cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2018)" : 16 Documents clear
MODEL LATIHAN KETERAMPILAN SHOOTING FUTSAL (DIYU) UNTUK USIA SMA Wahyu Erfandy; Mochamad Asmawi; Iman Sulaiman
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.659 KB)

Abstract

The aim of this research and development is to produce a model book product of shooting skill training that can benefit the trainer to facilitate the trainer in implementing the training materials. This research uses research and development model of Research and Development from Borg and Gall which consists of ten steps in research. The experimental research design is the one group pretest-posttest design. Subjects in this study were high school age students consisting of 40 students with 22 aitem exercise model and 40 students were not given treatment. Stages in this study are: preliminary research, expert evaluation, product trial consisting of small group try-out and field try group, and test product effectiveness. The model effectiveness test uses shooting skill tests by comparing control and experiment groups. While the control group was given pre-test and post-test but not given treatment. . The comparison test of control and experiment group with spss-16 then control group is 0.855 or p-value> 0.05 then there is no significant difference in control group. While in the experimental group is 0.000 or p-value <0.05 then there is a significant difference in the experimental group before and after treatment. With this application of futsal shooting skill model (Diyu) for high school age needs to be done to improve the accuracy of shooting students. Abstrak Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk buku model latihan keterampilan shooting yang dapat memberikan manfaat kepada pelatih untuk mempermudah pelatih dalam menerapkan materi latihan. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Research and Development dari Borg dan Gall yang terdiri dari sepuluh langkah dalam penelitian. Rancangan penelitian eksperimen berbentuk the one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa usia SMA yang terdiri dari 40 siswa dengan 22 aitem model latihan dan 40 siswa tidak diberi perlakuan. Tahapan dalam penelitian ini adalah: penelitian pendahuluan, evaluasi pakar, uji coba produk yang terdiri dari small group try-out dan field try group, serta uji efektivitas produk. Uji efektivitas model menggunakan tes keterampilan shooting dengan membandingkan kelompok kontrol dan eksperimen. Uji perbandingan kelompok kontrol dan eksperimen dengan spss-16 maka kelompok kontrol adalah 0.855 atau p-value > 0.05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol. Sedangkan pada kelompok eksperimen adalah 0.000 atau p-value < 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah pemberian treatment. Dengan demikian penerapan model latihan keterampilan shooting futsal (Diyu) untuk usia SMA perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan akurasi shooting siswa. Kata Kunci: Model, latihan, futsal, shooting
MODEL SENAM DAYAK KALIMANTAN TENGAH Jurdan Martin Siahaan1; Haryono; Dicky Arianto Kamin
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.475 KB)

Abstract

This research is directed to high school students in the City of Palangkaraya, Central Kalimantan, with the aim to cultivate the community and promote sports in order to nourish the life of the nation in general and make the people of Palangkaraya fit and love the culture of Central Kalimantan in particular. This research can be used as one of the guidelines or considerations in the development of Central Kalimantan Dayak aerobics. This research uses Research and development method refers to the method of Borg and Gall. The research instrument data was validated by several expert experts in their field which were then applied to the Central Dayak gymnastics. Data retrieval in this study was conducted through in-depth interviews, observation, questionnaires. Analysis of data from observations with Descriptive qualitative shows the desire of children to practice Central Kalimantan Dayak exercises and are interested in doing so because it shows the characteristics of the movement and lifts the local wisdom of Central Kalimantan. thus it can be concluded that the Kalteng Dayak gymnastic model is very popular and suitable for high school students because it is very pleasant and thick with local culture. Abstrak Penelitian ini diarahkan kepada siswa siswi SMA Negeri se-Kota Palangkaraya Kalimantan tengah bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga guna untuk menyehatkan kehidupan bangsa pada umumnya dan membuat masyarakat palangkaraya bugar dan cinta akan budaya kalimantan tengah pada khusunya. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu pedoman atau pertimbangan dalam pengembangan senam aerobik dayak Kalimantan tengah. Penelitian ini menggunakan metode Research and development mengacu kepada metode Borg dan Gall. Data instrumen penelitian divalidasi oleh beberapa pakar ahli dibidangnya yang kemudian diterapkan pada senam dayak kalteng.Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara yang mendalam, observasi, kuisioner. Analisis data hasil pengamatan dengan kualitatif deskriptif menunjukkan keinginan anak untuk berlatih senam dayak kalteng dan tertarik untuk melakukanya karena sangat menunjukkan ciri khas gerakan dan mengangkat kearifan lokal Kalimantan Tengah. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model senam dayak Kalteng sangat diminati dan cocok untuk Siswa SMA N karena sangat menyenangkan dan kental akan budaya lokal. Kata Kunci : Pengembangan model, senam aerobik, anak SMA, dayak kalimantan tengah
PENGEMBANGAN OLAHRAGA BELA DIRI PRAKTIS UNTUK MENCEGAH DAN MENGANTISIPASI ANCAMAN FISIK BAGI WANITA Muhammad Syaleh; Ramadan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.571 KB)

Abstract

Practical self-defense is a sport that utilizes the motion of muscles, brain and conscience in a realistic and rational way. Practical self-defense is obtained through the exercise of movement of all body members to apply 5 (five) elements of moral power, namely: strength, speed, accuracy, courage, and tenacity. Practical martial arts that are applied as self-protection for women of young adult age (15-20 years of age) from crime disorders. Self-defense began to be applied to students in schools as a basis for establishing physical resilience. The development of practical martial arts is carried out through the stages of analysis, design, development and implementation, as well as evaluation. The result of development is a pattern of gestures when receiving an attack or a crime occurs. The pattern of motion consists of 5 sets of martial arts movements based on received threats. Practical self-defense is obtained through small group testing, large group testing, group discussion (FGD) and expert testing using instruments such as questionnaires, interviews, and observations. The development of practical martial arts to prevent and anticipate physical threats for women is done by producing products in the form of practical martial arts for young adults (15-20 years of age). The results of the development of this research are: 1) Development of practical martial arts to prevent and anticipate physical threats for women can improve the skills of young adult women in the field of sports, 2) Through the development of practical martial arts this can provide the maturity of martial women young adults to prevent and anticipate if a physical threat occurs. Abstrak Bela diri praktis merupakan olahraga yang memanfaatkan senyawa gerak otot, otak serta nurani secara realistis dan rasional. Bela diri praktis diperoleh melalui latihan gerakan seluruh anggota tubuh untuk menerapkan 5 (lima) unsur daya moral yaitu : kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, dan keuletan. Seni bela diri praktis yang diterapkan sebagai perlindungan diri bagi wanita kelompok usia dewasa muda (usia 15-20 tahun) dari gangguan kejahatan. Bela diri mulai diterapkan pada siswa di sekolah-sekolah sebagai dasar pembentukan ketahanan fisik. Pengembangan bela diri praktis dilakukan melalui tahap analisis, desain, pengembangan dan implementasi, serta eavaluasi. Hasil pengembangan adalah pola gerak tubuh saat menerima serangan atau terjadi kejahatan. Pola gerak terdiri dari 5 rangkaian gerak bela diri berdasarkan ancaman yang diterima. Bela diri praktis diperoleh melalui uji kelompok kecil, uji kelompok besar, forum group discussion (FGD) dan uji pakar dengan menggunakan instrument berupa angket, wawancara, dan pengamatan. Pengembangan olahraga bela diri praktis untuk mencegah dan mengantisipasi ancaman fisik bagi wanita dilakukan dengan menghasilkan produk berupa gerakan bela diri praktis wanita kelompok usia dewasa muda (usia 15-20 tahun). Hasil pengembangan penelitian ini adalah: 1) Pengembangan bela diri praktis untuk pencegahan dan mengantisipasi ancaman fisik bagi wanita dapat meningkatkan kemampuan keterampilan wanita usia dewasa muda dalam bidang olahraga, 2) Melalui pengembangan olahraga bela diri praktis ini dapat memberikan kemapanan bela diri wanita usia dewasa muda untuk mencegah dan mengantisipasi jika terjadi ancaman fisik. Kata Kunci: Pengembangan, bela diri, praktis
MODEL PENGEMBANGAN LARI SPRINT UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR SE-KELURAHAN TANJUNG MULIA Fajar Sidik Siregar; Devi Catur Winata; Andi Nur Abady
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.474 KB)

Abstract

A long-term goal of this research is expected to resolve a problem that occurs during the time in the world of education especially of physical education at school that had problems that occur in field, be it in the form of a teacher teaching method always a monotone so that students are not interested in the lessons as well as sports facilities and prasara which is not provided at the school so that the research was able to be the answer to every problem that occurs in field, and from this research can be eject the CD-RW drive to give to the teacher olahrga in SD to add learning materials in the process of learning. The specific purpose of this research is to develop a model of learning run sprint on grade V SD the village of Tanjung Mulia Hilir which is located in Medan Deli Sumatera Utara as for the elementary school which is located in the village of lower Noble Promontory are: 1. SD Swasta Bina Guna Medan, 2. SD Swasta Karya Bakti Medan, 3. SD Swasta Amal Bakti II Medan, 4. SD Swasta Yayasan Perguruan Asuhan Medan and 5. SD Swasta Bina Satria Medan. The early stages of this research tests to the students of classes V SD partners in research and development is given to students who run learning development costs have been passed on by experts in the field of Athletics experts especially run Sprint, however, before the development is given to students-the village of Tanjung Mulia Downstream will be on trial first in the primary small group who were in the neighborhood Brayan Workshop to suppress errors that occur at the time of research. Abstrak Tujuan jangka panjang dari penelitian adalah ini diharapkan mampu mengatasi masalah yang terjadi selama ini dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan Jasmani di sekolah yang selama ini masalah yang terjadi dilapangan, baik itu berupa metode mengajar guru yang selalu monoton sehingga siswa tidak tertarik dengan pelajaran olahraga maupun sarana dan prasara yang tidak disediakan di sekolah sehingga penelitian ini mampu untuk menjadi jawaban setiap masalah yang terjadi dilapangan, dan dari penelitian ini dapat mengeluarkan CD-RW untuk di berikan kepada guru olahrga di SD untuk menambah bahan ajar dalam proses pembelajaran. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran lari sprint pada Siswa kelas V SD se-kelurahan Tanjung Mulia Hilir yang berada di daerah Medan Deli Sumatera Utara adapun SD yang berada di kelurahan Tanjung Mulia Hilir adalah: 1. SD Swasta Bina Guna Medan, 2. SD Swasta Karya Bakti Medan, 3. SD Swasta Amal Bakti II Medan, 4. SD Swasta Yayasan Perguruan Asuhan Medan dan 5. SD Swasta Bina Satria Medan. Tahap awal penelitian ini memberikan tes kepada siswa kelas V SD yang menjadi mitra dalam penelitian ini, lalu diberikan pengembangan pembelajaran lari kepada siswa yang pengembangan tersebut telah di sahkan oleh para ahli pakar di bidang atletik khusunya lari sprint, namun sebelum pengembangan ini di berikan kepada siswa SD se-kelurahan Tanjung Mulia Hilir maka akan di ujicoba kelompok kecil dahulu di SD yang berada di kelurahan Brayan Bengkel agar mampu menekan kesalahan yang terjadi pada saat penelitian. Kata Kunci: Pengembangan model, lari sprint
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLET DAYUNG DRAGON BOAT USM TAHUN 2018 Aldiansyah Akbar; Junaidi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.215 KB)

Abstract

Research entitled. "Evaluation of dominant physical conditions in rowing sports (a study on USM rowing athletes in 2018" raised the physical condition of one component that must be improved by each athlete. With the presence of an athlete's physical abilities greatly affect the development of achievement. In rowing physical abilities an athlete can be seen from the ability of athletes to demonstrate perfectly rowing skills throughout the race.To support physical abilities during the race an exercise program is required in a physical condition that is arranged in a planned, programmed, and carried out continuously.The dominant physical condition needs to be improved in rowing is cardiovascular endurance, endurance of arm muscles, endurance of abdominal muscles, arm strength, arm muscle power, shoulders and flexibility. Research conducted was population research, which included all individuals who became the population in this study. This subject is all USM rowing athletes in 2018 totaling 16 athletes. From the data analysis the results of lung cardiac endurance ability are at a very low category level, with an average value of 1,774. The endurance ability of the arm and shoulder muscles is at the level of the less category, with an average value of 5.75. Endurance ability of abdominal muscles is at the level of good category, with an average value of 63.1. Arm muscle strength is at an adequate category level, with an average value of 31.75. The ability of the arm and shoulder muscles to be at the level of the category is less, with an average value of 3. The ability of sit and rich is in good category with the average value of 17.75. Abstrak Penelitian yang berjudul. “evaluasi kondisi fisik dominan pada cabang olahraga dayung (suatu penelitian pada atlet dayung USM tahun 2018” ini mengangkat kondisi fisik salah satu komponen yang harus ditingkatkan oleh setiap atlet. Dengan adanya Kemampuan fisik seorang atlet sangat mempengaruhi perkembangan prestasi. Pada cabang olahraga dayung kemampuan fisik seorang atlet dapat dilihat dari kemampuan atlet memperagakan dengan sempurna keterampilan dayung sepanjang perlombaan. Untuk mendukung kemampuan fisik selama perlombaan diperlukan suatu program latihan kondisi fisik yang disusun secara terencana, terprogram, teratur dan dilaksanakan secara kontinyu. Kondisi fisik dominan perlu ditingkatkan dalam cabang olahraga dayung adalah daya tahan jantung paru, daya tahan otot lengan, daya tahan otot perut, kekuatan lengan, power otot lengan, bahu dan kelentukan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian populasi yaitu semua individu yang menjadi populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Dayung USM Tahun 2018 yang berjumlah 16 atlet. Dari analisis data diperoleh hasil kemampuan daya tahan jantung paru berada pada tingkat katagori kurang sekali, dengan nilai rata-rata 1.774. Kemampuan daya tahan otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 5.75. Kemampuan daya tahan otot perut berada pada tingkat katagori baik, dengan nilai rata-rata 63.1. Kemampuan kekuatan otot lengan berada pada tingkat katagori cukup, dengan nilai rata-rata 31.75. Kemampuan power otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 3. Kemampuan sit and rich berada pada kaegori baik dengan nila rata – rata 17.75. Kata kunci: Evaluasi, kondisi fisik dominan, olahraga dayung
SURVEI KEBUGARAN JASMANI PARA PETANI PEMULA DESA BLANG GELE KECAMATAN BEBESAN KABUPATEN ACEH TENGAH Munzir
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.978 KB)

Abstract

The People of Bebesan Subdistrict, Central Aceh District, almost every day doing its routine, namely gardening. So indirectly, this condition causes them to carry out movements such as hoeing, carrying, lifting systematically, regularly, and continuously throughout the day every day. Thus based on the level of motion activities they have fulfilled the need for motion to achieve physical fitness goals. But in reality, there are still many individuals in the Bebesan District of Central Aceh District who are still often infected with diseases such as coughs, flu, or even heart attacks. The formulation of the problem in this study is how much the physical fitness level of the beginner farmers of Gele Village, Bebesan Subdistrict. While the purpose of this study was to determine the level of physical fitness of beginner farmers in the village of Gele, Bebesan sub-district. This type of research is descriptive research, with a qualitative approach. The population in this study were all beginner coffee farmers in Blang Gele village, Bebesan Subdistrict, Central Aceh District in 2017 which consisted of 10 people. The sample in this study was taken by total sampling. Data collection was carried out by physical fitness test method. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical techniques, the results of the study using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) conducted in a sequential manner obtained the following results: Based on physical fitness tests The beginner farmers of Blang Gele village in 2017 carried out as a whole showed mostly for the sons good category is 40%. Abstrak Masyarakat Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah hampir setiap hari melakukan rutinitasnya yaitu berkebun. Sehingga secara tidak langsung, kondisi ini meneyebkan mereka melakukan gerakan-gerakan seperti menyangkul, memikul, mengangkat secara sistematis, teratur, serta terus menerus sepanjang hari setiap harinya. Dengan demikian berdasarkan dari tingkatan aktifitas gerak mereka telah memenuhi akan kebutuhan gerak untuk mencapai tujuan kebugaran jasmani. Namun pada kenyatannya, masih banyak beberapa individu masyarakat Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah yang masih sering terjangkit penyakit seperti batuh, flu, atau bahkan serangan jantung. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Seberapa besar tingkat Kebugaran jasmani petani pemula desa gele kecamatan bebesan. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat Kebugaran jasmani petani pemula desa gele kecamatan bebesan”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kopi pemula di desa Blang Gele Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2017 yang terdiri dari 10 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes kesegaran jasmani. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif, Hasil penelitian dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dilakukan dengan cara berurutan didapat hasil sebagai berikut: Berdasarkan tes kebugaran jasmani Petani pemula desa Blang Gele tahun 2017 yang dilakukan secara keseluruhan sebagian besar menunjukan untuk putera kategori baik yaitu 40%. Kata Kunci: Kebugaran jasmani. petani pemula

Page 2 of 2 | Total Record : 16