cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AL-JAZARI JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
ISSN : 25024922     EISSN : 26150867     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini membuat Jurnal Ilmiah hasil-hasil penelitian Teknik Mesin, Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Nopember dan terdaftar di LIPI dengan kode persi cetak p-ISSN 2502-4922 dan persi online e-ISSN 2615-0867.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Volume 10, Issue 2, Nopember 2025" : 2 Documents clear
Optimalisasi Maintenance Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Overall Performance Indicator (OPI) dengan Metode Kaizen pada PT. XYZ Rinanto, Andhy; Benarivo, Lavega; Nugraha, Aditya; Andrian, Oscar; Misgi PA, AY Novi
AL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Volume 10, Issue 2, Nopember 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v10i2.19699

Abstract

Pemeliharaan adalah kegiatan yang memiliki tujuan menjaga dan memelihara kualitas sarana, peralatan, dan mesin produksi agar dapat berfungsi dengan baik sesuai kondisi semula. PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi produk minuman alkohol dan non-alkohol. Proses produksi PT. XYZ tidak lepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin atau peralatan. Pengukuran nilai efektivitas kinerja mesin dapat menggunakan metode Overall Performance Indicator (OPI). Diketahui pada bulan September 2023 atau selama week 39 sampai dengan week 42 nilai OPI pada bottling line PT. XYZ sebesar 63,3%. Maka dilakukan analisis penyebab losses tertinggi yang mempengaruhi rendahnya nilai OPI kemudian dilakukan analisis fishbone untuk perbaikan dengan metode kaizen. Hasil analisis pareto menunjukkan bahwa losses terbesar yang mempengaruhi penurunan nilai OPI adalah idling and minor stoppages losses. Berdasarkan analisis fishbone didapatkan usulan perbaikan dengan melakukan overhaul pada geared motor conveyor bottling line. Setelah dilakukan perbaikan dengan metode kaizen, nilai OPI pada bulan Juni meningkat menjadi 66,34% dengan nilai availability sebesar 77,74%, nilai performance sebesar 85,55%, dan nilai quality sebesar 99,76%. Project kaizen untuk overhaul geared motor conveyor diharapkan dilakukan menyeluruh pada seluruh geared motor conveyor dan dapat dilakukan dua tahun sekali.
OPTIMASI PARAMETER PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) PADA PIPA BEKAS API 5L SCH 40 UNTUK MEMINIMALISIR CACAT PENGELASAN SERTA DEVIASI KETEBALAN PADA HEAT AFFECTED ZONE (HAZ) PRIJO SANTOSO, FREDERICUS; Nugraha, Aditya; Hermawan, Yohanes Chandra
AL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Volume 10, Issue 2, Nopember 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v10i2.20842

Abstract

Penelitian ini bertujuan memastikan kualitas dan keandalan sambungan las pada pipa bekas API 5L Sch 40 yang umum digunakan di industri. Proses pengelasan yang kurang tepat dapat menimbulkan cacat permukaan serta perubahan dimensi pada zona terpengaruh panas (HAZ), sehingga diperlukan pengaturan parameter yang optimal. Pengelasan dilakukan dengan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) menggunakan rancangan eksperimen Taguchi L9. Tiga parameter divariasikan: Root Pass, Fill & Cap Pass, dan Gap. Kualitas sambungan diuji dengan Dye Penetrant Test (DPT) untuk cacat permukaan dan pengukuran deviasi ketebalan HAZ menggunakan Ultrasonic Thickness Gauge (UTG). Analisis kegagalan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan kontribusi parameter dianalisis melalui ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi terbaik adalah Root Pass 100 A, Fill & Cap Pass 110 A, dan Gap 3,0 mm, yang menghasilkan deviasi ketebalan terkecil 0,09 mm serta RPN sebesar 1 (risiko cacat sangat rendah). ANOVA menunjukkan faktor Gap berkontribusi terbesar terhadap cacat DPT (30,85%), diikuti Fill & Cap Pass (27,26%) dan Root Pass (20,58%), meskipun secara statistik tidak signifikan (P-value > 0,05). Kombinasi ini dapat menjadi acuan pengelasan pipa bekas untuk sambungan andal sesuai standar teknis.

Page 1 of 1 | Total Record : 2