Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Etos Kerja Guru dan Staf Muhammad Luthfi Zharfan Fadhilah; Suryadi Suryadi; Abubakar Abubakar
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol 2, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v2i2.34635

Abstract

Kepemimpinan transformasional berfokus pada pencapaian perubahan nilai-nilai, kepercayaan, sikap, perilaku, emosional, dan kebutuhan staf menuju perubahan yang lebih baik di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap etos kerja guru dan staf. Sampel penelitian ini yaitu 56  guru dan staf di Sekolah Menengah Pertama Negeri 12 Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif  menggunakan  program Microsoft Excel 2016 dan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan etos kerja guru beserta staf dengan nilai koefisien sebesar 0,370. Selain itu, gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh sebesar 13,7% terhadap etos kerja guru dan staf. Jika gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah ditingkatkan sebesar 53,483 maka nilai etos kerja guru dan staf akan bertambah sebesar 0,260. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan dan penerapan kepemimpinan transformasional kepala sekolah. 
TATA KELOLA PENGEMBANGAN MUTU SEKOLAH BERBASIS STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN diding nurdin nurdin; Abubakar Abubakar; Sururi Sururi
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v1i2.27524

Abstract

Tata kelola pengembangan mutu sekolah menjadi isu penting yang perlu menjadi tanggung jawab bersama antara kepala sekolah, guru, dan peran serta masyarakat untuk mewujudkannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar kepala sekolah dan guru memiliki kemampuan untuk mengembangkan tata kelola mutu sekolah secara berkelanjutan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kolaborasi tim dosen  pengabdian masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Sekolah Dasar Negeri sebanyak 30 orang kepala sekolah. Metode yang dilakukan melalui workshop dan pendampingan terhadap kepala sekolah dan tim pengembang mutu sekolah. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya perubahan mindset dan kompetensi kepala sekolah dalam mengembangkan Tata Kelola Sekolah dalam meraih mutu sekolah.Urgensi kegiatan pengabdian masyarakat melalui workshop dan pendampingan ini dapat meningkatkan kompetensi  kepala sekolah dan tim pengembang sekolah dalam meraih mutu sekolah berbasis pada 8 Standar Nasional Pendidikan.
PENGARUH KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGGALIAN DANA DAN AKUNTABILITAS SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA SEKOLAH Abubakar Abubakar
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.234 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6264

Abstract

Kepala sekolah adalah key person yang menentukan keberhasilan pencapaian program di sekolah. Dalam konteks, otonomi pendidikan ya n g menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sekolah dituntut untuk dapat menggali sumber dana dari berbagai sumber yang dapat diakses sekolah dan selanjutnya digunakan untuk pembiayaan program di sekolah Kenyataan sekolah masih mengandalkan dana yang bersumber dari pemerintah Meski kalau di telisik lebih lanjut selama itu sumber dana sebagian besar berasal dari masyarakat atau orang tua murid. Berapa pun dana publik yang diterima sekolah, maka sekolah harus akuntabel dan dana yang diserap pada akhirnya mendukung peningkatkan kinerja sekolah.
MODEL PROSEDUR SERTIFIKASI GURU Abubakar Abubakar
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v5i1.6183

Abstract

Program sertifikasi profesi bagi guru berimplikasi pada berbagai aspek. Dari 2,7 guru di negara kita baru 900 ribu yang memenuhi kualifikasi dan sisanya 1,8 juta masih belum berkualifikasi. 900 ribu guru yang sudah berkualifikasi (S 1/D4) belum memiliki sertifikasi profesi. Bagaimana model prosedur sertifikasi profesi. Depdiknas melalui Diijen Profesi memberikan informasi tentang mekanisme penyelenggaran, rekruitmen dan pendaftaran, kuota, pembiayaan, dan LPTK penyelenggara. Untuk tahun anggaran 2007, rencananya ada 190.450 guru yang akan mengikuti program sertifikasi profesi. Sedangkan materi sertifikasi menyangkut: ilmu pendidikan, ICT, Psikologi, Sosiologi, Antropologi, dan Sains.
Strategy for Developing Lecturers' Integrity and Competence Through the WCU Model to Meet International Standards Abubakar Ditruna; Sumarto Sumarto; Asep Suryana; Eka Surachman
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3236

Abstract

The objective of this study was to establish a lecturer development model that enhances the global competitiveness of higher education by focusing on integrity and competence, in accordance with international norms. This study employed a hybrid methodology, consisting of two distinct stages: quantitative and qualitative.  The structural equation modelling (SEM) analysis reveals that the direct relationship between integrity and competence is 0.458. Furthermore, the impact of integrity on performance is 0.446, while the effect of competence on performance is 0.460.  It can be inferred that everything is in a state of moderation.  One of the aspects that affects the worldwide competitiveness of higher education is the calibre of instructors. Proficient instructors possess exceptional honesty and expertise, enabling them to generate superior scientific works that are pertinent to societal demands. An important criterion for assessing the proficiency of a lecturer is their aptitude for publishing scholarly research in esteemed international publications, particularly those that are accredited by Scopus. Utilising Scopus publications can enhance the integrity and competence of teachers. The integrity of a lecturer can be assessed based on the calibre of their scientific output, whereas the competency of a lecturer can be evaluated by the extent to which their scientific work aligns with worldwide norms.
Analisis Implementasi Gaya Kepemimpinan Visioner dan Gaya Kepemimpinan Transformasional di SMP Annihayah Karawang Rina Sya’diyyah; Eka Prihatin; Abubakar Abubakar; Diding Nurdin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p232

Abstract

Abstract: The aim of this research is to examine the school's visionary leadership style and the school's transformational leadership style on teacher performance at Annihayah Karawang Middle School. This research uses a qualitative descriptive method to collect data. The principal, two teachers, and one administrative staff served as participants in this research. Data collection techniques include interviews, observation, and document analysis. Researchers show that the Principal of Annihayah Middle School successfully implemented a visionary and transformational leadership style resulting in a well-functioning educational environment. The effectiveness of a school principal's leadership style can be seen through the clarity of his vision and mission which can be a role model for teachers and staff. Both visionary leadership and transformational leadership play an important role in improving teacher performance. This research provides valuable insights that can guide school principals in determining the leadership style that is best suited for their school.Keywords: Visionary Leadership, Transformational Leadership, Principals, Teacher performance Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gaya kepemimpinan visioner dan gaya kepemimpinan transformasional sekolah terhadap kinerja guru di SMP Annihayah Karawang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data. Kepala sekolah, dua guru, dan satu staf administrasi berperan sebagai partisipan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SMP Annihayah berhasil menerapkan gaya kepemimpinan visioner dan transformasional sehingga menghasilkan lingkungan pendidikan yang berfungsi dengan baik. Efektivitas gaya kepemimpinan kepala sekolah dapat dilihat melalui kejelasan visi dan misinya yang dapat menjadi teladan bagi guru dan staf. Baik kepemimpinan visioner maupun kepemimpinan transformasional memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini memberikan wawasan berharga yang dapat memandu kepala sekolah dalam menentukan gaya kepemimpinan yang paling cocok untuk sekolahnya.Kata kunci: Kepemimpinan Visioner, Kepemimpinan Transformasional, Kepala Sekolah, Kinerja guru
Implementasi Komunikasi Internal Berbasis Kepemimpinan Transformasional di SMP Negeri 3 Purwakarta Andi Iswandi; Aan Komariah; Abubakar Abubakar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and analyze the implementation of internal communication within the framework of the principal’s transformational leadership and its implications for teacher performance and participation at SMP Negeri 3 Purwakarta. This research employed a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving the principal, vice principals, and teachers. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the principal implements an open, dialogical, and participative two-way communication pattern, which aligns with the dimensions of transformational leadership, particularly inspirational motivation, idealized influence, and individualized consideration. Effective internal communication is proven to enhance teachers’ work motivation, involvement in decision-making processes, and the development of a collaborative work culture within the school. In addition, the utilization of digital communication media supports the smooth flow of information and work coordination. The findings confirm that the success of transformational leadership is strongly influenced by the quality of internal communication that is built in a humanistic, open, and sustainable manner. Therefore, it is recommended that school principals continuously develop adaptive communication strategies, expand teacher participation in every school policy, and optimize the use of communication technology to improve the performance of educational organizations in a sustainable way. Keywords: transformational leadership, internal communication, teacher performance, school management, participation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi komunikasi internal dalam bingkai kepemimpinan transformasional kepala sekolah serta implikasinya terhadap kinerja dan partisipasi guru di SMP Negeri 3 Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan pola komunikasi dua arah yang terbuka, dialogis, dan partisipatif, yang selaras dengan dimensi kepemimpinan transformasional, khususnya pada aspek inspirational motivation, idealized influence, dan individualized consideration. Komunikasi internal yang efektif terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di sekolah. Selain itu, pemanfaatan media komunikasi digital turut mendukung kelancaran arus informasi dan koordinasi kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan transformasional sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi internal yang dibangun secara humanis, terbuka, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kepala sekolah terus mengembangkan strategi komunikasi yang adaptif terhadap perubahan, memperluas partisipasi guru dalam setiap kebijakan sekolah, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk meningkatkan kinerja organisasi pendidikan secara berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, komunikasi internal, kinerja guru, manajemen sekolah, partisipasi guru
Implementasi Komunikasi Internal Berbasis Kepemimpinan Transformasional di SMP Negeri 3 Purwakarta Andi Iswandi; Aan Komariah; Abubakar Abubakar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and analyze the implementation of internal communication within the framework of the principal’s transformational leadership and its implications for teacher performance and participation at SMP Negeri 3 Purwakarta. This research employed a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving the principal, vice principals, and teachers. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the principal implements an open, dialogical, and participative two-way communication pattern, which aligns with the dimensions of transformational leadership, particularly inspirational motivation, idealized influence, and individualized consideration. Effective internal communication is proven to enhance teachers’ work motivation, involvement in decision-making processes, and the development of a collaborative work culture within the school. In addition, the utilization of digital communication media supports the smooth flow of information and work coordination. The findings confirm that the success of transformational leadership is strongly influenced by the quality of internal communication that is built in a humanistic, open, and sustainable manner. Therefore, it is recommended that school principals continuously develop adaptive communication strategies, expand teacher participation in every school policy, and optimize the use of communication technology to improve the performance of educational organizations in a sustainable way. Keywords: transformational leadership, internal communication, teacher performance, school management, participation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi komunikasi internal dalam bingkai kepemimpinan transformasional kepala sekolah serta implikasinya terhadap kinerja dan partisipasi guru di SMP Negeri 3 Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan pola komunikasi dua arah yang terbuka, dialogis, dan partisipatif, yang selaras dengan dimensi kepemimpinan transformasional, khususnya pada aspek inspirational motivation, idealized influence, dan individualized consideration. Komunikasi internal yang efektif terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di sekolah. Selain itu, pemanfaatan media komunikasi digital turut mendukung kelancaran arus informasi dan koordinasi kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan transformasional sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi internal yang dibangun secara humanis, terbuka, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kepala sekolah terus mengembangkan strategi komunikasi yang adaptif terhadap perubahan, memperluas partisipasi guru dalam setiap kebijakan sekolah, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk meningkatkan kinerja organisasi pendidikan secara berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, komunikasi internal, kinerja guru, manajemen sekolah, partisipasi guru