cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2015)" : 28 Documents clear
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INKLUSI BERBASIS KETAHANAN SOSIAL (Studi Kasus di SMP Negeri 04 SelongKabupaten Lombok Timur ) Harthanti, Dewita
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.491 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan siapa saja yang termasuk ke dalam kategori masyarakat inklusi, mendeskripsikan bagaimana proses pendidikan inklusi di SMP Negeri 4 Selong, dan mendeskripsikan sejauh mana strategi pemberdayaan dapat meningkatkan ketahanan sosial pada masyarakat inklusi di SMP 4 Selong.Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian studi kasus merupakan penelitian yang melputi: (1) sasaran penelitiannya dapat berupa manusia, peristiwa, latar dan dokumen, (2), sasaran-sasaran tersebut ditelaah secara mendalam sebagai studi totalitas sesuai dengan latar atau konteksnya masing-masing dengan maksud untuk memahami berbagai kaitan yang ada diantara variabel-variabelnya. Sedangkan pendekatan kualitatif deskriptif yakni metode penelitian yang bertujuan untuk mnggambarkan secara utuh dan mendalam tentang realitas sosial dan berbagai fenomena yang terjadi di mayarakat yang menjadi subjek penelitian sehingga tergambarkan ciri, karakter, sifat dan model dari fenomena tersebut. Informan penelitian dalam penelitian ini antara lain: Kabid DIKDAS dan DIKMEN DIKPORA Lotim, ketua pengurus sekolah LB dan Inklusi, Masyarakat Sekolah dalam hal ini (kepala sekolah, Wakasek, guru umum, GPK/Guru Pembimbing Khusus, siswa siswi, bagian sarana dan prasarana sekolah, wali murit dan masyarakat lingkungan sekitas sekolah.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dengan meminjam teknik analisis yang diperkenalkan oleh Milles and Hubermand yakni teknik analisis interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Kata Kunci: Strategi, Pemberdayaan, Masyarakat Inklusi, Ketahanan Sosial.
INTERACTIVE WORD WALLS IN TEACHING VOCABULARY AT THE NINTH GRADE OF SMP IT PANCOR KOPONG IN ACADEMIC YEAR 2014-2015 Fikni, Zahratul
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i1.297

Abstract

The objective of this research was to find out the whether using interactive word wall for the ninth grade of SMP IT Pancor Kopong in academic year 2014-2015 is effective or not in teaching vocabulary. The research design of this study used pre-experimental in one group pretest – posttest design to know students’ skills in vocabulary. The participants of the research were the ninth grade of SMP IT Pancor Kopong consists of 20 students. The research instrument used by the writer was vocabulary test, the kinds of test were multiple choice, fill the blank, and matching the word. The data of this research were mainly gathered through the test, pre test and post test. The pre test was administrated to see the students’ ability in vocabulary mastery before used interactive word wall strategy. The post test was administrated to see the students’ progress in vocabulary mastery. After the data were collected, the researcher then analyzed them by using t test formula. The finding of the research showed that: mean score of pre test was 60.25, while mean score of post test was 73.45, and observed was 6.94. the table with df=n-1 (20-1=19) and significance level at 0.05 was 2.31. Based on the data analysis, the alternative hypothesis of this research was accepted because tobserved was higher than ttable (6.94>2.31).it can be concluded that teaching vocabulary using interactive word wall was effective to improve the students vocabulary mastery
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL SNOWBALL THROWING DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI MA MU’ALLIMIN NW PANCOR TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 rasyad, abdul
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.411 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.105

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas XI MA Mu’alimin NW Pancor tahun pembelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan perlakuan pada kelompok eksperimen. Subyek yang ditempatkan sebagai kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan memberikan pembelajaran dengan model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual dan kelompok pembanding (control) tidak diberikan perlakuan apa-apa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual memiliki rata-rata skor yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Hasil pengujian secara statistik terhadap hasil post test masing-masing kelompok dengan menggunakan uji-t, menunjukkan hasil bahwa prestasi belajar sejarah kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual lebih baik dengan kelompok siswa yang dibelajarkankan menggunakan metode konvensional. Hal itu menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima.Kata Kunci: Model Snowball Throwing dan Media Audio Visual, Prestasi Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR HIDROLOGI MAHASISWA STKIP HAMZANWADI SELONG Mutia, Tuti
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.697 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.101

Abstract

Salah satu keunggulan dari model Problem Based Learning (PBL) adalah kemampuannya dalam mengembangkan kemampuan berpikir. Nur (2011) menyatakan bahwa model PBL dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk belajar berpikir tentang masalah kehidupan riil. Model ini juga ”menyediakan kondisi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis maupun analisis, serta memecahkan masalah kompleks dalam kehidupan nyata” (Coreobima, 2010). Pemberdayaan kemampuan berpikir ini tentunya akan berpengaruh pada hasil belajar terutama pada matakuliah yang memberikan fasilititas dalam memberdayakan kemampuan tersebut di antaranya yaitu matakuliah yang menyediakan kondisi riil dalam mengaplikasikan teori yang di dapat.Hal lain yang diduga mempengaruhi hasil belajar mahasiswa adalah karakteristik mahasiswa. Salah satu karakteristik mahasiswa yang dimaksudkan adalah gaya belajar. Hal ini berkaitan dengan cara memahami materi pelajaran, menyerap, memperoses, dan menyimpan informasi, serta mengeluarkan informasi. Dalam satu kelas terdiri dari beberapa karakteristik dan gaya belajar mahasiwa yang berbeda-beda dalam memperoses informasi yang didapatkan. Dalam memperoses informasi terdapat berbagai cara yang ditampilkan mahasiswa, sebagian lebih mudah memproses melalui informasi visual, sebagian lagi dengan mudah memproses bila ada suara (auditori), dan lainnya akan memahami dengan mudah jika melakukannya dengan praktek secara langsung (kinestetik) (DePorter, 2002). Sebagai acuan hasil penelitian yang dilakukan oleh Lynn dan O’Brien dalam Rose dan Nichole (2002) menunjukkan kecenderungan belajar pada 5000 mahasiwa sebagai berikut: visual 29%, auditori 34%, dan 37% kinestetik. Gaya belajar berpengaruh terhadap efektifitas belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  model pembelajaran PBL, gaya belajar dan  interaksi model pembelajaran PBL dengan gaya belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini dirancang menggunakan model eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan desain faktorial 2 x 3. Variabel penelitian terdiri dari: (1) variabel terikat adalah hasil belajar siswa; (2) variabel bebas adalah model pembelajarn PBL; dan (3) variabel moderator adalah gaya belajar. Analisis data menggunakan Anova Dua Jalur dengan bantuan SPSS 16.00 for Windows.Hasil analisis menggunakan Anova Dua Jalur menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap hasil belajar; (2) gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar; dan (3) tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran PBL dengan gaya belajar terhadap hasil belajar. Kata kunci: Model PBL, Hasil Belajar, Gaya Belajar
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN CONSEPTUAL UNDERSTANDING PROSEDURES (CUPS) PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SDN 01 KELAYU UTARA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sururuddin, Muhammad
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.878 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.93

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan  model pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs), untuk mengetahui hasil dari pengembangan model Pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs) dan untuk mengetahui pengaruh dari pengembangan pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs) pada mata pelajaran IPA sekolah dasar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumus skala lima untuk validasi buku model, buku guru, buku siswa dan LKS, thitung untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil validasi tim ahli dan uji coba lapangan, hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs). Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa tingkat persentase ketuntasan mencapai 92,31%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dihasilkan buku guru dengan rata-rata 4 dengan kriteria baik, buku model dengan rata-rata 4,06 dengan kriteria baik dan buku siswa dengan rata-rata 3,83  dengan kriteria baik, inovatif, dan efektif. Pengaruh model pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs) terhadap hasil belajar IPA siswa dianalisis menggunakan rumus thitung. Diperoleh hasil thitung 12,840, kemudian dibandingkan dengan hasil ttabel dengan taraf signifikan 5%, yaitu 12,840 berbanding 1,708. Berdasarkan hasil perbandingan nilai thitung dengan ttabel, diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel, maka model pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs) sebagai produk hasil pengembangan dikatakan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci: Pengembangan, Model pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs).
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKUATAN LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING PADA PERMAINAN BOLA VOLI SISWA KELAS VII MTs. MUALIMIN NW PANCOR TAHUN PELAJARAN 2014/1015 Dinata, Karno
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.469 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan latihan passing, baik passing bawah yang paling dominan dalam permainan bola voli dan passing atas di MTs. MUALIMIN NW Pancor Metode yang akan digunakan adalah metode eksperimen. Jumlah  sampel 53 yang ditentukan dengan sistematic random sampling.          Analisa data dilakukan dengan tiga cara yakni analisis univariat, analisis bivariat, dan Analisis Multivariat.  Bahawa 69.8% responden benar, sedangkan 30.2% responden passing bola voli yang kurang baik. kemudian Variabel yang dominan berpengaruh terhadap kemampuan passing bola voli responden adalah sarana dengan nilai OR = 8.456, artinya sarana yang tersedia mempunyai kecendrungan 7 kali responden melakukan latihan kekuatan lengan terhadap kemampuan passing bola voli dengan benar dibandingkan dengan sarana yang tidak tersedia.          Dari hasil analisis data diperoleh variable yang berhubungan dengan kemampuan passing bola voli responden adalah peran guru dalam memberikan kesempatan pada responden untuk melakukan passing yakni 85.7% dari pada tidak mendapatkan dukungan sebesar 52.0%. Dimana variable sarana bola voli tersedia sebanyak 88.9% bila dibandingkan dengan yang tidak tersedia 50.0%. Sedangkan variable yang tidak berhubungan adalah pengetahuan responden tentang bola voli dalam melatih kekuatan lengan terhadap kemampuan passing sebagian besar berpengetahuan buruk 52.8% dan variable motivasi responden dalam melatih kekuatan lengan guna mendapatkan kemampuan passing sebagian besar rendah 66.0%.          Peneliti menyarankan khususnya pada guru penjaskes yakni perlu meningkatkan kemampuan teknik dasar passing bawah,dan passing atas dalam permainan bola voli dengan peningkatan intensitas latihan melalui kegiatan ekstrakulikuler pada siswa MTs. Mualimin NW Pancor dangan dukungan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Bola Voli, Passing Bawah, Passing Atas, Kekuatan Lengan
PERAN KULTUR SEKOLAH DAN PROFESIONALISME GURU IPS UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL SISWA DI SMPN I GALUR KULON PROGO Saputra, Bambang Eka
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.796 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran kultur sekolah dan profesionalisme guru IPS untuk mengembangkan Soft skill siswa dalam belajar IPS di SMPN I Galur Kulon Progo.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Guru IPS di SMPN I Galur Kulon Progo. Objek penelitian ini adalah kultur sekolah, profesionalisme guru dan soft skill siswa di SMPN I Galur Kulon Progo.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dianalisis dengan mereduksi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan dan memverifikasi data yang diproleh dari lapangan. Adapun tenik keabasahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber data. Kultur sekolah yang mencakup nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, slogan-slogan atau moto, kebiasaan-kebiasaan, dan upacara-upacara di SMPN I Galur Kulon Progo dapat dilaksanakan dengan baik pada warga sekolah. Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru, TU ikut mengembangkan kultur sekolah  dengan secara terus menerus sehingga dapat mempengaruhi  Soft skill seluruh siswa di SMPN I Galur Kulon Progo. Siswa yang mempunyai Soft skill baik biasanya kelihatan dari budi pekertinya. Siswa yang mempunyai Soft skill tinggi mampu mengontrol emosinya dan pikiran, itu tergambar dalam budi bahasanya, dalam caranya berkomunikasi, perilakunya tidak grusa grusu, dan perbuatan atau berintegritas tinggi, tenggang rasa dan toleransi tinggi. Profesionalisme guru IPS didalam pembelajarannya dapat memberikan peran yang positif dalam mengembangkan softskill siswa melalui kegiatan belajar baik didalam dan di luar kelas yang berupa kegiatan diskusi, memecahkan masalah, dan mengerjakan tugas secara berkelompok sehingga dapat mengembangkan interaksi antara satu siswa dengan siswa yang lainnya didalam mata pelajaran IPS. Kata kunci:Kultur Sekolah, Profesionalisme Guru IPS, Pengembangan Soft Skill Siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN CYBERNETICS BEHAVIOR PADA DIRECT INSTRUCTION UNTUK PENGAJARAN MIKRO DI PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG 2014 Apriana, Dina; Husni, Muh.
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.982 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.104

Abstract

Dalam upaya membelajarkan pengajaran mikro, diperlukan media pembelajaran yang dirancang untuk kebutuhan belajar mahasiswa dengan mempertimbangkan stimulus yang paling efektif dan berfungsi secara optimal membantu penguasaan keterampilan dasar mengajar kepada mahasiswa. Bentuk media pembelajaran yang dapat digunakan yaitu bahan ajar cetak dan bahan ajar audiovisual. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan pendekatan cybernetic behavior yang memberikan penekanan bahwa melalui bahan ajar teknologi akan mempermudah mahasiswa dalam memproses pesan informasi yang ditemukan untuk dikembangkan melalui praktik dan latihan-latihan dengan penekanan pada perubahan perilaku yang mampu menguasai keterampilan dasar mengajar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan karena menghasilkan suatu paket pembelajaran yang terdiri dari bahan ajar cetak dan bahan ajar audiovisual. Penelitian ini dilakukan di STKIP Hamzanwadi Selong pada mahasiswa program studi PGSD. Adapun rancangan penelitian menggunakan model pengembangan Dick & Carey karena prosedur pengembangan ini dianggap paling sistematis dalam penyusunan bahan ajar. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa: observasi, wawancara, angket validasi ahli media dan ahli materi, tes hasil belajar, dan angket respon/tanggapan mahasiswa, serta dokumentasi.Hasil penelitian pengembangan ini berupa data deskriptif kualitatif. Data dari hasil validasi ahli media diperoleh persentase skor sebesar 77,6%, sedangkan ahli materi sebesar 82,22%. Kedua skor tersebut menunjukkan kualifikasi produk baik dan tanpa perlu revisi. Namun dari kedua ahli terdapat saran yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan revisi produk menjadi lebih baik. Untuk tes hasil belajar diperoleh skor rata-rata sebesar 76,87 dan perolehan skor di atas 65 sebesar 95%. Data pada angket respon/tanggapan mahasiswa diperoleh rata-rata skor 87,44% dengan kualifikasi mendapatkan respon positif.Dari hasil penelitian pengembangan ini diharapkan membawa peningkatan produktivitas pembelajaran pengajaran mikro, dimana mahasiswa dapat menggunakan bahan ajar untuk lebih menguasai pesan dan melatih kemandirian dalam mengaplikasikan keterampilan dasar mengajar. Adanya bahan ajar ini akan memberikan sebuah pemecahan masalah terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini mengupayakan agar proses pembelajaran pengajaran mikro dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Kata kunci: bahan ajar, cybernetic behavior, pengajaran mikro
LEKSIKON PEMBENTUK TINGKAT TUTUR PADA UPACARA ADAT SORONG SERAH AJI KRAMA DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Murcahyanto, hary
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.011 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.106

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian dengan menggunakan metode ethnografik deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan rekam sadap. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis diskripsi kualitatif.Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep penggunaan bahasa pada upacara adat Sorong Serah Aji Krama masyarakat desa Sakra sehingga penggunaan bahasa bisa dipertahankan dan mendeskripsikan tingkat tutur dan leksikon pembentuknya pada penggunaan bahasa dalam Sorong Serah Aji Krama sehingga masih digunakan sampai sekarang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa,wujud penggunaan bahasa pada upacara adat Sorong Serah Aji Krama, terutama digunakan oleh pembayun penyorong,penampi, pisolo dan pengurang dalam salah satu rangkaian upacara terpenting pada prosesi perkawinan adat suku Sasak mulai dari Mesejati,Selabar, Bait Wali (Mengambil Wali), Bait Janji (Mengambil Janji), Sorong Serah (serah terima), Nyongkolan (mengiringi pengantin) sampai dengan Balik Lampak (Bales Nae) yang semuanya merupakan satu kesatuan rangkaian upacara perkawinan adat Sasak secara lengkap.Tingkat tutur dan leksikon pembentuk pada tingkat tutur atau pembicaraan dalam upacara adat sorong serah dapat digolongkan dalam tingkat tutur biasa, madya dan Utami.Sedangkan leksikon pembentuk dari tingkat tutur tersebut terdiri dari leksikon bahasa Sasak biasa, Sasak halus, Bali, Jawa, Jawa Kuna, Arab dan leksikon bahasa Indonesia.  Kata Kunci: Leksikon,Tingkat Tutur, Sorong Serah
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN CONCEPT MAPPING BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI STKIP HAMZANWADI SELONG LOMBOK TIMUR zein, rohaeniah
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.949 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.107

Abstract

The student learning achievement was still low, it can be seen from more than >50% of student number not achieving the Minimum Passing Criteria (KKM) for daily quiz value Basic of Accounting II. It is because of inappropriate learning use. While the Principle Accounting II in accounting cycle of trading company learning material has aplicatif and interconnection betwen one concept and another, so that there should be a learning strategy can apply and describe the concept interconnection. This research aimed to find out: (1) differences in learning achievement of accounting student who use the Contextual Teaching and Learning and Concept Mapping instructional strategy, (2) differences in learning achievement of accounting student who had high category and low category of multiple intelligence, (3) interaction effect between kategory multiple intelligence, CTL and Concept Mapping. This study was a experiment. The research was desained by faktorial 2x2. The sample was taken by using nonprobability sampling kuota. The data collection was taken by document, questionnaire and test method. The conclusion of this research were that: (1) There were differences in learning achievement of accounting student who used the Contextual Teaching and Learning and Concept Mapping instructional strategy. (2) There were differences in learning achievement of student who had the high category and the low category of multiple intelligence. (3) There was an interaction effect between kategory miltiple intelligences, Contextual Teaching and Learning and Concept Mapping instructional strategy. The everage learning achievement (Basic of Accounting II) of experiment class (CTL) higher than the control class (Concept Mapping), and different category of multiple intelligences to effect different of learning achievement. Key Words: Multiple Intelligences, CTL, Concept Mapping, Learning Achievement.

Page 1 of 3 | Total Record : 28


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue