Jurnal Ilmiah Iqra'
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"vol 5, no 1 (2011)"
:
14 Documents
clear
Kontribusi Komponen Proses Pendidikan dan Mutu Lulusan PTAI Terhadap Kepuasan Masyarakat
Abdul Haris Abdullah;
Shinta Nento
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.209 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.559
This study aims to measure the contribution of the education process and the quality of graduates of the PTAI community satisfaction. The method is a survey research, data processing with software SPSS 14 for windows. Results showed there were positive and significant contribution either individually or jointly educational process and quality of graduates of community satisfaction.Keywords: Community Satisfaction, Contribution Process and Quality Graduates
Budaya Belajar Mandiri dan Pendidikan Agama Islam di tingkat Sekolah Menengah Pertama
Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.559 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.564
The present paper investigates whether autonomous learning can improve their Islamic knowledge. The favorable characteristics of autonomous learning are used as the basis for (1) arguing against the assumption that Indonesian learners are dependent on their teachers and (2) arguing for its adoptions in improving student. The paper also discusses how to incorporate autonomous learning in competency based curriculum.Key Words: Autonous learning, competency based curriculum
Asal Usul Bahasa Arab
Husni Mubarak
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.973 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.565
Bahasa Arab merupakan salah satu cabang dari sekian banyak cabang bahasa Semit yang telah berkembang sejak ribuan tahun. Bahasa Arab muncul sebagai bahasa yang berdiri sendiri, karena salah satu dari pengguna bahasa Semit awal melakukan perpindahan ke daerah-daerah lainnya, lalu membentuk bangsa sekaligus bahasa. Proses evolusi yang terjadi dalam pergolakan bahasa Arab dengan bahasa-bahasa setempat menjadikan bahasa Arab asli menjadi bermacam-macam dialek. Bahasa Arab dapat tumbuh berkembang serta berdiri sendiri, disebabkan oleh beberapa faktor pendukung salah satunya adalah pergaulan dan percampur-bauran antara bangsa-bangsa.Kata Kunci: bahasa, arab, semit, dan evolusi
Basic Word Order in Tombulu Language
Darsita Darsita
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.527 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.561
Artikel ini menganalisis konstruksi tata urutan kata dalam kalimat bahasa Tombulu, yang dituturkan oleh para penutur jati bahasa Tombulu yang bermukim di Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Kalimat dalam konteks kajian ini dipahami sebagai satuan bahasa yang berisi suatu “pikiran” atau “amanat” yang lengkap. Lengkap, berarti di dalam satuan bahasa atau kalimat itu terdapat beberapa bagian yaitu: 1) bagian yang menjadi pokok pembicaraan, yang lazim disebut dengan istilah subjek (S), dan yang biasa menjadi subjek adalah kata benda; 2) bagian yang menjadi “komentar” tentang subjek, yang lazim disebut dengan istiah predikat, dan yang biasa menjadi predikat adalah kata kerja atau verba (V); 3) bagian yang menjadi pelengkap dari predikat yang lazim disebut objek (O), dan yang biasa menjadi objek adalah kata benda. Kalimat tunggal dalam bahasa Tombulu dilihat melalui tataran sintaksis yakni ilmu tentang tata bahasa yang menelaah hubungan kata-kata dalam kalimat, dan cara-cara menyusun kata-kata itu untuk membentuk kalimat. Hasil analisis terhadap kalimat tunggal diketahui bahwa bentuk kalimat itu dalam bahasa Tombulu memiliki tiga tipe urutan kata, yaitu urutan kata yang berupa SVO; SV; VS; dan VSO.Kata Kunci: Bahasa Tombulu, urutan kata, kalimat tunggal, subjek, verba dan objek
Pembelajaran Model Blended Learning
Husni Idris
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.033 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.562
A blended approach to a traditional, face to face course might mean that the class meets once per week instead of the usual three-session format. Learning activities that otherwise would have taken place during classroom time can be moved online. In addition, the terms "blended," "hybrid," and "mixed mode" are used interchangeably in current research literature.Keyword: blended, learning, face to face, online and offline.
Vocabulary and Lexicogrammatical as Reading Main Problem at Tarbiyah’s Class in STAIN Manado
Nur Halimah
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.742 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.560
Tulisan ini menelusuri masalah sejumlah mahasiswa Tarbiyah STAIN Manado dalam membaca buku teks, terutama pada tataran kalimat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masalah utama mahasiswa Tarbiyah adalah keterbatasan penguasaan kosa kata. Kendala ini mengakibatkan membaca menjadi sangat sulit dan hasilnya pun tidak tepat. Mereka tampak belum terampil dan jarang memakai kamus. Masalah utama kedua adalah bahwa mereka hanya memiliki pengetahuan tentang unit-unit leksikogramatikal yang terbatas. Peranti penting yakni kata-kata gramatikal sering diabaikan sehingga sulit untuk memahami pola-pola urutan kata dalam suatu rangkaian kalimat.Kata Kunci: kata-kata gramatikal, leksikogramatikal, pola urutan kata.
Peranan Teknologi Informasi dalam Organisasi Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif
Munir Tubagus
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (136.96 KB)
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.563
Teknologi informasi adalah bidang yang bersentuhan erat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Oleh karena itu penerapannya dalam rangka penyelesaian masalah (problem solving) sering kali bersifat komprehensif, melibatkan berbagai aspek teknologis. Bahkan dalam dunia nyata, penerapan teknologi informasi sering kali bersentuhan dengan aspek-aspek non-teknologi, seperti sosial, psikologis, atau organisasional. Situasi ini mensyaratkan para profesional teknologi informasi untuk memiliki pengetahuan yang solid dan wawasan yang komprehensif. Kemampuan ini hanya dapat diperoleh melalui pendidikan yang memberikan pengetahuan tentang fondasi konseptual yang kuat dan sekaligus kemampuan untuk berpikir secara integral.Dalam upaya mencapai keberhasilan, para manajer sangat menyadari pengaruh lingkungan organisasi. Perusahaan dihubungkan dengan elemen-elemen lingkungan melalui arus sumberdaya fisik maupun konseptual berusaha memperoleh keunggulan kompetitif dengan mengelola arus sumberdaya termasuk informasi. Strategi keunggulan kompetitif berfokus pada arus masuk dari pemasok dan arus keluar melalui saluran distribusi ke pelangan.Kata Kunci : Teknologi Informasi, Organisasi, dan Strategi Keunggulan Kompetitif
Vocabulary and Lexicogrammatical as Reading Main Problem at Tarbiyah’s Class in STAIN Manado
Nur Halimah
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.560
Tulisan ini menelusuri masalah sejumlah mahasiswa Tarbiyah STAIN Manado dalam membaca buku teks, terutama pada tataran kalimat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masalah utama mahasiswa Tarbiyah adalah keterbatasan penguasaan kosa kata. Kendala ini mengakibatkan membaca menjadi sangat sulit dan hasilnya pun tidak tepat. Mereka tampak belum terampil dan jarang memakai kamus. Masalah utama kedua adalah bahwa mereka hanya memiliki pengetahuan tentang unit-unit leksikogramatikal yang terbatas. Peranti penting yakni kata-kata gramatikal sering diabaikan sehingga sulit untuk memahami pola-pola urutan kata dalam suatu rangkaian kalimat.Kata Kunci: kata-kata gramatikal, leksikogramatikal, pola urutan kata.
Asal Usul Bahasa Arab
Husni Mubarak
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.565
Bahasa Arab merupakan salah satu cabang dari sekian banyak cabang bahasa Semit yang telah berkembang sejak ribuan tahun. Bahasa Arab muncul sebagai bahasa yang berdiri sendiri, karena salah satu dari pengguna bahasa Semit awal melakukan perpindahan ke daerah-daerah lainnya, lalu membentuk bangsa sekaligus bahasa. Proses evolusi yang terjadi dalam pergolakan bahasa Arab dengan bahasa-bahasa setempat menjadikan bahasa Arab asli menjadi bermacam-macam dialek. Bahasa Arab dapat tumbuh berkembang serta berdiri sendiri, disebabkan oleh beberapa faktor pendukung salah satunya adalah pergaulan dan percampur-bauran antara bangsa-bangsa.Kata Kunci: bahasa, arab, semit, dan evolusi
Basic Word Order in Tombulu Language
Darsita Darsita
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30984/jii.v5i1.561
Artikel ini menganalisis konstruksi tata urutan kata dalam kalimat bahasa Tombulu, yang dituturkan oleh para penutur jati bahasa Tombulu yang bermukim di Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Kalimat dalam konteks kajian ini dipahami sebagai satuan bahasa yang berisi suatu “pikiran” atau “amanat” yang lengkap. Lengkap, berarti di dalam satuan bahasa atau kalimat itu terdapat beberapa bagian yaitu: 1) bagian yang menjadi pokok pembicaraan, yang lazim disebut dengan istilah subjek (S), dan yang biasa menjadi subjek adalah kata benda; 2) bagian yang menjadi “komentar” tentang subjek, yang lazim disebut dengan istiah predikat, dan yang biasa menjadi predikat adalah kata kerja atau verba (V); 3) bagian yang menjadi pelengkap dari predikat yang lazim disebut objek (O), dan yang biasa menjadi objek adalah kata benda. Kalimat tunggal dalam bahasa Tombulu dilihat melalui tataran sintaksis yakni ilmu tentang tata bahasa yang menelaah hubungan kata-kata dalam kalimat, dan cara-cara menyusun kata-kata itu untuk membentuk kalimat. Hasil analisis terhadap kalimat tunggal diketahui bahwa bentuk kalimat itu dalam bahasa Tombulu memiliki tiga tipe urutan kata, yaitu urutan kata yang berupa SVO; SV; VS; dan VSO.Kata Kunci: Bahasa Tombulu, urutan kata, kalimat tunggal, subjek, verba dan objek