PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan This journal which is published twice a year provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and share various knowledge in forms of research articles, as well as research results or qualified theoretical studies such as case studies, analysis or book review about linguistics, literature and teaching.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018"
:
14 Documents
clear
KOMPETENSI KOMUNIKATIF
Eva Astriani
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (52.871 KB)
Abstrak: Kompetensi komunikatif adalah kemampuan sesorang dalam berkomunikasi sesuai dengan topik, daerah, bidang sampai dengan sapa lawan bicara. Kompetensi komunikatif meliputi pengetahuan yang penutur-pendengar miliki tentang apa yang mendasari perilaku bahasa atau perilaku tutur yang tepat dan benar, dan tentang apa yang membentuk perilaku bahasa yang efektif. Kata Kunci: Kompetensi komunkatif, pengetahuan. Abstract: Communicative competence is a person's ability to communicate in accordance with the topic, area, field up to greet the other person. Communicative competence includes the knowledge that the speakers have about what underlies the correct language behavior or speech behavior, and about what constitutes effective language behavior. Keywords: Communicative Competencies, knowledge
KOMPETENSI BAHASA ANAK
Sunarti Unar;
Nursalim Nursalim
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.342 KB)
Abstrak Dalam kehidupan sehari-hari kompetensi berbahasa sesorang sangat diperlukan. Kompetensi berbahasa merupakan penguasaan seseorang terhadap konten yang terdapat didalam bahasa yang dipelajari. Tanpa kompetensi bahasa seseorang menjadi tidak teratur dalam berbahasa. Manusia hanya mampu memproduksi ujaran-ujaran dalam bentuk tuturan pada level mengeluarkan bunyi tanpa makna. Seseorang yang memiliki kemampuan berbahasa yang baik akan terlihat pada saat dia memverbalkan bahasa tersebut, serta kecakapannya dalam menggunakan bahasa yang memadai dalam sistem bahasa itu sendiri. Karena kompetensi bahasa adalah keterampilan yang harus dikuasai oleh sesorang, hal ini menjadi dasar yang dikuasai dalam kehidupan bermasyarakat. Permasalahan yang akan dijawab dalam kajian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research), yang akan menjawab tentang apa saja komponen-komponen kompetensi bahasa. Data-data yang dikumpulkan dari berbagai referensi; baik primer, skunder maupun data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima kompetensi bahasa menurut Canale dan Swain yaitu linguistik, sosio-linguistik, tindak tutur (speech acts), tindak latar (speech sets), strategi. Dalam kompetensi bahasa seseorang harus menguasai keterampilan bahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Kata Kunci: kompetensi, bahasa, anak
NILAI PENDIDIKAN DALAM TETRALOGI LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA
Hendrik Furqon;
Putri Arum Sari;
Ala Imroatana;
Ella Risti Rahayu
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.272 KB)
Novel Tetralogi Laskar Pelangi adalah novel yang banyak mengandung nilai pendidikan. Untuk mengungkap nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi Penulis menggunakan pendekatan Pragmatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi. Kajian dalam penelitian ini adalah pendekatan Pragmatik untuk mengetahui nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi. Data penelitian ini adalah kutipan dari paragraf, kalimat, frase, dialog dalam empat novel tersebut. Data dikumpulkan dalam beberapa teknin yaitu; observasi tidak langsung, pencatatan dan studi kepustakaan. Data di analisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi yang meliputi nilai perjuangan, nilai moral, nilai setia kawan nilai sosial, yang berhubungan dengan kemiskinan dan kebodohan yang tercantum dalam Tetralogi Laskar Pelangi.
MAKNA VERBAL PADA UNGKAPAN WANITA HAMIL DI WILAYAH DESA SENDANG REJO
Yessy Soniatin;
Luthfiana Dwi Indah;
Khakikiyatul Dwi Candra
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (90.081 KB)
Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskrepsikan makna verbal pada ungkapan wanita hamil di wilayah Sendang Rejo. Datanya adalah ungkapan wanita hamil di wilayah Sendang Rejo Ngimbang Lamongan yang sumber datanya berjumlah sepuluh wanita hamil awam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik wawancara, teknik pencatatan, teknik simak, teknik perekaman, dan teknik dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik terjemahan, data yang diperoleh kemudian dianalisis sesuai teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mitos orang hamil di Desa Sendang Rejo ada beberapa informan yang masih percaya dengan mitos dan menerapkannya sampai turun-temurun.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS V MI TARBIYATUL ISLAMIYAH BUMIREJO KEPOHBARU BOJONEGORO
Bisarul Ihsan;
Tisnis Nur Cahaya Putri;
Rina Sari
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.496 KB)
This study aims to 1) describe the word formation errors in the narrative essays of class V MI Tarbiyatul Islamiyah Bumirejo, 2) describe the conceptual misconceptions in the narrative essays of class V MI Tarbiyatul Islamiyah Bumirejo, and 3) describe the use of non-standard words in narrative essays Grade V student at MI Tarbiyatul Islamiyah Bumirejo. The method of this research is qualitative descriptive research with the subject of research on class V students of MI Tarbiyatul Islamiyah in the subdistrict of Kepohbaru, Bojonegoro Regency. The results of this study are (1) word formation errors include prefix removal errors, word repetition errors, absence of leaching, misuse of prefixes, and absence of suffixes, (2) misconceptions of meaning include lack of mastery of someone's words when making narrative essays, (3) errors in the use of non-standard words include errors in the use of official spelling in written forms.
PEMAHAMAN TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER PADA GURU TPQ SE KECAMATAN SUKODADI (Kajian Perspektif Al-Qur’an, Surat Al-Luqman)
Ernaningsih Ernaningsih
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.261 KB)
Penelitian ini berdasarkan pada aspek (1) Bagaimana pemahaman Guru TPQ tentang nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman, (2) Bagaimana kontekstualiasasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan tentang : (1) Pemahaman Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al- Luqman, yang di pahami oleh Guru TPQ kecamatan Sukodadi dan (2) kontekstualiasasi nilai- nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan tafsir Hermeneutika. Data dalam penelitian ini berupa data tentang (1) Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman, dan (2) kontekstualiasasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Sumber data diperoleh dari dokumentasi dan wawancara. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif. Validasi data menggunakan triangulasi, baik triangulasi teori, data, dan metode.
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Jauharoti Alfin
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.725 KB)
Literasi baru mencakup literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia. Proses pembelajaran bahasa Bahasa Indonesia pada hakekatnya adalah proses interaksi komunikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penggunaan bahasa Indonesia dalam semua aspek fungsi meliputi berpikir, bernalar, berkomunikasi, sarana persatuan, dan budaya. Era Revolusi Industri 4.0 adalah zaman dimana kehidupan manusia menitikberatkan pada filosopi teknologi di era disrupsi. Implementasi teknologi, dunia maya, data besar, dan lainnya menjadi tantangan bagi generasi manusia saat ini. Literasi baru ini menitiberatkan pada praktik literasi data, teknologi, dan literasi manusia. Untuk mempersiapkan lulusan, keterampilan dasar diperlukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang harus menguasai literasi baru secara rinci.
KOMPETENSI KOMUNIKATIF
Eva Astriani
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Kompetensi komunikatif adalah kemampuan sesorang dalam berkomunikasi sesuai dengan topik, daerah, bidang sampai dengan sapa lawan bicara. Kompetensi komunikatif meliputi pengetahuan yang penutur-pendengar miliki tentang apa yang mendasari perilaku bahasa atau perilaku tutur yang tepat dan benar, dan tentang apa yang membentuk perilaku bahasa yang efektif. Kata Kunci: Kompetensi komunkatif, pengetahuan. Abstract: Communicative competence is a person's ability to communicate in accordance with the topic, area, field up to greet the other person. Communicative competence includes the knowledge that the speakers have about what underlies the correct language behavior or speech behavior, and about what constitutes effective language behavior. Keywords: Communicative Competencies, knowledge
KOMPETENSI BAHASA ANAK
Sunarti Unar;
Nursalim Nursalim
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Dalam kehidupan sehari-hari kompetensi berbahasa sesorang sangat diperlukan. Kompetensi berbahasa merupakan penguasaan seseorang terhadap konten yang terdapat didalam bahasa yang dipelajari. Tanpa kompetensi bahasa seseorang menjadi tidak teratur dalam berbahasa. Manusia hanya mampu memproduksi ujaran-ujaran dalam bentuk tuturan pada level mengeluarkan bunyi tanpa makna. Seseorang yang memiliki kemampuan berbahasa yang baik akan terlihat pada saat dia memverbalkan bahasa tersebut, serta kecakapannya dalam menggunakan bahasa yang memadai dalam sistem bahasa itu sendiri. Karena kompetensi bahasa adalah keterampilan yang harus dikuasai oleh sesorang, hal ini menjadi dasar yang dikuasai dalam kehidupan bermasyarakat. Permasalahan yang akan dijawab dalam kajian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research), yang akan menjawab tentang apa saja komponen-komponen kompetensi bahasa. Data-data yang dikumpulkan dari berbagai referensi; baik primer, skunder maupun data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima kompetensi bahasa menurut Canale dan Swain yaitu linguistik, sosio-linguistik, tindak tutur (speech acts), tindak latar (speech sets), strategi. Dalam kompetensi bahasa seseorang harus menguasai keterampilan bahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Kata Kunci: kompetensi, bahasa, anak
NILAI PENDIDIKAN DALAM TETRALOGI LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA
Hendrik Furqon;
Putri Arum Sari;
Ala Imroatana;
Ella Risti Rahayu
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Novel Tetralogi Laskar Pelangi adalah novel yang banyak mengandung nilai pendidikan. Untuk mengungkap nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi Penulis menggunakan pendekatan Pragmatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi. Kajian dalam penelitian ini adalah pendekatan Pragmatik untuk mengetahui nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi. Data penelitian ini adalah kutipan dari paragraf, kalimat, frase, dialog dalam empat novel tersebut. Data dikumpulkan dalam beberapa teknin yaitu; observasi tidak langsung, pencatatan dan studi kepustakaan. Data di analisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Nilai pendidikan dalam novel Tetralogi Laskar Pelangi yang meliputi nilai perjuangan, nilai moral, nilai setia kawan nilai sosial, yang berhubungan dengan kemiskinan dan kebodohan yang tercantum dalam Tetralogi Laskar Pelangi.