cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Administrasi Akuntansi : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : 23020164     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
PENGARUH PEMAHAMAN ATAS SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PERAN PENGAWAS FUNGSIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Aceh di Pemerintah Aceh) Fadri Yanti, Hasan Basri, Muhammad Arfan.
Jurnal Akuntansi Vol 4, No 4: November 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.257 KB)

Abstract

Abstract:This study aimed to examine the influence of the understanding of the local financial accounting system and the role of the functional control (either simultaneously or partially) on the effectiveness of the local financial management (a study at Aceh work units of the Government of Aceh). This is a hypothesis testing research which was based on the data collected by means of questionnaires and analysed by using multiple linear regressions. The population comprised 48 Finance Administration Officers (PPK) of SKPA of the Aceh Government. The data analysis was carried out by using SPSS (Statistical Package for Social Science) version 20. The results show that (1) the understanding of local financial accounting system and the role of functional control simultaneously have an influence on the effectiveness of  the local financial management of the Aceh Government, (2) the understanding of local financial accounting system has a positive influence on the effectiveness of the local financial management of the Aceh Government, and (3) the role of functional control has a positive influence on the effectiveness of  the local financial management of the Aceh Government. Keywords:Effectiveness of Local Financial Management,Local FinancialAccounting System, and Role of Functional Control. Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah dan peran pengawas fungsional (baik secara simultan maupun parsial) terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah (studi pada Satuan Kerja Perangkat Aceh di Pemerintah Aceh). Penelitian ini merupakan hypothesis testing research dengan pengujian menggunakan regresi linear berganda dari data yang dikumpulkan melalui kuisioner. Populasi penelitian merupakan 48 Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) SKPAyang ada di Pemerintah Aceh. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah dan peran pengawas fungsional secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada Pemerintah Aceh, (2) pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada Pemerintah Aceh, dan (3) peran pengawas fungsional berpengaruh positif terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada Pemerintah Aceh. Kata Kunci: Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, dan Peran Pengawas Fungsional.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH DAN AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH Muhammad Ichlas, Hasan Basri, Muhammad Arfan.
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 4: November 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.589 KB)

Abstract

 Abstract: This study aims to; (1) examine the effect of the implementation of the Government Accounting Standards, Government Internal Control System, and the accessibility of the financial statements together towards financial accountability Government of Banda Aceh. (2) examine the implementation of Governmental Accounting Standards for financial accountability of the Government of Banda Aceh. (3) examine the application of the Internal Control System of financial accountability of the government to the Government of Banda Aceh. (4) examine the accessibility of the financial statements for the financial accountability of the Government of Banda Aceh. The object of this research is all the institutions / agencies in the Government of Banda Aceh. Source of data used in this study include primary data and secondary data. While research data collection techniques done with documentation techniques. The analytical method used is Multiple Linear Regression Analysis. The results showed that; (1) the application of the Government Accounting Standards, Internal Control System of the Government, and financial accessibility jointly influence the financial accountability of the Government of Banda Aceh. (2) the implementation of Governmental Accounting Standards influence the financial accountability of the Government of Banda Aceh. (3) the application of the Internal Control System Government influence on the Government's financial accountability of Banda Aceh. (4) accessibility of financial statements affect the financial accountability of the Government of Banda Aceh.Keyword: Government Accounting Standards, Government Internal Control System, Accessibility of Financial Statements, Financial Accountability Government.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menguji pengaruh penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan aksesibilitas laporan keuangan secara bersama-sama terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (2) menguji penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (3) menguji penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (4) menguji aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. Objek penelitian ini adalah seluruh instansi/lembaga di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan aksesibilitas keuangan secara bersama-sama berpengaruh terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (2) penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan berpengaruh terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (3) penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berpengaruh terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh. (4) Aksesibilitas laporan keuangan berpengaruh terhadap akuntabilitas keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh.Kata kunci: Standar Akuntansi Pemerintahan, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Aksesibilitas Laporan Keuangan, Akuntabilitas Keuangan Pemerintah.
PENGARUH PENGETAHUAN PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT KABUPATEN (PPK SKPK), KETERAMPILAN, DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (Studi Pada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten di Kabupaten Aceh Barat) Meilia Rozi, Ridwan Ibrahim, Syukriy Abdullah
Jurnal Akuntansi Vol 6, No 1: Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.445 KB)

Abstract

Abstract : This is study is aimeed to examine the influence of the knowledge of thefinancial management officials working units district device, skills and internal supervision (either simultaneously or partially) against the accountability of financial management areas on the work unit of your districts in West Aceh district. This research is a hypothesistesting research with testing using multiple linier regression from the data collected through the questionnaire. The research population is 46 head of sub-division of finance all SKPK in West Aceh District. Data analysis is done using the SPSS (Statistical Package for Social Science). The results of the study showed that: (1) Knowledge of PPK SKPK, Skills and Internal Supervision, simultaneously affect the accountability of regional financial management (2) knowledge of PPK SKPK affect the accountability of regional financial management (3) skills affect the accountability of regional financial management (4) internal supervision affect the accountability of regional financial management.KeyWords: Knowledge of PPK SKPK, skills, internal supervision and accountability of regional financial managementAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pengetahuan pejabat penatausahaan keuangan satuan kerja perangkat kabupaten, keterampilan, dan pengawasan internal (baik secara simultanmaupun parsial) terhadapakuntabilitas pengelolaan keuangan daerahpadasatuan kerja perangkat kabupaten di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini merupakanhypothesistesting research dengan pengujian menggunakan regresi linier berganda dari data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi penelitian merupakan 46kasubbag keuangan seluruh SKPK di Kabupaten Aceh Barat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Science).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengetahuan PPK SKPK, Keterampilan, dan Pengawasan Internal, secara simultan berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah (2) pengetahuan PPK SKPK berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah (3) keterampilan berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dan (4) pengawasan internal  berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.Kata kunci: Pengetahuan PPK SKPK, keterampilan, pengawasan internal, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah
PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Dini Attar, Islahuddin, M. Shabri.
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 1: Februari 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.581 KB)

Abstract

Abstract: Aim of this study is to test influence of risk management application (credit, liquidity and operational) to banking financial performance listed in Indonesia Stock Exchange (IDX). Population in this research is entire banks registered in BEI until 2011 and observation period is 5 years (2007-2011). Thus, total population is 150 (30 banks x 5 years). Analysis method used in this study is data panel regression and data processing using Eviews program 6. Result of this research reveals that application of risk management (credit, liquidity and operational) simultaneously affect banks financial performance in BEI. Whereas, partially, it is only application of risk management liquidity has no effect on the banking financial performance registered in BEI.Keywords: Application of credit risk management, application of liquidity risk management, application of operational risk management, financial performance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan manajemen risiko (kredit, likuiditas dan operasional) terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perbankan yang terdaftar di BEI sampai dengan tahun 2011 dengan periode pengamatan selama 5 tahun (2007-2011). Dengan demikian total populasi adalah sebanyak 150 (30 perbankan x 5 tahun). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dan proses pengolahan data menggunakan program Eviews 6. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko (kredit, likuiditas dan operasional) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di BEI. Sedangkan, secara parsial hanya penerapan manajemen risiko likuiditas yang tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di BEI.Kata kunci: Penerapan manajemen risiko kredit, penerapan manajemen risiko likuiditas, penerapan manajemen risiko operasional, kinerja keuang
PENGARUH PENERIMAAN DANA OTONOMI KHUSUS DAN TAMBAHAN DANA BAGI HASIL MIGAS TERHADAP BELANJA MODAL SERTA DAMPAKNYA PADA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN/KOTA DI ACEH Cut Sri Hartati, Syukri Abdullah, Mulia Saputra.
Jurnal Akuntansi Vol 5, No 2: Mei 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.804 KB)

Abstract

Abstract:Since it is designated as a special autonomy province, Aceh has received substantial funds by the central government, either the special autonomy fund and Gas Share Additional Funding. The local government can use these funds to develop infrastructure in various sectors in order to support the welfare of the community, one of which can be measured by the HDI (Human Development Index). The Regencies/Cities Authorities have budgeted a subtantial capital expenditure to the infrastructure development. The special autonomy issue associated with the community welfare measured with the HDI is, therefore, interesting to conduct a study. The purpose of this study was to examine and analyze the effect of the receipt of special autonomy and Gas Share Additional Fundingfunds toward the capital expenditures and their impact on Human Development Index in Districts/Municipalities in Aceh Province.This study is a hypothesis testing research by using path analysis to figure out the population data collected based on documents and reports that are made available from Bappeda (the Provincial Development Planning Agency)of Aceh, Directorate-General of Regional Fiscal Balance of the Ministry of Finance, and Central Bureau of Statistics of Aceh. The results of this study show that the funds allocated for the Aceh Province from Speacial Autonomy and Gas Share Additional Fundingschemes have positive effects both jointly and simultanously toward the capital expenditures of Districts/Municipalities in Aceh. Furthermore, the results also prove that the fundings and capital expenditures have positive effects either jointly or partially on the HDI of the Districts/Municipalities in the Aceh Province. For direct and indirect influences, it shows that the capital expenditures do not mediate the effect of special autonomy fund toward the HDI. Other results prove that the capital expenditures mediate the effect of Gas Share Additional Fundingto HDI.Keywords: Special Autonomy Fund, Gas Share Additional Funding, Capital Expenditure, Human Development Index (HDI), Community WelfarenAbstrack:Sejak ditetapkan sebagai daerah otonomi khusus (otsus), Aceh memperoleh dana daerah yang cukup besar, baik dari dana otsus maupun dari TDBH migas. Dengan dana yang besar tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur diberbagai sektor untuk dapat menunjang kesejahteraan masyarakat yang salah satunya dapat diukur dengan IPM. Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah Kabupaten/kota di Aceh telah menganggarkan belanja modal yang cukup besar. Oleh karena itu, isu otonomi khusus dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang diukur dengan IPM menjadi hal menarik untuk dilakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerimaan dana otonomi khusus dan TDBH Migas terhadap belanja modal serta dampaknya pada IPM kabupaten/kota di Aceh. Jenis penelitian ini merupakan hypothesis testing reasearch dengan menggunakan path analysis terhadap data populasi yang dikumpulkan berdasarkan dokumen dan laporan yang telah tersedia di Bappeda Aceh, DJPK Departemen Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerimaan dana otsus dan TDBH 2 Migas berpengaruh positif baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap belanja modal kabupaten/kota di Aceh. Selanjutnya hasil penelitian juga membuktikan penerimaan dana otsus, TDBH Migas dan belanja modal berpengaruh positf baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap IPM kabupaten/kota di Aceh. Untuk pengaruh langsung dan tidak langsung membuktikan bahwa belanja modal tidak memediasi pengaruh dana otsus terhadap IPM. Hasil lainnya membuktikan belanja modal memediasi pengaruh TDBH Migas terhadap IPM.Kata kunci: Dana Otsus, TDBH Migas, Belanja Modal, IPM, Kesejahteraan Masyarakat.
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN BELANJA DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH Yuni Harteti, Darwanis, Syukriy Abdullah
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 3: Agustus 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.607 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to examine the effect of fiscal decentralization and the regional expenditures of the regional financial performance in the district /city at the province of Aceh either jointly or partially. The population in this study are the district/city in the province of Aceh during the 5 period (2009-2013). Research using census method. The data are process by using a balanced panel data. The total population in 2009 up to 2013 are 18 districts and 5 cities. The method of analysis used in this study were multiple linear regression. The results of this study show that (1) fiscal decentralization and regional expenditures together affect the regional financial performance. (2) The partial positive effect of fiscal decentralization, while regional expenditures negatively affect of regional financial performance.  Keywords: Fiscal Decentralization, Regional Expenditures, Regional Financial Performance  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal dan belanja daerah terhadap kinerja keuangan daerah pada kabupaten/kota di provinsi aceh baik secara bersama-sama atau parsial terhadap kinerja keuangan daerah. Populasi pada penelitian ini adalah kabupaten/kota di provinsi Aceh selama 5 periode (2009-2013). Penelitian menggunakan metode sensus. Data di proses dengan menggunakan balanced panel data. Total populasi tahun 2009 s.d 2013 sebanyak 18 kabupaten dan 5 kota. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desentralisasi fiskal dan belanja daerah secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah. (2) Secara parsial desentralisasi fiskal berpengaruh positif, sedangkan belanja daerah berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan daerah.  Kata kunci: Desentralisasi Fiskal, Belanja Daerah, Kinerja Keuangan Daerah.
PENGARUH SISA ANGGARAN, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP BELANJA MODAL BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN PEKERJAAN UMUM (Studi pada Perubahan Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Aceh) Adi Surya, Darwanis, Syukriy Abdullah.
Jurnal Akuntansi Vol 4, No 3: Agustus 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.204 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh sisa anggaran, pendapatan asli daerah, dan Dana Bagi Hasil terhadap Belanja Modal Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Pekerjaan Umum dalam perubahan anggaran kabupaten/kota di Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah 23 (dua puluh tiga) Kabupaten/Kota di Aceh. Data penelitian berupa dokumen APBD Perubahan kabupaten/kota di Aceh yang diperoleh dari Dinas Keuangan Aceh (DKA). Model analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yang dioperasikan dengan program SPSS 20 (Statistic package for the social sciences) versi 20. Hasil penelitian menunjukkan perubahan DBH berpengaruh terhadap perubahan belanja modal pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum. Sedangkan perubahan sisa anggaran berpengaruh negatif terhadap perubahan belanja modal bidang Pekerjaan Umum dan variabel PAD berpengaruh Negatif terhadap perubahan belanja modal pada bidang Pendidikan.Kata-kata kunci: Perubahan anggaran, sisa anggaran, PAD, DBH, belanja modal, SiLPA, bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, ARUS KAS BEBAS, DAN LEVERAGE KEUANGAN TERHADAP PEMBAYARAN DIVIDEN TUNAI PADA SAHAM-SAHAM BLUE CHIP (LQ 45) PADA BURSA EFEK INDONESIATAHUN 2009-2013 Doni Kasmon, Hasan Basri, M. Shabri Abd. Majid
Jurnal Akuntansi Vol 5, No 1: Februari 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.209 KB)

Abstract

Abstract : Dividend can reduce conflict of interest between stockholders and managers (agent). However, before dividends are distributed, there are many factors to consider because it’s related to future survival of a company. Moreover, dividend distribution is also influenced by many things, including distribution of shareholding, free cash flow and percentage of debt to working capital. Therefore, the purpose of writing this article was to discuss the influence of managerial ownership, institutional ownership, free cash flow, and financial leverage on cash dividend payment. The samples in this study were collected using purposive sampling technique, based on established criterion. The criterion was the company successfully enter list of companies announced by Indonesian Stock Exchange (IDX) to be in stock category LQ 45 five years in a row. From the criterion, 110 samples from 22 companies in 2009-2013 period were collected. The result of this study showed independent variables which consisted of managerial ownership, institutional ownership, free cash flow, and financial leverage were simultaneously proven to have significant influence on cash dividend payment. In partial test, managerial ownership and free cash flow were proven to have insignificant influence on cash dividend payment, while institutional ownership and financial leverage were proven to have negative significant influence on cash dividend payment.  Keywords: Managerial Ownership, Institutional Ownership, Free Cash Flow, Financial Leverage, Cash Dividend Abstrak : Dividen dapat mengurangi konflik kepentingan antara pemegang saham (principal) dengaan manajer (agent), namun sebelum dividen tersebut dibagikan, banyak faktor yang harus diperhatikan, karena menyangkut keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang. Disamping itu dalam hal pembagian dividen, juga dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya distribusi kepemilikan saham, adanya arus kas bebas dan persentase utang dengan modal perusahaan. Oleh karena itu, tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendiskusikan pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, arus kas bebas, dan leverage keuangan terhadap pembayaran dividen tunai. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria yang dibuat. Kriteria tersebut adalah perusahaan yang berhasil selama lima tahun berturut-turtut masuk dalam daftar perusahaan yang selalau diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam saham perusahaan kategori LQ 45. Dari kriteria yang dibuat tersebut diperoleh 110 sampel dari 22 perusahaan, selama kurun waktu 2009-2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama semua variabel bebas yang terdiri dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, arus kas bebas, dan leverage keuangan terbukti memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pembayaran dividen tunai. Ketika dilakukan uji secara parsial,  kepemilikan manajerial dan arus kas bebas, tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap pembayaran dividen tunai, sementara kepemilikan institusionaldan leverage keuangan  terbukti berpengaruh negatif secara signifikan terhadap pembayaran dividen tunai. Kata Kunci:   Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional,  Arus Kas Bebas, LeverageKeuangan, Dividen Tunai.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN UTANG SEBAGAI PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2008-2012 Dewi Maya Sari, Muhammad Arfan, Said Musnadi.
Jurnal Akuntansi Vol 4, No 2: Mei 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.804 KB)

Abstract

 Abstract: This research is aimed to test the effect of managerial ownership, institutional ownership on firm value with a debt policy as moderate variable in manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange from 2008 to 2012. Technique of sampling is applied with purposive sampling with 50 observations. The research is analyzed by using regression analysis or Moderate Regression Analysis (MRA). The results show that managerial ownership, institutional ownership, and debt policy has effect on firm value. The interaction test results indicate that debt policy weaken the effect of relationship between managerial ownership and firm value and debt policy strengthen the effect of relationship between institutional ownership and firm value.  Keywords : Managerial ownership, Institutional Ownership, Debt Policy, Firm Value. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan utang sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2008-2012. Teknik pengambilan sampel dilakakukan secara purposive samplingdengan jumlah sampel penelitian sebanyak 50 pengamatan. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi interaksi atau Moderate Regression Analysis(MRA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kebijakan utang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil uji interaksi menunjukkan bahwa kebijakan utang memperlemah pengaruh terhadap hubungan antara kepemilikan manajerial dengan nilai perusahaan dan kebijakan utang memperkuat pengaruh terhadap hubungan antara kepemilikan institusional dengan nilai perusahaan. Kata kunci: Kepemilikan manajerial, Kepemilikan institusional, Kebijakan Utang, Nilai Perusahaan.
PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH, ISTISHNA, IJARAH, MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Cut Faradilla, Muhammad Arfan, M. Shabri.
Jurnal Akuntansi Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.028 KB)

Abstract

Abstract: This research aimed to examine the effects of murabaha, istishna, Ijara, Musharaka and mudaraba totally or partially to the profitability of Islamic Banks in Indonesia. The populations in this study were all Islamic Banks in Indonesia listed at Bank Indonesia (BI) for the period 2011:Q1-2015:Q4 with the total of 11 banks. However, there were seven banks from the populations that did not have the complete data in this research variable. Therefore, only four Islamic Banks were as samples that met the criteria for this research, which were Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah BRI, and Bank Jabar Banten. There were 80 observation points in this study. The Statistical method used were a common effect test, chow test, and panel data regression. The results show that the murabaha, istishna, ijarah, mudharabah and musharaka simultaneously influence the profitability of Islamic Banks in Indonesia. Murabaha simultaneously has a positive and significant impact on profitability. In contrast, musharaka has a negative and significant effect on profitability. Meanwhile istishna, Ijara, and mudaraba partially do not influence on the profitability of Islamic Banks in Indonesia.Keywords: Murabaha, Istishna, Ijara, Mudharabah, Musharaka, and ProfitabilityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh murabahah, istishna, ijarah, mudharabah dan  musyarakah secara bersama sama maupun secara parsial terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia  yang tercatat di Bank Indonesia (BI) untuk periode 2011:Q1-2015:Q4 yang berjumlah 11 bank. Namun, dari populasi tersebut terdapat 7 bank yang tidak memiliki kelengkapan data dalam variabel  penelitian ini. Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria untuk menjadi sampel penelitian adalah empat Bank Umum Syariah, yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank Jabar Banten. Pada penelitian ini terdapat 80 titik amatan . Metode pengolahan statistik menggunakan uji common effect, uji chow, dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murabahah, istishna, ijarah, mudharabah dan musyarakah secara bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Hasil pengujian secara simultan murabahah  berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dan  musyarakah yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan istishna, ijarah dan mudharabah secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.Kata Kunci: Murabahah, Istishna, Ijarah, Mudharabah, Musyarakah dan Profitabilita

Page 11 of 14 | Total Record : 138