JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa)
TERA (Journal of Engineering Technology) is peer-review journal providing original research papers, case studies, and articles review in engineering technology field. The journal can be used as an authoritative source of scientific information for researchers, researcher academia or institution, industrial engineer, and government agencies. Paper topics of JTERA focused on engineering including informatics engineering, computer engineering, electrical engineering, mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering, environmental engineering, and other topics related to engineering. JTERA is published by Politeknik Sukabumi and managed to be issued twice in every volume on June and December.
Articles
482 Documents
Optimasi Desain Kombinasi Agitator pada Anaerobic Buffled Reactor Biomass
Safril Safril
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.125-130
Saat ini pengembangan pembangkit biomassa menjadi fokus utama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Masalah yang sering terjadi dalam pembangunan pembangkit biomassa adalah terbatasnya teknologi yang efisien dalam memproduksi gas metana sebagai penghasil listrik. Pembangkit listrik tenaga biomassa akan mengalami kegagalan dalam memproduksi gas metana (CH4) jika tidak memperhatikan teknologi pada reaktor. Dengan demikian, diperlukan desain reaktor yang dapat mengoptimalkan hasil gas metana. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengoptimasi desain kombinasi agitator pada Anaerobic Buffled Reactor Biomass (ABRb) sehingga dapat meningkatkan nilai gas metana yang dihasilkan melalui kinerja agitator. Desain teknologi ini diadopsi dari tipe Anaerobic Buffled Reactor sebagai pembangkit listrik tenaga biomassa. Sebelumnya teknologi ini telah digunakan dalam sebuah penelitian dan mampu menghasilkan gas metana berkisar antara 55% sampai 70%. Efek laju aliran massa dan interaksi agitator terhadap reaktor termasuk suhu, waktu, dan massa limbah organik menjadi metode pada penelitian ini. Hasil optimasi desain kombinasi agitator pada ABRb ini mempengaruhi pada tingkat laju gas metana dan nilai kalkulasi yang dihasilkan selama lima hari adalah 5,63% dan mencapai nilai maksimum 73,43% dalam 15 hari.
Analisa Kesuksesan Sistem Informasi Akademik Menggunakan Model Terintegrasi
Lani Nurlani;
Budi Permana
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 2: December 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v2.i2.2017.105-116
Evaluasi sistem informasi diperlukan untuk mengetahui kesuksesan sistem yang diterapkan, termasuk pada sistem informasi akademik di Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggabungkan model penerimaan teknologi informasi dan model kesuksesan sistem informasi yaitu UTAUT (Unified Theory of Acceptance Technology), D&M IS Success Model, dan HOT-Fit (Human Organization and Technology Fit) untuk menganalisa kesuksesan sistem informasi. Penggabungan model dipilih untuk meneliti pengaruh konstruk ke niat keperilakuan (behavioral intention) dan menghubungkan penggunaan dengan dampaknya. Disamping itu, ditambahkan pula variabel moderator yaitu gender untuk mengetahui hubungan faktor individu (human context) dengan niat keperilakuan. Model persamaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Model (SEM) menggunakan SPSS AMOS v.22. Variabel yang digunakan dalam model terintegrasi ini antara lain faktor manusia, faktor teknologi, faktor organisasi, niat keperilakuan, kepuasan pengguna, dan manfaat-manfaat bersih. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian reliabilitas, CFA, teknik Kolmogrov-Smirnov Goodness of Fit Test, hingga pengujian keseluruhan model.
Sistem Cerdas Pemilah Sampah Logam Non-Logam dan Penghitung Volume Sampah
Maya Rahayu;
Amy Nadia Hidayah;
Ridwan Solihin;
Suci Ramadona
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 6, No 2: December 2021
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v6.i2.2021.303-312
Saat ini kesadaran manusia untuk membuang sampah sesuai jenis sampah pada tempatnya masih sangat rendah, sehingga semua jenis sampah bercampur. Tercampurnya berbagai jenis sampah dapat merusak atau mengurangi nilai material yang dapat dimanfaatkan lagi, khususnya sampah berunsur logam yang memiliki nilai jual tinggi. Dengan pemilahan sampah yang sesuai dengan jenis sampahnya maka dapat dilakukan proses daur ulang. Oleh karena itu, pada makalah ini dibuat inovasi tempat sampah yang dapat memisahkan sampah jenis logam atau non-logam secara otomatis. Cara kerja dari sistem ini yaitu sampah ditempatkan di penampungan awal, kemudian dideteksi oleh sensor proximity untuk menentukan apakah sampah tersebut jenis logam atau non-logam. Ketika sampah terdeteksi logam, maka tempat penampungan sampah dapat menjatuhkan sampah ke tempat sampah logam dengan bantuan servo. Begitu juga dengan sampah non-logam. Volume sampah dapat dideteksi oleh sensor ultrasonik. Apabila volume tempat sampah sudah maksimal, maka alarm bisa berbunyi. Selanjutnya data volume tempat sampah ditransmisikan oleh modul WiFi ke aplikasi pada smartphone, sehingga petugas sampah dapat mengetahui apabila volume sampah mencapai maksimum. Setelah dilakukan pengujian, sistem dapat dikategorikan sangat baik dengan akurasi pembacaan sensor yang di atas 95% bahkan akurasi jarak dalam mendeteksi volume yang mencapai lebih dari 98%. Adapun delay rata-rata pergerakan servo lebih cepat dari 5 detik dan presentase error pada pengiriman data ke aplikasi yang mencapai 0%.
Sistem Pemantauan Kualitas Air Sungai di Kawasan Industri Berbasis WSN dan IoT
Trisiani Dewi Hendrawati;
Nirfan Maulana;
Adnan Rafi Al Tahtawi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 2: December 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i2.2019.283-292
Air telah menjadi salah satu kebutuhan utama manusia, khususnya pada aliran air sungai yang terhubung dengan limbah pembuangan industri. Persyaratan kualitas air yang berhubungan langsung dengan kesehatan diantaranya kadar pH, kekeruhan, dan suhu air. Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu sistem pemantauan kualitas air sungai berbasis teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT). Sistem pemantauan dirancang menggunakan sensor pH electrode probe untuk mengukur pH, GE turbidity SKU SEN0189 untuk mengukur kekeruhan, dan DS18B20 untuk mengukur suhu air. Perancangan sistem WSN menggunakan NRF24L01 untuk mengirimkan data sensor dari tiga node ke base sebagai pusat data, sedangkan perancangan IoT menggunakan ESP8266 sebagai pengirim data ke database melalui jaringan internet dan ditampilkan pada halaman website. Berdasarkan hasil pengujian, sistem pemantauan dapat bekerja dengan baik pada aliran sungai saat cuaca dan kondisi sungai yang normal dengan jangka waktu maksimal 3 jam.
Analisis Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Hasil Air DAS Cicatih
Haki Yusdinar;
Suria Darma Tarigan;
Kukuh Murtilaksono
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v3.i2.2018.231-248
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan hasil air beserta karakteristik hidrologi pada DAS Cicatih yang terjadi tahun 2006-2016. Penggunaan model hidrologi HEC-HMS digunakan untuk simulasi hasil air dan debit puncak terhadap penggunaan lahan berdasarkan pada skenario yang telah disusun. Pengaruh skenario perubahan penggunaan lahan ini dianalisis untuk melihat penggunaan lahan terbaik terhadap hasil air, debit puncak, serta KAT-KRA DAS Cicatih. Penggunaan lahan tahun 2006 diperoleh berdasarkan peta citra Landsat 5 ETM+ melalui metode supervised (maximum likelihood) dengan tingkat akurasi kappa sangat baik. Peta penggunan lahan tahun 2016 diperoleh dengan citra lansat 8 OLI TIRS dengan peta rujukan RBI dan Google Earth Pro serta groundcheck pada lokasi-lokasi tertentu. Penggunaan model HEC-HMS untuk hasil air dan debit puncak diperoleh pada tingkat akurasi Z > 20% dengan RMSE sebesar 13,4 m3/dt serta nilai NSE 0,649 sebagai kalibrasi model pada penggunaan lahan tahun 2006. Konsistensi model diujikan terhadap penggunaan lahan tahun 2016 dengan nilai Z > 20%, RMSE 14,1 m3/dt, serta NSE 0,579. Berdasarkan skenario yang disusun diperoleh penurunan hasil air pada penggunaan lahan skenario penerapan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Sukabumi periode 2032 yaitu sebesar 9,03%, debit puncak 22,61% serta KRA dan KAT berturut-turut berkategori sangat rendah dan rendah.
Analisa Kapasitas Watermark pada Sistem Watermarking Reversibel Berbasis OFDM-CDMA
Rahmawati Hasanah;
Nurul Zahra Nafila
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v5.i2.2020.247-256
Watermarking reversibel merupakan sistem watermarking yang bertujuan untuk mendapatkan watermark ataupun menghapus watermark dari media yang disisipi watermark tanpa merusak kualitas media tersebut. Salah satu metode yang digunakan pada watermarking reversibel adalah metode Orthogonal Frequency Division Multiplexing-Code Division Multiple Access (OFDM-CDMA). Pada metode ini watermark bentuk serial dikonversi menjadi paralel, kemudian dimultipleks untuk mengefisiensikan bandwidth. Deretan watermark paralel ini kemudian dikalikan dengan kode spreading untuk memperkuat sifat orthogonalitas tiap deretan, sehingga meminimalisir error pada saat ekstraksi. Metode ini dapat menampung watermark dengan kapasitas yang tinggi, namun pada beberapa nilai kapasitas yang diberikan, terdapat beberapa nilai kapasitas yang menyebabkan nilai Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) menurun dan nilai Bit Error Rate (BER) meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya kapasitas watermark adalah nilai power watermark (α). Pada penelitian ini, dilakukan analisis mengenai hubungan besarnya kapasitas watermark dengan besarnya nilai power watermark (α) yang digunakan agar tetap menghasilkan nilai BER yang kecil. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis skema modulasi yang berbeda yaitu Binary Phase Shift Keying (BPSK), Quadrature Phase Shift Keying (QPSK), dan Quadrature Amplitude Modulation (QAM). Hasil yang didapat yaitu, untuk mempertahankan nilai BER yang kecil, besarnya nilai kapasitas watermark yang digunakan berbanding terbalik dengan besar nilai power watermark.
Sistem Kontrol Pengisian Baterai pada Penerangan Jalan Umum Berbasis Solar Cell
Ihsan Auditia Akhinov;
Devi Handaya
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.93-98
Penggunaan solar cell sebagai sumber tenaga listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) sudah banyak digunakan. Solar cell menerima energi matahari yang penyinarannya tidak konstan. Hal ini menjadikan energi matahari yang disimpan ke dalam baterai dalam bentuk energi listrik akan mempengaruhi kualitas baterai dan lampu pada PJU. Untuk tetap bisa memanfaatkan energi matahari yang efisien, diperlukanlah sebuah sistem kontrol yang akan mengatur tegangan dan arus menuju baterai dan lampu Light Emmiting Diode (LED). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol pengisian baterai pada PJU berbasis solar cell. Perancangan sistem kontrol PJU otomatis ini berbasis analog menggunakan DC boost converter XL6009E1. Dengan perancangan sistem kontrol, solar cell mampu memberikan efisiensi daya sampai 78% dan efisiensi penggunaan lampu sampai 94%. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap dapat beraktivitas di malam hari tanpa perlu dibebani biaya listrik dan sistem otomatis dapat mempermudah penggunaan PJU di jalan umum.
Implementasi Awal Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada UKM Menggunakan Kontrol ISO/IEC 27002
Rokhman Fauzi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v3.i2.2018.145-156
Informasi merupakan aset organisasi yang harus dilindungi keamanannya. Sistem manajemen keamanan informasi diimplementasikan untuk melindungi aset informasi dari berbagai ancaman untuk menjamin kelangsungan usaha, meminimalisasi kerusakan akibat terjadinya ancaman, mempercepat kembalinya investasi, dan peluang usaha. Pada penelitian ini, standar internasional ISO/IEC 27001 dan analisis risiko metode OCTAVE-S digunakan dalam perancangan sistem manajemen keamanan informasi di salah satu perusahaan yang merupakan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang engineering services. Sesuai dengan kondisi perusahaan, analisis risiko dilakukan menggunakan metode OCTAVE-S. Implementasi awal sistem manajemen keamanan informasi dilakukan menggunakan kontrol-kontrol pada ISO/IEC 27002. Prioritas utama hasil implementasi adalah penyusunan kebijakan dan prosedur serta peningkatan kesadaran keamanan informasi.
Analisis Unjuk Kerja Sistem FBMC OQAM Menggunakan K-NN Clustering Sebagai Pengganti Demapper
Caesar Sabani;
Anggun Fitrian Isnawati;
Mas Aly Afandi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v5.i2.2020.175-184
Kanal komunikasi sistem Filter Bank Multicarrier (FBMC) melakukan pengiriman dan penerimaan sebuah sinyal informasi melalui pengelompokan simbol pada bagian penerima (receiver). FBMC merupakan salah satu metode yang lebih baik dibandingkan Ortoghonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) dalam proses modulasi karena sifat orthogonalitas yang membagi bandwidth untuk sub-saluran tetangga. Penggunaan modulasi Offset Quadrature Amplitude Modulation (OQAM) yang memiliki kestabilan sistem lebih baik dari QAM biasa dimana OQAM lebih kuat terhadap efek dispersi serta mampu memperbaiki proses decision dan memiliki kecepatan yang tinggi. Algoritma deteksi simbol yang digunakan adalah metode Zero Forcing (ZF). Istilah dari pengelompokan pada sisi penerima ini biasa disebut dengan demapper. Penelitian ini berfokus pada unjuk kerja K-NN (K-Nearest Neighbor) clustering yang menggantikan fungsi demapper FBMC pada biasanya. Demapper K-NN menggunakan metode Euclidean Distance yang mengelompokkan bit-bit dari blok diagram pasca pengolahan OQAM menuju diagram 16 QAM. Parameter unjuk kerja sistem pada penelitian ini yaitu diukur dengan Signal to Noise Ratio (SNR) terhadap Bit Error Rate (BER) dan kapasitas saluran. Hasil penelitian menunujukan FBMC OQAM ZF demapper K-NN memiliki nilai BER lebih baik dibandingkan yang tidak menggunakan ZF. Peningkatan nilai SNR yang digunakan dapat menghasilkan nilai kapasitas kanal yang semakin meningkat.
Perilaku Guru dan Pegawai Sekolah Terhadap Penerapan Program Zero Waste di Sekolah: Studi Kasus SMK Maitreyawira Batam
Gita Prajati;
Darwin Darwin
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 1: June 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v2.i1.2017.39-46
Zero waste (nol sampah) merupakan suatu konsep pengurangan produksi sampah. Konsep zero waste ini salah satunya dengan menerapkan prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle). Penerapan program zero waste dapat memberikan kontribusi dalam pemeliharaan lingkungan, yaitu dengan cara meminimalisir bahkan menghilangkan pembuangan sampah ke alam semesta dengan cara pengolahan kembali. Indonesia sendiri sudah mulai memperkenalkan konsep zero waste ini ke masyarakat, salah satunya melalui sekolah-sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap dari guru dan pegawai sekolah terhadap penerapan program zero waste di sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuisioner. Data-data yang terkumpul dianalisa menggunakan metode chi-square. Ada lima variabel independen, yaitu pengetahuan, sikap menerima, sikap merespon, sikap menghargai dan sikap bertanggungjawab, sedangkan variabel dependen adalah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya satu variabel yang memiliki hubungan yang signifikan terhadap penerapan zero waste di sekolah, yaitu sikap menerima.