cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AL-JAZARI JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
ISSN : 25024922     EISSN : 26150867     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini membuat Jurnal Ilmiah hasil-hasil penelitian Teknik Mesin, Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Nopember dan terdaftar di LIPI dengan kode persi cetak p-ISSN 2502-4922 dan persi online e-ISSN 2615-0867.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
ANALISIS VARIASI BEBAN PENUMPANG TERHADAP EFISIENSI GAYA PENGEREMAN PADA SISTEM REM ANTI LOCK BRAKING (ABS) DAN NON ABS Purwanto, Dodik; Saksono, Puji; Ferdnian, Marsius
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14439

Abstract

Sistem rem berfungsi mengontrol kecepatan, menahan beban dan berat dari kendaraan. Adanya teknologi sistem anti lock braking (ABS) diharapkan mampu meningkatkan kinerja sistem rem terutama efisiensi gaya pengereman. Penelitian dilakukan pada kendaraan Toyota Avanza tipe 1.3 G dengan sistem rem ABS dan non ABS. Variasi beban pada 103,5 kg, 183 kg, 274,55 kg, dan 362,3 kg. Hasil penelitian didapatkan bahwa hubungan antara beban penumpang terhadap efisiensi gaya pengereman berbanding terbalik. Semakin besar beban penumpang maka nilai efisiensi gaya pengereman semakin kecil. Pada beban yang sama, efisiensi gaya pengereman pada sistem rem ABS lebih tinggi dibanding non ABS. Pada beban 103,5 kg nilai efisiensi rem ABS 62,2% sedangkan non ABS 60%, pada  beban 183 kg nilai efisiensi rem ABS  53,7% sedangkan non ABS 51,6%, pada beban 274,55 kg nilai efisiensi rem ABS 46,8% sedangkan non ABS 44,3%, dan pada beban 362,3 kg maka nilai efisiensi rem ABS 40,9% sedangkan rem non ABS 38%.Kata Kunci : variasi beban, sistem rem, pengujian, efisiensi pengereman 
RANCANG BANGUN BRACKET SISTEM STEERING RODA DEPAN PADA PROTOTIPE MOBIL LISTRIK HEULANG GALUNGGUNG Pratama, Irfan Aditia; Rabbika, Anes Inda
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14239

Abstract

Bracket sistem steering roda depan merupakan salah satu komponen kendaraan roda empat yang berfungsi sebagai penopang atau dudukan dari poros roda dan sistem kemudi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur perancangan, proses manufaktur, serta pengujian dengan metode Finite Element Analysis. Perancangan gambar teknik (CAD), program NC (CAM), dan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan software Solidworks dan proses manufaktur menggunakan mesin milling CNC. Hasil perancangan didapatkan jenis material yang digunakan adalah Alumunium 6061-T6. Proses pengujian menggunakan metode FEA dengan variasi beban 100 N, 125 N, dan 150 N. Beban maksimal 150 N didapatkan hasil pengujian menunjukan bahwa nilai Von mises stress adalah 438325,09 N/mm2, besar nilai displacement yang terjadi sebesar 0,000293 mm, nilai minimum safety factor adalah 125,86. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa bracket sistem steering roda depan yang didesain aman digunakan maksimal beban 150 N. Kata kunci : Bracket, CAD, CAM, FEA
PENGARUH BESAR ARUS DAN KECEPATAN PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON MENENGAH ., suwarto; ., Wajilan; Hariyanto, Agus
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14460

Abstract

Pada saat ini las busur listrik elektroda terbungkus atau Shielded Metal Arc Welding (SMAW) banyak digunakan secara luas dalam penyambungan batang–batang pada konstruksi bangunan baja dan konstruksi mesin. Pengaruh panas dari besar arus pengelasan  dan kecepatan pengelasan menyebabkan terjadinya perubahan sifat mekanik dan fisis pada hasil lasan material yang dilas. Konsep yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah dengan metode penelitian murni dan Proses pengelasan yang digunakan adalah.variasi besar arus 70A, 80A, 90A dan 100A sedangkan variasi kecepatan pengelasan yaitu 90 mm/menit, 120 mm/menit dan 150 mm/menit. Hasil yang dicapai dari pengujian tarik diperoleh nilai kekuatan tarik terbesar adalah pada perlakuan besar arus pengelasan 100A dengan kecepatan pengelasan 150 mm/menit dengan nilai rata–rata 354 MPa, sedangkan nilai kekuatan tarik terkecil pada besar arus pengelasan 80 A dengan kecepatan pengelasan 90 mm/menit dengan nilai rata–rata 315 MPa dan Pada pengamatan struktur mikro untuk daerah las (Weld Metal) didominasi unsur ferit dibanding perlit, sehingga sifat mekanik semakin tangguh tetapi kekuatan tariknya menurun
ANALISIS PENGARUH JENIS BAHAN BAKAR TERHADAP NILAI EMISI GAS BUANG PADA DIESEL ENGINE COMMON RAIL SYSTEM Puji Saksono
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, ISSUE 2, Nopember 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i2.12730

Abstract

AbstrakEmisi gas buang kendaraan bermotor mempunyai berbagai senyawa kimia, dimana nilainya salah satunya tergantung dari jenis bahan bakar yang digunakan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis bahan bakar dengan variasi putaran engine terhadap nilai emisi gas buang pada mobil Diesel engine dengan sistem common rail. Adapun tahap awal penelitian dilakukan survey menggunakan kuisioner googleform dan dilanjutkan pengujian engine menggunakan jenis bahan bakar Solar, Dexlite, dan PertaminaDex dengan variasi putaran engine sebesar 900, 1500, 2500, 3500 dan 4000 rpm. Engine yang digunakan adalah mobil merk Toyota Type Hilux 2.4 G Double Cabin tahun 2018. Hasil pengujian didapatkan nilai emisi gas buang paling rendah yaitu dengan menggunakan jenis bahan bakar PertaminaDex dengan putaran engine 900 rpm (idle) untuk gas CO dan HC, serta pada putaran engine 4000 rpm untuk gas NOx. Sedangkan nilai emisi paling tinggi yaitu dengan menggunakan jenis bahan bakar Solar pada saat putaran engine 4000 rpm untuk gas CO dan HC serta pada putaran engine 900 rpm (idle) untuk gas NOx nya. Kata kunci: Engine tipe common rail, pengujian, nilai emisi gas buang
ANALISIS JARAK PENGEREMAN DAN TEMPERATUR DISC BRAKE PADA PROTOTIPE MOBIL LISTRIK HEULANG GALUNGGUNG Fauzi, Kenken Ahmad; Rabbika, Anes Inda
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14238

Abstract

Disc brake merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraan khususnya kendaraan darat yaitu sebuah besi yang berbentuk piringan yang dijepit oleh kampas rem menggunakan kaliper yang digerakkan oleh piston. Tujuan dari pengujian ini untuk melihat temperatur disc dan jarak pengereman pada mobil listrik heulang galunggung. Pada penelitian ini akan diambil data 3 temperatur disc setelah pemakaian beberapa kali. Data tersebut meliputi kecepatan mobil listrik, jarak tempuh, dan panas pada piringan. Metode pengukuran panas pada piringan dengan menggunakan Thermogun infrared, sebelum memulainya pengujian tersebut pastikan suhu awal pada piringan depan kiri 24.2˚C, depan kanan 24,1 ˚C, belakang 24,8˚C selanjutnya kendaraan melaju dengan jarak 50 M, dan menentukan jarak pengereman sampai kendaraan berhenti. Hasil dari pengujian ini bahwa dari ke-3 piringan cakram menunjukkan hasil bahwa suhu tertinggi piringan cakram tersebut mencapai depan kiri 33,6˚C, depan kanan 37,7˚C, belakang 30˚C dan suhu terendah depan kiri 26,6˚C, depan kanan 29,7˚C, belakang 26,4˚C dan untuk jarak pengereman terpanjang mencapai 3.2 meter dan jarak terpendek 2,55 meter. Untuk hasil pengujian dari ketiga piringan cakram adalah piringan depan kanan yang paling panas 37,7˚C dibandingkan dengan yang lain dan suhu terendah ada di piringan depan kiri 26,6˚C, untuk jarak pengereman terpanjang 3,2 meter dan jarak terpendek 2,55 meter.Kata kunci : Disc Brake, Temperatur disc dan jarak pengereman.
PENGUJIAN TURBIN ANGIN DARRIEUS DENGAN PENAMBAHAN DUEL STAGE KOMBINASI SUDU ., Mujiburrahman; Irawan, Heri
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14404

Abstract

Turbin angin Darrieus kombinasi adalah sebuah jenis turbin angin yang terdiri dari beberapa bentuk Darrieus rotor yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan efisiensi turbin angin. penelitian ini di tekankan pada kombinasi rotor sudu yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. Mengingat kecepatan angin di wilayah banjarmasin tergolong rendah. Sehingga di perlukan desain turbin yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. penambahan duel stage kombinasi sudu pada rotor turbin angin darrieus, yang di posisikan secara vertikal dan sejajar satu sama lain di duga mampu mengoptimalkan kinerja turbin. Darrieus dengan penambahan duel stage kombinasi sudu juga memiliki swap area lebih besar dalam mengekstrak energi kinetik menjadi energi mekanik. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini Mengetahui pengaruh penambahan duel stage kombinasi sudu terhadap kinerja  turbin angin darrieus saat pengujian, Mengetahui penambahan duel stage kombinasi sudu darrieus terhadap berbagai kondisi kecepatan angin saat pengujian. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini melakukan ekspriment membuat  alat, pengujian alat, yang di simulasikan menggunakan wind tunnel, selanjutnya melakukan pengamatan data secara langsung pada Turbin Darrieus tanpa penambahan duel stage kombinasi sudu  dan menggunakan konsep penambahan duel stage kombinasi sudu. Hasilnya Turbin Darrieus dengan penambahan duel stage kombinasi sudu  menghasilkan kinerja lebih baik di bandingkan  tanpa menggunakan konsep penambahan duel stage kombinasi sudu. Pada kecepatan angin terendah 2,14 m/s putaran generator sebesar 49,40 rpm, daya generator sebesar 0,71 Watt, dan efesiensi 0,02%. Sedangkan pada kecepatan angin tertinggi 6,33 m/s mampu mencapai putaran generator sebesar 301,80 rpm, daya generator sebesar 217,53 Watt, dan efesiensi 2,59%. Sedangkan Pengaruh penambahan duel stage kombinasi sudu  mampu mengoptimalkan swap area sapuan angin lebih besar sehingga membuat rasio putaran ujung bilah sudu memiliki keseimbangan akibat gaya dorong  angin yang besar memutar generator. Hal ini dapat di lihat dari nilai tsr yang di hasilkan pada berbagai kondisi angin, di mana pada kecepatan angin terendah sebesar 2,99 dan tertinggi sebesar 53,9  lebih baik jika di bandingkan tanpa penambahan duel stage kombinasi sudu.Kata Kunci : Kecepatan angin, duel stage kombinasi , kinerja turbin.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI PENGUAT PADA MATERIAL KOMPOSIT BERMATRIKS EPOXY Marhadi Budi Waluyo
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, ISSUE 2, Nopember 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i2.12764

Abstract

Sampah botol plastik merupakan sampah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat baik individu, toko, maupun perusahaan besar. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik sangat tinggi. Salah satu pemanfaatan sampah plastik sebagai komposit. Dalam penelitian ini komposit tersusun dari epoxy sebagai matriks dan sampah botol plastik jenis PET sebagai pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi komposisi pengisi terhadap kekuatan impak dan kekerasan material komposit. Proses pembuatan spesimen komposit mengunakan variasi cacahan botol plastik dengan persen berat. Komposisi pengisi yang digunakan dimulai dari 2.5%, 5%, 7.5%, 10%. Penambahan filler diiringi pengurangan matriks yang digunakan dari 100% epoxy. Komposit dibuat dengan proses hand lay-up. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semakin besar variasi filler yang digunakan maka nilai kekuatan impact dan kekerasan meningkat. Kekuatan impact tertinggi berada pada variasi 10% wt sebesar 16.91 Joule. Hal ini disebabkan karena variasi 10% wt lebih mampu menahan benturan  kejut dari pada variasi 2.5%wt. Hasil data tertinggi uji kekerasan pada penelitian ini berada pada variasi 1 (100%/0) sebesar 80,5 shore D dan variasi 5 (90%/10%) yang nilai kekerasannya tidak berbeda jauh dari variasi 1 sebesar 80 shore D.Kata Kunci: Epoxy, Komposit, Sampah Botol Plastik, Uji Impact, Uji Kekerasan
EKSPERIMEN KEKUATAN MATERIAL KOMPOSIT SERAT PINANG DAN PELEPAH PISANG TERHADAP UJI IMPACT Sidabutar, Sadat NS; Maryanti, Budha
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14445

Abstract

Serat pelepah pisang dan serat pinang merupakan serat alam yang bersumber dari batang pisang dan pinang. serat ini dapat digunakan dalam bidang industri, misalnya dalam pembuatan komposit. Komposit merupakan material yang terbuat dari dua atau lebih material yang terpisah dan berbeda untuk membentuk material tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan serat pinang dan pelepah pisang dengan menggunakan uji impact. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up yang terbuat dari serat pelepah pisang dan serat pinang dengan perendaman NaOH selama 1 jam, dan perbandingan fraksi volum resin dan katalis 88% (1% katalis) dan serat 11% pada setiap spesimen. Hasil penelitian yang diperoleh, serat pelepah pisang memberikan pengaruh yang signifikan dibandingkan serat pinang dan tanpa serat  dengan masing masing nilai impact 0,01048 joule /????????2 serat pelepah pisang, nilai impact pinang 0,00853 Joule/mm2 dan nilai tanpa serat dengan nilai 0,00804 Joule/????????2. Penempatan serat pada saat pembuatan spesimen secara baik/tidak terdapat celah yang tidak beraturan dapat mempengaruhi peningkatan kekuatan yang lebih baik dibandingkan penempatan serat yang memiliki celah/tidak rapat.
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS DAN KECEPATAN PENGELASAN SUBMERGED ARC WELDING (SAW) PADA BAJA AISI 1526. TERHADAP KEKERASAN SERTA UJI STATISTIKNYA polnes, wajilan -
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 2, NOPEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i2.14677

Abstract

Pengelasan adalah suatu proses penyambungan dua logam dimana logam menjadi satu akibat adanya panas dengan atau tanpa tekanan. Las SAW merupakan bentuk pengelasan yang banyak digunakan untuk fabrikasi. Luasnya pemakaian las SAW disebabkan karena pengelasan dapat dilakukan secara otomatis dan memiliki keandalan yang tinggi. Ketangguhan las dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya masukan panas, kuat arus, filler, fluks,dan kecepatan pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan kecepatan pengelasan pada proses las busur rendam terhadap kekerasan. Percobaan dilakukan menggunakan bahan baja AISI 1526 dengan variasi kuat arus DC yaitu 300 Ampere, 350 Ampere, 400 Ampere,dan 450 Ampere dengan kecepatan pengelasan 1 mm/detik, 2 mm/detik,3 mm/detik dan Tegangan 35 volt. Pengujian diawali dengan menguji daerah las kemudian  daerah HAZ. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Kuat arus dan kecepatan pengelasan mempengaruhi kekerasan baik di daerah HAZ maupun di daerah Kampuh las dengan bentuk polynomial, sedangkan kuat arus yang sesuai adalah 350 A dan kecepatan pengelasan 2 mm/detik
MENGATASI KESULITAN INSTALASI STRUKTUR DERICK FLARE STACK DI LEPAS PANTAI DENGAN METODE GIN POLE Sulardi, Sulardi Sulardi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 2, NOPEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i2.15767

Abstract

Kegiatan penting pembangunan kilang PT. Kilang Pertamina Balikpapan adalah pembangunan flare stack yang dibangun dilepas pantai. Penelitian bertujuan memberikan gambaran instalasi bangunan derick penopang flare stack baru setinggi 135 meter di lepas pantai. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan instalasi derick structure adalah kesulitan pemasangan derick structure dibagian atas. Penyebabnya adalah karena ketidak tersediaan alat angkat crane dengan kapasitas 250 ton dan tinggi boom 165 meter yang dioperasikan diatas ponton. Solusi mengatasi kesulitan alat angkat direncanakan adalah dengan membagi derick structure dalam 13 module, memasang section module  section bawah dengan crane, sedangkan pengangkatan dan pemasangan section module atas dilakukan dengan alat gin pole berkapasitas angkat 10 ton. Alat gin pole adalah sejenis alat derek yang dipasang pada struktur new derick yang telah dipasang sebelumnya.Kata kunci : struktur derick, modul section, metode gin