cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
ISSN : 14128152     EISSN : 25801007     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN IKLIM KERJA YANG MENUNJANG PENCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Taty Rosmiati
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.26 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6250

Abstract

Iklim ke rja merupakan parameter untuk mengukur kualitas kehidupan kerja yang diciptakan dan dikembangkan secara sengaja, berencana dan siste m atik untuk menimbulkan kepuasan kerja, suasana senang, terjamin, termotivasi dan mendapat perlindungan dalam bekerja y a n g dinamis bagi seluruh sumber daya manusia yang ada dalam organisasi sekolah. Tujuan pada setiap lembaga sekolah merupakan landasan untuk pencapaian sasaran pada program-program kegiatan sekolah terutama pada sekolah dasar.. Hal tersebut menjadi sangat berarti apabila didukung oleh iklim kerja yang kondusif dan huhungi interpersonal yang harmonis. Dengan demikian iklim kerja perlu dikembangkan secara terarah dan sitematis. Melalui pembahasan ini dijelaskan bagaimana cara mengembangkan iklim kerja yang dapat menunjang pencapaian tujuan pendidikan di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA SMP NEGERI 1 LEMBANG Daman Herawan
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.213 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6255

Abstract

Penyelenggaraan tata p emerintahan y ang haik merupakan salah satu isu nasional yang sedang dilangsungkan pemerintah saat ini. Namun demikian, pada level implementasi didana persekolahan, diduga hal ini masih jauh dari harapan, bahkan ada sinyalemen praktek-praktek yang salah berlangsung dalam penyelenggaraan sekolah. Penelitian ini berupaya melihat implementasi tata kelola yang baik dalam penyelenggaraan sekolah melalui pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukan, implementasi sembilan karakteristik good governance di sekolah semata-mata tidak didasarkan pada panggilan profesionalisme personil sekolah, tetapi lebih pada tuntutan internal dan eksternal s ekolah Dalam konteks itu, kepala sekofah berperan menjadi manajer dan leader, guru menjadi mitra kerja dan pelaksana, komite sekolah berperan dalam mendukung sumber d aya, mengawasi, memberikan pertimbangan, dan perantara. Faktor-faktor y a n g mendukung implementasi good governance d i sekolah adalah struktur sekolah, delapan nilai kerja yang dikembangkan, sikap warga sekolah dalam menjaga lingkungan fisik, dan hubungan dengan stakeholder. Mengantisipasi berbagai perkembangan lingkungan dan kompleksitas urusan di sekolah, melalui penelitian ini direkomendasikan agar sekolah mengembangkan learning mganisation, dan pimpinan sekolah memfasilitasi pemahaman yang lebih komprehensif mengenai good governance dan bagaimana mengimplementasikannya berdasarkan peran warga sekolah masing-masing.
STRATEGI MANAJEMEN MUTU PADA SMA NEGERI UNGGULAN DI KOTA BANDUNG Nurdin Nurdin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.377 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6268

Abstract

Peningkatan manajemen mutu pada sekolah menengah atas yang unggul dapat dilihat dari bagaimana sekolah itu sendiri menjadikan mutu input, proses, dan output sebagai parameter keberhasilan mutu Fokus permasalahan penelitian ini adalah ( l ) Bagaimana strategi yang dilakukan sekolah-sekolah unggulan dalam peningkatan mutu pendidikan d i sekolahnya; (2) Bagaimana cara kinerja para tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya; (3) Langkah-langkah apa saja yang perlu diperhatikan dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya; (4) Bagaimana penyelenggaraan pendidikan pada jenis dan jenjang sekolah menengah umum menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN). Sedangkan tujuan penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan strategi yang digunakan sekolah-sekolah menengah unggulan di Kota Bandung, serta menerapkannya pada sekolah-sekolah lain. Metode penelitian dilakukan dengan metode deskriptif yang pendekatannya melalui penelitian kualitatif Metode deskriptif ini mengacu pada studi kasusya itu pada sekolah SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 8 d Kota Bandung. Hasil penelitian dirundingkan dan disepakati bersama antara peneliti dengan responden dannarasumber. Kesimpulan hasil penelitian ditemukan bahwa strategi manajemen sekolah yang dijalankan pada sekolah-sekolah unggulan tersebut, berlandaskan pada rencana strategis (renstra) yang dibuat oleh setia p lembaga persekolahan baik rencana strategis jangka pendek, jan gka menengah maupun jangka panjang. Di dalam renstra tersebut melingkupi berbagai macam program-program unggukm yang mertjadi dasar acuan terselenggaranya p roses belajar mengajar di sekolah unggulan.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Yati Siti Mulyati
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.726 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6251

Abstract

Salah satu karakteristik dari Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah menciptakan kepada sekolah, guru dan pengelola sistem pendidikan (administrator) secara profesional Selain itu, salah satu dasar pengmplemetJtasian MBS adalah bahwa sekolah dipandang sebagai lembaga layanan Jasa pendidikan di mana seluruh komponen sekolah, termasuk guru harus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dan mutu hasil belajar siswanya. Siswa yang dihampakan terw ujud dalam p roses pendidikan adalah siswa yan g bersikap kritis, kreatif, logis, mandiri, bertanggung jawab, terbuka, dan mampu belajar sendiri. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa masih banyak guru yang sekedar memberikan informasi secara satu arah dalam bentuk ceramah dan instruksi-instruksi kepada siswa untuk menyelesaikan matu masalah. Hal itu lah yan g merupakan kendala dalam strategi pembelajaran. Artikel ini menyajikan tentang apa, bagaimana, dan mengapa pengembangan kompetensi mengajar guru penting.
REVITALISASI MANAJEMEN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM PADA TINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH DI KOTA BANDUNG MELALUI KEPEMIMPINAN INOVATIF Diding Nurdin; Nur Aedi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.658 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6263

Abstract

Kepemimpinan inovatif yang menjadi salah satu kunci dalam melakukan perubahan di madrasah yakni yang berkaitan dengan manajemen sistem kelembagaan madrasah. Inovasi yang lebih menonjol di lingkungan madrasah ibiidaiyah lebih menitikberatkan pada sisi admin istratif atau pada sisi materi dan pengajaran, belum pada aspek manajerial kelembagaan. Untuk itu, madrasah ibtidaiyah perlu dikelola secara profesional di Bawah kepemimpinan kepada sekolah yang memiliki kompetensi, kualifikasi dan tanggung jawab yang tinggi dalam mengembangkan dan memajukan madrasah. Manajemen kelembagaan madrasah memiliki faktor yang amat penting untuk diperbaiki dan ditingkatkan agar kelemahan yang adapada lembaga madrasah depot diatasi dengan baik
KINERJA KEPALA SEKOLAH Endang Herawan
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.851 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6252

Abstract

Guru ya n g diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah memegang jabatan sebagai pemimpin. Dengan kedudukannya sebagai„pemimpin kepala sekolah lela h ditetapkan sebagai pribadi yang memiliki kekuasaan dan wewenang untuk memberdum perintah kepada personil sekolah yang mengandung kekuatan hukum dan didukung oleh pejabat yang mengangkatnya. Kepemimpinan kepala sebedah dapat menentukan berkembang atau tidaknya kehidupan sekolah yang dipimpinnya Karena itu, kepemimpinan manajerial kepala sekolah harus didasari pula oleh sifat sebagai “pemimpin** dan bukan hanya sifat sebagai seorang manajer: Mengingat kedutfokan kepada sekolah begitu penting maka dalam penilaian kinerja sedadah kin erja kepala sekolah menjadi salah satu aspek dalam penilaian kinerja sekolah karena berkat kepemimpinannya inilah akan menentukan baik-tidaknya kinerja sekolah yang dipimpinya.
PENGARUH KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGGALIAN DANA DAN AKUNTABILITAS SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA SEKOLAH Abubakar Abubakar
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.234 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6264

Abstract

Kepala sekolah adalah key person yang menentukan keberhasilan pencapaian program di sekolah. Dalam konteks, otonomi pendidikan ya n g menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sekolah dituntut untuk dapat menggali sumber dana dari berbagai sumber yang dapat diakses sekolah dan selanjutnya digunakan untuk pembiayaan program di sekolah Kenyataan sekolah masih mengandalkan dana yang bersumber dari pemerintah Meski kalau di telisik lebih lanjut selama itu sumber dana sebagian besar berasal dari masyarakat atau orang tua murid. Berapa pun dana publik yang diterima sekolah, maka sekolah harus akuntabel dan dana yang diserap pada akhirnya mendukung peningkatkan kinerja sekolah.
KINERJA SEKOLAH Nanang Fattah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.046 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6248

Abstract

Semangat manajemen berbasis sekolah diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja sekotak sebagai bentuk da ri pemberian atommu yang luas kepada sekotak untuk mengelola sumber daya sekolah dengan kebutuhan yang sesuai p ada dunia kerja terutama p engembangan lapangan kerja d i masyarakat. Konsep tersebut perlu dipahami secara komprehensif oleh seluruh stakeholder terkait dengan peningkatan kinerja, mutu, relefansi dan daya saing lembaga.
SRATEGI PENGELOLAAN AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KINERJA SEKOLAH Djukanda Hardja Seganda
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6265

Abstract

Strategi pengelolaan akademik a dalah usaha yang ¿hlakukan oleh pihak sekolah dalam rangka mencapai tujuan yang diharapakan dalam hidang akademik Misalnya sekolah bertujuan untuk menghasilkan perangkai kurikulum yang lengkap dan berwawasan kedepan, kemudian sekalah membuai strateginya dengan cam melakukan pengembangan perangkai kurikulum ya n g lengkap dan berwawasan kedepan. Tenaga akademik adalah orang-orang yang berkecimpung atau bekerja dalam usaha peningkatan kemajuan bidang akademik. Yang termasuk tenaga akademik disekolah adalah kepala sekolah, guru, pustakawan, laboran, ta ta usaha, dan penjaga sekolah. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari proses/perUaku sekolah Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya, efektifitasnya, produktivitasnya, efesiensmya, movasmya, kualitas kehidupannya dan moral kerjanya
KUALITAS KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Ade Rukmana
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6249

Abstract

Kinerja merupakan wujud dari perilaku seseorang atau organisasi yang berorientasi p ada prestasi. Sedangkan presta si dapat dicapai salah satunya dengan melihat pada output siswa yang optimal yang menyangkut kualitas maupun kuantitas* Ukuran kinerja guru dapat di lihat dari Quality of Works, promûmess, initiative; and communication* Disampimg itu t Kinerja ju g a dapat menunjukan bahwa kemampuan seseorang termasuk pengetahuan dan skills (keterampilan) adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas disamping faktor-faktor lainnya seperti ketersediaan sumber-sumber lain dan faktor teknologi. Dengan gambaran ya n g telah dikemukakan di atas dapatlah dikatakan bahwa. Kinerja Guru-pun akan memiliki pengaruh terhadap Produktivitas Pendidikan. Dengan tercapainya produktivitas kerja dari guru, maka secara langsung dapat peningkatkan kualitas hasil pettdidikan*

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024 Vol 21, No 1 (2024): APRIL 2024 Vol 20, No 2 (2023): OCTOBER 2023 Vol 20, No 1 (2023): APRIL 2023 Vol 19, No 2 (2022): OCTOBER 2022 Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021 Vol 18, No 1 (2021): APRIL 2021 Vol 28, No 3 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN: Volume 28 Special Issue: Forum ASN Internasiona Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020 Vol 27, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.1 APRIL 2020 Vol 17, No 2 (2020): OCTOBER 2020 Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020 Vol 26, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.2 OKTOBER 2019 Vol 26, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.1 APRIL 2019 Vol 16, No 2 (2019): OCTOBER 2019 Vol 16, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 15, No 2 (2018): OCTOBER 2018 Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018 Vol 24, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXIV NO.2 OKTOBER 2017 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.1 April 2010 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017 Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.1 April 2016 Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016 Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 22, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.2 Oktober 2015 Vol 22, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.1 April 2015 Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015 Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014 Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014 Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XVII No.1 April 2013 Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013 Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.I April 2012 Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012 Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.2 Oktober 2011 Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIII No.1 April 2011 Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011 Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010 Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009 Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009 Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009 Vol 8, No 2 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol VIII No 2 Oktober 2008 Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.VII No.1 April 2008 Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008 Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.V No.1 April 2007 Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.III No.1 April 2005 Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005 Vol 3, No 1 (2005): APRIL 2005 Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.I No.1 April 2003 Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003 More Issue