cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat]
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Efektivitas Pendidikan Kesehatan menggunakan Instagram Terhadap Pengetahuan dan Sikap Mengenai Karies Pada Siswa Tabran, Andi Farhan; Nino Adib Chifdillah; Emelia Tonapa
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.12731

Abstract

ABSTRAK Penyakit gusi (penyakit periodontal) menempati urutan ke 11 di dunia. Upaya untuk mengurangi angka kesakitan karies adalah melakukan promosi kesehatan gigi dan mulut secara dini, salah satunya dengan penggunaan media sosial Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan Instagram terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMAN 4 Berau tentang karies gigi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experimental design dengan single group pre-test post-test. Populasi penelitian terdiri dari siswa Kelas XII penderita karies sebanyak 237 orang dan teknik pengambilan sampelnya adalah proporsional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 113 orang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 12,48 menjadi 15,12. Rata-rata skor sikap juga meningkat dari 62,22 menjadi 64,18. Secara statistik hasil uji Wilcoxon untuk variabel informasi adalah p=0,000, diikuti p=0,002 untuk variabel sikap. Pendidikan kesehatan menggunakan Instagram meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa SMAN 4 Berau. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan dengan Instagram sebagai medianya efektif terhadap peningkatan sikap responden. Kata kunci: Edukasi, karies, Instagram, pengetahuan, sikap
ANALISIS PENYEBAB DAN PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO PADA KECELAKAAN KERJA DI LINGKUNGAN PERTAMBANGAN BATU BARA Firdaus Donny
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.13669

Abstract

ABSTRAK Pertambangan batu bara merupakan salah satu lingkungan pekerjaan yang memiliki risiko kecelakaan kerja/penyakit akibat kerja yang tinggi. Penulisan ini bertujuan untuk membantu menganalisis faktor risiko penyebab terjadinya kecelakaan kerja/penyakit akibat kerja di lingkungan pertambanagan batu bara dan sekaligus menganalisis pengendalian faktor risiko tersebut. Dengan metode kajian review atau studi Pustaka, penelitian ini mencari, mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pokok pembahasan penelitian ini. Kecelakaan kerja/ penyakit akibat kerja di lingkungan pertambangan batu bara Indonesia masih kerap kali terjadi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor risiko seperti perilaku tidak aman maupun kondisi tidak aman di lingkungan kerja tambang batu bara. Dalam menanggapi hal tersebut, maka sangat dibutuhkan upaya pengendalian untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut melalui berbagai pengendalian faktor risiko. Untuk melaksanakan hal tersebut, maka diharapkan pihak perusahaan, para pekerja safety dan semua pekerja tambang batu bara dapat ikut berperan aktif dalam menerapkan pengendalian faktor risiko di lingkungan pertambangan batu bara. Kata kunci: Tambang batu bara, Kecelakaan kerja, Penyakit akibat kerja, Faktor risiko, Pengendalian
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Kelompok Usia Dewasa di Kota Jakarta Pusat Tahun 2024 Hanifah, Laily; Hanifah, Fahma Fadila; Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15606

Abstract

ABSTRAK DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah kasus HIV terbanyak, mencapai 82.033 kasus dari tahun 2010 hingga Maret 2023. Kota Jakarta Pusat mencatatkan angka kumulatif kasus AIDS tertinggi, yaitu 1.284 kasus pada tahun 2021. Perilaku pencegahan individu memainkan peran penting dalam mengatasi kasus infeksi baru HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Kota Jakarta Pusat pada Mei 2024. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat berusia 19-59 tahun yang tinggal di Kota Jakarta Pusat. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling, melibatkan 158 responden dari delapan kecamatan. Analisis univariat menunjukkan proporsi perilaku pencegahan HIV/AIDS sebesar 54,4%. Perilaku pencegahan HIV/AIDS ditemukan secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, sarana dan prasarana kesehatan, dan peran keluarga, menurut analisis multivariat. Faktor yang paling berhubungan terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS adalah sarana dan prasarana kesehatan (AOR=2,9, 95% CI = 1,19-7,08). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan faktor-faktor tersebut dapat secara signifikan berkontribusi dalam pencegahan HIV/AIDS, sehingga pemerintah perlu meningkatkan edukasi, akses sarana kesehatan, dan dukungan keluarga, serta memastikan penyebaran informasi yang kredibel dan komprehensif untuk mendukung perilaku pencegahan HIV/AIDS di masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, HIV, AIDS, Kelompok Usia Dewasa
Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Aktivitas Bongkar Muat Curah Kering Ulifin, Renita Dwi; Syamila, Ana Islamiyah; Kinanthi, Citra Anggun
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15725

Abstract

ABSTRAK Bongkar muat merupakan aktivitas di pelabuhan yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja. Dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja diperlukan tindakan manajemen risiko yang dapat dilakukan dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktivitas bongkar muat curah kering di PT. Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan 22 responden. Data diperoleh melalui wawancara, observasi terkait aktivitas bongkar muat curah kering dan brainstorming bersama responden. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan bahwa terdapat total 37 bahaya pada aktivitas bongkar muat curah kering yang terdiri dari bahaya mekanik, fisik, kimia, psikologi, ergonomi, biologi, dan listrik. Bahaya terbanyak yaitu mekanik sejumlah 20 bahaya yang melibatkan penggunaan peralatan dan mesin. Hasil penilaian risiko terdapat dua risiko kategori sangat tinggi yaitu terpapar bahan kimia atau debu dari muatan dan terjatuh dari hopper yang termasuk kategori unacceptable. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih terdapat risiko yang tidak dapat diterima sehingga perlu mendapat perhatian dari perusahaan untuk segera dilakukan pengendalian sesuai hirarki pengendalian. Kata Kunci: Bongkar muat curah kering, bahaya, asesmen risiko, analisis risiko, hirarki pengendalian
Efektivitas Massage Effleurage dan Deep Breathing Exercise terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismenore Primer pada Santri Putri Gia Nugriah; Dini Afriani; Witri Dewi Mentari
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15834

Abstract

ABSTRAK Dismenore primer adalah masalah menstruasi berupa rasa sakit yang dimulai beberapa jam sebelum atau selama menstruasi dan berlangsung selama 48 hingga 72 jam. Prevalensi masalah dismenore primer pada santri putri Pondok Pesantren Al-Ihya Sumedang masih cukup tinggi serta kurangnya pengetahuan mengenai penanganan nyeri dismenore yang dapat berdampak buruk pada kesehatan organ reproduksinya sehingga perlu mendapat perhatian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas massage effleurage dan deep breathing exercise terhadap perurunan skala nyeri dismenore primer. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan pre test dan post test with two group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 85 orang dengan sampel 40 santri putri, pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon urtuk menguji perbedaan masing-masing kelompok yang berpasangan dan uji Mann Whitney untuk menguji efektivitas pada kedua kelompok tidak berpasangan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat nyeri dismenore primer sebelum dan sesudah massage effleurage maupun deep breathing exercise pada santri putri dengan p value <0,001 dan intervensi deep breathing exercise lebih efektif dengan rata-rata 24,58 dibandingkan dengan intervensi massage effleurage dengan rata-rata 16,43 dalam menurunkan skala nyeri dismenore primer dengan value 0.022. Intervensi massage effleurage atau deep breathing exercise dapat menjadi alternatif untuk menurunkan skala nyeri dismenore primer. Kata Kunci: Massage Effleurage, Deep Breathing Exercises, Dismenore Primer

Page 1 of 1 | Total Record : 5