cover
Contact Name
Henny Zurika Lubis
Contact Email
liabilities@umsu.ac.id
Phone
+6281370902639
Journal Mail Official
liabilities@umsu.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/LIAB/about/contact
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
LIABILITIES (JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI)
ISSN : 26205866     EISSN : 26205866     DOI : https://doi.org/10.30596/liabilities
Core Subject : Education,
Liabilities Jurnal Pendidikan Akuntansi adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian atau kajian teoritis yang memberikan informasi, ide-ide dan pendapat, selain analisis kritis kemajuan dalam penelitian pendidikan akuntansi. jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi sebagai sumber referensi akademisi. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Akutansi, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun dibulan April, Agustus, dan Desember. Ruang Lingkup Liabilities Jurnal : 1. Pendidikan Akuntansi 2. Pendidikan Ekonomi 3. Akuntansi 4. Perbankan 5. Perpajakan 6. Kewirausahaan
Articles 180 Documents
Analisis Dampak Tekanan Stakeholder Terhadap Pengungkapan Informasi Keuangan dan Non-Keuangan pada PT HM Sampoerna Tbk Lu'lu'atul Maknunah
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak tekanan stakeholder terhadap pengungkapan informasi keuangan dan non-keuangan pada PT HM Sampoerna Tbk dengan menggunakan perspektif teori stakeholder. Tekanan yang berasal dari stakeholder internal (manajemen dan karyawan) serta stakeholder eksternal (investor, pemerintah, masyarakat, dan media) diyakini memengaruhi perilaku pengungkapan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi (content analysis) terhadap laporan tahunan dan laporan keberlanjutan periode 2020–2023 untuk menelusuri respons perusahaan terhadap berbagai tekanan stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan dari pemerintah dan masyarakat mendorong peningkatan transparansi dalam pengungkapan non-keuangan, terutama pada aspek CSR dan keberlanjutan lingkungan, sedangkan tekanan dari investor berpengaruh terhadap transparansi keuangan dan konsistensi pembagian dividen meski terjadi penurunan laba industri. Sementara itu, stakeholder internal berperan menjaga reputasi dan efisiensi operasional perusahaan. Kesimpulannya, setiap kelompok stakeholder memiliki tingkat pengaruh yang berbeda, namun secara kolektif berkontribusi dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi perusahaan. Temuan ini mendukung pengembangan teori stakeholder serta memberikan wawasan bagi perusahaan publik dalam merancang strategi pelaporan yang adaptif terhadap tekanan multi-stakeholder.
Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Modal dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Penghindaran Pajak Astuti Indah Sasmita; Ferdiansyah Ferdiansyah
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of Sales Growth, Capital Intensity and Managerial Ownership on Tax Avoidance. The population of this study is consumer non-cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019-2023. The number of samples obtained using the purposive sampling technique is 14 companies with observations for 5 years, the number of observations is 70 company data. The research method used is a quantitative method using secondary data, this type of research is associative. While the data analysis technique is panel data regression with the eviews 12 program. The results of this study indicate that simultaneously sales growth, capital intensity and managerial ownership have a simultaneous effect on tax avoidance. While partially sales growth has a negative effect on tax avoidance, capital intensity has a positive effect on tax avoidance, while managerial ownership has no effect on tax avoidance
Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumtif Pelajar Remaja yang Dimoderasi oleh Perilaku Fintech Syifa Nazilah Amanda; Faisal Raahman Donngoran
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah merevolusi sektor keuangan melalui kehadiran financial technology (fintech), namun kemudahan ini memicu kekhawatiran akan peningkatan perilaku konsumtif di kalangan remaja yang memiliki literasi keuangan relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif pelajar remaja dengan perilaku fintech sebagai variabel moderasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 153 pelajar SMA/SMK di Kota Medan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui perangkat lunak SPSS 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Sebaliknya, perilaku fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan layanan keuangan digital, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif remaja. Lebih lanjut, perilaku fintech ditemukan tidak mampu memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku konsumtif. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi lembaga pendidikan dan orang tua untuk meningkatkan edukasi keuangan yang adaptif terhadap tren digital guna menekan risiko perilaku konsumtif berlebihan pada generasi muda.Transformasi digital telah merevolusi sektor keuangan melalui kehadiran financial technology (fintech), namun kemudahan ini memicu kekhawatiran akan peningkatan perilaku konsumtif di kalangan remaja yang memiliki literasi keuangan relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif pelajar remaja dengan perilaku fintech sebagai variabel moderasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 153 pelajar SMA/SMK di Kota Medan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui perangkat lunak SPSS 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Sebaliknya, perilaku fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan layanan keuangan digital, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif remaja. Lebih lanjut, perilaku fintech ditemukan tidak mampu memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku konsumtif. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi lembaga pendidikan dan orang tua untuk meningkatkan edukasi keuangan yang adaptif terhadap tren digital guna menekan risiko perilaku konsumtif berlebihan pada generasi muda.  ABSTRACT (In English)  Digital transformation in the financial sector has increased the use of financial technology (fintech) services among teenage students, potentially influencing consumptive behavior, particularly among those with limited financial literacy. This study aims to examine the effect of financial literacy on teenage students’ consumptive behavior with fintech behavior as a moderating variable. The study employed a quantitative explanatory approach using purposive sampling. Data were collected through an online questionnaire from 153 senior high school students in Medan City who actively use fintech services. Data analysis was conducted using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with IBM SPSS Statistics 31. The results indicate that financial literacy has no significant effect on teenage students’ consumptive behavior. In contrast, fintech behavior has a positive and significant effect on consumptive behavior. Furthermore, the moderation test reveals that fintech behavior does not moderate the relationship between financial literacy and consumptive behavior. These findings suggest that the intensity of fintech usage plays a more dominant role in shaping teenage students’ consumptive behavior than financial literacy levels. This study provides practical implications for educational institutions and stakeholders to design adaptive financial literacy programs aligned with teenage students’ digital financial behavior.            
Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguha, Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang Terdaftar di BEI Tahun 2019-2023) vidiya khoirunisa; Listya Sugiyarti
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan, dan Capitan Intensity Terhadap Tax Avoidance pada perusahaan barang konsumen non primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, analisis model data panel, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan Eviews 12. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan  barang konsumen non primer tahun 2019-2023. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 109, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 perusahaan dan 80 data laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan tax planning, beban pajak tangguhan, dan capital intensity secara simultan berpengaruh terhadap tax avoidance. secara parsial tax plannig berpengaruh terhadap tax avoidance, beban pajak tangguhan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, dan capital intensity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. This study aims to investigate and analyze the impact of Tax Planning, Deferred Tax Expense, and Capital Intensity on Tax Avoidance in non-primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period from 2019 to 2023. This type of research is quantitative research, using secondary data. The analysis methods used were descriptive statistical tests, panel data model analysis, classical assumption tests, and hypothesis tests. By using Microsoft Excel and Eviews 12 applications. The population in this study is non-primary consumer goods companies in 2019-2023. The data collection technique in this study is a purposive sampling technique with a population of 109 so the sample in this study is 16 companies and 80 financial statement data. The results of the study show that tax planning, deferred tax expense, and capital intensity simultaneously affect tax avoidance. Partially, tax planning has an effect on tax avoidance, the deferred tax expense has no effect on tax avoidance, and capital intensity has no effect on tax avoidance.
Prosedur Audit dalam Menilai Kewajaran Penyajian Akun Pendapatan oleh KAP HXX di Koperasi JAS Tahun 2024 Riska Amelia; Maria Patricia Dea Wulandari; Muhammad Hasbi; Ridwan Zulpi Agha
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the audit procedures carried out by the Public Accounting Firm (KAP) HXX in assessing the fairness of revenue presentation in the 2024 financial statements of Cooperative JAS. Cooperative JAS is a cooperative engaged in employee daily needs services and savings and loan activities. During the audit process, it was found that the cooperative classified loan interest income from members amounting to IDR130,193,203 as other income, whereas according to the Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK ETAP), such income should be recorded as operating revenue. This research employs a qualitative method with a case study approach. Primary data were obtained through interviews with auditors from KAP HXX, while secondary data came from working papers and management letters. The results indicate that the audit procedures included understanding the entity and its environment, performing substantive testing, and analyzing management assertions related to revenue accounts. The auditor recommended reclassifying loan interest income to operating revenue in compliance with applicable accounting standards. Implementing this recommendation improved the transparency and fairness of  Koperasi JAS’s financial statements presentation. These findings highlight the importance of proper audit procedures in detecting revenue misclassification and ensuring the reliability of cooperative financial reporting.
Pengaruh Penggunaan Dompet Digital Terhadap Tingkat Daya Beli Dan Perilaku Konsumsi: Studi Kasus Terhadap Mahasiswa Akuntansi Universitas Peradaban Dinda Shafa Azzara
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah penggunaan dompet digital dapat memengaruhi Tingkat daya beli dan perilaku konsumsi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi Universitas Peradaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode kuantitatif. Pemilihan sampel melalui metode simple random sampling. Terdapat 64 responden yang memenuhi syarat dan ditentukan dengan menggunakan rumus slovin. Uji validitas dan realibilitas dilakukan untuk mlihat apakah variabel Dompet Digital (X), Tingkat Daya Beli (Y1), dan Perilaku konsumsi (Y2) valid dan reliabel dalam penelitian ini. Uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, pengujian hipotesis uji t, dan koefisien determinasi merupakan komponen dari metode analisi yang dilakukan pada penelitian ini. Studi ini menunjukkan bahwa dompet digital berpengaruh secara signifikan terhadap Tingkat daya beli dan perilaku konsumsi.
Pengaruh Penghindaran Pajak, Perencanaan Pajak, Dan Perataan Laba Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Indeks LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2024) ERLIANA ERLIANA
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghindaran pajak, perencanaan pajak, dan perataan laba terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin’s Q, penghindaran pajak diukur menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR), perencanaan pajak menggunakan Tax Retention Rate (TRR), dan perataan laba menggunakan Indeks Eckel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan software EViews. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ketiga variabel memiliki pengaruh yang berbeda terhadap nilai perusahaan, namun secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen dalam pengambilan kebijakan perpajakan dan pelaporan laba, serta bagi investor dalam mengevaluasi kinerja dan nilai perusahaan.
Mekanisme Whistleblowing System dalam Memitigasi Motivasi Fraud pada Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Ahmad Bebin Najmuddin; Dwi Hayu Estrini; Ayu Sarah Sulistyawati
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan masih menjadi permasalahan serius di sektor perbankan karena dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan dan menurunkan kepercayaan publik. Tujuan riset ini untuk menganalisis pengaruh target keuangan, kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan dan menguji peran whistleblowing system sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 168 unit data. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) meliputi inner dan outer model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor tidak memiliki pengaruh signifikan. Whistleblowing system terbukti mampu memoderasi hubungan antara target keuangan dan kecurangan laporan keuangan dengan memperlemah pengaruh tekanan keuangan terhadap perilaku kecurangan. Whistleblowing system tidak mampu memoderasi hubungan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan fraud triangle dan implikasi praktis bagi perusahaan perbankan dalam memperkuat pencegahan kecurangan laporan keuangan.
Mismatch Kompetensi dalam Konversi Mata Kuliah Program Kampus Berdampak: Analisis Kesenjangan antara Pengalaman Lapangan dan Capaian Pembelajaran Mariati Mariati; Ijah Mulyani Sihotang; Pipit Putri Hariani
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan kompetensi dalam proses konversi mata kuliah pada Program Kampus Berdampak (MBKM), khususnya pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi. Permasalahan utama terletak pada praktik konversi yang cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya berbasis pada kesesuaian antara pengalaman belajar mahasiswa dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap 18 mahasiswa yang mengikuti program MBKM dan memperoleh konversi sebesar 10 – 20 SKS. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, angket terbuka dan tertutup, serta studi portofolio. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga bentuk ketidaksesuaian (mismatch), yaitu mismatch konseptual, mismatch level kognitif, dan hidden mismatch. Aktivitas MBKM belum sepenuhnya selaras dengan domain kompetensi mata kuliah dan masih didominasi oleh tugas teknis yang belum mendorong higher order thinking skills. Temuan paling signifikan adalah adanya hidden mismatch, yaitu ketidaksesuaian antara persepsi mahasiswa terhadap kompetensi dengan kemampuan aktual yang ditunjukkan (illusion of competence). Temuan ini mengindikasikan bahwa konversi mata kuliah dalam program MBKM masih berorientasi pada aktivitas (activity-based recognition) dan berpotensi menghasilkan pengakuan kompetensi yang tidak valid (false recognition of competence). Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan model konversi berbasis CPMK sebagai pendekatan yang lebih akuntabel dalam menjamin keselarasan antara aktivitas, capaian pembelajaran, dan asesmen
Leveraging Enterprise Resource Planning, Data Mining, and Data Warehousing for Financial Statement Fraud Detection Blasius Erik Sibarani; Rizki Oktavianto
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial statement fraud remains a significant concern for companies and stakeholders because it undermines the reliability of financial reporting and damages corporate reputation. Although fraudulent practices may provide short-term benefits, they ultimately erode investor confidence and reduce stakeholder trust. Therefore, effective mechanisms are required to assist auditors in detecting potential fraud in financial reports. Advances in digital information systems offer new opportunities to strengthen fraud detection in the auditing process. In particular, Enterprise Resource Planning (ERP) systems provide integrated organizational data that can help auditors trace transactions and identify irregularities during financial reporting. In addition, data mining techniques enable auditors to analyze large volumes of financial data to uncover hidden patterns, anomalies, and potential fraudulent activities. Data warehouses further support this process by consolidating and organizing data from multiple sources to facilitate comprehensive analysis. This article provides an overview of how ERP systems, data mining, and data warehousing can be utilized as technological tools to enhance the detection of fraudulent schemes in corporate financial reporting.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue