cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 373 Documents
Perancangan Mesin Pengolah Kerupuk Ikan Sungai Khas Kotabangun Kalimantan Timur etwin Fibrianie
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.348 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.9175

Abstract

Kerupuk ikan sungai (ikan gabus dan ikan pipih) Mahakam Kalimantan Timur merupakan salah satu makanan khas Kalimantan Timur. Selain untuk di konsumsi sehari-hari, kerupuk ini juga merupakan salah satu alternatif buah tangan khas Kalimantan Timur. Salah satu contohnya adalah krupuk ikan khas Kotabangun Kalimntan Timur. Dalam pengolahannya, krupuk ikan ini terdiri dari tahapan pengerikan daging ikan sungai, penggilingan daging ikan, pencampuran bahan, perebusan adonan, penjemuran, pemotongan kerupuk. Masalah dalam pengolahan kerupuk ini adalah pada pemotongan adonan kerupuk masih manual, dan peletakan mesin giling dan alat potong kerupuk berjauhan sehingga tidak efisien waktu dalam pengolahannya. Dengan metode preliminary, process design, final design dan prototyping dihasilkan rancangan mesin giling dan mesin potong kerupuk dalam satu meja kerja yang bekerja secara otomatisasi dengan digerakkan dengan motor 1 HP dengan panjang sabuk L1= 1464,72 mm, L2= 978,536 mm, L3 = 1200,39 mm, L4 = 1531,874 mm. Kecepatan sabuk V1 = 5702,554 m/s, V2 = 3801,697 m/s. Putaran poros n1= 1430 rpm, n2= 327,148 rpm, n3= 133,93 rpm. Panjang pisau 180 mm, panjang plat besi pisau 40 cm, ketebalan plat 6 mm, derajat ketebalan pisau 100, panjang engkol penggerak 480 mm. 
Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan Kerja Karyawan Bagian Produksi di PT. P&P Bangkinang Cabang Bangkinang Tengku Nurainun ST., MT
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v1i1.9178

Abstract

PT. P & P Bangkinang Cabang Bangkinang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan karet setengah jadi atau penggilingan karet, pada proses bahan bakunya banyak mengandung air dan menggunakan mesin-mesin besar yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu lokasi pabrik secara tidak langsung akan basah dan licin, hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan terganggunya proses produksi, melihat kondisi yang ada maka pihak perusahaan membuat program keselamatan kerja karyawan agar dapat memperlancar jalannya proses produksi. Dalam penelitian ini akan menggunakan persepsi karaywan tentang pelaksanaan program keselamatan kerja dengan tujuan untuk melakukan evaluasi mengenai pelaksanaan program keselamatan kerja karyawan bagian produksi.  Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan program keselamatan kerja sudah dilaksanakan, tetapi masih ada beberapa kekurangan, seperti kurang banyaknya poster yang dipajang dan juga penempatan poster tidak ditempatkan disetiap stasiun kerja, selain itu pihak manajemen perusahaan kurang tegas dalam menjalankan program keselamatan kerja, sehingga mengakibatkan kurangnya kesadaran karyawan untuk melaksanakan program keselamatan kerja, seperti kurangnya antusiasme karyawan untuk mengikuti program penyuluhan keselamatan kerja dan juga kurangnya kesadaran karyawan untuk memakai Alat Pelindung Diri. Kata Kunci: Karyawan, Kuisioner,  Program keselamatan kerja.
Optimalisasi Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja pada Stasiun Kerja Hoisting Crane Menggunakan Metode Work Sampling (Studi Kasus: PT. X) Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Nofirza Nofirza; Muhammad Rizki; Fitriani Surayya Lubis
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.666 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i2.8984

Abstract

             Manusia Menjadi salah satu faktor utama dalam menjamin kelancaran proses produksi pada suatu perusahaan atau industri. Ketersediaan tenaga kerja dengan tingkat keterampilan yang memadai dalam jumlah yang tepat merupakan salah satu kunci penting keberhasilan dalam mencapai pemenuhan permintaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persen produktif rata-rata operator sehingga dapat ditentukan waktu standar yang diperlukan operator dalam melakukan tugasnya sehingga dapat ditentukan jumlah optimal kebutuhan tenaga kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Work Sampling. Metode ini adalah suatu teknik kerja untuk menentukan sejumlah pengamatan terhadap aktivitas kerja dari mesin, proses dan pekerja atau operator. Fokus penelitian ini dilakukan pada stasiun kerja Hoisting Crane karena pada stasiun ini terlihat para pekerja sering mengalami waktu menganggur. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, didapat bahwa persen produktif rata-rata pada masing-masing operator sebesar 92,37%. Waktu standar yang dibutuhkan untuk sekali menuangkan lori ke mesin  Hooper Theresser berjumlah 5,27 menit/lori, dan jumlah kebutuhan tenaga kerja yang sebenarnya dibutuhkan pada stasiun Hoisting Crane tersebut adalah sebanyak 4 orang dengan rincian 2 orang sebagai operator mesin crane, 1 orang sebagai pengarah lori dari stasiun rebusan menuju lintasan Crane dan 1 orang sebagai pengarah lori yang telah kosong kembali menuju jalur kepulangan .
Value Stream Mapping untuk Mereduksi Waste Dominan dan Meningkatkan Produktivitas Produksi di Industri Kayu Melfa Yola ST., M.Eng
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.092 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i2.9184

Abstract

Value Stream Mapping (VSM) merupakan alat yang dapat digunakan untuk meminimasi waste (pemborosan) dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan VSM untuk mereduksi waste dominan dalam proses produksi sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Industri kayu ini menghasilkan produk-produk seperti kayu finger joint stick , Sawntimber dan Moulding. Pada proses produksi finger joint stick terindikasi beberapa masalah yang terkait dengan adanya pemborosan (waste) waiting time, processing, defect dan motion. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, pendekatan lean manufacturing dipergunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.Pertama-tama Pemborosan diidentifikasi dengan Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Hasil penelitian diketahui bahwa waste yang dominan terjadi adalah waiting time, processing, defect dan motion. Setelah dirancangfuture-state process activity terjadi peningkatan setelah diberikan usulan untuk aktivitas bernilai tambah (Value Added) dari 52.510 detik menjadi 55.162, untuk aktivitas yang tidak bernilai tambah (NonValue Added) dihilangkan dan untuk aktivitas yang tidak bernilai tambah tetapi dibutuhkan(Necessary Non Value Added) dari 98.517,9 menjadi 95.267 detik. Setelah future state value stream mapping dirancang maka terjadi penurunan Total lead time dari 101.649 detik menjadi 70.220 detik dan total distance dari 180,4 meter menjadi 162,4 meter, sehingga dengan perbaikan telah diusulkan maka terjadi peningkatan pada process cycle efficiency (PCE) dari 28,85% menjadi sebesar 36,67%.
Penerapan Metode Pembelajaran Problem Base Learning pada Bidang Ilmu Keteknikan (Engineering) Nofirza Nofirza; Harpito Harpito; Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.877 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6251

Abstract

Kecenderungan mahasiswa bersikap pasif dalam perkuliahan mengakibatkan daya fikir analitis yang rendah dan mendapatkan nilai pembelajaran yang rendah merupakan salah satu dampak sistem pembelajaran dengan metode ceramah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh implementasi Lesson Study  dengan  metoda Problem Base Learning (PBL) dalam meningkatkan proses pembelajaran (keaktifan, kemampuan berfikir analitis dan skill keteknikan) dan hasil pembelajaran di bidang engineering. Penelitian ini bersifat kolaboratif-partisipatif dengan dosen-dosen mata kuliah dan melibatkan mahasiswa dengan langkah-langkah membentuk tim Lesson Study, merencanakan perkuliahan (plan), melaksanakan perkuliahan/observasi (do), dan refleksi/menganalisis hasil observasi dan mendiskusikan (See) yang dilakukan di Jurusan Teknik Industri UIN Suska Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan dari metoda kualitatif  (proses pembelajaran) dengan metoda kuantitatif (hasil pembelajaran). Proses pembelajaran berupa aktivitas mahasiswa didapatkan dengan observasi, dokumentasi dan angket, sementara hasil pembelajaran berupa nilai mahasiswa didapatkan dengan tes. Melalui implementasi lesson study dengan metoda pembelajaran PBL, proses pembelajaran (keaktifan, kemampuan berfikir analitis dan skill keteknikan) dan  hasil pembelajaran (nilai mahasiswa) mengalami peningkatan yang sgnifikan dengan nilai Gain yaitu 0,703 (kategori tinggi) dan nilai Sig. < a serta  t hitung < -t tabel. Berdasarkan hasil ini diharapkan kedepannya lebih banyak lagi dosen yang menerapkan metode PBL sehingga mahasiswa lebih memiliki kemampuan analisis yang tinggi dan ketertarikan belajar yang lebih aktif.
Perancangan Sistem Informasi Pengendalian Persediaan Bahan Pokok (Studi Kasus Swalayan Buyung Family Pekanbaru) Tengku Nurainun
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2221.757 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6761

Abstract

Sistem inventory merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan terutama bagi perusahaan distribusi barang. Keseimbangan antara persediaan dan permintaan sangat penting dalam pengelolaan gudang karena berkaitan dengan investasi di dalam inventori. Proses pengadaan barang dari pemasok dan proses pengeluaran barang oleh perusahaan aktivitas yang sering terjadi pada Swalayan Buyung Family. Perusahaan melakukan pemesanan berdasarkan intuisi tanpa mempertimbangkan penumpukan barang di gudang, sehingga dalam waktu tertentu akan menyebabkan penurunan kualitas. Proses dokumentasi barang saat ini masih bersifat manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam pencarian data seperti jumlah barang, supplier, dan konsumen disebabkan ketidaktersediaan database dalam sistem informasi yang terintegrasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengendalian persediaan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) yang didukung dengan sebuah sistem informasi untuk mempermudah proses pencatatan aliran barang. Penelitian ini menghasilkan rancangan system informasi yang memberikan informasi tentang kuantitas pemesanan optimal, frekuensi pemesanan per tahun, dan titik pemesanan kembali sehingga membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan biaya dan memungkinkan untuk mengukur seberapa efektif pemesanan.
Perancangan Sistem Informasi Tugas Akhir Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Muhammad Arief Syarisky
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.566 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i1.6199

Abstract

Prosedur pengurusan tugas akhir yang ada dijurusan teknik industri universitas islam negeri sultan syarif saat ini masih manual sehingga prosedur menjadi tidak efektif dan efisien. Tujuan penelitian yaitu merancang sistem informasi tugas akhir jurusan teknik industri universitas islam negeri sultan syarif kasim riau yang ergonomi dan sesuai kebutuhan mahasiswa serta koordinator TA. Metode pengumpulan data didapatkan dengan melakukan observasi dan wawancara ke koordinator TA jurusan teknik industri sehingga didapatkan flowchart prosedur pengurusan tugas akhir. Pengolahan data diawali dengan evaluasi kebutuhan mahasiswa dan kemudian merancang aplikasi antar muka atau user interface dengan aturan display, mengatur penggunaan warna, selain itu juga melakukan perhitungan huruf dan juga melakukan pengujian sistem. Hasil perancangan sistem yang kemudian diujikan ke mahasiswa dan memperoleh hasil bahwa, rata-rata mahasiswa setuju dan sangat mendukung dengan adanya sistem informasi ini. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi tugas akhir jurusan teknik industri yang bisa diakses secara online dan diharapkan dapat membantu mahasiswa dan koordinator dalam menyelesaikan prosedur pengurusan tugas akhir dijurusan Teknik Industri.
Analisa Kecelakan Kerja di PT. Haluan Riau Pekanbaru AHMAD MAS&#039;ARI
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v5i1.7462

Abstract

Rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terutama pada sektor industri menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja di Indonesia. Demi untuk melihat penerapan standar K3 ini, peneliti mengamatinya di PT. Haluan Riau. Seperti apa realitas penerapan K3 di PT. Haluan Riau? Itulah yang menjadi dasar penelitian ini. PT. Haluan Riau merupakan sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri koran. Pengamatan penerapan K3 ini dilakukan di divisi sirkulasi dan distribusi. Berdasarkan realitas di lapangan yang peneliti temukan, bahwa karyawan tidak menerapkan standar K3 sesuai dengan semestinya, seperti: (1) Tidak adanya alat pelindung diri, (2) Pekerja kelelahan karena over jam kerja, (3) Tidak ada display di lantai produksi, (4) Ruangan kerja tidak nyaman. 
Analisis Kualitas Crude Palm Oil (CPO) Di PT. Inti Indo Sawit PMKS Subur Buatan 1 Siak Muhammad Nur, ST., M.Si
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v1i1.9168

Abstract

Perkembangan industri pabrik kelapa sawit  memunculkan persaingan yang sangat kompetitif antar perusahaan. Salah satunya adalah kualitas produk yang sangat mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan industri. Untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat ini. Setiap perusahaan dituntut untuk perlu melakukan pemeriksaan yang ketat terhadap kualitas produk.  PT. Inti Indo Sawit Subur Buatan 1 merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam  industri manufaktur yang memproduksi minyak kelapa sawit dengan produk utamanya Crude Palm Oil (CPO). Didalam produksi tersebut sering terjadi masalah yang berkaitan dengan Crude Palm Oil (CPO). Oleh karena itu penelitian ini memfokuskan pada karakteristik kualitas yang melekat pada CPO meliputi asam lemak bebas (ALB), air, dan kotoran. Tujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui kualitas Crude Palm Oil (CPO) yang ada apakah berkualitas baik di lihat dari karakteristik asam lemak bebas (ALB), kadar air dan kadar kotoran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan  Seven Tools. Hasil penelitian yang diperoleh, produk CPO yang dihasilkan PT. Inti Indo Sawit Subur Buatan 1  secara keseluruhan belum memiliki kualitas baik. Hal ini dikarenakan, karakteristik mutu dari Crude Palm Oil (CPO) yaitu kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar kotoran mengalami masalah (ketidakstabilan proses). Dari hasil diperoleh pada histogram yang diperoleh dari check sheet, pareto diagram terlihat kerusakan yang terjadi di bagian pengolahan kerusakan terbesar adalah adanya kadar asam lemak bebas (ALB) yang tinggi (36,957%), dan diikuti dengan kadar air yang tinggi (32,609%) dan kadar kotoran yang tinggi (30,434%). Kerusakan yang paling besar adalah kadar asam lemak bebas (ALB) sehingga mesti dilakukan prioritas perbaikan ditinjau dari aspek metode kerja, mesin dan peralatan, lingkungan kerja, material, dan manusia. Kata Kunci : CPO, Inti Indo Sawit, Kualitas
Effect of Direct Smoking on Youth Smoker’s Physical Fittness Based on 3-Minute Step Test etwin Fibrianie
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.233 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.9176

Abstract

Jumlah perokok di kalangan kaum muda meningkat beberapa tahun terakhir ini. Populasi kaum muda sebagai penduduk usia produktif memerlukan kebugaran/ kekuatan fisik yang baik untuk kinerja pekerjaan mereka, dan merokok memiliki efek negatif pada kebugaran/ kekuatan fisik mereka. Penelitian ini mengamati besarnya efek merokok akut pada kebugaran/kekuatan fisik dengan melakukan langkah uji 3 menit (three minute step test) dalam dua kelompok, yani kelompok perokok dan kelompok non perokok. Setiap peserta diminta untuk melakukan 3 menit tes melangkah pada anak tangga. Kelompok perokok diminta untuk merokok setidaknya enam jam sebelum tes. Hasil post test dibandingkan antara dua kelompok. Data dianalisis menggunakan program T -Test SPSS. Dari hasil SPSS terungkap bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perokok dan non perokok di nilai pasca latihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa merokok memiliki dampak sigficant pada 3 menit hasil langkah tes peserta kami

Page 10 of 38 | Total Record : 373