cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati.sudirman@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcie.piaud@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 26210339     EISSN : 26210770     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan November, memuat artikel hasil Kajian Teori dan Praktik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): April" : 6 Documents clear
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK MELALUI BERBAGAI METODE DENGAN KEGIATAN YANG BERVARIASI PADA KELOMPOK B RA AL-FITYAH PEKANBARU Ayu May Fitra Sari
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.703 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5490

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan keaksaraan pada anak kelompok B melalui berbagai metode dengan kegiatan yang bervariasi di RA AL-FITYAH Pekanbaru.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan berbagai metode dengan kegiatan yang bervariasi dalam meningkatkan kemampuan keaksaraan pada anak kelompok B di RA AL-FITYAH Pekanbaru.Analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode deskripti analisis yaitu metode analisa data dengan subyek 16 orang anak kelompok B RA AL-FITYAH Pekanbaru. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berbagai metode dengan kegiatan yang bervariasi dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan pada anak didik kelompok B RA AL-FITYAH Pekanbaru dikatakan berhasil dibuktikan dengan perolehan seluruh subjek penelitian berjumlah 16 orang anak pada siklus II telah mengalami peningkatan pencapaian sebesar 81%. Peningkatan keaksaaan pada anak dalam siklus II mampu menguasai indikator dapat menyebutkan tulisan sederhana dengan simbol yang melambangkannya dan mampu membaca beberapa kata berdasarkan gambar.
KINDERGARTEN TEACHER’S ABILITY IN TEACHING MATH IN TK PEMBINA OF PEKANBARU CITY Yeni Solfiah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.993 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5527

Abstract

Kindergarten is an educational service for an early childhood. There are many activities that can stimulate children’s ability in kindergarten, there are religious-morals value, social-emotional, physical motor, language, cognitive, and art. For the cognitive value, one of them is mathematical learning. For an early childhood, mathematical learning is done without coercion and not teach in a hurry methods, but it is done in a fun way to attract the children. Teachers as educators must also have the ability that qualified in teaching and in making the learning materials. However, the fact are teachers thought that teaching math for early childhood is difficult, learning looks unattractive and not challenging because the teachers limited the creativity just by introducing the numbers. This research consist some of indicators, there are indicator by the curriculum component it’s consist a content, process, environment / material and center of interest of the child, indicator by the instruction component it’s consist an experience planning, interaction, class management and involving parents, indicator by the assessment component it’s consist to benefiting the children, observing and listening the children, using various of sources, and children's assesment learning and development. Based on the data results, the percentage of overall indicators of teacher's ability in teaching math is 78.1% with "quite conducive" category. The highest percentage was in the indicator of observation and listening the children 81.1% with "conducive" category, while the lowest percentage was in the indicator of parent involvement 71% with "quite conducive" category.
KEPUASAN ORANG TUA TERHADAP LAYANAN PENDIDIKAN LEMBAGA PAUD DI TK QURROTA AYUN PEKANBARU Musnar Indra Daulay
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.389 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5520

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui: 1) kepuasan orang tua siswa terhadap pendidik di TK Qurrota Ayun Pekanbaru; 2) kepuasan orang tua siswa terhadap sarana, prasarana dan pengelolalaan di TK Qurrota Ayun Pekanbaru; 3) kepuasan orang tua  siswa terhadap standar isi,  proses dan penilaian di TK Qurrota Ayun; 4) kepuasan orang tua siswa terhadap tingkat pencapaian perkembangan di TK Qurrota Ayun Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa di TK Qurrota Ayun sebanyak 138. Sampel diambil berdasarkan rumus Isaac and Michael dengan sampling error 5% sehingga didapatkan sampel sejumlah 100 orang. Teknik pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan professional judgement, kemudian dilanjutkan dengan rumus Korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan univariate analysis of the  satisfaction  atributes. Penelitian ini menunjukan bahwa: 1) kepuasan orang tua terhadap pendidik perolehan skor tertinggi pada aspek cara guru menyambut kedatangan anak dan mendampingi saat penjemputan, dan skor terendah pada aspek cara guru berkomunikasi dengan orang tua tentang perkembangan anak,  masing-masing yaitu 3,44 dan 2,98. 2) kepuasan orang tua terhadap sarana, prasarana dan pengelolaan untuk perolehan skor tertinggi pada aspek cara sekolah melibatkan orang tua dalam program sekolah, skor terendah dicapai ada aspek kesesuaian penataan ruang kelas dengan kebutuhan anak. Masing-masing yaitu 3,13 dan 2,6. 3) kepuasan orang tua terhadap standar isi, proses dan penilaian perolehan skor tertinggi  pada aspek kesesuaian variasi kegiatan ekstrakurikuler dengan minat anak. Skor terendah pada aspek cara sekolah menampilkan dokumentasi kegiatan sekolah, masing-masing yaitu 3,17 dan 2,77. 4) kepuasan orang tua  terhadap tingkat pencapaian perkembangan perolehan skor tertinggi pada aspek penambahan kemampuan anak untuk beradaptasi dengan teman, membantu teman dan berbagi. Skor terendah pada aspek cara sekolah dalam memantau kesehatan pertumbuhan fisik anak, masing-masing yaitu 3,11 dan 2,9.
PENERAPAN METODE ROLEPLAYING DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAK SHALAT ANAK TK AL-LATIF KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR J. Joni
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.075 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5521

Abstract

Peneliti melihat bahwa pembelajaran gerak shalat belum begitu menjadi perhatian serius oleh para pengajar TK Al-Latif, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar sehingga ketuntasan belajar belum tercapai, sementara itu pembelajaran shalat pertama adalah pembelajaran gerak shalat bukan pembelajaran bacaan, hakekat metode role playing terletak pada keterlibatan emosional pemeran dan pengamat dalam situasi masalah yang secara nyata dihadapi melalui bermain peran, masih menurut Mulyasa, E, terdapat empat asumsi yang mendasari pembelajaran bermain peran untuk mengembangkan perilaku dan nilai-nilai sosial, yang kedudukannya sejajar dengan model-model mengajar lainnya Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen model desain control group pre-test-post-test (Arikunto, S 2006:86). Model tersebut bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan data hasil nilai sebelum dan sesudah perlakuan pada subjek yang sama. Di dalam desain ini observasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen. Observasi yang dilakukan sebelum eksperimen (O1) disebut pre-test, dan observasi sesudah eksperimen (O2) disebut post-test. Penelitian dilakukan dengan dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji secara statistik terhadap keterampilan shalat  dengan metode role playing pada anak TK saat pretest dengan posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan (p-value =0,000 < 0,05). Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pada keterampilan shalat  dengan metode role playing pada anak TK setelah mendapat perlakuan. Terdapat perubahan yang signifikan pada keterampilan melakukan gerak shalat melalui metode role playing, sehingga metode ini dapat digunakan dalam keterampilan melakukan gerak shalat di TK Al-latif Kecamatan Tambang adapun Permasalahan yang ditemukan  Guru TK masih kaku dan mengalami kecanggungan dalam menerapkan metode role playing, siswa belum dapat memahami instruksi guru dengan benar dalam peran yang akan dimainkan oleh anak. Adapun yang menjadi rekomendasi sebagai berikut: Kepada Guru TK, bahwa dalam penerapan metode role playing harus melaksanakan semua tahapan penerapan sehingga akan memudahkan guru dalam mencapai tujuan pembelajarannya, terutama dalam keterampilan melakukan gerak shalat
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DENGAN PENERAPAN METODE DRILL DALAM KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR MEDIA KRAYON DI POS PAUD AQILA KIDS RIMBO PANJANG Melvi Lesmana Alim
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.432 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ntuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak dengan penerapan metode drill dalam kegiatan mewarnai media Krayon Pos PAUD Aqila Rimbo Panjang . Adapun subyek penelitian adalah di Pos Paud Aqila Kids Rimbo Panjang yang berjumlah 20 orang anak, terdiri dari 11 anak perempuan dan 9 anak laki-laki, dengan usia anak 5-6 tahun. Waktu pelaksanaan direalisasikan selama 2 bulan. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian  tindakan  kelas. Berdasarkan hasil perbaikan pengembangan pada siklus II (kedua) dalam kegiatan mewarnai gambar dengan media crayon pada pengembangan motorik halus, maka dapat dikatakan bahwa perbaikan pengembangan cenderung menjadi lebih baik. Pada siklus I (pertama) penulis melakukan perbaikan pengembangan anak-anak yang mampu menyelesaikan tugas mewarnai gambar sederhana dengan baik hanya 9 anak atau 50 %,  pada pertemuan hari kelima (hari terakhir) perbaikan  pengembangan  siklus II, anak-anak yang mampu mewarnai gambar sederhana meningkat menjadi 18 anak atau 85 %, ini menunjukkan bahwa perbaikan pengembangan yang  dilakukan penulis mengalami peningkatan. Dari hasil ini, penulis dapat mengatakan bahwa perbaikan pengembangan yang dilakukan berhasil karena telah mencapai lebih dari setengah anak-anak yang mampu mewarnai gambar atau sudah lebih dari  50% . Maka penulis memutuskan untuk menghentikan perbaikan pengembangan  ini pada siklus yang kedua. Penerapan metode drill dalam kegiatan mewarnai gambar dengan media crayon terbukti dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak 
PEMBELAJARAN PAUD DENGAN STRATEGI OUT DOOR Susi Herlinda
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.931 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5526

Abstract

Strategi belajar OUT DOOR pada pembelajaran PAUD dapat membuat suasana belajar enjoi dan menyenangkan sehingga dapat membuat peserta didik bersemangat untuk belajar. Selain dari pada itu Strategi belajar OUT DOOR juga memperkenalkan alam secara natural dan sangat banyak menfaat yang dirasakan  peserta didik, kemudian dengan OUT DOOR akan ada manfaat dalam keseluruhan perkembangan aspek anak seperti aspek fisik, kognitif, bahasa, emosi dan aspek sosial. Strategi OUR DOOR juga dapat membuat anak berekplorasi dan  juga tantangan untuk kemampuan motorik kasar dan halus. Strategi belajar OUT DOOR harus memiliki tempat yang luas sehingga anak betul betul tertarik dan menyenangkan sesuai dengan tema tema  belajaryang dijelaskan pada anak sehingga anak  juga bisa termotivasi anak belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6