JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa)
TERA (Journal of Engineering Technology) is peer-review journal providing original research papers, case studies, and articles review in engineering technology field. The journal can be used as an authoritative source of scientific information for researchers, researcher academia or institution, industrial engineer, and government agencies. Paper topics of JTERA focused on engineering including informatics engineering, computer engineering, electrical engineering, mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering, environmental engineering, and other topics related to engineering. JTERA is published by Politeknik Sukabumi and managed to be issued twice in every volume on June and December.
Articles
38 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1: June 2019"
:
38 Documents
clear
Analisis Kategori Iklan Berbasis Facebook Ads untuk UKM
Aulia Fashanah Hadining;
Elfrida Iriana Sari;
Kusnadi Kusnadi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.41-46
Pertumbuhan pengguna internet yang cepat serta jumlah pengguna social media Facebook yang menduduki peringkat pertama dibandingkan dengan social media lain di Indonesia, membuka peluang besar bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk menggunakannya sebagai media pemasaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kategori iklan berbasis Facebook Ads sebagai media promosi UKM. Metode yang digunakan adalah dengan menguji tiga tipe gambar dan empat lokasi iklan Facebook yaitu Desktop Facebook (News Feed), Mobile Messenger (Messenger Home), Mobile Instagram (News Feed), dan Mobile Facebook (News Feed). Dari pengujian tersebut, akan diperoleh data hasil pengujian iklan yang diukur tingkat efektivitas dan efisiensinya berdasarkan metrik iklan reach, Unique Click Through-Rate (UCTR), Unique Click, dan Cost per Unique Click (CUC). Ketiga iklan Facebook tersebut dilakukan uji perbandingan iklan ke dalam setiap metrik pengukuran iklan. Hasil analisis diperoleh iklan paling efektif dan efisien adalah iklan dengan lokasi Mobile Facebook (News Feed). Diperoleh jumlah klik iklan sebanyak 3.449 unique click, biaya iklan Rp. 2.000,00 sampai Rp. 2500,00 per klik yang masih terjangkau, serta nilai UCTR adalah 120% dibagi 8 hari diperoleh 15%.
Implementasi Sistem Kontrol Irigasi Tetes Menggunakan Konsep IoT Berbasis Logika Fuzzy Takagi-Sugeno
Fitria Suryatini;
Maimunah Maimunah;
Fachri Ilman Fauzandi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.115-124
Irigasi merupakan faktor penting dalam proses budidaya tanaman. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya pengelolaan air secara tepat khususnya dalam irigasi. Salah satu metode irigasi yang banyak digunakan adalah irigasi tetes. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem kontrol irigasi tetes berdasarkan kondisi suhu dan kelembapan tanah menggunakan kendali logika fuzzy Takagi-Sugeno yang diimplementasikan menggunakan konsep Internet of Things (IoT). Perangkat keras yang digunakan adalah Raspberry Pi 3 model B sebagai pusat kendali, sensor suhu DS18B20, dan sensor kelembapan tanah SKU:SEN0193. Keluaran kendali fuzzy menentukan durasi penyalaan solenoid valve untuk mengairi tanaman. Sumber air irigasi berasal dari tangki yang dapat terisi secara otomatis menggunakan motor pompa dan sensor ultrasonik HCSR04 sebagai pendeteksi level air. Aplikasi Android digunaka untuk kendali jarak jauh dan monitoring parameter yang dikirim secara realtime melalui database online Firebase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat menjaga kelembapan tanah pada kelembapan rata-rata sebesar 98,4% dengan durasi penyiraman rata-rata sebesar 453,6 detik. Rata-rata volume air yang terpakai pada proses penyiraman sebanyak 10,9 liter. Selain itu, sistem dapat melakukan proses monitoring dan pengontrolan jarak jauh dengan delay rata-rata 2 detik.
Analisis Intensitas, Durasi, dan Frekuensi Kejadian Hujan di Wilayah Sukabumi
Dewi Ayu Sofia;
Noneng Nursila
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.85-92
Intensitas dan durasi merupakan parameter penting dalam proses pengalihragaman hujan menjadi aliran. Kedua parameter ini secara statistik dapat dihubungkan dengan suatu frekuensi kejadiannya dan menghasilkan grafik hubungan Intensitas-Durasi-Frekuensi (IDF). Kurva IDF dapat digunakan untuk menghitung limpasan dan debit puncak bila menggunakan rumus rasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis intensitas curah hujan dan menggambarkan kurva IDF pada stasiun hujan yang tersebar di wilayah Sukabumi. Metode perhitungan intensitas hujan yang digunakan adalah dengan menggunakan rumus pendekatan empirik, yakni Haspers dan Mononobe. Hasil penelitian kurva IDF untuk semua stasiun hujan menunjukan hujan deras terjadi pada durasi pendek dan terdapat perbedaan nilai intensitas hasil perhitungan dengan menggukan Rumus Haspers dan Mononobe. Namun demikian, penelitian ini belum dapat memutuskan rumus empirik yang paling cocok untuk menghitung intensitas curah hujan di wilayah Sukabumi.
Desain Awal Pembuatan Glider Autonomous Underwater Vehicle (AUV) Parahyangan
Faisal Wahab
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.29-36
Perkembangan teknologi robot bawah air saat ini menjadi banyak perhatian. Salah satu jenis robot bawah air adalah Glider Autonomous Underwater Vehicle (AUV). Robot ini dapat bekerja secara otomatis tanpa operator berdasarkan perubahan daya apung (buoyancy) agar dapat bekerja dalam tiga kondisi, yaitu mengapung, melayang, dan tenggelam. Penelitian ini merupakan desain awal dan pembuatan Glider AUV Parahyangan berbiaya rendah. Robot yang dirancang terdiri dari sistem elektrik, mekanik, dan program. Robot ini dibuat memiliki satu derajat kebebasan yaitu menggerakan sudut pitch dengan menggunakan dua buah penggerak. Penggerak pertama digunakan untuk mengubah daya apung dengan memasukan air ke dalam tangki robot, sedangkan penggerak kedua digunakan untuk menggeser movable mass sehingga sudut pitch robot ini dapat dikendalikan. Hasil eksperimen menunjukan sistem elektrik, mekanik, dan program dapat bekerja sesuai dengan perancangan. Robot ini diujicobakan juga dengan diberi setpoint sudut pitch sebesar 14° dan hasilnya robot dapat mencapai set point pada detik ke-46. Pada uji coba tersebut, robot mengalami osilasi ketika menuju setpoint yang yang disebabkan oleh getaran motor stepper. Namun demikian, osilasi dapat berkurang saat robot mencapai setpoint.
Pembuatan Serbuk Mangan Sulfat dari Pelindian Bijih Mangan Kadar Rendah dengan Metode Kristalisasi
Ahmad Royani
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.53-60
Mangan Sulfat adalah bahan baku penting dalam produksi beberapa senyawa mangan di berbagai industri. Oleh karena itu, pembuatan Mangan Sulfat dari bijih mangan kadar rendah untuk produksi senyawa dengan kemurnian yang tinggi menjadi hal yang sangat penting. Untuk membuat serbuk MnSO4.H2O dengan kemurnian tinggi dari larutan hasil pelindian bijih mangan, maka perlu dilakukan proses kristalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat serbuk Mangan Sulfat dari pelindian bijih mangan kadar rendah dengan metode kristalisasi. Kristalisasi dilakukan pada setiap sampel sebanyak 500 mL larutan Mangan Sulfat pada suhu ± 98oC dalam berbagai waktu. Kemudian didinginkan pada temperatur kamar ± 30oC dan pada media air es ± 3oC. Analisis kadar mangan sebelum dan sesudah proses kristalisasi dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrometer. Morfologi serbuk produk mangan dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope yang dilengkapi dengan Energy Dispersive Spectrometer. Hasil kristalisasi sangat efektif untuk menghilangkan unsur pengotor dalam serbuk MnSO4.H2O. Unsur pengotor mengalami penurunan sebesar 99,15% dan 98,96% dalam proses kristalisasi dengan pendinginan di udara dan pendinginan menggunakan air es. Sementara itu, serbuk kristal yang dihasilkan mengandung lebih dari 98% MnSO4.H2O dengan unsur pengotor dibawah 2%. Serbuk kristal pada pendinginan udara cenderung memiliki struktur yang lebih teratur dan berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan struktur dan ukuran kristal pada pendinginan air es.
Optimasi Desain Kombinasi Agitator pada Anaerobic Buffled Reactor Biomass
Safril Safril
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.125-130
Saat ini pengembangan pembangkit biomassa menjadi fokus utama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Masalah yang sering terjadi dalam pembangunan pembangkit biomassa adalah terbatasnya teknologi yang efisien dalam memproduksi gas metana sebagai penghasil listrik. Pembangkit listrik tenaga biomassa akan mengalami kegagalan dalam memproduksi gas metana (CH4) jika tidak memperhatikan teknologi pada reaktor. Dengan demikian, diperlukan desain reaktor yang dapat mengoptimalkan hasil gas metana. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengoptimasi desain kombinasi agitator pada Anaerobic Buffled Reactor Biomass (ABRb) sehingga dapat meningkatkan nilai gas metana yang dihasilkan melalui kinerja agitator. Desain teknologi ini diadopsi dari tipe Anaerobic Buffled Reactor sebagai pembangkit listrik tenaga biomassa. Sebelumnya teknologi ini telah digunakan dalam sebuah penelitian dan mampu menghasilkan gas metana berkisar antara 55% sampai 70%. Efek laju aliran massa dan interaksi agitator terhadap reaktor termasuk suhu, waktu, dan massa limbah organik menjadi metode pada penelitian ini. Hasil optimasi desain kombinasi agitator pada ABRb ini mempengaruhi pada tingkat laju gas metana dan nilai kalkulasi yang dihasilkan selama lima hari adalah 5,63% dan mencapai nilai maksimum 73,43% dalam 15 hari.
Sistem Kontrol Pengisian Baterai pada Penerangan Jalan Umum Berbasis Solar Cell
Ihsan Auditia Akhinov;
Devi Handaya
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.93-98
Penggunaan solar cell sebagai sumber tenaga listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) sudah banyak digunakan. Solar cell menerima energi matahari yang penyinarannya tidak konstan. Hal ini menjadikan energi matahari yang disimpan ke dalam baterai dalam bentuk energi listrik akan mempengaruhi kualitas baterai dan lampu pada PJU. Untuk tetap bisa memanfaatkan energi matahari yang efisien, diperlukanlah sebuah sistem kontrol yang akan mengatur tegangan dan arus menuju baterai dan lampu Light Emmiting Diode (LED). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol pengisian baterai pada PJU berbasis solar cell. Perancangan sistem kontrol PJU otomatis ini berbasis analog menggunakan DC boost converter XL6009E1. Dengan perancangan sistem kontrol, solar cell mampu memberikan efisiensi daya sampai 78% dan efisiensi penggunaan lampu sampai 94%. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap dapat beraktivitas di malam hari tanpa perlu dibebani biaya listrik dan sistem otomatis dapat mempermudah penggunaan PJU di jalan umum.
Ulasan Teknologi Pretreatment Terkini Limbah Cair POME Sebagai Umpan Digester Biogas
Galuh Wirama Murti;
Astri Pertiwi;
Imron Masfuri;
Asmi Rima Juwita;
Arya Bhaskara Adiprabowo;
Ridho Dwimansyah;
Semuel Pati Senda;
Dwi Husodo Prasetyo
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.17-28
Pengolahan anaerob merupakan teknologi efektif yang murah untuk mengolah limbah cair kelapa sawit (POME) menjadi biogas yang dapat dijadikan bahan bakar atau listrik. Yield biogas dapat ditingkatkan dengan menerapkan teknik pretreatment limbah POME sebelum menuju digester. Umumnya, teknik pretreatment ini adalah tahapan hidrolisis yang merupakan tahap pertama dari produksi biogas. Tujuan dari pretreatment ini untuk memecah padatan atau gumpalan komponen agar lebih mudah dicerna oleh bakteri. Studi ini berisi ulasan perbandingan keunggulan dan kelemahan beberapa metode pretreatment terkini termasuk dengan evaluasi biaya operasional yang sesuai untuk diaplikasikan pada pengolahan pretreatment limbah POME di PKS Sei Pagar. Berdasarkan hasil seleksi, teknik pretreatment dengan karakteristik limbah POME yang memiliki biaya operasional relatif rendah yaitu teknik ultrasonik dan ozonasi.
Kajian Tekno Ekonomi Upgrading Biogas Berbasis POME Dengan Teknologi Water Scrubber
Agus Sugiyono;
Asmi Rima Juwita;
Zulaicha Dwi Hastuti;
Ira Fitriana
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.61-68
Biometana dari POME (palm oil mill effluent) merupakan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi gas alam dan LPG. Produksi biometana dapat mencapai 10% dari konsumsi gas bumi saat ini atau setara dengan 20% dari konsumsi LPG bila keseluruhan kapasitas produksi pabrik kelapa sawit dioptimalkan. Salah satu teknologi untuk produksi biometana yang sudah komersial untuk skala industri adalah water scrubber. Penerapan teknologi ini, khususnya di pabrik kelapa sawit Sei Pagar, Riau dengan kapasitas 250 Nm3/jam, belum ekonomis. Makalah ini bertujuan untuk melakukan kajian tekno ekonomi upgrading biogas berbasis POME dengan teknologi water scrubber. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, biaya investasi upgrading biogas plant mencapai 53,2 miliar rupiah, sedangkan biaya operasi dan perawatannya mencapai 8,3 miliar rupiah. Harga biometana masih lebih mahal dari pada harga gas bumi sebesar 5,62 USD/MMBTU. Pada harga gas di atas 18,5 USD/MMBTU, upgrading biogas plant layak untuk dikembangkan. Kendala yang dihadapi dalam mencapai kelayakan adalah biaya investasi yang mahal serta harga gas bumi yang lebih murah. Berbagai kebijakan seperti transisi energi dan feed in tariff untuk energi terbarukan serta penerapan biaya eksternalitas dan depletion premium untuk energi fosil diharapkan dapat mendorong kelayakan penggunaan biometana berbasis POME di masa mendatang.
Analisis Kinerja Mesin Pendingin Kompresi Uap Menggunakan HFC-236fa Sebagai Alternatif Pengganti R-22
Sukarman Sukarman;
Amri Abdullah;
R. Hengki Rahmanto
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.131-138
Salah satu indikasi fluida ramah lingkungan yaitu memiliki indeks Ozone Depletion Potentials yang rendah. Indeks Ozone Depletion Potentials untuk refrigerant R22 dan fuida HFC-236fa berturut-turut adalah 0,055 dan 0. Data Environmental Protection Agency menunjukan bahwa HFC-236fa memiliki tingkat toksisitas yang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin pendingin kompresi uap menggunakan HFC-236fa sebagai alternatif pengganti refrigerant R22. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan pengujian refrigerant R22 dan HFC-236fa pada mesin pendingin kompresi uap. Analisis koefisien kinerja dilakukan untuk memastikan fluida HFC-236fa mempunyai kinerja yang cukup untuk menggantikan refrigerant R22. Pengaturan efek refrigerasi dilakukan dengan mengendalikan putaran kipas pada lima level kecepatan. Sifat-sifat termal dari kedua fluida digunakan untuk menganalisis data pengujian sehingga bisa diketahui kinerja termodinamikanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Coefficient of Performance fluida HFC-236fa mencapai 2,5 sampai 3,1. Hasil validasi terhadap analis matematis hitungan manual menggunakan software Genetron Properties 1.1 menunjukan hasil yang baik.