cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer
ISSN : 20854822     EISSN : 25796089     DOI : -
Program Studi Magister Teknik Elektro UMB menerbitkan Jurnal InComTech sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi dan penggiat lainnya dalam bidang telekomunikasi dan computer (Information and Communication Technology/ICT) untuk menerbitkan karya tulisnya. Bidang-bidang yang menjadi bahasan jurnal ini meliputi teknologi, bisnis dan regulasi di bidang ICT, seperti (namun tak terbatas), teknologi IP, Wireless technology, Internet of Things, Microwaves, digital broadcasting, Fiber optik, strategi bisnis ICT, sumber daya manusia ICT, perencanaan bisnis, regulasi NGN, security in ICT, cyberlaw.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2011)" : 5 Documents clear
Efisiensi Biaya dan Optimasi Data Rate pada Jaringan System Banking Online Andi Rosano; Bambang Setiawan; Iwan Krisnadi
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1107

Abstract

Operasional dan pelayanan kepada nasabah suatu bank dengan system online sangat tergantung kepada kinerja dari jaringan komunikasi data, baik komunikasi data antara kantor pusat dengan kantor cabang maupun pelayanan langsung kepada nasabah melalui terminal atau channel transaksi.Biaya suatu bank untuk mengoperasikan jaringan komunikasi data merupakan salah satu biaya operasional bank yang terbesar. Usaha melakukan efisiensi biaya dan optimasi pemakaian data rate jaringan system banking online harus dilakukan guna menurunkan biaya operasional sekaligus peningkatan kinerja jaringan. Untuk itu digunakan kerangka kerja terukur berdasarkan e-TOM (Enhanced Telecom Operation Map).Untuk mendapatkan nilai-nilai Key Performance Indicators (KPI) dilakukan pengukuran terhadap besarnya data rate yang diperlukan oleh banking system, jumlah seluruh paket data yang ditransmisikan, besarnya data yang mampu ditransmisikan, dan banyaknya data yang tak dikehendaki pada segmen jaringan.Berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) tersebut dilakukan perubahan setting data rate dan pengaturan alokasi port data komunikasi pada segmen jaringan hingga didapatkan nilai KPI terbaik.
Analisis Perencanaan Bisnis Perusahaan Penyedia Jasa Switching dan Aplikasi Mobile Banking Bank X Zainul Mufid; Rizal Bahweres; Iwan Krisnadi
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1108

Abstract

Implementasi sebuah layanan perbankan tidak lepas dari kebutuhan telekomunikasi mobile dan IT seperti halnya pembangunan sebuah sistem Mobile Banking Bank X yang membutuhkan infrastruktur baik dari sisi jaringan (network) maupun aplikasi dari sisi pengguna layanan mobile banking itu sendiri. Pengguna memerlukan aplikasi yang bisa mendukung layanan mobile untuk transaksi perbankan yang bisa diakses dari handphone (mobile phone) mereka. Untuk mengimplementasikan layanan Mobile Banking Bank X, pihak bank membutuhan switching system dan aplikasi dari perusahaan penyedia (provider) sebagai bentuk kerjasama atau proyek untuk memperoleh keuntungan bersama. Oleh karena itu pihak provider PT.Z maupun bank X memerlukan perencanaan bisnis yang matang dan selanjutnya dapat dianalisis kelayakan bisnisnya. Pada penelitian ini akan mengkaji aspek bisnis melalui analisis perencanaan bisnis dilihat dari sisi provider terkait dengan aspek finansial, tetapi tidak menutup kemungkinan dari sisi bank X yang terbatas pada aspek pasar. Analisis pasar dapat dilakukan dengan mengkaji potensi nasabah yang dimiliki bank X, sedangkan analisis finansial penyedia switching system dan aplikasi dapat diperoleh dari nilai investasi perusahaan penyedia PT.Z. Dengan menghitung beberapa parameter kelayakan seperti PP (Payback Period), ROI (Return On Investment), NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return) dan PI (Profitability Index) dari data internal keuangan perusahaan provider switching system dan aplikasi serta mengidentifikasi potensi nasabah bank X, maka dapat dianalisis dan disimpulkan kelayakan perencanaan bisnisnya.
Pengaruh Persepsi Kualitas Pelayanan, Faktor Penambat Dan Kualitas Hubungan Relasional Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan: Suatu Penelitian Pada Penyedia Jasa Telepon Selular Di Jawa Barat Waseso Segoro
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1110

Abstract

Menurunnya kepuasan dan loyalitas pelanggan perlu dipahami karenakedua hal tersebut merupakan penentu bagi kinerja perusahaan jasatelekomunikasi seluler. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan danloyalitas pelanggan adalah persepsi kualitas pelayanan, faktor penambatdan kualitas hubungan relasional secara simultan. Berdasarkan datayang dikumpulkan pada delapan Perguruan Tinggi di Bandung, penulismengidenifikasikan bahwa faktor penyebab kepuasan dan loyalitaspelanggan yang utama adalah persepsi kualitas pelayanan sedangkanfaktor penambat tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasanpelanggan, namun hanya sebagai variabel moderator saja terhadaphubungan antara persepsi kualitas pelayanan dan kualitas hubunganrelasional dengan kepuasan pelanggan. Kualitas hubungan relasionaljuga tidak secara langsung berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan.Persepsi kualitas pelayanan dan kualitas hubungan relasionalberpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan.
Analisis Pertumbuhan Layanan Data Berbasis Ethernet di Wilayah Kota 2 Leni Devera Asrar
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1106

Abstract

PT. X adalah perusahaan yang intensif mengakomodir keinginan konsumen untuk mendapatkan akses informasi. Saat ini perangkat router terbaru yang digunakan adalah Metro Ethernet Network (MEN) yang memiliki kapasitas 80 port dan digunakan pada awal September 2008. Tulisan ini pertama menganalisis pertumbuhan layanan pada periode September 2008-September 2009, dan dengan dasar ini, digunakan untuk mengestimasi penambahan perangkat ethernet jangka waktu 5 tahun ke depan (60 bulan). Beberapa metoda digunakan, diantaranya linear, eksponensial dan polinomial orde 2 dan 3. Dengan analisis ketepatan, dapat ditentukan bahwa perkembangan layanan ethernet adalah y (jumlah port) = 0,091x3-2,322x2+18,38x+6,160, dengan ketelitian hampir 95%. Hasil penelitian menunjukkan jika tidak terjadi perubahan pertumbuhan pelanggan maka penambahan perangkat Ethernet baru dilakukan pada bulan ke 16,seperti halnya jika perubahan pertumbuhan pelanggan diasumsikan sama dengan pertumbuhan penduduk kota Jakarta Utara (2005-2009) yang besarnya 0,32%. Jika perubahan pertumbuhan pelanggan 5%, 10% dan 15% maka penambahan perangkat Ethernet baru dilakukan pada bulan ke 15. Sedangkan pada bulan ke 60 atau Agustus 2013 dengan perubahan pertumbuhan pelanggan 0.32%, 5%, 10% dan 15% maka total perangkat ethernet yang digunakan masing-masing adalah 156 unit, 163 unit, 171 unit dan 179 unit.
Empat Model Bisnis Yang Sustainable Pada Industri Telekomunikasi Selular di Masa Sekarang dan Mendatang - Sebuah Pengembangan Strategis Telekomunikasi Melalui BCG Matriks Leonard Tiopan Panjaitan
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1109

Abstract

Model bisnis telekemonukasi di Indonesia sangat tergantung daristrategi bisnis yang dipakai maupun alokasi spektrum frekuensi yangdiperoleh oleh operator telekomunikasi. Dunia telekomunikasi perlumembuat terobosan bisnis mengingat jumlah pelanggan yang cukupmasif dan cepatnya pelanggan berpindah operator. Keberadaanpelanggan memerlukan pengelolaan yang cerdas, kreatif dan integratifterutama dalam memenuhi kebutuhan pelanggan di era digital saat ini.Transaksi belanja melalui e-money dalam mendukung cashless societyperlu mendapatkan perhatian operator sebagai suatu peluang bisnisbesar. Selain itu, bisnis data, cloud computing serta managed servicesmenjadi segmen pasar yang potensial dalam menunjang efektivitas danefisiensi telekomunikasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5