermain dalam moving class, dan 3) faktor pendukung adalah kurikulum yang memadai, desain sentra yang sesuai,dan dukungan orang tua di rumah. Sedangkan hambatannya adalah alokasi waktu  bahasa Inggris dalam kurikulum dan pengenalan kosakata bahasa Inggris minimum, pemberdayaan guru belum maksimal dalam pengenalan kosakata Bahasa Inggris, konsistensi pembelajaran Bahasa Inggris dalam tema-tema kurang, serta fokus peserta didik kurang dalam pembelajaran. Solusinya yakni alokasi waktu Bahasa Inggris mulai dari RPPH, pengadaan sentra Bahasa Inggris, serta agenda rutin pengembangannya.                              Kata kunci: Beyond Center & Circle Time (BCCT),bahasa Inggris, anak usia dini
Shariah Based Kindergarten: The Gate of Islamic Virtue Osman, Adibah Alawiah; Osman, Halimatun Saadiah
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.904 KB)

Abstract

Abstract - Handling the delivery of kindergarten according to Syariah principle is vital for assessing overall performance. It is important to note that numerous prior researchers have done most of the research which regard towards the Kindergarten’s basic knowledge of Islamic Early Childhood Education (IECE). This journal fits its real purpose by elaborate more into Islamic kindergarten as to enhance in-depth understanding of practical behaviour and syllabus’s approach in order to achieve most accurate delivery of Shariah based kindergarten. This study includes the theory underpinning the practicability of Islamic Kindergarten has on pertaining approach, as they are taking responsibility to promote the learning method beforehand. In particular, the proposed framework of the Shariah Based Kindergarten influences the direction of the religious aims as well as the accurate learning method that is underdeveloped in the religious literature. Such a study should give insights into Shariah Based Kindergarten, an organizational form that acts as the gate of Islamic Virtue.  
Peningkatan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini Melalui Metode Discovery Inkuiri Pada Pembelajaran Sains Saripudin, Aip
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.877 KB)

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini yakni rendahnya kecerdasan naturalis pada kelompok B di TK Gardini. Dapat terlihat dari lemahnya kesadaran anak dalam melestarikan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran sains melalui metode discovery inkuiri serta mengetahui pembelajaran sains melalui metode discovery inkuiri dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) model Kemmis dan McTaggart melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian sebanyak 13 anak, yang terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis dan refleksi dalam setiap siklusnya berdasarkan hasil pengamatan yang terekam dalam catatan lapangan. Hasil penelitian yang dilakukan selama dua siklus pengamatan perkembangan kecerdasan naturalis anak usia dini mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pengamatan sebelum tindakan (pra siklus) sebesar 46,49%, pada siklus I sebesar 61,16% dengan peningkatan sebesar 14,67% dan pada siklus II sebesar 79,86% dengan peningkatan sebesar 18,70%. Dengan demikian presentase peningkatan kecerdasan naturalis anak usia dini melalui meode discovery inkuiri pada pembelajaran sains telah mencapai indikator keberhasilan yaitu lebih dari 75%. Artinya metode discovery inkuiri sangat efektif dan dapat digunakan dalam meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini.   Kata Kunci: Kecerdasan naturalis, metode discovery, metode inkuiri, pembelajaran sains   Abstract The background of this study is the low intelligence of early childhood naturalists in group B in Gardini kindergarten. This can be seen from the lack of awareness of children in preserving the environment. The purpose of this research is to know how to apply science learning through inquiry method and to know whether science learning with inquiry method can improve the intelligence of early child naturalist in Gardini kindergarten. This research uses classroom action research method Kemmis and McTaggart through four stages of implementation, execution, observation and reflection are done two cycles. The subjects were 13 children, consisting of 7 males and 6 females. Data completion technique in this research use observation. This study uses analysis and reflection in each cycle based on observed results recorded in field notes. Results of research conducted during two natural development cycle at the age of the cycle. Pre-action monitoring (pre-month) was 46.49%, in cycle I, 61.16% with an increase of 14.67% and. Thus the percentage improvement of early child naturalist intelligence through meode discovery inquiry on science learning has achieved a success indicator of more than 75%. This method of inquiry discovery is very effective and can be used in improving intelligence.   Keywords: Natural intelligence, discovery method, inquiry method, science learning  
Meningkatkan Kemampuan Kognitif dengan Metode Bermain Media Benda Konkrit pada Anak Usia Dini Fauziddin, Mohammad; Elyana, Luluk
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.349 KB)

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan salah satu aspek yang dikembangkan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian bertujuan mengetahui kemampuan kognitif anak dalam kegiatan membilang di TK Pembina Bangkinang Kota. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang direncanakan dilakukan dalam 2 siklus. Data yang dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik analisi deskriptif kuantitatif. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak pada kegiatan membilang tergolong rendah. Upaya yang dilakukan adalah menggunakan pembelajaran melalui bermain dengan menggunakan media benda konkrit. Hasil penelitian didapatkan bahwa dengan menggunakan metode bermain media benda konkrit dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam kegiatan membilang
Pendidikan Seni Rupa Dan Implikasinya Terhadap Imajinasi Kreatif Dan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di TK Mekarraharja Lita, Lita
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.079 KB)

Abstract

This study aims to describe the design of art learning in development of the creative imagination and social emotional of early childhood. The visual art learning process is visible in: 1) Learning design which includes: a) The purpose, that is to find out the whole childrens education and fulfill their needs. b) There are several types of visual art activities that can be given in early childhood such as drawing, painting, plagiarism, labeling, collage, sticking, splitting, folding, shaping, cutting, sewing, matching, arranging beads, batik painting. c) Methods used are methods of play and demonstration methods. d) Facilities and infrastructure sufficient. e) Evaluation used is evaluation of process, work, and portfolio. f) Social and cultural conditions strongly support. g) The supporting factor is that the media for visual art learning is easy to get, while the inhibiting factor is the unavailability of special space for art learning. 2) The development of childrens creative imagination develop according to expectations, it can be seen from the ideas and initiative of children as stated in their work. 3) The childrens social emotion develops as expected, the children are free to express their  feelings through various art media. Keywords: visual art education, creative imagination, social emotional

Page 1 of 1 | Total Record : 7