cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 24425109     EISSN : 25992104     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
This journal is published to develop the ability of lecturers in writing in accordance with the field of cultivation, including public relations and journalism, in addition to the journal LONTAR discuss social phenomena concerned with the science of communication.
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI MELALUI KOMUNIKASI Widowati, Dewi
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.114 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v2i1.335

Abstract

Memasuki era globalisasi saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang terus memperbaiki diri melalui berbagai perubahan, baik secara fisik maupun mental dari para karyawannya. Tampilan fisik tentu saja lebih kepada bagaimana manajemen perusahaan dapat menampilkan tataan gedung, ruangan-ruangan yang asri, logo termasuk juga kerapihan karyawan dengan berbagai atribut perusahaan dan juga seragamnya. Berkaitan dengan hal itu, perusahaan dan organisasi saat ini sedang mengalami perubahan yang signifikan dalam abad 21 ini. Perubahan perubahan ini merupakan hasil dari berbagai skandal korporasi yang muncul pada tahun 2000-an, kebutuhan untuk bekerja bersama dalam lingkungan kerja yang lebih beragam secara budaya, dan fakta bahwa hanya sedikit pekerjaan dapat diselesaikan tanpa bantuan dari orang lain (West & Turner, 2008:271).
KOMENTAR KASAR NETIZEN UNTUK VIDEO DEBAT FINAL PILKADA DKI 2017 DI CHANNEL YOUTUBE (Studi Etnografi Virtual tentang Komentar Kasar Netizen untuk Video Debat Final Pilkada DKI 2017 di Channel YouTube CNN Indonesia) Rachmaniar, Rachmaniar
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): JURNAL LONTAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.618 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v5i2.490

Abstract

The purpose of this research is to know the rough netizen comments related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel CNN Indonesia. The method used in this study is a qualitative method with a virtual ethnography approach to analyze rough comments netizen related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel CNN Indonesia. The main object of this research is video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel  of CNN Indonesia. Data collection techniques are conducted through participatory observation and literature studies. The results of this study indicate that rough netizen comments related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel of CNN Indonesia are: 1) netizens often insulting candidate pairs that are not his choice; 2) netizens mutually insulting other netizens supporting one candidate pair; and 3) netizens argue with other netizens related to their candidate pairs.
KONTRA PRODUKTIF KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Supriatna, Kusma
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.627 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v4i3.362

Abstract

Pemahaman dan Makna Keterbukaan Informasi Publik (Studi Fenomenologi tentang Pemahaman dan Makna Keterbukaan Informasi Publik Terhadap Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemahaman PPID di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap Keterbukaan Informasi Publik, mengetahui tentang makna pemohon informasi dari PPID di Lingkungan Provinsi Banten dan mengetahui tentang makna keterbukaan informasi publik dari PPID di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan yaitu Fenomenologi Alfred Schutz, Teori Interaksionisme Simbolik, dan Teori Kontruksi Sosial. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa pemahaman PPID di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap keterbukaan informasi publik sudah tinggi. PPID sudah mampu melakukan ekstrapolasi, yakni kemampuna melihat apa yang ada dibalik yang tertulis dan kemampuan apa yang akan terjadi akibat berlakunya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Makna pemohon informasi bagi PPID di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten adalah sebagai pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pihak yang menggunakan haknya untuk memperoleh informais publik, pihak yang asal meminta informasi untuk menaikan daya tawar, dan pihak yang menggunakan cara memohon informasi untuk bertemu dengan pejabat. Sedangkan makna keterbukaan informasi publik, dari sisi iedalisme, PPID di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten adalah sebagai keniscayaan, tuntutan reformasi, dan bentuk pengawasan masyarakat. Semenatar itu, dalam pelaksanaannya, PPID memaknai eterbukaan informasi publik sebagai sarana bagi pemohon informasi untuk bertemu dengan para pejabat untuk mencapai ?deal deal tertentu?, meningkatkan daya tawar pemohon, menambah pekerjaan dan sarana mencari kesalahan orang lain.
REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM IKLAN YAMAHA CBU DAN YAMAHA YZF R15 (Studi Analisa Semiotika Roland Barthes) Ardia, Velda
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.289 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v3i2.400

Abstract

Penelitian ini mencoba menggali tanda-tanda yang ada dalam sebuah iklan. Salah satu diantaranya adalah iklan di Indonesia yang mengangkat konsep laki-laki maskulin adalah iklan otomotif. Yamaha sebagai salah satu produsen otomotif roda dua yang kerap menyuguhkan iklan-iklan yang bertemakan maskulinitas atau kegagahan seorang lelaki. Iklan yang peneliti gunakan adalah ?Yamaha CBU Mark of Origin? dan Yamaha YZF R15. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana representasi dan pemaknaan maskulinitas yang ditampilkan pada Iklan Motor Yamaha CBU dan Yamaha YZF R15.  Penelitian ini mengunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif, dan bersifat deskriptif. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui pengamatan secara menyeluruh pada objek penelitian Sebagai pisau analisis peneliti menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, yaitu analisis tentang hubungan tanda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa representasi maskulinitas pada kedua iklan itu memilki perbedaan, untuk Yamaha CBU yang lebih merepresentasikan sifat metroseksual, sedangkan pada iklan Yamaha YZF R15 lebih merepresentasikan sifat maskulinitas macho perbedaan tersebut karena ada perbedaan untuk segmentasi targetnya.
Analisis Wacana Kritis Konstruksi Konflik Keluarga dalam Film Cek Toko Sebelah Tunziyah, Tunziyah; Ri?aeni, Ida
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.023 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v7i1.1571

Abstract

A film is made to represent reality from people's lives. Films can depict various dimensions of life insociety, as well as the one depicted in a comedy film titled ?Cek Toko Sebelah (CTS)'. This research usesqualitative research using discourse analysis developed by Teun Van Dijk. With the Van Dijk method,Discourse Research is not only on text alone, but also how a text is produced. The results of the researchat the text level, obtained a picture of family conflict associated with the label of the majority of Chinesecitizens who are traders. The awarding of the film title also comes from a typical idiom that is oftenraised by the Chinese when transacting with the shopper in the shop. In the level of social cognition, thisfilm shows the representation of the millennial Chinese generation, a picture of the conflict betweenchoosing a career or family, being obedient to parents and prioritizing the family. In the level of socialcontext, it seems that the trend of young people in big cities who work and pursue more careers thancontinue the tradition and family heritage as well as big businessmen are rulers who do not care aboutChinese or not Chinese. They are shown as citizens who often oppress small entrepreneurs and so on tosubmit to their interests.
Persepsi Mengenai Jasa Pelayanan (Studi pada konsumen Garuda Indonesia yang menonton iklan TV versi Layanan Terbaik) Nurfebiaraning, Sylvie
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.71 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v3i1.350

Abstract

Pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia semakin meningkat. Sejumlah maskapai penerbangan saling berkompetisi untuk merebut pasar baik domestik, regional maupun internasional. Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan regional terbaik di Indonesia melakukan strategi rebranding pada tahun 2010 untuk memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen, salah satunya melalui iklan TV versi Layanan Terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mengenai jasa pelayanan pada konsumen Garuda Indonesia yang menonton iklan TV versi Layanan Terbaik melalui konsep Persepsi, Kualitas Jasa dan Iklan Televisi. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, pendekatan kualitatif, bersifat deskriptif dengan menggunakan metode analisis data tematik dan metode pengumpulan data.melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini menggambarkan persepsi konsumen bahwa terdapat perubahan kualitas pelayanan yang lebih baik setelah Garuda Indonesia melakukan rebranding. Hal tersebut juga tercermin melalui iklan TV versi Layanan Terbaik, sehingga iklan TV yang ditonton konsumen memang benar dirasakan oleh mereka pada saat menggunakan Garuda Indonesia.
LAYOUT MAJALAH SEBAGAI SEBUAH CERMINAN IDENTITAS PEMBACA STUDI KASUS LAYOUT MAJALAH COSMOPOLITAN DAN ANEKA YES Galura, Rangga
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.222 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v2i3.341

Abstract

Tata Letak atau layout dalam sebuah desain adalah suatu kebutuhan dan memberikan dampak yang sangat besar. Bagaimana prinsip layout menurut Tom Lincy, yaitu: proporsi, keseimbangan, kontras, irama dan kesatuan didapatkan dari tipografi, ruang kosong dan warna berdasarkan psikologi warna yang kemudian dicoba untuk dijadikan sebuah kesatuan yang harmoni. Penampilan cover layout memberikan kelas tersendiri yang kemudian dimaknai seragam oleh si pembaca atau penerimanya. Kelas dari majalah Cosmpolitan berada jauh dilevel majalah Aneka Yess, walaupun secara isi sesungguhnya keduanya sama. Kekuatan seni dan desain grafis dituntut dalam pembuatan layout ini, dan inilah yang kemudian harus dijadikan suatu acuan apakah memang ini telah sesuai dengan keinginan dari segmentasi pasar yang dibidik oleh kedua majalah tersebut.
MANAJEMEN KRISIS MASALAH SENGKETA LAHAN (Studi Kasus Pada Divisi Protocolaire And Internal Communication PT Krakatau Steel (Persero) Cilegon dalam Kasus Sengketa Lahan Kubangsari antara PT Krakatau Steel (Persero) Cilegon dengan Pemerintah Kota Cilegon) Putri, Liza Diniarizky
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.298 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v3i3.539

Abstract

This research is focused to know crisis management strategy at Internal Communication and Protocolaire division at PT Krakatau Steel (PT KS) Cilegon in handling a legal dispute case of Kubang Sari land between PT KS and Cilegon city government, to know the implementation program which are done by Internal Communication and Protocolaire division PT KS, and also to criticize the lackness of crisis management system conducted by Internal Communication and Protocolaire division PT KS. This research is qualitative research. The result of the research shows that the strategy which is used in handling the legal dispute crisis of Kubang Sari land uses social recoveryprogram, and law solution. Social recovery program is a short term program that are focused to solve crisis for public, government, Non Government Organization, mass media, and other stakeholders, to eliminate negative thoughts towards company, to acknowledge the problem that really happen, and to return back the companies image in society, through negotiation, compromize, and lobbying. Then, law solution program tent to handle crisis through law systems. From this research, it can be concluded that PT KS managemet crisis is well enough, but there are still many lackness in applying media relation, and PT KS?s public relation doesn?t have crisis plan in the form of manual book to solve sudden crisis.                                                                                                 Keywords: Crisis, Crisis Management, Public Relations
Pengaruh Video Advertising Tokopedia Versi “Jadikan Ramadan Kesempatan Terbaik” Terhadap Respon Afektif Khalayak Olivia, Jennifer; Nurfebiaraning, Sylvie
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.168 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v7i1.1564

Abstract

Many advertisers believe that consumer emotions are better at advertising effectiveness,because if you only sell brands there will be no striking differences with competitors orcompetitors. The way to attract the consumer attentions, to use the products and brands ofthe company is to advertise and make the audience like the advertisement. One of theadvertising videos "Jadikan Ramadan Kesempatan Terbaik". Therefore, the authors wantto know and analyze a relationship, how much the relationship, influence, and how muchinfluence the Tokopedia version "Jadikan Ramadan Kesempatan Terbaik" for the affectiveresponse of audience. This research using a quantitative methods, positivistic paradigm,and analysis techniques is descriptive data analysis, and simple linier regression. Forsampling techniques was used non-probability sampling with type of incidental sampling,which is total 100 respondents. The result is a simple regression of Y = 8.091 + 0.411X.Furthermore, the correlation analysis with results of 0.657 belongs to the strong category.In this study H0 rejected and H1 accepted because tcount > ttable (8.629> 1.660) meansthat Tokopedia version "Jadikan Ramadan Kesempatan Terbaik" influences the affectiveresponse of the audience. As well as the video advertising version "Jadikan RamadanKesempatan Terbaik" affects the affective response of audiences by 43.20% while the other56.80% is influenced by other this research.
STRATEGI KOMODIFIKASI HARIAN RADAR BANTEN Sucahya, Media
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.643 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v4i2.331

Abstract

Media cetak memiliki peran sebagai penyampai informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan  lembagai ekonomi. Pada masa sejarah awal media massa, media  lembaga ekonomi tidak menjadi fokus kajian pengamat komunikasi. Karena media hanya dipandang sebagai produk penyampai informasi. Memasuki tahun 1990, dimana media sudah menjadi sebuah industri, faktor ekonomi menjadi kajian khusus. Maka pendekatan ekonomi politik media menjelaskan adanya pertarungan kepentingan ekonomi, politik, dan sosial sebagai bentuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Radar Banten sebagai harian terbesar di Banten dengan oplah 20.000-30 ribu eksemplar berhasil menjadi koran terpercaya, terbesar, dan menjadi rujukan para pengambil keputusan dan masyarakat di Banten. Untuk mengetahui strategi Radar Banten, sebagai pers daerah yang berkembang pesat, dapat menggunakan teori ekonomi politik dengan pendekatan komodifikasi: isi, khalayak, dan sumber daya manusia. Komodifikasi adalah proses transformasi nilai guna menjadi nilai tukar.Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan pendekatan penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi pustaka dengan objek Radar Banten. Bertujuan mengungkapkan strategi komodifikasi yang ditempuh Radar BantenHasil penelitian menunjukkan studi ekonomi politik kritis yang digunakan Radar Banten varian strukturalis,  dalam memproduksi berita, mencari iklan, dan mendistribusikan  menggunakan  aturan yang telah dibakukan. Manajemen Radar Banten tetap bekerja sesuai kaidah-kaidah pengelolaan sebuah suratkabar yang profesional. Namun semua prosedur yang ditetapkan dalam proses pembuatan berita, harus memiliki nilai guna sehingga dapat mengandung  nilai tukar. Proses seleksi berita, diarahkan agar berita yang disajikan serta kemasan produk harus  menarik dan memiliki nilai jual. Dengan tujuan untuk memenuhi keinginan pemilik modal dan pemasang iklan.

Page 10 of 27 | Total Record : 269


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi (In Press) Vol. 13 No. 1 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2024): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2024): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2023): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2022): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2021): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2021): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2020): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2020): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2018): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2018): LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2017): JURNAL LONTAR Vol 5, No 2 (2017): JURNAL LONTAR Vol 5, No 1 (2017): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 5 No. 1 (2017): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 4 No. 3 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 4, No 3 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 4, No 2 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 4 No. 2 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 3 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 3 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 2 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2015): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 1 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 2 No. 3 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 3 (2014): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 2 No. 2 (2013): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2013): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 2 No. 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) More Issue