al-Afkar, Journal For Islamic Studies
al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, it covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic Education, Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives and content analysis from al-Qur’an and Hadist.
In other than forementioned field in Islamic Studies, al-Afkar, Journal for Islamic Studies also accepts articles which cover the topic on the cross section between Islam Studies and other scientific field, such as sociology, law, economics, and others.
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5, No. 4, October 2022"
:
25 Documents
clear
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Moral Dengan Metode Sosiodrama Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist
Febi Fatlika Nurussofiah;
Avita Khoirun Nisa’;
Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.360
Pendidikan merupakan salah satu alat negara dan memerlukan perhatian khusus dalam penyelenggaraan serta pengembangannya. Oleh kerena iti, pendidik sebelum mengembangkan suatu mata pelajaran harus menyiapkan sebuah metode yang akan disampaikan kepada peserta didik. Karena ketepatan pemilihan metode pengajaran yang efektif oleh guru dalam suatu pembelajaran akan mampu menghasilkan pembelajaran yang efektif serta efesien, yaitu untuk meraih tujuan pembelajaran yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode sosiodrama dan menganalisis hasil penerapan metode sosiodrama pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Pemilihan metode pengajaran yang efektif oleh guru di kelas yang tidak tepat akan menyebabkan kegagalan untuk mencapai pembelajaran yang efektif, yaitu kegagalan dari harapan dalam mencapai suatu tujuan. Penelitian yang peneliti lakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang mana peneliti mengamati secara langsung objek yang akan diteliti. Hasil dari diterapkannya metode sosiodrama memperoleh peningkatan yang sangat baik. Dari hasil yang diperoleh peserta didik mulai dari sebelum diterapkannya metode sosiodrama ada 23 peserta didik yang tidak tuntas KKM, sampai pada tahap akhir hasil setelah di terapkan metode sosiodrama ada 3 peserta didik yang tidak tuntas KKM
Upaya Tenaga Pendidik Dalam Mempersiapkan Pembelajaran Profesional Pendidikan Anak Usia Dini Di RA Al-Furqaan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut
Ajat Rukajat;
M. Makbul
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.361
Masalah yang diidentifikasi dari hasil observasi dan pengamatan awal terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan anak usia dini di Kelompok Bermain Bermartabat diketahui bahwa Motivasi orang tua dalam upaya mempersiapkan pendidikan anak usia dini masih sangat kurang. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya proses yang dilakukan oleh orang tua dalam pendidikan anak usia dini di RA Al-Furqaan. Perumusan pertanyaan penelitian adalah Bagaimana hasil dari proses pelaksanaan orang tua dalam mempersiapkan pendidikan anak usia dini. Dan faktor-faktor apa yang perlu ditingkatkan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang anak usia dini bagi orang tua murid. Tujuan dari Penelitian ini untuk memperoleh data dan informasi tentang hasil dari upaya /usaha-usaha orang tua dalam mempersiapkan pendidikan anak usia dini di RA Al-Furqaan. Dari hasil uji coba angket dapat di peroleh data atau informasi bahwa orang tua murid sudah banyak menyadari akan pentingnya pendidikan anak usia dini dan untuk pembinaan dan bimbingan perlu adanya usaha dan motivasi yang tinggi dari orang tua melalui keterlibatan langsung dalam proses kegiatan pembelajaran anak usia dini. Dan faktor-faktor yang menjadi hambatan bagi orang tua dalam pendidikan anak usia dini perlu di tingkatkan melalui penyuluhan dan komunikasi serta kerjasama antara orang tua dan guru.
Pelaksanaan Pembelajaran Tahsin Tilawah Dengan Metode Fashatullisan Syeikh Khanova Maulana Di Ma’had Tahfidz Al-Fath Bandung
Sufyan Fadhlurrafie Sulaeman;
Utari Purwo Pangestu;
Yuni Azura
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.363
Pembelajaran Al-Qur’an selalu menjadi fokus utama dan pertama dalam konteks pendidikan agama Islam, dan sebagaimana diketahui pembelajaran Al-Qur’an juga kemudian tidak dapat lepas dari aspek tahsin dan tilawah atau aspek pembacaan Al-Qur’an yang baik dan benar. Maksud baik dan benar disini adalah sesuai dengan kaidah tajwid, juga struktur kebahasaan yang telah ditetapkan. Berkaitan dengan hal tersebut, tentu guru sebagai pendidik haruslah dapat menemukan metode yang tepat agar pembelajaran tahsin dan tilawah ini tidak terasa membosankan dan materi dapat tersampaikan dengan baik. Sebagaimana metode fashahatullisan yang diterapkan di Ma’had Tafidz Al-Fath Bandung, dimana metode ini digagas oleh Syeikh Khanova Maulana, dan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran tahsin dan tilawah dalam konteks pembelajaran Al-Qur’an. Metode fashahatullisan merupakan sebuah metode untuk mempelajari ataupun memperbaiki bacaan Al-Quran huruf demi huruf dari huruf dari mulai alif sampai huruf ya, dan mengupas setiap huruf yang ada dalam Al-Quran dari mulai sifat hurufnya,makhorijul hurufnya,juga tarqiq tafkhim hurufnya. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara. Pada metode fashahatullisan didapatkan kesimpulan bahwa, metode diawali dengan guru membacakan matan-matan tajwid, yang diikuti oleh santri atau peserta didik, kemudian santri atau pserta didik menghafalkan matan-matan tajwid yang berasal dari atan manzhumah jazariyah, kemudian menyetorkannya, diikuti oleh penjelasan detail oleh guru.
Konsep Masyarakat Islami Dan Karakteristiknya Menurut Ali Ahmad Madkur
Neni Nurlaela
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.364
Problematika kehidupan bermasyarakat saat ini tidak ada habisnya, sering dijumpai berbagai kasus pertikaian, konflik dan permusuhan disebabkan hate speech, saling mengejek, saling fitnah, saling menyalahkan dan tidak saling menghargai baik antar suku, ras dan golongan. Untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang damai, nyaman dan aman, masyarakat harus dapat mewujudkan nilai-nilai keadilan, persaudaraan dan sikap saling menghargai. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui konsep masyarakat Islami dan memahami karakteristik dan ciri-ciri masyarakat Islami menurut Ali Ahmad Madkur. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yang menjadikan bahan pustaka sebagai sumber utama penelitianya. Pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Islami adalah kelompok masyarakat yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan agama yakni agama Islam. Masyarakat Islami adalah masyarakat Rabbani (berpegang pada nilai-nilai Ilahi), manusiawi dan seimbang (harmonis) serta perpedoman kepada sumber hukum Al-Qur’an dan Hadis Nabi saw. Komponen-komponen yang membentuk masyarakat Islami adalah adanya individu-individu yang membentuk suatu jama’ah (perkumpulan), adanya ikatan atau hubungan antara individu, adanya sistem/aturan yang diberlakukan dan akidah sebagai unsur terpenting. Adapun pilar-pilar masyarakat Islami adalah ilmu pengetahuan, keadilan, amal/ pekerjaan dan kebebasan.
Pelaksanaan Khataman Al-Qur’an (Tradisi Sosial Keagamaan Pada Masyarakat Melayu Kota Pontianak)
Ridwan;
Setiani;
Sandy;
Eti Sustini
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.365
Artikel ini menggambarkan proses pelaksanaan tradisi khataman Al-Qur’an pada masyarakat Melayu Pontianak. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian lapangan (field research) serta dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah dari tradisi Khataman Al-Qur’an muncul sering dengan masuknya Islam di beberapa daerah yang ada Kalimantan Barat, kemudian pada perlengkapan yang digunakan dalam tradisi Khataman Al-Qur’an terdiri dari tarob, rehal, kitab suci Al-Qur’an, pakaian adat Melayu, mic dan sound speaker, dan pohon telur. Kemudian dalam pelaksanaan tradisi Khataman Al-Qur’an yaitu dilakukan pada malam hari sekitar pukul 20.00 Wib sampai selesai, kemudian jumlah dari peserta boleh lebih dari satu orang yang didampingi oleh guru ngajinya, pembacaan kitab suci Al-Qur’an dilakukan secara bergilir setiap surah dari Qs, Ad-Duha sampai Qs, An-Naas yang kemudian diikuti kalimat takbir dan tahlil oleh para tamu undangan yang hadir, proses dilanjutkan dengan pembacaan doa Khataman Qur’an oleh salah satu peserta, kemudian peserta yang melanjutkan dengan membaca pidato yang berisi ucapan terimakasih kepada orang tua, guru ngaji dan tamu undangan, dan pada kegiatan terakhir yaitu mengunjungi rumah guru ngaji dengan membawa beberapa makanan dan hadiah untuk diberikan kepda guru ngaji sebagai tanda ucapan terima kasih
The Current Research of Pesantren Muhammadiyah in Indonesia: A Bibliometric Study from 2011-2020
Naufal Ahmad Rijalul Alam;
Asyraf Isyraqi Jamil;
Mohamad Azrien Mohamed Adnan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.367
The number of pesantren Muhammadiyah has increased dramatically in recent years. Therefore, a mapping of pesantren Muhammadiyah research is required to find the trend of publications, article citations, publishers, and keywords. Through bibliometric studies, this article seeks to identify and analyze pesantren Muhammadiyah's studies published in reputable journals between 2011 and 2020. The mind-mapping method used in this study consisted of four stages: first, searching articles from the Google Scholar database using the Publish or Perish (PoP) applications. Second, papers are filtered. Third, double-check and complete the paper metadata. Fourth, arranging bibliometric analysis using the VOSviewer. The investigation yielded four conclusions: first, Pesantren Muhammadiyah publication trends yearly. The study revealed an improving publication trend; second, the scope of religious awareness received the most citations in pesantren Muhammadiyah articles; third, the most reports on pesantren Muhammadiyah and its publisher. The most frequently cited journal is Jurnal Tarbiyatuna, the most commonly cited publisher is Universitas Muhammadiyah Makassar, and the most frequently cited author keywords in pesantren Muhammadiyah articles are Universitas Muhammadiyah Makassar. The most widely used keyword term by authors is pesantren Muhammadiyah. The findings of this study, the number of publications in pesantren Muhammadiyah increased, and the number of citations decreased.
The Values In Wayang Golek Entrepreneurship
Bahagia;
Leni Muniroh2;
Abdul Karim Halim;
Rimun Wibowo;
M. Azhar Al-Wahid
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.374
The main objective of this research is to find religious, social and cultural values based on wayang golek entrepreneurship. The research method used is a qualitative method. Meanwhile, the respondents were taken using purposive technique. Data collection is done by in-dept-interview, documentation, and observation. The results of the study indicate that there are moral values in the wayang golek business because to make wayang, one must understand the character of the wayang. While the puppet characters include wisdom, musharaka, and honesty. second, the preservation of wayang is carried out by providing training to elementary school students so that the younger generation understands wayang. In addition, the wayang market is held from Bogor, DKI. Jakarta, D.I. Yogyakarta, and Bali. Finally, making puppets must pay attention to the type of wood because the wood used will be related to the resistance of the puppets.
Pengajaran Qawa’id Lijar (Arab Lima Jari) Bagi Disabilitas Netra di Pondok Pesantren Sam’an Netra Mulia Bandung
Ridwan Effendi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.375
Pengajaran qawaid merupakan salah satu materi yang sulit untuk difahami karena berisi rumusan baku terkait aturan dalam bahasa arab baik diberikan kepada orang normal maupun penyandang disabilitas, dalam hal ini disabilitas netra. Tujuan penelitian ini untuk mengintrepretasikan tahapan materi Qawaid Arab Lijar dengan pendekatan R&D. Model yang digunakan adalah model 4D (Define-Design-Develop-Disseminate). Analisis yang digunakan kualitatif-kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Define terdiri analisis awal-akhir proses pembelajaran, analisis materi pembelajaran dan analisis butir soal. (2) Design pada tahapan ini mencakup kegiatan pemilihan materi dan layout bahan ajar (3) Develop, pada yaitu validasi ahli dan uji keterbacaan. (4) Disseminate yaitu tes validasi terhadap bahan ajar Qawaid Lijar (Qawaid Lima Jari) yang telah diujicobakan kepada 25 santri di Pondok Pesantren Sam’an Netra Mulia Bandung. Hasil uji validitas diketeahui bahwa nilai r tabel (0.39) r hitung > r tabel maka seluruh butir valid. Hasil tes rata-rata 90.36.
Manajemen Mutu Pembinaan Tenaga Pendidik Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional (Studi Analitis Deskriptif Di SMK Pelayaran Malahayati Jakarta Dan SMK Pelayaran Buana Bahari Cirebon)
Bagaskoro
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.376
Manajemen mutu dalam pembelajaran meliputi : perencanaan, pengorganisasian pembelajaran. pelaksanaan pembelajaran, pengawasan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Dibutuhkan tenaga pendidik yang memiliki kapabilitas, kompetensi dan profesional untuk menjadikan lulusan SMK pelayaran memiliki kompetensi dalam bidangnya. Mutu pembelajaran merupakan salah satu elemen penting dalam mendidik agar peserta didik mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki.. kegiatan pembelajaran yang bermutu menggunakan prinsip-prinsip yang (1) berpusat pada peserta didik, (2) mengembangkan kreativitas peserta didik, (3) menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang, (4) bermuatan nilai, etika, estetika, logika, dan kinestetika, dan (5) menyediakan pengalaman belajar yang beragam melalui penerapan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang kontekstual, efektif, efisien, menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1). Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran memiliki kekhasan tersendiri dimana tenaga pendidik merupakan pengajar yang direkrut dari orang-orang dengan latar belakang pendidikan kepelautan 2). Aspek kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional merupakan kekurangan tenaga pendidik yang berlatar belakang pelaut untuk tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perubahan paradigma tenaga pendidik dan pengelola sekolah, keterpaduan antara tenaga pendidik dan pengelola sekolah dalam hal program peningkatan kompetensi tenaga pendidik yang pada gilirannya dapat meningkatkan mutu pembelajaran pada semua mata pelajaran di sekolah khususnya mata pelajaran bidang kepelautan
Manajemen Integrasi Kurikulum Pesantren Dan Nasional Untuk Meningkatkan Mutu Lulusan Pesantren
Lucia Maduningtias
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.378
Pesantren adalah suatu lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dan diakui oleh masyarakat sekitar dengan sistem asrama yang santri-santrinya menerima pendidikan agama melalui sistem pengajian atau madrasah. Kurikulum adalah salah satu komponen penting pada lembaga pendidikan formal yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan isi pengajaran, mengarahkan proses mekanisme pendidikan, mengukur keberhasilan dan kualitas hasil pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agar santri memiliki kualitas tersebut kurikulum pesantren perlu direvitalisasi. Integrasi kurikulum mengandung arti perpaduan antara beberapa jenis kurikulum di antaranya kurikulum Kemendikbud, kurikulum Kemenag, dan kurikulum Pesantren yang secara umum perpaduan dalam materi pembelajaran dan dikelola dalam satu manajemen kurikulum. Dalam hal manajemen pelaksanaannya disatukan supaya tidak ada dikhotomi antara pesantren dan sekolah.