cover
Contact Name
Mustika
Contact Email
mustika@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
agroindustri@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudhi No. 207, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUFORTECH
ISSN : 27764761     EISSN : 25414593     DOI : https://doi.org/10.17509/edufortech.v6i2
EDUFORTECH memuat artikel baik hasil penelitian ataupun review berbagai artikel yang mencakup topik: Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan Bioteknologi Pangan Teknologi pengolahan pangan fungsional keamanan pangan pendidikan teknologi hasil pertanian dan topik lain yang relevan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1" : 8 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBASIS MODUL PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI PENGELOMPOKAN KOMODITAS HASIL PERTANIAN Sulistiarini, Sri; Mujdalipah, Siti
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16348

Abstract

Kompetensi dasar memahami pengelompokan komoditas hasil pertanian menuntut siswa untuk memahami dan mengidentifikasi bahan hasil pertanian sehingga membutuhkan strategi khusus dalam pembelajaran. Student Team Achievement Division(STAD) merupakan strategi pembelajaran secara kooperatif mengarahkan siswa untuk saling memberikan dukungan dalam memahami materi sehingga mendapat hasil yang baik dan mempengaruhi keberhasilan tim.  Selain model, dibutuhkan pula media pembelajaran yang membantu proses belajar siswa. Modul merupakan media yang  sering digunakan berpengaruh baik terhadap hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran STAD berbasis modul dan mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memahami pengelompokan komoditas hasil pertanian ditinjau dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Lembang. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlakasanaan penerapan model pembelajaran STAD berbasis modul berjalan baik di setiap siklusnya. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan rincian ketuntasan yaitu siklus I memiliki N-Gain0.63; pada siklus II memiliki N-Gain0.66; dan pada siklus III memiliki N-Gain0.53; peningkatan nilai afektif siswa di setiap siklusnya, dan aspek psikomotor berada dalam kriteria baik.
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIKOKIMIA FRUIT LEATHER LABU KUNING Cindaramaya, Luqyana; Handayani, Mustika Nuramalia
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16349

Abstract

Labu kuning (Cucurbita moschata)merupakan salah satu tumbuhan tropis yang dibudidayakan di Indonesia sehingga ketersediaannya berlimpah. Kandungan gizinya cukup lengkap sehingga perlu diversifikasi produk pangan untuk meningkatkan tingkat konsumsi labu kuning. Dari beberapa produk olahan buah, salah satu produk yang dapat dikembangkan yaitu fruit leather. Fruit leather adalah jenis makanan yang berasal dari daging buah yang telah dihancurkan dan dikeringkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan asam alami dari jeruk nipis, jeruk lemon, dan jeruk limau terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori fruit leather labu kuning. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang diteliti adalah penambahan asam alami dengan tiga perlakuan yaitu asam alami dari jeruk nipis, jeruk lemon, dan jeruk limau. Analisis karakteristik sensori dilakukan dengan uji hedonik, sedangkan analisis fisikokimia dilakukan pengujian kadar air, pH, total padatan terlarut (TPT), total asam tertitrasi (TAT), dan vitamin C. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan asam alami berpengaruh nyata terhadap total asam tertitrasi (TAT) dan vitamin C. Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensori, pH, kadar air, dan total padatan terlarut (TPT). Fruit leather labu kuning yang disenangi konsumen yaitu dengan penambahan jeruk nipis dengan karkteristik kadar air 16,358%, pH 3,520, TAT 6,878%, vitamin C112,970mg/100gram dan TPT 76,865o Brix.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DENGAN BANTUAN MUSIK SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT DI SMK NEGERI 2 CILAKU CIANJUR Weliyus, Weliyus; Handayani, Sri
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16350

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang tepat, nyaman dan menyenangkan dapat memberikan semangat belajar bagi peserta didik untuk terus belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dan perbedaan prestasi belajar (ranah kognitif dan afektif) peserta didik dalam penerapan model pembelajaran Quantum Learning dengan bantuan musik dan tanpa bantuan musik. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment. Subyek Penelitian ini adalah peserta didik kelas X program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X APHP 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 52 orang. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran quantum learningdengan bantuan musik dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada ranah kognitif dan afektif. Ketuntasan belajar peserta didik ranah kognitif pada kelas dengan model pembelajaran Quantum Learningdengan bantuan musik sebesar 68% pada pertemuan kesatu meningkat sebesar 80% pada pertemuan kedua. Sedangkan dengan model pembelajaran Quantum Learningtanpa bantuan musik sebesar 52% pada pertemuan kesatu meningkat sebesar 67% pada pertemuan kedua. Pada aspek ranah afektif, penerapan model pembelajaran Quantum Learningdengan bantuan musik aspek sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi dan sopan memiliki persentase nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelas dengan model pembelajaranQuantum Learningtanpa bantuan musik. Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar peserta didik kelas model pembelajaran Quantum Learningdengan bantuan musik dan model pembelajaran Quantum Learningtanpa bantuan musik.
APLIKASI BIO COMPOUND DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LABORATORIUM PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI Maharani, Shinta; Nugraha, Ikmanda
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16345

Abstract

Kegiatan laboratorium menghasilkan limbah cair yang tergolong ke dalam limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Limbah cair ini memerlukan pengolahan untuk mereduksi bahan polutan organik hingga memenuhi baku mutu limbah cair yang diizinkan. Proses pengolahan pada limbah cair dapat dilakukan secara biologis dengan menggunakan bakteri yang dalam penelitian ini menggunakan Bio Compoundsebagai bahan pengurai hayati yang merupakan konsorsium bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan Bio Compounddalam pengolahan limbah dan mengetahui penurunan cemaran pada limbah cair dilihat dari perubahan karakteristik baku mutu limbah cair diantaranya kadar COD dan BOD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bio Compoundberpengaruh terhadap perubahan baku mutu limbah dan mampu menurunkan cemaran dalam limbah. Sampai dengan 20 hari aerasi, kadar COD turun sebesar 25,69% dan kadar BOD berkurang sebesar 36,84%. Perlu dilakukan pengolahan tambahan terhadap limbah cair agar limbah cair dapat dibuang ke lingkungan.
PENGGUNAAN TEPUNG PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA FORMATYPICA) PADA PEMBUATAN COOKIES Azizah, Dewi Nur; Adianti, K P
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16351

Abstract

Terigu adalah tepung yang berasal dari bulir gandum yang saat ini menjadi bahan utama dalam pembuatan berbagai makanan di Indonesia, sehingga tingkat impor gandum di Indonesia sangat tinggi. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah dengan mengurangi penggunaan terigu di masyarakat dengan menggunakan tepung komposit. Salah satu bahan pangan yang dapat dijadikan tepung komposit adalah pisang kepok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingantepung pisang kepok dan terigu terhadap karakteristik cookieslidah kucing danmendapatkan perbandingantepung pisang kapokdan teriguyang tepat untuk menghasilkan cookieslidah kucing dengan karakteristik yang baik dan disukai panelis. Pada penelitian ini digunakan metode percobaan (eksperimental method)dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)yang diulang sebanyak tiga kalidengan empatperlakuan perbandingan tepung pisangkepokdan terigu, yaitu A =0%:100%, B = 25% : 75%,C =50% : 50%, dan D = 75% : 25%. Pengujian yang dilakukan meliputi analisis kimia,yaitu kadar air dan abu; analisis fisik,yaitu uji tekstur; dan uji organoleptik dengan metode hedonikterhadap warna, aroma, kerenyahan, rasa, dan kenampakan keseluruhan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung pisang kepok dan terigu sebesar25%: 75%menghasilkancookieslidah kucing dengan karakteristik yang baik dan disukai panelis dari segiwarna, aroma, kerenyahan,rasa,dan kenampakan keseluruhandengan rata-rata kadar air 2,34 %; kadar abu 2,15%;dantekstur sebesar 1,42mm/g/dt. 
PENGEMBANGAN BANK SOAL DIGITAL INTERAKTIF PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS SIFAT BAHAN HASIL PERTANIAN Anjani, Bella; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16346

Abstract

Latihan soal sangat dibutuhkan siswa untuk mempersiapkan dirinya menghadapi ujian. Latihan soal pada umumnya masih menggunakan metode konvensional, dimana metode ini kurang menarik bagi siswa dan memerlukan waktu dan biaya yang cukup banyak untuk memproduksi instrumen. Belum tersedianya sarana belajar mandiri bagi siswa, menjadi peluang peneliti untuk mengembangkan bank soal ke dalam bentuk digital interaktif agar membuat siswa tertarik untuk belajar dan siap menghadapi ujian berbasis komputer.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil bank soal digital interaktif dan mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan. Pengembangan bank soal digital interaktif dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Tahapan penelitian tersebut meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk ke-1, uji coba pemakaian, revisi produk ke-2 hingga dihasilkan produk akhir. Kelayakan media diukur berdasarkan hasil validasi ahli materi dan media, serta hasil uji coba terhadap responden. Responden pada penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, SMK Negeri 1 Pacet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank soal digital interaktif yang dikembangkan memiliki empat menu utama yaitu menu bank soal, pembahasan, materi, dan informasi. Bank soal digital interaktif dinyatakan sangat layak sebagai media latihan soal oleh ahli materi dan media, serta hasil rata-rata tanggapan responden menunjukkan bahwa 80% responden sangat setuju bahwa bank soal digital interaktif yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAME PADA KOMPETENSI DASAR TEKNIK PENGGUNAAN SUHU RENDAH Sari, Gita Puspita; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16352

Abstract

Belum tersedianya sarana belajar mandiri bagi siswaSMKN 1 Cibadak, menjadi peluang peneliti untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif dalam bentuk gameuntuk menarik minat siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif berbasis gameyang dikembangkanpada Kompetensi Dasar teknik penggunaan suhu rendah. Pengembangan multimedia interaktif berbasis gamedilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk ke-1, uji coba pemakaian, revisi produk ke-2 hingga dihasilkan produk akhir. Pada penelitian ini, game yang akan dibuat yaitu dengan tipe adventure dimanagame tersebut menawarkan penggunanya untuk mengeksplorasi dan memecahkan teka-teki sebagai daya tarik utama. Pada game ini terdiri dari 6 materi, masing-masing materi memiliki 4-5 soal evaluasi yang harus dijawab agar bisa melanjutkan permainan ke materi selanjutnya dan bisa menonton video tutorial teknik penggunaan suhu rendah (pendinginan dan pembekuan) dan harus menjawab beberapa soal dari video tutorial.  Kelayakan media diukur berdasarkan hasil validasi ahlimedia, ahlimateri, dan ahli bahasa, serta hasil uji coba terhadap responden (siswa SMK Negeri 1 Cibadak). Hasil penelitian menunjukkan multimedia interaktif berbasis gamedinyatakan sangat layak sebagai media pembelajaran oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, serta hasil rata-rata tanggapan responden menunjukakan bahwa 90% responden sangat setuju bahwa multimedia interaktif berbasis gamedigunakansebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian (DPPHP) pada Kompetensi Dasar teknik penggunaan suhu rendah
STUDI PEMANFAATAN TEPUNG BUAH PISANG DAN KULIT PISANG RAJA TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORI ES KRIM Asih, Titis Fitri
EDUFORTECH Vol 4, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i1.16347

Abstract

Es krim merupakan salah satu jenis pangan populer di dunia dan digemari oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Saat ini, teknologi dan ilmu pengetahuan sangat berkembang, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan manfaat es krim bagi konsumen dengan cara pembuatan es krim prebiotik yang aman dan baik untuk sistem pencernaan. Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan buah pisang beserta kulitnya. Pisang mengandung karbohidrat frukto-oligosakarida dan inulin yang mana merupakan sumber prebiotik. Prebiotik merupakan bahan pangan yang tidak dapat dicerna, memiliki efek menguntungkan terhadap inang dengan menstimulir pertumbuhan secara selektif terhadap bakteri di dalam usus. Kulit pisang raja berpotensi untuk menghasilkan senyawa pektin. Sifat penstabil pektin pada kulit pisang raja juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan penstabil (stabilizer) dalam proses pembuatan es krim. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perlakuan terhadap karakteristik sensori es krim. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu konsentrasi penambahan tepung buah pisang sebanyak 5%, 10% dan konsentrasi penambahan tepung kulit pisang sebanyak 2%dan 4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan tepung buah pisang 10% dan tepung kulit pisang 4% menghasilkan es krim dengan karakteristik organoleptik es krim terbaik yaitu warna abu kecoklatan, aroma agak khas pisang, tekstur agak lembut, dan rasa agak khas pisang.

Page 1 of 1 | Total Record : 8