cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2023)" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING POSTER COMMENT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA Mufroda Alfiatun Nisa; Feri Tirtoni
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.1923

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of active learning poster comment learning outcomes of students in Grade IV-A on the independent curriculum contained in one of the primary schools in the District Krembung, to the subject matter of Pancasila “attitudes and actions according to the precepts of pancasila” to determine how much influence active learning poster comment learning outcomes of students. The population of this study was all students totaling 20 students, consisting of 9 male students and 11 female students. In this study using saturated samples, where all members of the population sampled. The research method is a quantitative method of Preexperiment and data processing using SPSS program. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the application of active learning poster comment has an influence on the learning outcomes of Pancasila students in the merdeka curriculum. From the results of filling the objective test shows that student learning outcomes improved after applying active learning poster comment compared to before applying active learning poster comment. From the results of the T-test hypothesis test shows that the mean Pretest is worth 55.10 and Posttest is worth 84.75 and the significance value is 0.00 < 0.05 which means the influence of active learning poster comment learning on the learning outcomes of Pancasila students in the independent curriculum. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada kurikulum merdeka yang terdapat pada salah satu sekolah dasar di Kecamatan Prambon, terhadap materi pelajaran Pancasila yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 14 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Adapun metode penelitian ini adalah metode Kuantitatif PreEksperimen dan pengolahan data menggunakan program SPSS. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran aktif poster comment terdapat pengaruh pada hasil belajar Pancasila siswa di kurikulum merdeka. Dari hasil pengisian tes obyektif menunjukkan bahwa hasil belajar siswa lebih meningkat setelah menerapkan active learning poster comment dibandingkan dengan sebelum menerapkan active learning poster comment. Dari hasil hipotesis Uji T-test menunjukkan bahwa mean Pretest bernilai 70,29 dan Posttest bernilai 88,29 dan pada nilai signifikansi 0,00 < 0,05 yang artinya adanya pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar mata pelajaran Pancasila siswa pada kurikulum merdeka.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARING MATA PELAJARAN BAHASA ARAB METODE DIRECT DI MADRASAH TSANAWIYAH Muhamad Irwan Wahyudi; Khaerudin Khaerudin
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2010

Abstract

The background in this research based on low utilization of media in Arabic subjects at MTsN 24 Cakung, E­­ast Jakarta. This study aims to produce mobile learning media of Arabic with direct methods in Madrasah Tsanawiyah. This type of research is the development research by Hannafin and Peck model using 3 stages: (1) the needs analysis phase, (2) the design phase and (3) the development and implementation phase. The results showed that: (1) The results of the expert review of the subject experts at "very good" criteria (4.00); (2) The results of the expert review of media experts expert judgment at "very good" criteria (3.67); (3) The results of the expert review of instructional design experts at "very good" criteria (3.64); (4) The results of the one to one test for students are in the "very good" criteria (3.43); (5) The results of the small group test for students at "very good" criteria (3.33); (6) The results of the effectiveness test show that the mobile learning media has high effectiveness in improving student’s learning achievement with > = 9.761 > 2.045. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan media pada mata pelajaran Bahasa Arab di MTsN 24 Cakung Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media mobile learning mata pelajaran Bahasa Arab metode direct di Madrasah Tsanawiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model Hannafin and Peck dengan menggunakan 3 tahapan: (1) Fase analisis kebutuhan, (2) fase desain dan (3) fase pengembangan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil dari kaji ahli oleh ahli materi berada pada kriteria “sangat baik” (4,00); (2) Hasil dari kaji ahli oleh ahli media berada pada kriteria “sangat baik” (3,67); (3) Hasil dari kaji ahli oleh ahli desain instruksional berada pada kriteria “sangat baik” (3,64); (4) Hasil dari uji one to one kepada siswa berada pada kriteria “sangat baik” (3,43); (5) Hasil dari uji small group kepada siswa berada pada kriteria “sangat baik” (3,33); (6) Hasil dari uji keefektifan menunjukkan bahwa media mobile learning menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan t-hitung > t-tabel = 9,761 > 2,045.
EVALUASI DISCREPANCY PROGRAM SEKOLAH MINGGU BUDDHA SARIPUTRA : (Studi Evaluasi di Dk. Purwosari, Desa Sampetan, Kec. Gladagsari Kab. Boyolali Tahun 2022) Mujiyanto Mujiyanto; Suranto Aw
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2044

Abstract

Buddhist Sunday School (SMB) is a non-formal teaching and learning activity that is carried out at the Vihara or Cetya every Sunday on a regular basis (PP.NO. 55 Article 44 paragraph 1 of 2007). Learning Objectives in SMB Activities are directed to instill faith (saddha) and also devotion in order to develop Buddhist beliefs on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the level of suitability/harmony between standards (standards or application/implementation) of the implementation of the SMB Sariputra program that had been determined in the program and the actual level of performance (performance/results of implementing the program). In addition to evaluating the SMB program in order to improve the quality of learning in accordance with the SMB National Curriculum standards. The method used in this study is qualitative evaluative research with the Discrepancy Evaluation Model approach by Malcolm M. Provus (1971) with 5 stages of implementation definition, installation, process, product, cost and benefit analysis). The research was conducted at the Buddhist Sunday School (SMB) Sariputra Dhamarsuci’s Monastery Purwosari, Sampetan Village, Gladagsari District, Boyolali Regency. Sources of information include: Head of SMB Sariputra, two SMB coaches, and two students' parents. Three gaps were found in the program implementation process but the program objectives had been achieved. Overall stages 1-5 in the Sariputra SMB parenting program have a good score of 69%, because they have carried out 4 of the 6 requirements for implementing SMB, namely (educational content or curriculum, number, qualifications of educators and educational staff, facilities and infrastructure, sources of financing, evaluation system, management and learning process). Researchers suggest continuing this program with improvements in accordance with established national standards. Abstrak Sekolah Minggu Buddha (SMB) merupakan kegiatan belajar mengajar nonformal yang dilaksanakan di Vihara atau Cetya setiap hari Minggu secara rutin (PP.NO. 55 Pasal 44 ayat 1 tahun 2007). Tujuan Pembelajaran pada Kegiatan SMB diarahkan untuk menanamkan keyakinan (saddha) dan juga bhakti dalam rangka mengembangkan keyakinan umat Buddha secara berkesinambungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesesuaian/keselarasan antara baku (standar atau penerapan/pelaksanaan) penyelenggaraan program SMB Sariputra yang sudah ditentukan dalam program dengan tingkat kinerja (performance/hasil pelaksanakan program) sesungguhnya. Selain itu untuk mengevaluasi program SMB dalam rangka meningkatkan kualitas Pembelajaran yang sesuai dengan standar Nasional Kurikulum SMB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluative kualitatif dengan pendekatan Discrepancy Evaluation Model oleh Malcolm M. Provus (1971) dengan 5 tahap pelaksanaan definition, instalation, process, product, cost and benefit analysis). Penelitian dilaksanakan di Sekolah Minggu Buddha (SMB) Sariputra Vihara Dhamarsuci Dk Purwosari Desa Sampetan Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali. Sumber informasi meliputi: Ketua SMB Sariputra, dua Pembina SMB, dan dua orang tua siswa. Ditemukan 3 kesenjangan dalam proses pelaksanaan program namun tujuan program telah tercapai. Keseluruhan tahap 1-5 di program parenting SMB Sariputra bernilai baik 69%, karena sudah menjalankan 4 dari 6 persyaratan penyelenggaraan SMB yaitu (isi pendidikan atau kurikulum, jumlah, kualifikasi pendidik, dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, sumber pembiayaan, sistem evaluasi, manajemen dan proses pembelajaran). Peneliti menyarankan untuk melanjutkan program ini dengan perbaikan sesuai dengan standar Nasional yang ditetapkan.
THE DEVELOPMENT OF E-LKPD (STUDENT WORKSHEET) IN SCIENCE LEARNING IN GRADE V AT SIEM PRIMARY SCHOOL Lili Kasmini; Mardhatillah; Haris Munandar; Mukhroji
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2173

Abstract

During the Covid-19 pandemic, schools did many ways to keep the learning going, such as implementing online learning using learning tools that were also in the form of online, one of which was the E-LKPD or digital-based student worksheets. E-LKPD is a student work guide to make it easier for students to carry out learning activities electronically seen on desktop computers, notebooks, smartphones, and mobile phones. This study aimed to determine the development of E-LKPD in science learning at grade V of Siem Primary School. The type of research used is Research and Development or R & D research, using the ADDIE development design. Instruments or tools used for data collection are validation sheets and questionnaires. This validation sheet contains responses or opinions regarding E-LKPD, making it easier for validators to provide responses and assessments. Based on the results obtained, the development of E-LKPD has reached the very feasible category with an average score of 3.66. This assessmen (Tempatpenampung2)t includes aspects of feasibility, language, presentation, and graphics. Thus, the development of the E-LKPD shows that the criteria are very suitable for use in learning. Based on the results of the student questionnaire, 13 students out of a total of 16 people gave a response that strongly agreed on the developed E-LKPD, or with a percentage reaching 81.25%. Abstrak Di masa pandemi Covid-19, sekolah melakukan banyak cara agar pembelajaran tetap berjalan, seperti menerapkan pembelajaran daring menggunakan perangkat pembelajaran yang juga berupa daring, salah satunya E-LKPD atau lembar kerja siswa berbasis digital. E-LKPD merupakan pedoman karya siswa untuk memudahkan siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara elektronik yang terlihat di komputer desktop, notebook, smartphone, dan telepon genggam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan E-LKPD dalam pembelajaran IPA di kelas V SD Siem. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan atau penelitian R&D, menggunakan desain pengembangan ADDIE. Instrumen atau alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar validasi dan angket. Lembar validasi ini berisi tanggapan atau pendapat terkait E-LKPD, sehingga memudahkan validator dalam memberikan tanggapan dan penilaian. Kuesioner berisi beberapa pertanyaan yang diajukan kepada mahasiswa untuk mengetahui uji coba pengembangan E-LKPD dengan mengisi kuesioner berdasarkan pendapat pribadi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pengembangan E-LKPD telah mencapai kategori sangat layak dengan skor rata-rata 3,66. Penilaian ini mencakup aspek kelayakan, bahasa, presentasi, dan grafis. Dengan demikian, pengembangan E-LKPD menunjukkan bahwa kriteria tersebut sangat cocok digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil angket siswa, 13 siswa dari total 16 orang memberikan tanggapan yang sangat setuju dengan E-LKPD yang dikembangkan, atau dengan persentase mencapai 81,25%.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SEKOLAH ADIWIYATA Eva Dwi Endah Silvia; Feri Tirtoni
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2230

Abstract

The purpose of this study to determine the implementation of an independent learning curriculum based on character education that cares for the environment in adiwiyata schools for students in elementary schools (SD) in maintaining the title of adiwiyata school at the Sidoarjo Regency level. The population in this study is several elementary schools in Sidoarjo Regency. The research was conducted using a qualitative approach. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The research informants were the Principal and Teacher of class IV. The data analysis technique used is an interactive analysis technique which includes data collection, data reduction, data presentation, then drawing a conclusion. The results showed that through strategies in maintaining the character of caring for the environment can provide convenience in character building to students, including consistency in applying habituation and school culture. So that the character of caring for the environment has a major influence in the process of character building during the learning period based on the independent learning curriculum. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar berbasis pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah adiwiyata terhadap siswa di sekolah dasar (SD) dalam mempertahankan gelar sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah Kepala sekolah dan Guru kelas IV. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian menarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui strategi dalam mempertahankan karakter peduli lingkungan dapat memberi kemudahan dalam pembentukan karakter kepada siswa diantaranya konsisten dalam menerapkan pembiasaan dan budaya sekolah. Sehingga karakter peduli lingkungan berpengaruh besar dalam proses pembentukan karakter dimasa pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5