cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : 2502647X     EISSN : 25031902     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan (P-ISSN 2502-647X dan E-ISSN 2503-1902) adalah jurnal ilmu kefarmasian dan kesehatan Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin yang dipublikasikan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) dalam bentuk cetak dan versi online. JIIS menerima artikel atau review yang meliputi bidang Farmasi dan Kesehatan. Artikel yang akan dimuat harus belum pernah dipublikasikan, original, dan tidak sedang dalam tahap review untuk kemungkinan dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang masuk akan direview oleh tim editor JIIS yang berasal dari dalam dan dari luar Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016)" : 13 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA IN VITRO Rahayu, Sri
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Salah satu penyakit saluran pencernaan adalah disentri yang ditandai dengan buang air besar encer disertai lendir dan darah lebih dari 3 kali per hari. Disentri disebabkan oleh bakteri Shigella dysenteriae, penyakit ini dapat diobati dengan tanaman yang berkhasiat sebagai antibakteri, salah satunya adalah pare. Bagian tanaman yang digunakan adalah buahnya. Buah pare (Momordica charantia L)  mengandung senyawa flavonoid yang berkhasit sebagai antibakteri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol buah pare (Momordica charantia L) terhadap bakteri Shigella dysenteriae. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 10%, 25%, dan 50%.  Zona bening yang terbentuk di sekitar kertas cakram menunjukkan adanya zona hambat.Hasil penelitian ekstrak etanol buah pare menunjukkan pada konsentrasi 10%, 25% dan 50% ada aktivitas antibakteri terhadap bakteri Shigella dysenteriae dengan diameter rata-rata zona hambat 8,3 mm, 9,3 mm dan 11,7 mm. Semakin besar konsentrasi ekstrak etanol buah pare semakin besar juga diameter zona hambat yang di hasilkan.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KULIT MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Handayani, Fitri; Sentat, Triswanto
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.233 KB)

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kegunaan dari kulit batang, buah hingga daun. Daun kersen mengandung flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai pengobatan obat luka bakar. Daun kersen digunakan sebagai pengobatan karena berfungsi sebagai analgetik dan antiinflamasi.Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Obyek yang diteliti adalah potensi ekstrak etanol daun kersen terhadap penyembuhan luka bakar pada kulit bagian punggung mencit putih jantan. Jumlah mencit yang digunakan adalah 20 ekor  dibagi dalam 5 kelompok yaitu kontrol positif (salep bermerek), kontrol negatif (vaselin flavum), kelompok ekstrak etanol daun kersen dalam vaselin flavum dosis 2,6 mg, 5,2 mg dan 10,4 mg. Punggung mencit diinduksi menggunakan solder panas dimodifikasi dengan lempeng stainless berukuran 1 x 1 cm2 selama 2 detik dan diukur diameter penyembuhan luka bakar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol positif menghasilkan persentase sebesar 100%, kontrol negatif (65%), ekstrak etanol daun kersen dosis 2,6 mg (84,3%), dosis 5,2 mg (85,3%) dan dosis 10,4 mg (93,3%). Hasil analisis data menggunakan analisis statistik. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (0,768>0,05) dan hasil uji (Test Homogeneity of Variances) menunjukkan bahwa data tidak homogen (0,016<0,05). Hasil uji Kruskal Wallis Test menunjukkan bahwa 5 (lima) kelompok perlakuan berbeda bermakna dan memiliki efek penyembuhan luka bakar (0,012<0,05), hasil uji Mann-Whitney Test menunjukkan bahwa kontrol positif dan dosis 10,4mg  terdapat perbedaan bermakna (0,043<0,05).
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PENYAKIT ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) PADA BALITA DI PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN 2016 Qiyaam, Nurul; Furqani, Nur; Febriyanti, Ayu
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang balita. Sejak 2008 ISPA merupakan penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Paruga Kota Bima, khususnya di Kelurahan Dara. Salah satu faktor terjadinya penyakit ISPA pada balita adalah pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA berdasarkan karakteristik pendidikan, pekerjaan dan usia ibu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Observasional Deksriptif dan desain studi cross sectional selama periode Maret - April 2016. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah  88 ibu yang memiliki balita. Data diperoleh dari pengisian kuesioner disertai dengan wawancara terhadap responden. Hasil penelitian didapatkan ibu yang memiliki pengetahuan baik sebesar (20,4%), cukup sebesar (53,4%) dan kurang sebesar (26,13%). Sehingga dapat disimpulkan tingkat pengetahuan ibu yang mendominasi pada kategori cukup.     
KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) EKSTRAK ETANOL BUAH SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Arsyad, M; Annisa, Ayu Rizki
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Buah sawo (Achras zapota L.) diketahui mengandung tanin dan flavonoid. Tanin dan flavanoid  diketahui dapat menghambat pertumbuhan Bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi hambat minimum ekstrak etanol buah sawo muda yang dapat menghambat total pertumbuhan Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dilusi. Konsentrasi ekstrak etanol buah sawo yang diuji adalah 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, 20%, 22,5%, dan 25%. Hasil penelitian menunjukkan Konsentrasi hambat minimal ekstrak buah sawo muda yang dapat menghambat total pertumbuhan Escherichia coli adalah 22,5%.
UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI KUERSETIN KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Soemarie, Yulistia Budianti
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Inflamasi merupakan reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera dan melibatkan lebih banyak mediator. Pemanfaatan obat tradisional perlu digunakan untuk meminimalisir efek samping obat golongan antiinflamasi non steroid, seperti penggunaan kulit bawang merah (Allium cepa L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi kuersetin dari ekstrak kulit bawang merah yang diperoleh dengan metode maserasi.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol positif (Kalium Diklofenak 6,5mg/kgBB), kontrol negatif (Na-CMC), kuersetin kulit bawang merah dosis I (50mg/kgBB), dosis II (100mg/kgBB) dan dosis III (200mg/kgBB). Pemberian senyawa uji dilakukan secara peroral, setelah 30 menit kaki mencit sebelah kanan diinduksi dengan karagenin 1%. Dianalisis volume radang kaki mencit dengan area under curve (AUC).Hasil penelitian menunjukan bahwa kuersetin kulit bawang merah memiliki aktivitas antiinflamasi. Dari hasil perhitungan nilai AUC tiap perlakuan didapatkan hasil nilai daya antiinflamasi untuk dosis I sebesar 57,13%, dosis II sebesar 59,08%, dan dosis III sebesar 73,75% dan dilakukan uji statistik ANOVA dengan nilai p-value 0,005 (< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara kontrol positif, dosis I, dan dosis II berbeda dengan dosis III, sehingga dosis optimal yang didapat yaitu dosis III (200 mg/kgBB).
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) SEBAGAI PENGAWET ALAMI ANTIMIKROBA Warnida, Husnul; Sukawaty, Yullia
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Pengawet adalah zat yang ditambahkan untuk melindungi produk kosmetik dari kontaminasi mikroba. Meningkatnya permintaan konsumen akan produk preservative-free mendorong pengembangan produk kosmetik yang menggunakan pengawet dari bahan. Salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai pengawet alami adalah daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak etanol daun salam sebagai pengawet antimikroba dalam sediaan krim sesuai prosedur pengujian pengawet antimikroba menurut Farmakope Indonesia Edisi IV.Daun salam diekstraksi menggunakan pelarut etanol 95%. Ekstrak daun salam diformulasikan dalam sediaan krim dengan konsentrasi 5% dan 10%. Pengujian dilakukan terhadap efektivitas pengawet antibakteri dengan metode cawan tuang dan perhitungan jumlah bakteri dengan metode lempeng.Persen kematian setelah 14 hari pengamatan terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus berturut-turut pada formula A sebesar 94,00% dan 84,5%, sedangkan formula B sebesar 97,28% dan 92,76%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun salam konsentrasi 5% dan 10% belum efektif sebagai pengawet dalam sediaan krim menurut Farmakope Indonesia Edisi IV. 
PENGARUH EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP MOTILITAS DAN KONSENTRASI SPERMATOZOA MENCIT JANTAN (Mus musculus) Safwan, Safwan; Sugara, Taufan; Rohmi, Mutiara Kusuma
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap mencit (Mus musculus) jantan untuk melihat konsentrasi s dan motilita spermatozoa. Sebanyak 20 mencit jantan berumur 2 bulan dengan berat badan 20-25 g dibagi kedalam 4 kelompok perlakuan. Pemberian ekstrak dilakukan  peroral setiap hari sampai hari ke 20. Pada hari ke 21 mencit dibunuh dan diperiksa motilitas dan konsentrasi spermatozoanya. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) yang diberikan 20 hari, dengan dosis 50 mg/g bb, 100 mg/g bb, dan 250 mg/g bb secara signifikan dapat meningkatkan motilitas dan konsentraasi spermatozoa mencit jantan
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PASIEN PNEUMONIA ANAK DI RS. PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DENGAN METODE DEFINED DAILY DOSE (DDD) Sari, Andriana; Safitri, Indah
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Pneumonia  adalah  salah  satu  penyakit  infeksi  saluran  napas  yang  paling  sering terjadi.  Pengobatan  pneumonia  pada  umumnya  dilakukan  dengan  terapi  empiris  yaitu menggunakan  antibiotika  spektrum luas.  Tingginya konsumsi antibiotika berkontribusi  pada resistensi. Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  kuantitas  penggunaan  dan  jenis  penggolongan antibiotika dengan menggunakan metode Defined Daily Dose (DDD) pada pasien  pneumonia anak  rawat  inap  di  RS  PKU  Muhammadiyah  Yogyakarta  periode  Januari-Desember  2014.Jenis  penelitian  ini  merupakan  penelitian  observasional  dengan  pengumpulan  data secara retrospektif yang didasarkan pada lembar rekam medik pada tahun 2014. Penelitian ini dilakukan terhadap 87 pasien  pneumonia anak yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil  penelitian menunjukkan  terdapat  11  jenis  antibiotika  yang  digunakan.  Total nilai  penggunaan antibiotika  sebesar  24,51  DDD/100  patient-days.  Kuantitas  penggunaan antibiotika  tiga terbesar  yaitu  Cefotaxime  14,64  DDD/100  patient-days,  Ampicillin  4,06 DDD/100 patient-days, dan Ceftazidime 1,84 DDD/100 patient-days. Berdasarkan  perhitungan  kuantitas  penggunaan  antibiotika  yang  pemakaiannnya paling  besar  untuk  pasien  pneumonia  anak  rawat  inap  di  RS  PKU  Muhammadiyah Yogyakarta periode Januari-Desember 2014 adalah cefotaxime 14,64 DDD/100 patient-days. 
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PERILAKU PENGOBATAN DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN Alfian, Riza
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor utama terjadinya coronary heart disease dan stroke. Prevalensi hipertensi di Provinsi Kalimantan Selatan menempati peringkat kedua sebesar 30,8%. Perilaku pasien terhadap terapi hipertensi merupakan salah satu faktor kunci yang menghalangi pengontrolan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku pengobatan, tekanan darah dan hubungan antara tingkat perilaku pengobatan dengan tekanan darah pasien hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin pada bulan April-Mei 2016.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Penentuan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 85 pasien dan kriteria eksklusi sebanyak 118 pasien. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan kondisi hamil, buta huruf dan tuli. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan kuesioner tingkat perilaku pengobatan. Data tekanan darah diambil dari catatan medis.Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan tingkat perilaku pengobatan dengan tekanan darah pasien hipertensi di Poliklinik penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin oleh tahap kontemplasi 51,76%, aksi 38,9%, prekontemplasi 8,23%, dan persiapan 1,17%. Tekanan darah sistolik rata-rata 167,17 mmHg dan tekanan darah diastolik rata-rata 97,18 mmHg. Hubungan tingkat perilaku pengobatan dengan tekanan darah tidak memiliki hubungan yang bermakna. Hubungan tingkat perilaku pengobatan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik sama-sama tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan hasil signifikansi masing-masing 0,934 dan 0,246. 
GAMBARAN SWAMEDIKASI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT DI DESA SUNGAI GAMPA ASAHI Sari, Ratih Pratiwi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Tumbuhan berkhasiat obat atau yang dikenal dengan obat herbal telah digunakan sejak dahulu kala secara turun-temurun untuk swamedikasi. Swamedikasi adalah upaya pengobatan diri sendiri menggunakan obat, obat tradisional, atau cara tradisional tanpa petunjuk ahlinya. Salah satu desa di Kabupaten Barito Kuala yang masih menggunakan tanaman obat untuk swamedikasi adalah Sungai Gampa Asahi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan  masyarakat tentang tanaman obat untuk swamedikasi di desa Sungai Gampa Asahi Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala.Jenis penelitian ini adalah penelitan deskriftif dengan metode pengambilan data menggunakan metode  non probability sampling dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini melibatkan sebanyak 178  responden dengan waktu pengambilan data dimulai dari 10 Mei sampai 02 Juli 2016. Pengambilan data yang dilakukan berupa wawancara dengan responden dan mengisi lembar observasi.Hasil dari penelitian ini berupa rekap data 12 jenis tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat desa Sungai Gampa Asahi, adapun 12 tanaman itu adalah nangka belanda/sirsak, kembang sepatu, jahe, kunyit, belimbing wuluh, jambu biji, bamban, sambung nyawa, sambung urat, lidah buaya, asam jawa dan jeruk nipis. Kemudian  takaran yang digunakan  masih takaran tradsional yakni selembar, sebiji, serimpang dan secukupnya. Adapun alasan penggunaan obat tradisional dengan tanaman obat berdasarkan urutannya yaitu : kepercayaan, lingkungan, biaya dan terakhir pengetahuan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13