cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 13 No 1 (2017)" : 8 Documents clear
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN (Studi Kasus Pada Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Premier Bintaro) Arianto, Nurmin
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The needs of service quality hospital intensified as the improvement of the economy and the degree of community health by the Hospital Premier Bintaro must be able to provide quality service oriented to the achievement of customer satisfaction of patients who will eventually cause patients who are loyal. This research aims to find out the influence of the service quality, price and customer satisfaction and loyalty patients. Samples in detail is 100 patients outpatients. Analysis of the data used a validity test and reliability test, classical assumptions, double linear regression, determination coefficient and testing the hypothesis. The research results obtained that the service quality, price and customer satisfaction have impact on customer loyalty good patients partially or simultanously. And to improve the quality of service then increased more focused in terms of reliability and assurance, to increase the value of the offered prices and review more focused at affordable prices and the suitability of the price with the benefits and facilities and improve customer satisfaction patients more focused to the comfort and security of patients so that patients really feel satisfied and loyal to the hospital.Kebutuhan akan layanan rumah sakit bermutu semakin meningkat seiring membaiknya perekonomian dan derajat kesehatan masyarakat oleh maka dari itu Rumah Sakit Premier Bintaro harus dapat memberikan pelayanan yang berkualitas berorientasi pada tercapainya kepuasan pasien yang akhirnya akan menyebabkan pasien yang loyal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, harga dan kepuasan terhadap loyalitas pasien.Sampel yang di teliti adalah 100 pasien rawat jalan. Analisis data yang digunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik,regresi linear berganda, koefisien determinasi dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas pelayanan, harga dan kepuasan memiliki pengaruh terhadap loyalitas pasien baik secara parsial maupun simultan. Dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka peningkatan lebih difokuskan dalam hal reliability dan assurance, untuk meningkatkan nilai harga yang ditawarkan maka pengkajian ulang lebih difokuskan keterjangkauan harga serta kesesuaian harga dengan manfaat dan fasilitas dan  meningkatan kepuasan pasienlebih difokuskan kepada kenyamanan dan keamanan terhadap pasienagar pasien benar-benar merasa puas danloyal terhadap rumah sakit.
PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN JARINGAN DISTRIBUSI LISTRIK PERDESAAN Satyanegara, Diqbal; Nurunnajmi, Fauziah
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the causes of the delay in the completion of the Banten Rural Distribution Network development project in 2015 undertaken by PT. X, and analyzed forecasts of delays in project completion and costs that contracting companies should issue in project completion. Analytical techniques used in this study using CPM and EVM approach. From the results of the study, it was identified that project scheduling planning was not yet optimal. Based on the analysis there are three jobs that are not listed in the scheduling planning of the project, so that the effect on the completion of the project completion time. The results of calculations performed using CPM, PT. X can shorten the time for 12 days from the realization of the project completion at a cost of Rp 1,786,244,000. If based on the EVM calculation, the cost incurred by PT. X amounting to Rp 1,703,909,250. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya keterlambatan penyelesaian proyek Pembangunan Jaringan Distribusi Listrik Perdesaan Banten tahun 2015 yang dikerjakan oleh PT. X, dan menganalisis prakiraan keterlambatan penyelesaian proyek dan biaya yang sebaiknya dikeluarkan perusahaan pengembang kontrak dalam penyelesaian proyek.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan CPM dan EVM. Dari hasil penelitian teridentifikasi perencanaan penjadwalan proyek yang masih belum optimal. Berdasarkan analisis terdapat tiga pekerjaan yang tidak tercantum dalam perencanaan penjadwalan pada proyek tersebut, sehingga berpengaruh pada pertambahan waktu penyelesaian proyek. Hasil perhitungan yang dilakukan menggunakan CPM, PT. X dapat mempersingkat waktu selama 12 hari dari realisasi penyelesaian proyek dengan biaya sebesar Rp 1.786.244.000. Jika berdasarkan hasil perhitungan EVM, biaya yang dikeluarkan PT. X sebesar Rp 1.703.909.250.  
MODEL AIDA SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN BAGI NASABAH MENGAMBANG PERBANKAN SYARIAH (SURVEI MASYARAKAT DI KOTA BEKASI) Silviana, Silviana; Putra, Purnama
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a country with moslem as the majority, Indonesia turns out to be the market of sharia Banking Industry. Yet, ironically, Sharia Banking only has market segmentation of 4,86% from the total banking service industry. This research focuses on the mapping of floating customers of sharia banking and marketing strategies done to interest future customers to be loyal customers using the model of Attention, Interest, Desire, and Action (AIDA). Bekasi is chosen as the research site since it is one of the capital city backbone for human resources and industries. The method used is a mixed method with the approach of concurrent embedded. The result shows that 54 % sample of the people in Bekasi are floating customers of sharia banks. Sharia banks around Bekasi have also implemented AIDA models to turn the floating into loyal customers. The recommendation posed by the floating customers is that sharia banks are supposed to enhance the service given to them in terms of socialization and promotion.Indonesia sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim menjadi pangsa pasar industri perbankan syariah. Hal yang menjadi ironi bahwa Perbankan syariah hanya mempunyai segmen pasar 4,86 % dari total industri layanan jasa perbankan. Riset ini berfokus pada pemetaan Nasabah Mengambang Perbankan Syariah dan strategi promosi yang dilakukan Bank Syariah untuk menarik calon nasabah menjadi nasabah loyalis menggunakan model Attention, Interest, Desire dan Action (AIDA). Bekasi dipilih menjadi lokasi penelitian ini dikarenakan sebagai daerah penyangga ibukota baik dari aspek sumberdaya manusia maupun industrinya. Metode yang digunakan dalam  adalah metode kombinasi dengan pendekatan concurrent embedded.Hasil dalam riset ini bahwa 54 % masyarakat kota Bekasi merupakan nasabah mengambang perbankan syariah. Perbankan syariah sudah menerapkan metode AIDA dalam strategi pemasarannya untuk menarik nasabah mengambang menjadi loyalis. Rekomendasi yang diberikan oleh nasabah mengambang yang mendapatkan porsi terbesar dengan melakukan peningkatan pelayanan sebagai perwujudan sosialisasi dan promosi kepada nasabah mengambang.
SIMULASI DAMPAK LIBERALISASI PERDAGANGAN BILATERAL RI-YAMAN TERHADAPPEREKONOMIAN INDONESIA DAN YAMAN: SEBUAH PENDEKATAN SMART MODEL Sabaruddin, Sulthon Sjahril
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is intended to evaluate the impact of Indonesia's trade liberalization with Yemen on the Indonesian economy. In order to evaluate the impact of the Indonesian economy, we analyzed it through the analysis method of Software for Market Analysis and Restrictions on Trade (SMART) model. The result of the analysis, the scenario of the impact of trade liberalization of RI-Yemen on the economy of Indonesia with complete tariff dismantlement, by utilizing the analysis of consumer surplus change, the change of import and export, and the change of tariff income can be concluded that the liberalization of RI-Yaman trade with zero tariff has very positive impact to the economy Indonesia and quite positively to the Yemeni economy. This passage is a form of anticipation of possible policy changes when the political, economic and security situation in Yemen has recovered. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak liberalisasi perdagangan Indonesia dengan Yaman terhadap perekonomian Indonesia. Guna mengevaluasi dampak yang ditimbulkan terhadap perekonomian Indonesia, dianalisis melalui pendekatan metode analisis model Software for Market Analysis and Restrictions on Trade (SMART). Hasil analisis skenario dampak liberalisasi perdagangan RI-Yaman terhadap perekonomian Indonesia dengan complete tariff dismantlement, dengan memanfaatkan analisa perubahan consumer surplus, perubahan impor dan ekspor, serta perubahan pendapatan tarif dapat disimpulkan bahwa liberalisasi perdagangan RI-Yaman dengan nol tarif berdampak sangat positif terhadap perekonomian Indonesia dan cukup positif terhadap perekonomian Yaman. Telahaan ini merupakan bentuk antisipasi kemungkinan perubahan kebijakan manakala situasi politik, ekonomi, dan keamanan di Yaman telah pulih kembali.
ANALISIS PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BERDASARKAN GLOBAL REPORTING INITIATIVE G4 Wulolo, Crista Fianica; Rahmawati, Isna Putri
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the quantity and quality disclosure of CSR (Corporate Social Responsibility) using reporting guidance Global Reporting Initiative (GRI), which consists of ten aspects, namely strategy and organization, organizational profile, material aspects and boundary identified, Stakeholders, reporting profiles, governance, aspects and integrity, economic, environmental, and social. The sample in this research is mining companies listed on BEI in 2014 and 2015 as many as 32 companies. The research method used is descriptive analysis, with analysis technique in the form of content analysis. The results show that the average quantity and quality of CSR disclosure in mining companies in 2014 and 2015 is still low. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuantitas dan kualitas pengungkapan CSR (Corporate Social Responsibility) dengan menggunakan pedoman pelaporan keberlanjutan GRI (Global Reporting Initiative) G4, yang terdiri dari sepuluh aspek, yaitu strategi dan organisasi, profil organisasi, aspek materiak dan boundaryteridentifikasi, hubungan dengan pemangku kepentingan, profil laporan, tata kelola, aspek dan integritas, ekonomi, lingkungan, dan sosial. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2014 dan 2015 sebanyak 32 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan teknik analisis berupa content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kuantitas dan kualitas pengungkapan CSR pada perusahaan sektor pertambangan tahun 2014 dan 2015 masih tergolong rendah.
ANALISIS BEBAN KERJA TERHADAP KEBUTUHAN PEGAWAI ADMINISTRASI DALAM MENJAMIN OPTIMALISASI OPERASIONAL AKADEMIK Yusuf, Yusuf; Anfas, Anfas; Sudarwo, Raden
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of employees needs to be based on the workload of administrative staff UPBJJ-UT Ternate. To calculate the activity time employees who used to work and time are not, researchers using work sampling table. Methods of calculating labor requirements are based on the calculation of the workload with the approach per duties of office according MenPAN No. KEP/75/M.PAN/7/2004 on Guidelines for Employee Needs Calculation based Workload in the framework of preparation of formation of civil servants. Samples were UPBJJ-UT Ternate employee status with the principal administrative officer jobs based Target Achievement Quality Employees (CSKP). Calculation and data processing using Microsoft Excel. The study concluded that there is a significant result in the use of working time and to have the results of the number of employees needed for the actual number of employees, it is known that there are 7 functions of employees, unit administrative KTU has an excess number of employees as much as 1 employee and BPP has a shortage of employees as many as 1 employee. For registration and testing PDA unit has a shortage of the number of employees as much as 1 employee. Jumlah kebutuhan pegawai harus didasarkan kepada beban kerja pegawai administrasi UPBJJ-UT Ternate. Untuk menghitung waktu aktifitas pegawai yang digunakan untuk bekerja dan waktu yang tidak, peneliti menggunakan tabel work sampling. Metode perhitungan kebutuhan tenaga kerja didasarkan pada perhitungan beban kerja dengan pendekatan per tugas jabatan sesuai Keputusan MenPAN Nomor: KEP/75/M.PAN/7/2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai berdasarkan Beban Kerja dalam rangka Penyusunan Formasi PNS. Sampel penelitian adalah pegawai UPBJJ-UT Ternate berstatus pegawai administrasi dengan pokok pekerjaan didasarkan Capaian Sasaran Kualitas Pegawai (CSKP). Perhitungan dan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hasil yang signifikan pada penggunaan waktu kerja dan memiliki hasil jumlah karyawan yang dibutuhkan terhadap jumlah aktual karyawan, dapat diketahui bahwa terdapat 7 fungsi karyawan, unit tata usaha KTU memiliki kelebihan jumlah karyawan sebanyak 1 orang karyawan dan BPP memiliki kekurangan jumlah karyawan sebanyak 1 orang karyawan. Untuk unit registrasi dan pengujian PDA memiliki kekurangan jumlah karyawan sebanyak 1 orang karyawan.  
MODEL MANAJEMEN PEMASARAN BERSAMA BERBASIS INTERNET DALAM UPAYA MENINGKATKAN SISTEM PENJUALAN PRODUK MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN SERANG Deviyantoro, Deviyantoro; Wahyudin, Wahyudin; Amarul, Amarul
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purpose was to produce a model of marketing management, the model is  joint marketing management of Internet-based for village product. The results of this research are expected to overcome the deadlock village product marketing that is less extensive and often trapped by realtor marketing system. This research method used is research and development approach.The results of comparative hypotheses on marketing management model shown significant differences product sales performance effectiveness of rural communities in the district Waringin Kurung and Keramatwatu before and after implementation of the model joint marketing management based onInternet or the  joint marketing management of Internet-based for village product is effective Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu model manajemen pemasaran, hasil inovasi berupa cara pengelolaan pemasaran bersama produk unggulan desa berbasis internet. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengatasi kebuntuan pemasaran produk desa yang kurang luas dan sering terjebak oleh sistim makelar pemasaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development).Berdasarkan hasil pengamartan serta analisis data penelitian menunjukan bahwa pengujian hipotesis atas penerapan model yang dilakukan secara terbatas hanya pada 2 kecamatan menunjukkan terdapat perbedaan secara signifikan efektifitas kinerja penjualan produk masyarakat desa di kecamatan Waringin Kurung dan Kecamatan Keramatwatu  sebelum dan setelah penerapan model Pemasaran bersama berbasis Internet.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN, PENGALAMAN DAN KUALITAS JASA TERHADAP CITRA DAN KEPUASAN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS WISATAWAN NUSANTARA (SURVEI TEMPAT REKREASI AIR TERJUN DI KABUPATEN BOGOR) Siswantini, Wiwin; Ayuni, Devi; Mulyana, Andy
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to get an overview of marketing communications, experience and quality of services as the cause of image formation and satisfaction and its impact on loyalty of domestic tourists in the waterfall recreation area. The object of this research is waterfalls in Bogor, namely Curug Bidadari and Curug Nangka. The number of samples acceptable in this study is 50 respondents. This number is a critical sample size in the sample measurements required through SEM Partial Least Square (PLS). From the questionnaires distributed on both waterfalls, collected 114 complete questionnaires that can be processed. The data analyzed in this research using Partial Least Square (PLS) method and using Smart PLS tools. The results showed that marketing communications significantly related to the image. This shows that interesting communication will form a positive image and encourage tourists to visit. Compared with marketing communications, experience has more role in shaping the image of the place of recreation. Service quality is significantly related to image. Service quality has the most dominant effect on image over experience and communication. Service quality is significantly related to satisfaction. Service quality is not significantly related to loyalty. The image is significantly related to satisfaction. The image is not significantly related to loyalty. Although the image does not directly affect the loyalty, but the image has an indirect effect on loyalty through satisfaction. Satisfaction is significantly related to loyalty. Of all the variables that have influence on loyalty the biggest influence is the variable of respondent satisfaction, that is the promotion of this recreation place as a place of recreation. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait komunikasi pemasaran, pengalaman dan kualitas jasa sebagai penyebab terbentuknya citra dan kepuasan serta dampaknya pada loyalitas wisatawan nusantara di tempat rekreasi air terjun. Objek penelitian ini adalah tempat wisata air terjun di Bogor, yaitu Curug Bidadari dan Curug Nangka. Jumlah sampel yang akseptabel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Jumlah ini merupakan ukuran sampel kritis dalam pengukuran sampel yang diperlukan melalui SEM Partial Least Square (PLS). Dari kuesioner yang disebar pada kedua air terjun tersebut, terkumpul 114 kuesioner lengkap yang dapat diolah. Data yang dianalisis pada penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dan menggunakan tools SmartPLS. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa komunikasi pemasaran berhubungan signifikan terhadap citra. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang menarik akan membentuk citra yang positif dan mendorong wisatawan berkunjung. Dibandingkan dengan komunikasi pemasaran, pengalaman lebih berperan dalam membentuk citra tempat rekreasi. Kualitas jasa berhubungan signifikan terhadap citra. Kualitas jasa berpengaruh paling dominan terhadap citra dibandingkan pengalaman dan komunikasi. Kualitas jasa berhubungan signifikan terhadap kepuasan. Kualitas jasa tidak berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Citra berhubungan signifikan terhadap kepuasan. Citra tidak berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Walaupun secara langsung citra tidak berpengaruh terhadap loyalitas, tetapi citra berpengaruh tidak langsung terhadap loyalitas melalui kepuasan. Kepuasan berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Dari semua variabel yang memiliki pengaruh terhadap loyalitas pengaruh terbesar adalah variabel kepuasan responden, yaitu promosi yang dilakukan tempat rekreasi ini sebagai suatu tempat rekreasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8