cover
Contact Name
Mustika
Contact Email
mustika@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
agroindustri@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudhi No. 207, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUFORTECH
ISSN : 27764761     EISSN : 25414593     DOI : https://doi.org/10.17509/edufortech.v6i2
EDUFORTECH memuat artikel baik hasil penelitian ataupun review berbagai artikel yang mencakup topik: Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan Bioteknologi Pangan Teknologi pengolahan pangan fungsional keamanan pangan pendidikan teknologi hasil pertanian dan topik lain yang relevan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1" : 8 Documents clear
APLIKASI EDIBLE COATING PATI UMBI PORANG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK LENGKUAS PADA BUAH PISANG Amalia, Utari Nur; Maharani, Shinta
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23920

Abstract

Edible coating merupakan teknik pengawetan sekaligus bahan pengemasan yang telah banyak dikembangkan untuk diaplikasikan secara langsung pada bahan pangan termasuk buah buahan. Penelitian tentang pelapisan produk pangan dengan edible coating telah banyak dilakukan dan terbukti dapat memperpanjang masa simpan dan memperbaiki kualitas produk pangan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan edible coating pati umbi porang dengan penambahan ekstrak lengkuas pada karakteristik fisik, kimia, dan mikrobilogi buah pisang. Pengujian yang dilakukan meliputi laju respirasi, total asam tertitrasi, susut bobot, dan analisis total mikorba. Hasil analisis karakteristik fisik buah pisang menunjukkan bahwa pelapisan edible coatingpati umbi porang dengan penambahan ekstrak lengkuas dapat mengurangi terjadinya penurunan susut bobot buah pisang. Hasil analisis karakteristik kimia buah pisang menunjukkan bahwa pelapisan yang dilakukan pada buah pisang dapat mengurangi penurunan asam tertitrasi dan menekan proses laju respirasi.
STRATEGI DAN OPERASIONAL PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN RUMPUT LAUT DI INDONESIA Kartika, Kartika
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23921

Abstract

Rumput laut merupakan komoditas strategis dalam bidang kelautan Indonesia. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia dan DKP, potensi pengembangan agroindustri rumput laut di Indonesia sangat besar. Namun pengembangan agroindustri rumput laut ini masih banyak memiliki kendala seperti, kualitas rumput laut yang dihasilkan rendah dan tidak seragam, harga rumput laut yang tidak stabil, dan menghasilkan limbah yang besar dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, dibuatlah konsep pengembangan klaster agroindustri rumput laut berkelanjutan yang merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan daya saing rumput laut secara berkelanjutan, sekaligus upaya dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi industri rumput laut Indonesia selama ini.
PENGGUNAAN EDMODO PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA Herlina, Herlina; Handayani, Sri
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23922

Abstract

Sistem pembelajaran pada pendidikan tinggi yang memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk mengatur proses belajarnya sendiri menuntut mahasiswa memiliki kemampuan untuk meregulasi diri (Self- Regulated Learning) yang dapat diajarkan atau dilatih selama proses pembelajaran, salah satunya menggunakan e-portofolio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penggunaan e-portofolio Edmodo pada mata kuliah Media Pembelajaran Pendidikan Teknologi Agroindustri dan untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan e-portofolio Edmodo dapat meningkatkan Self-Regulated Learningpada mahasiswa. Penelitian menggunakan Quasi Eksperimen dengan metode Nonequivalent (Pre-test and Post-test) Control-Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga semua populasi digunakan menjadi sampel dengan jumlah sampel 63 orang, dari seluruh sampel hanya 52 angket yang dapat digunakan untuk dianalisis. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan angket yang diadaptasi dari Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Data angket yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik yaitu dengan uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat perbedaan nilai Self-Regulated Learningsebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran menggunakan Edmodo. Nilai Self-Regulated Learningantara kelompok eksperimen (menggunakan Edmodo) dan kelompok kontrol (konvensional) tidak berbeda secara signifikan. Meskipun demikian kelompok eksperimen menunjukkan perubahan waktu pengumpulan tugas oleh mahasiswa menjadi lebih cepat.
APLIKASI EDIBLE COATING BERBASIS AGAR-AGAR DENGAN PENAMBAHAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) PADA BAKSO AYAM Rakhmawati, Samira Yasmin; Handayani, Mustika N
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23916

Abstract

Bakso merupakan perishable food yang mudah terkontaminasi oleh mikroba saat proses penyimpanan. Bakso tanpa bahan pengawet memiliki masa simpan maksimal 1 hari pada suhu ruang dan 2 hari pada suhu dingin. Untuk memperpanjang masa simpan dan mempertahankan kualitas bakso, dianjurkan menggunakan edible coating. Edible coating yang dapat digunakan adalah agar-agar dengan penambahan Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik bakso ayam yang diberi edible coating selama penyimpanan pada suhu ruang 23°C di hari ke-0, dan hari ke-2, lalu pada suhu dingin 4°C di hari ke-4, 8, dan 12. Tahapan penelitian ini terdiri dari pembuatan bakso, pembuatan larutan edible coating serta aplikasinya, dan pengamatan karakteristik yang terdiri dari nilai pH, uji organoleptik, dan TPC. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi edible coating berbasis agar-agar dengan penambahan VCO dapat mempertahankan pH bakso sehingga tidak melebihi batas SNI (Standar Nasional Indonesia), memiliki karakteristik warna, aroma, tekstur dan kenampakan keseluruhan yang lebih baik daripada sampel non-coating, dapat menghambat pertumbuhan mikroba, dan mampu memperpanjang masa simpan hingga 8 hari pada penyimpanan suhu dingin 4°C.
PENDUGAAN UMUR SIMPAN SELAI APEL HIJAU LEMBARAN MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF LIFE TESTING (ASLT) DENGAN PENDEKATAN ARRHENIUS Kusumah, Slamet Hadi
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23923

Abstract

Selai apel hijau lembaran merupakan produk pengembangan selai apel yang dimodifikasi menjadi bentuk lembaran. Tujuan pembuatan selai apel hijau lembaran ini untuk mempermudah konsumen dalam mengkonsumsi selai. Produk selai apel hijau lembaran ini lebih praktis dan mudah dalam penyajiannya jika dibandingkan dengan selai apel pada umumnya. Penggunaan agar-agar dapat menghasilkan tekstur selai yang membentuk gel sehingga selai apel dapat dicetak menjadi lembaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui umur simpan selai apel hijau lembaran menggunkan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan Pendekatan Arrhenius. Penyimpanan dilakukan pada suhu 20 oC, 25 oC, dan 30oC. Uji sensori dan uji total kapang dilakukan setiap selang waktu 3 hari. Uji sensori dihentikan pada hari ke-9 karena total kapang sudah mencapai batas maksimum yaitu 5x101 koloni/g. Nilai R2 pada parameter warna ordo satu merupakan nilai terbesar. Nilai R2 parameter warna adalah 0,882 yang digunakan untuk menghitung umur simpan selai apel lembaran dengan persamaan Arrhenius y = -10152x + 30,63. Hasil perhitungan umur simpan selai apel lembaran berdasarkan parameter warna melalui pendekatan Arrhenius menunjukan bahwa selai apel lembaran dapat bertahan hingga 20 hari pada suhu 20oC, 11 hari pada suhu 25oC, dan 6 hari pada suhu 30oC.
PENGARUH KONSENTRASI PELARUT PADA PROSES EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAN JENIS KULIT LEMON LOKAL (Citrus limon (L.) Burm.f.) TERHADAP RENDEMEN MINYAK ATSIRI DAN KARAKTERISTIK SENSORI SABUN CAIR Mujdalipah, Siti; Brilianty, Sri Lina; Yosita, Lucy; mardiani, mardiani
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23917

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah kulit lemon yang sebelumnya hanya sebagai sampah yang tidak ada nilai jualnya menjadi berharga atau mempunyai nilai jual dengan menjadikannya minyak atsiri untuk diaplikasikan dalam pembuatan sabun cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut pada proses ekstraksi minyak atsiri dan jenis kulit lemon lokal terhadap rendemen dan karakteristik sabun cair. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu jenis kulit lemon segar atau kering dan konsentrasi pelarut metanol yang digunakan yaitu 100%, 85%, dan 70%, kemudian dilakukan dua ulangan setiap perlakuan. Adapun pengujian yang dilakukan adalah jumlah rendemen pada minyak atsiri, uji pH sabun cair, uji stabilitas busa, dan uji organoleptik hedonik yang meliputi aroma sabun cair, warna sabun cair, kejernihan sabun cair, dan viskositas sabun cair. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perbedaan interaksi antara jenis bahan dan konsentasi pelarut metanol tidak berpengaruh nyata (signifikan) pada taraf 5% dan 1% terhadap seluruh pengujian. Perbedaan jenis bahan memberikan pengaruh sangat nyata (signifikan) pada 1% terhadap rendemen minyak dan nyata 5% pada pH sabun cair,serta perbedaan konsentrasi pelarut metanol yang berpengaruh nyata (signifikan) pada 1% terhadap rendemen dan kejernihan, serta pada nyata 5% pada pH dan aroma sabun cair. Perlakuan terbaik didapatkan oleh B1C3 dengan karakteristik rendemen 283.35%; pH 9.82; tinggi busa 69.2%; aroma 1.54; warna 1.76; kejernihan 1.92; dan viskositas 1.67.
UJI SIFAT FISIKO KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MINUMAN YOGHURT NGEBOON PANORAMA INDONESIA Arifin, Muhammad Zainul; Widiaputri, Sarah Istiqomah
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23924

Abstract

Yoghurt adalah minuman yang saat ini sangat terkenal karena memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Yoghurt Ngeboon Panorama Indonesia terbuat dari susu yang telah di fermentasi dengan penambahan puree buah, gula, dan jelly sehingga memiliki karakteristik rasa yang unik dan diminati oleh semua kalangan baik ibu-ibu, pekerja kantoran hingga anak-anak. Puree buah yang ditambahkan membuat yoghurt ini lebih kaya akan gizi dan manfaatnya bagi tubuh karena memiliki gula alami, serat, berbagai vitamin, mineral, antioksidan dan polifenol. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik dari varian rasa yoghurt yang telah diproduksi oleh Ngeboon Panorama Indonesia. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu varian rasa yoghurt (stroberi, nanas, jambu dan tomat). Data yang didapat dianalisis dengan ANOVA (Analysis of Variance) pada α = 5%. Bila terdapat perbedaan maka dilakukan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Varian rasa yoghurt memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai lightness, redness, yellowness karena setiap buah memiliki kepekatan warna dan senyawa pigmen yang berbeda. Yoghurt dengan rasa stroberi memiliki kadar polifenol (632,847 mg/kg) dan aktivitas antioksidan (83,828%) tertinggi dibandingkan dengan yoghurt rasa lainnya. Dari tingkat kesukaan kenampakan, warna, aroma, tekstur, dan rasa pada semua varian rasa yoghurt ini sangat disukai oleh semua panelis kecuali yoghurt varian rasa tomat pada tingkat kesukaan warna hanya mendapatkan nilai suka dari semua panelis.
PENENTUAN UMUR SIMPAN DODOL KACANG MERAH MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF LIFE TEST (ASLT) MODEL ARRHENIUS Anzalina, Ghina; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i1.23918

Abstract

Dodol merupakan salah satu makanan kudapan tradisional yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Terdapat beragam jenis dodol, salah satunya yakni dodol kacang merah yang diproduksi oleh IRT Pusaka di daerah Cililin-Bandung Barat. Terdapat kekurangan dalam label produk dodol kacang merah IRT Pusaka yaitu belum dicantumkannya tanggal kadaluwarsa. Belum dilakukannya pengujian pendugaan umur simpan dodol kacang merah Cililin secara ilmiah menjadi alasan belum dicantumkannya informasi saran penyimpanan dan batas tanggal masa penyimpanan yang baik untuk dikonsumsi pada label kemasan produk. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkiraan umur simpan dodol kacang merah IRT Pusaka menggunakan metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) Model Arrhenius. Pengujian ASLT Model Arrhenius menggunakan dua faktor yaitu suhu penyimpanan (250C dan 350C) dan waktu penyimpanan (15 hari). Dodol kacang merah disimpan dalam inkubator dan diambil setiap 3 hari hingga hari ke 15 untuk pengujian parameter mutunya. Parameter mutu yang diamati adalah analisis jumlah kapang dan analisis kimiawi kadar gula. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan respon jumlah kapang umur simpan dodol kacang merah yang disimpan pada suhu 25°C dan 35°C berturut-turut adalah 14.27 hari dan 16.20 hari, sedangkan berdasarkan respon kadar gula umur simpan dodol kacang merah yang disimpan pada suhu 25°C dan 35°C berturut-turut adalah 15.08 hari dan 16.68 hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 8