Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS STATUS GIZI DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) DAN KADAR HEMOGLOBIN DIHUBUNGKAN DENGAN KEJADIAN DISMENORHOE PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMAN 1 CIHAURBEUTI - CIAMIS TAHUN 2017 Fitria Sari; Dini Afriani
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.141 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i1.48

Abstract

ABSTRAKLatar belakang Dismenorhoe yaitu rasa sakit dan nyeri pada bagian bawah perut yang menyertai menstruasi sehingga dapat menimbulkan gangguan sehari-hari. Angka kejadian dismenorhoe di Indonesia tahun 2008 sebesar 64,25% yang terdiri dari dismenorhoe primer (54,89%)  dan dismenorhoe sekunder (9,36%). Tujuan penelitian Untuk menganalisis keterkaitan hubungan status gizi dengan indeks masa tubuh (IMT) dan kadar hemoglobin dengan kejadian dismenorhea pada remaja putri. Metode penelitian ini menggunakan survey melalui pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Cihaurbeuti dan dilakukan pada remaja putri kelas X. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan April 2017. Populasinya yaitu siswi kelas X di SMAN 1 Cihaurbeuti sebanyak 139 orang. Dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi yaitu sebanyak 139 orang. Pengambilan data menggunakan tekhnik wawancara dan pemeriksaan. Analisi data dilakukan dengan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan remaja putri yang mengalami dismenorhoe 66,2%, status gizi kurang baik 66,2%, kadar HB anemia 64%; Hubungan status gizi dengan dismenorhoe nilai p 0,000; OR 35,898, 95% CI 13,371-96,376; Kadar HB anemia dengan dismenorhoe nilai p 0,000, OR 71,959, 95% CI 23,697-218,512. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kejadian dismenorhoe adalah Kadar Hb (OR= 25,786). Simpulan penelitian menunjukkan variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian dismenorhoe adalah status gizi dan Hb anemia. Saran untuk petugas kesehatan memberikan penyuluhan pada remaja tentang dismenorhoe, gizi, dan anemia. Kata Kunci     : Status Gizi, Kadar Hemoglobin, Dismenorhoe
Increasing Public Knowledge about Stunting and Complementary Foods as an Effort to Prevent Stunting in Tanjungwangi Village Tanjungmedar District Mona Yulianti; Dini Afriani; Puji Nurfauziatul Hasanah; Nuridha Fauziyah; Balkis Fitriani Faozi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.096 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.1570

Abstract

Stunting is a nutrition problem which caused children’s growth and development disruption in Indonesia. Tanjungwangi Village is the priority locus of stunting for 2021 in Tanjungmedar District with incidence rate reached 28.57%. The implementation of this community service aimed to increase public knowledge about stunting and the fulfilment of nutritious complementary foods as an effort to prevent stunting. This community service activity was carried out in September 2021. The focus of this community service activity was to increase public awareness about stunting and its prevention efforts through the fulfilment of nutritious Complementary foods. The community conducts a pre-test before providing counselling with the aim of knowing the description of community knowledge about stunting and Complementary feeding. Counselling is carried out offline, including counselling on stunting and stunting prevention efforts including the fulfilment of Complementary feeding for toddlers. The community returned to do post-tests after being given counselling with the aim of knowing the overview of community knowledge after being given counselling. The result is that after being given counselling, public knowledge about stunting and Complementary feeding has increased. This activity went good and the community was very enthusiastic about listening to the counselling.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAGALIH KABUPATEN SUMEDANG Dini Afriani; Erlin Merlina
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.841 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i2.1330

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (Pemeriksaan Antenatal Care) adalah Pemeriksaan kehamilan berupa penanganan medis, observasi dan penyuluhan kepada ibu hamil yang diharapkan bisa memperoleh kehamilan yang sehat dan persiapan persalinan yang aman, pemeriksaan tersebut bisa di Praktik Bidan Mandiri, Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan kepatuhan pemeriksaan ibu hamil, tetapi penelitian sebelumnya belum melaporkan factor factor yang berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Sukagalih Sumedang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non eksperirnental yaitu survei analitik yang dilakukan dengan cross sectional. Penelitian tersebut telah dilaksanakan pada bulan April 2020 di Puskesmas Sukagalih Sumedang. Penelitian ini menggunakan populasi total sebanyak 46 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Kepatuhan pemeriksaan kehamilan. Data analisis yang digunakan yaitu analisis univariat yang dilakukan tehadap tiap variabel dari hasil penelitian dan menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel, analisis bivariat dilakukan terhadap dua variabel yang berhubungan atau berkorelasi menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian dengan uji fisher’s exact test menunjukan bahwa dari tiga variable yang diteliti diketahui yang berhubungan dan bermakna secara statistik (p<0,05) dengan kepatuhan ibu hamil trimester III dalam pemeriksaan kehamilan yaitu variable pengetahuan ( p=0,009) , dukungan petugas kesehatan (p=(0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil trimester III yaitu variable umur ( p=0,093).
Health Promotion Interventions Through Education Nutrition and Practice Cooking Complementary Foods for Mothers of Children in Prevention Stunting Dini Afriani; Dini Justian; Witri Dewi Mentari; Gita Arisara; Hana Fitria Andayani Andayani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.044 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2271

Abstract

Stunting is a nutritional problem that causes impaired growth and development of children in Indonesia. Sukamanah Village is the priority locus for stunting in 2021 in Jatinunggal District. The implementation of this community service is to increase public knowledge about stunting and the fulfillment of complementary foods for breast milk with a demonstration of nutritious complementary feeding as an effort to prevent stunting. This community service activity was carried out in February 2022. The focus of this community service activity is to increase public awareness about stunting and its prevention efforts through the fulfillment of nutritious complementary foods. The community conducts a pre-test before providing counseling with the aim of knowing the description of community knowledge about stunting and complementary feeding. Counseling is carried out offline, including counseling about stunting and stunting prevention efforts including the fulfillment of complementary foods for breastfeeding for toddlers. The community returned to do a post-test after being given counseling with the aim of knowing the picture of community knowledge after being given counseling. The result is that after being given counseling, public knowledge about stunting and complementary feeding has increased. This activity went well and the community was very enthusiastic about listening to the counseling.
Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Penerapan Gizi Seimbang: Gizi seimbang pada Balita Dini Afriani; Mona Yulianti
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 di tahun 2021 masih sangat mempengaruhi status gizi balita. Prevalensi masalah gizi padabalita masih perlu mendapat perhatian. Tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan denganpenerapan gizi seimbang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross SectionalStudy atau penelitian dengan satu kali pengumpulan data, data mengenai variabel independen atau risiko danvariabel yang mempengaruhi atau variabel yang dihasilkan. Populasi sampel penelitian adalah 272 balita dengansampel 41 ibu yang memiliki balita. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik probability sampling. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan penerapan gizi seimbang p-value0,018, terdapat hubungan sikap ibu dengan penerapan gizi seimbang p-value 0,031,terdapat hubungan tindakanibu dan penerapan gizi seimbang p value 0,021. Kata Kunci: Gizi Seimbang, Balita, Ibu Balita, Covid 19
DETERMINAN KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN Dini Afriani; Erlin Merlina
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.44 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.220

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care) adalah pemeriksaan kehamilan berupapenanganan medis, observasi dan penyuluhan kepada ibu yang sedang hamil bertujuanuntuk memastikan ibu hamil menjalani kehamilan yang sehat dan mampu mempersiapkanpersalinannya. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan di Praktik Mandiri Bidan,Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Metode Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif non eksperimen, survei analitik dengan cross-sectional. Penelitian dilaksanakanpada bulan April 2020 di Puskesmas Sukagalih Sumedang dengan menggunakan tekniksampling yaitu total sampling dengan populasi sebanyak 46 ibu hamil. Pengumpulan datadiperoleh dengan menggunakan kuesioner yang sudah di adaptasi dari penelitian oranglain terkait kepatuhan ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari tiga variable yang diteliti diketahui yang berhubungan danbermakna secara statistik (p-value<0,05) dengan kepatuhan ibu hamil trimester III dalampemeriksaan kehamilan yaitu variable pengetahuan (p-value=0,009) , dukungan petugaskesehatan (p-value=(0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan kepatuhanpemeriksaan kehamilan pada ibu hamil trimester III yaitu variable umur (p-value=0,093).Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan Puskesmas Sukagalih dapat meningkatkanpromosi kesehatan dan melakukan kegiatan kontak lanjutan seperti Posyandu hingga ibuhamil bisa melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala dan mengetahui pentingnyapemeriksaan kehamilan dilakukan oleh ibu hamil trimester III.
Increasing Reproductive Health Knowledge in Adolescents Dini Afriani; Serly Marcelina; Grace Yobelia Sinyo; Chalza Nurhaeda Fazriani; Novia Friskilla
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3150

Abstract

Adolescent reproductive health is a healthy condition that concerns the reproductive system, functions and processes possessed by adolescents. In Ranggasari Village there are still many teenagers who do not know more about reproductive health. The implementation of this community service aims to help adolescents in Ranggasari Village who need a broader view of reproductive health so that they are able to protect themselves from reproductive health problems and also to empower adolescents in general health aspects and reproductive health in particular so that they can grow and develop into teenagers who are responsible for social behavior and sexual behavior. This community service activity was carried out in October 2022. The focus of this community service activity is increasing public knowledge, especially adolescents, regarding reproductive health. The community conducts a pre-test before providing counseling with the aim of getting an overview of community knowledge, especially adolescents, regarding reproductive health. Counseling is carried out offline, including counseling on reproductive health. The community returned to post-test after being given counseling with the aim of knowing the description of community knowledge after being given counseling. As a result, after being given counseling, people's knowledge about reproductive health has increased. This activity ran smoothly and the community was very enthusiastic about listening to the extension.  
Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Penerapan Gizi Seimbang: Gizi seimbang pada Balita Dini Afriani; Mona Yulianti
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v7i2.10000

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 di tahun 2021 masih sangat mempengaruhi status gizi balita. Prevalensi masalah gizi padabalita masih perlu mendapat perhatian. Tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan denganpenerapan gizi seimbang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross SectionalStudy atau penelitian dengan satu kali pengumpulan data, data mengenai variabel independen atau risiko danvariabel yang mempengaruhi atau variabel yang dihasilkan. Populasi sampel penelitian adalah 272 balita dengansampel 41 ibu yang memiliki balita. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik probability sampling. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan penerapan gizi seimbang p-value0,018, terdapat hubungan sikap ibu dengan penerapan gizi seimbang p-value 0,031,terdapat hubungan tindakanibu dan penerapan gizi seimbang p value 0,021. Kata Kunci: Gizi Seimbang, Balita, Ibu Balita, Covid 19
Identifikasi Identifikasi Hasil Belajar Melalui Penggunaan Bahan Ajar di MAN Tanjungpinang An-Nafi'ah, 'Aisyah Demokratia; Afriani, Dini; Cesaria Kinanti, Nadia; Putri Loren, Paulina Reski; Onyvia, Tyesa; Sarkity, Dios
Pedagogi Hayati Vol 7 No 1 (2023): Pedagogi Hayati: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v7i1.6811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik di MAN Tanjungpinang melalui penggunaan bahan ajar yang diterapkan. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya keterkaitan mengenai kualitas bahan ajar yang digunakan dengan hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap seorang guru Biologi MAN Tanjungpinang dan Dokumentasi yang dianalisis dalam penelitian ini merupakan dokumen hasil belajar. Fokus dalam penelitian ini meliputi antara lain (1) pengetahuan guru mengenai bahan ajar, (2) bahan ajar yang digunakan dalam mata pelajaran biologi, (3) kendala penggunaan bahan ajar, dan (4) hasil belajar peserta didik. Dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa bahan cetak yang digunakan berupa LKS dan buku teks. Adapun sebagai sumber belajar pendukung, guru juga memperbolehkan siswa berselancar di internet untuk mencari wawasan tambahan terkait materi yang sedang dipelajari karena bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran kurang efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa dari nilai Ujian Tengah Semester menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, terlihat dari nilai yang diperoleh dari ujian tengah semester peserta didik yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal.
Efektivitas Massage Effleurage dan Deep Breathing Exercise terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismenore Primer pada Santri Putri Gia Nugriah; Dini Afriani; Witri Dewi Mentari
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15834

Abstract

ABSTRAK Dismenore primer adalah masalah menstruasi berupa rasa sakit yang dimulai beberapa jam sebelum atau selama menstruasi dan berlangsung selama 48 hingga 72 jam. Prevalensi masalah dismenore primer pada santri putri Pondok Pesantren Al-Ihya Sumedang masih cukup tinggi serta kurangnya pengetahuan mengenai penanganan nyeri dismenore yang dapat berdampak buruk pada kesehatan organ reproduksinya sehingga perlu mendapat perhatian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas massage effleurage dan deep breathing exercise terhadap perurunan skala nyeri dismenore primer. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan pre test dan post test with two group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 85 orang dengan sampel 40 santri putri, pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon urtuk menguji perbedaan masing-masing kelompok yang berpasangan dan uji Mann Whitney untuk menguji efektivitas pada kedua kelompok tidak berpasangan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat nyeri dismenore primer sebelum dan sesudah massage effleurage maupun deep breathing exercise pada santri putri dengan p value <0,001 dan intervensi deep breathing exercise lebih efektif dengan rata-rata 24,58 dibandingkan dengan intervensi massage effleurage dengan rata-rata 16,43 dalam menurunkan skala nyeri dismenore primer dengan value 0.022. Intervensi massage effleurage atau deep breathing exercise dapat menjadi alternatif untuk menurunkan skala nyeri dismenore primer. Kata Kunci: Massage Effleurage, Deep Breathing Exercises, Dismenore Primer