cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer
ISSN : 20854822     EISSN : 25796089     DOI : -
Program Studi Magister Teknik Elektro UMB menerbitkan Jurnal InComTech sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi dan penggiat lainnya dalam bidang telekomunikasi dan computer (Information and Communication Technology/ICT) untuk menerbitkan karya tulisnya. Bidang-bidang yang menjadi bahasan jurnal ini meliputi teknologi, bisnis dan regulasi di bidang ICT, seperti (namun tak terbatas), teknologi IP, Wireless technology, Internet of Things, Microwaves, digital broadcasting, Fiber optik, strategi bisnis ICT, sumber daya manusia ICT, perencanaan bisnis, regulasi NGN, security in ICT, cyberlaw.
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
Desain dan Evaluasi Performa Sistem Komunikasi UDP Untuk Interkoneksi PLC pada Aplikasi Framework Open Source Siti Trilestari; Rivira Yuana; Masbah RT Siregar; Muhammad Nur Al-Majid
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Industri 4.0 mendorong meningkatnya kebutuhan sistem otomasi industri yang mampu melakukan pertukaran data secara cepat, andal, dan interoperabel antarperangkat. Namun, komunikasi antar PLC dari berbagai vendor masih didominasi oleh protokol proprietary maupun protokol berbasis koneksi yang menimbulkan overhead komunikasi dan peningkatan delay, sehingga kurang optimal untuk aplikasi real-time. Maka, diperlukan sistem komunikasi yang ringan, fleksibel, dan mampu mendukung interkoneksi PLC pada lingkungan multi-vendor. Tujuan riset melakukan perancangan dan evaluasi framework komunikasi berbasis UDP menggunakan Node.js yang mendukung komunikasi PLC secara real-time pada sistem otomasi industri. Novelty riset ini terletak dipengembangan framework komunikasi berbasis UDP menggunakan Node.js serta evaluasi kinerja komprehensif melalui perbandingan TCP dan OPC UA berdasarkan parameter QoS, yaitu delay, throughput, dan packet loss. Metode riset adalah eksperimen yang membandingkan kinerja ketiga protokol pada skenario interkoneksi PLC multi-vendor. Hasil riset menunjukkan bahwa framework berbasis UDP menghasilkan rerata delay terendah yakni 19,8ms, dibandingkan TCP yakni 79,5ms dan OPC UA yakni 33,4ms. Meskipun OPC UA menghasilkan throughput tinggi, namun disertai latency. Packet loss UDP yakni 0,066% masih dibawah ambang batas 1% berdasarkan standar TIPHON, sehingga berkategori sangat baik untuk sebuah aplikasi otomasi industri real-time. Hasil riset menunjukkan framework berbasis UDP mampu memberikan keseimbangan efektif antara latensi rendah, efisiensi komunikasi, interoperabilitas, dan keandalan, sehingga layak diterapkan sebagai solusi interkoneksi PLC pada sistem otomasi industri real-time.
Optimasi Deteksi DDoS Berbasis Hybrid CNN-LSTM dengan Recursive Feature Elimination pada Software-Defined Networking Wayan Praka; Andri Yudha Pratama; Erik IH Ujianto; Rianto Rianto
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan pada arsitektur Software-Defined Networking (SDN) menghadapi ancaman kritis dari evolusi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang mengeksploitasi celah Single Point of Failure pada controller. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan model deep learning melalui pengembangan arsitektur Ultra-Fast Hybrid CNN-LSTM yang terintegrasi dengan teknik seleksi fitur Recursive Feature Elimination (RFE). Menggunakan dataset modern CIC-DDoS2019 yang memiliki dimensi tinggi, penelitian ini berhasil mereduksi 77 fitur asli menjadi 25 fitur paling berpengaruh guna mengatasi masalah curse of dimensionality dan meminimalkan beban komputasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model optimasi mencapai tingkat akurasi sebesar 91,80% dengan keunggulan signifikan pada aspek efisiensi teknis. Dibandingkan dengan model baseline, arsitektur ini memberikan peningkatan waktu pelatihan sebesar 18,91% lebih cepat 64,42 detik dan responsivitas deteksi 12,63% lebih tinggi dengan latensi hanya 0,00003826 detik per paket. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara reduksi fitur RFE dan arsitektur hibrida yang ramping sangat efektif dalam menjamin ketersediaan layanan pada infrastruktur SDN secara real-time dengan penggunaan sumber daya yang minimal.