cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal AUDI
ISSN : 25283359     EISSN : 25283367     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): AUDI" : 9 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN PADA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MEDIA POHON HITUNG DI KELOMPOK BERMAIN PELANGI AISYIYAH JUMANTORO Fitri Marfuah & Hera Heru SS
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1679

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan pohon hitung di KB Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017; 2) Untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui penggunaan media pohon hitung di KB Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (action research) ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Penelitian ini mengambil tempat di KB Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar. Subyek penelitian ini adalah 24 yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 17 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kritis dan analisis komparatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa melalui penggunaan media pohon hitung dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia dini di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Ajaran 2016/2017, hal ini dibuktikan bahwa peningkatan pada siklus I ke siklus II meningkat sebesar 25,03%, siklus II ke siklus III mengalami peningkatan sebesar 50% secara keseluruhan kemampuan mengenal bilangan anak telah mencapai 95,83%. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan melalui penggunaan media pohon hitung dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia dini di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Kemampuan Mengenal Bilangan Media Pohon Hitung
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MOZAIK ANAK KELOMPOK B POS PAUD HARAPAN BUNDA GIRIWONDO Katmini & AR. Koesdyantho
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus melalui teknik mozaik pada anak kelompok B POS PAUD Harapan Bunda Giriwondo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan `kelas (classroom actionresearch) yang menggunakan modifikasi model Kemmis dan Mc Taggart, subjek dalam penelitian adalah 15 anak, yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan panduan observasi, teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu jika minimal 80% dari 15 anak memiliki keterampilan motorik halus dengan kriteria berkembang sangat baik dan sesuai harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik mozaik dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B POS PAUD Harapan Bunda Giriwondo, Hal ini dibuktikan pencapaian kemampuan motorik halus anak yang berkembang sangat baik. Peningkatan keterampilan motorik halus anak dapat dilihat pada hasil penelitian pratindakan diperoleh 33,3% atau 5 anak dari 15 anak berada pada kriteria berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Pada siklus I diperoleh 73,33% atau 11 anakdari 15 anak yang berada pada criteria berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan . Pada siklus II diperoleh 93,33% atau 14 anak dari 15 anak berada pada criteria berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Penelitian dihentikan sampai Siklus II Karena sudah memenuhi keriteria keberhasilan indikator yaitu minimal 80% dari 15 anak motorik halusnya berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Cara yang dilakukan yaitu 1) anak mengambil benda kecil dengan dua jari, 2) anak diminta menempel benda-benda kecil, seperti kertas dipotong kecil-kecil, kancinng baju dan korek api pada pola yang sudah disediakan guru. Tindakan tersebut dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak.Kata kunci: Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus, Kegiatan Mozaik, Kelompok B.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PEMANFAATAN BARANG BEKAS BOTOL MINUMAN DI KB PERMATA BANGSA KEBAK R. Nelly Kustiamah & Sri Hartini
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1681

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak melalui pemanfaatan barang bekas botol minuman di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (action research) ini direncanakan terdiri dari tiga siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, obserasi, refleksi. Penelitian ini mengambil tempat di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar. Subyek penelitian ini adalah 26 yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 14 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kritis dan analisis komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan barang bekas botol minuman dapat meningkatkan kreativitas anak di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017 dan pelaksanaan pemanfaatan barang bekas botol minuman dapat meningkatkan kreativitas anak di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, hal ini dapat ditunjukkan dari peningkatan rata-rata kreativitas dari kondisi awal ke siklus I sebesar 12%, siklus I ke siklus II sebesar 19%, siklus II ke siklus III sebesar 35% dengan rata-rata 83%. Sedangkan KKM yang diharapkan adalah 80%, dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa melalui pemanfaatan barang bekas botol minuman dapat meningkatkan kreativitas anak di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017 dan pelaksanaan pemanfaatan barang bekas botol minuman dapat meningkatkan kreativitas anak di Kelompok Bermain Permata Bangsa Kebak Jumantono Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Kreativitas Anak, Pemanfaatan Barang Bekas Botol Minuman
PENGEMBANGAN TARI GLETHAK UNTUK MENINGKATKAN GERAK NON LOKOMOTOR ANAK USIA DINI Mudafiatun Isriyah
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1682

Abstract

Pengetahuan guru-guru PAUD dalam mengembangkan gerak non lokomotor yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan masih rendah yang menyebabkan kualitas proses pengembangan kreativitas anak tidak maksimal. Rendahnya kualitas pengembangan gerak menyebabkan pengembangan kreativitas gerak anak juga rendah dan tidak kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan tari Glethak, sebagai contoh pengembangan kreativitas gerak tari yang diperlukan anak untuk meningkatkan kasus gerak non lokomotor Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (R&D) mengikuti model 4-D menurut Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) pendefinisian (define); (2) perancangan (design); (3) pengembangan (develop); dan (4) penyebarluasan (disseminate). Dalam mengembangkan kreasi tari Glethak yang akan digunakan untuk bahan pengembangan gerak non lokomotorik ada beberapa tahap. Yaitu tahap pengembangan kreasi tari Glethak, uji ahli, dan uji lapagan pada beberapa Taman Kanak-kanak yang ada di kota Lumajang dan Jember. Saat pelaksanaan tim peneliti memantau proses jalannya kreasi tari Glethak dan setelah selesai dilakukan diskusi dengan guru pengajar untuk merefleksi proses pengembangan gerak non lokomotorik anak yang telah dilaksanakan demi perbaikan selanjutnya. Tahap implementasi menggunakan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Metode pengumpulan data digunakan metode observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk tabel, presentase, dan grafik. Dan hasil pengolahan data dibahas secara naratif dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan teori. Pengembangan Tari Glethak Untuk Meningkatkan Gerak Non Lokomotor Anak Usia Dini,Kata Kunci: Pengembangan Tari Glethak, Meningkatkan Gerak Non Lokomotor, Pada Anak Usia Dini
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MEDIA BALOK DI KELOMPOK BERMAIN PELANGI AISYIYAH Yanti & Hera Heru SS
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1683

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah 1) Untuk mengetahui apakah melalui media balok dapat meningkatkan kemampuan berhitung di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017; 2) Untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kemampuan berhitung di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (action research) ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Penelitian ini mengambil tempat di KB Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar. Subyek penelitian ini adalah 30 yang terdiri dari 15 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kritis dan analisis komparatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui media balok dapat meningkatkan kemampuan berhitung di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, hal ini dapat ditunjukkan bahwa kemampuan berhitung anak siklus I sebesar 32%, siklus II rata-rata sebesar 50,7% dan siklus III rata-rata sebesar 78%. Sedangkan KKM di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar adalah 75%, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil penelitian ini dapat dikatakan telah mencapai keefektifannya, karena hasil penelitian ini telah mencapai lebih dari 75% atau mencapai 78%. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan melalui media balok dapat meningkatkan kemampuan berhitung di Kelompok Bermain Pelangi Aisyiyah Jumantoro Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Kemampuan Berhitung, Media Balok
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN BOWLING PADA ANAK KELOMPOK B KB LESTARI KARANGBANGUN Siti Nur Hayati & AR. Koesdyantho
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan anak melalui permainan bowling kelompok B KB Lestari Karangbangun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan `kelas (classroom actionresearch). Subjek dalam penelitian adalah 8 anak, yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara.Instrumen penelitian menggunakan panduan observasi, teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif dan analisis kritis, indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu jika minimal 80% dari 8 anak memiliki kemampuan mengenal bilangan dengan kriteria sesuai harapan atau berkembang sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bermain bowling dapat meningkatkan kemampuan mengenal bilangan anak Kelompok B KB Lestari Karangbangun, Hal ini dibuktikan pencapaian kemampuan mengenal dan menghitung bilangan anak yang berkembang sangat baik. Peningkatan kemampuan mengenal bilangan anak dapat dilihat pada hasil penelitian pratindakan diperoleh 25% atau 2 anak dari 8 anak berada pada kriteria berkembang sesuai harapan. Pada siklus I diperoleh 37,5%, anak mengenal angka dan 62,5 % untuk menghitung bilangan berada pada kriteria berkembang sesuai harapan. Pada siklus II diperoleh 81,25% untuk mengenal angka dan 87,5% untuk menghitung bilangan berada pada kriteria berkembang sangat baik.Kata kunci: Kemampuan mengenal bilangan, permainan bowling, Kelompok B
UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN PADA ANAK DENGAN PERMAINAN ULAR TANGGA DI KB ABC BLORONG Sri Yuliati & Sri Hartini
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1685

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah 1) Untuk meningkatkan kemampuan berhitung melalui permainan ular tangga pada anak di Kelompok Bermain ABC Blorong Ngunut, Jumantono, Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017; 2) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan permainan ular tangga dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak di Kelompok Bermain ABC Blorong Ngunut, Jumantono, Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (action research) ini direncanakan terdiri dari tiga siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, obserasi, refleksi. Penelitian ini mengambil tempat di Kelompok Bermain ABC Blorong Ngunut, Jumantono, Karanganyar. Subyek penelitian ini adalah 24 yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kritis dan analisis komparatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa melalui permainan ular tangga dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak di Kelompok Bermain ABC Blorong Ngunut, Jumantono, Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017 dan pelaksanaan permainan ular tangga dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak di Kelompok Bermain ABC Blorong Ngunut, Jumantono, Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan berhitung anak dari kondisi awal ke siklus I meningkat sebesar 31,2% dengan rata-rata sebesar 48,6%, siklus I ke siklus II meningkat sebesar 9% dengan rata-rata sebesar 57,6% dan siklus II ke siklus III meningkat sebesar 27,8% dengan rata-rata sebesar 85,4%. Sedangkan KKM secara kelompok yang diharapkan adalah 80%.Kata Kunci: Kemampuan Berhitung Permulaan, Permainan Ular Tangga
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN ME-LALUI KEGIATAN MENGGUNTING TERBIMBING DI PAUD AL FATIH KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2017 Mansyur Romadon Putra
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i1.1686

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 Tahun melalui kegiatan menggunting terbimbing di PAUD AL FATIH kota Lubuklinggau”, diharapkan dengan penelitian ini dapat kemampuan motorik halus anak meningkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek yang digunakan yaitu kelompok B PAUD AL FATIH Lubuklinggau dengan jumlah 20 orang siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus setiap siklusnya terdiri dari 5 kali pertemuan. Pada siklus pertama kemampuan motorik anak meningkat 69,23 % sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 92,31 % . Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan menggunting terbimbing dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Dengan demikian hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan motorik anak meningkat secara signifikan.Kata Kunci : Motorik halus, Anak, Menggunting.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN METAKOGNISI MAHASISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJARNYA Jumanto Jumanto
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 1 (2017): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v2i1.9044

Abstract

This classroom action research aimed to improve students' learning achievement through enhancing students' metacognition ability in understanding the material of students' development. The study was conducted due to the unsatisfactory learning achievement of the students that did not meet the expected competency standards. The pre-intervention scores of the students were 2.70% in the excellent category (A), 27.03% in the moderate category (B), 64.86% in the sufficient category, and the rest were below the standard. The research subjects were 49 second-semester students consisting of 31 students from the Elementary School Teacher Education (PGSD) study program and 18 students from the Informatics Engineering Education (PTI) program. The sampling technique used was saturated sampling. The success indicator was determined by the action declared successful if the average value was above 75 and the number of students who passed the minimum mastery criteria (KKM) was more than 80%. Qualitative descriptive analysis was used to analyze the data. The research findings showed that the application of the cooperative learning model could improve students' learning achievement in understanding the material of students' development through enhancing their metacognitive abilities.

Page 1 of 1 | Total Record : 9