cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN TES, KONSTRUKSI DAN ANALISIS BUTIR SOAL DI WILAYAH 2T Muhsinah Annisa; Andi Wilda Indra Nanna; Ahsan Sofyan; Dedi Kusnadi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.63

Abstract

Guru profesional harus memiliki 4 kompetensi, salah satunya yaitu  kompetensi pedagogik, dalam kompetensi pedagogik, salah satu aspek yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu dalam melakukan penilaian dan evaluasi. Hal ini mengacu pada Permendikbud No. 66 tahun 2013 bahwa penilaian yang dibuat harus berdasarkan acuan penilaian bagi pendidik, satuan pendidikan dan pemerintah pada satuan pendidikan dasar dan menengah. Berdasarkan wawancara dengan guru-guru di SDN 004 Malinau Barat,  terdapat permasalahan dalam pembuatan soal. guru belum mengikuti kaidah penulisan soal, hal itu menyebabkan hasil belajar siswa belum sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pelatihan Pengabdian Masyarakat menggunakan metode ceramah, penugasan dan diskusi serta pendampingan pembuatan kisi-kisi soal dan penyusunan soal. Langkah-langkah kegiatan yaitu dengan pelatihan berupa teori, penugasan secara mandiri dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Malinau. Data angket yang diberikan kepada peserta menunjukkan bahwa 58,3% merupakan hal yang baru, 75 % pelatihan ini sangat membantu dalam pelaksanaan tugas, 100% peserta memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan dan pelatihan sangat efektif. 91,3% mengatakan waktu seimbang dengan materi dan, dan 100% menyatakan perlu ada pelatihan lanjutan. 
EKSPLORASI POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT (PERSEA AMERICANA) SEBAGAI AGEN ANTIINFLAMASI Della Tinesya; Nurma Andhita; Rizal Vidmar
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.66

Abstract

Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera. Penyebabnya antara lain terbakar, toksin, gigitan serangga, produk bakteri, atau pukulan keras. Inflamasi dapat bersifat akut (jangka pendek) atau kronik (berlangsung lama). Tanda-tanda lokal respons inflamasi yaitu panas, kemerahan, bengkak, nyeri, atau kehilangan fungsi. Sedangkan, antiinflamasi adalah obat yang dapat menghilangkan peradangan yang disebabkan bukan karena aktivitas mikroorganisme (non infeksi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak biji alpukat sebagai agen antiinflamasi. Pengujian dilakukan dengan memberikan beberapa bahan uji secara oral seperti aquades, larutan natrium diklofenak, kelompok ekstrak biji alpukat, dengan dosis berbeda kepada hamster sesuai kelompoknya. Masing-masing kelompok hamster disuntikkan karagenan 1%  sebanyak 0,1 ml pada kaki kanan hamster. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menghitung AUC dari ketebalan udema pada kaki hamster. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak biji Persea americana memiliki efek antiinflamasi.
VALIDITAS BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN IPA DI UNIVERSITAS WIRARAJA Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.67

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang dapat membangun literasi sains mahasiswa dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah sejalan dengan tujuan membangun literasi sains peserta didik (Abidin, Mulyani, & Yunansah, 2018). Tujuan penelitian adalah (1) apakah buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah yang dikembangkan valid sebagai buku petunjuk praktikum; dan (2) bagaimana tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah mahasiswa Biologi Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model penelitian pengembangan yang dikembangkan oleh (Thiagarajan, Semmel, & Semmel, 1974) yaitu 4D. Penelitian ini menggunakan tahapan (Define) Pendefinisian; (Design) Perancangan dan (Develop) pengembangan. Data validitas buku petunjuk praktikum diperoleh dari hasil penilaian ahli desain dan ahli materi. Data tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum diukur menggunakan tes klos (tes rumpang). Hasil penelitian bahwa (1) buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah valid berdasarkan nilai validasi materi sebesar 94% (kategori baik) dan validasi desain sebesar 90% (kategori baik). Artinya ada kesesuaian buku petunjuk praktikum Biologi dasar dengan tujuan praktikum dan kesesuaian kalimat pada buku petunjuk praktikum berdasarkan EBI; (2) hasil uji keterbacaan buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah 100%. Artinya ada buku petunjuk praktikum yang dikembangkan dalam kategori mudah dipahami oleh mahasiswa.
PENGEMBANGAN BUKU KERJA MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN Herowati Herowati; Lutfiana Fazat Azizah
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.71

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual sebagai penunjang mata kuliah media pembelajaran ditinjau dari validasi ahli. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan 4D (four D) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develope (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Penelitian ini terbatas hanya pada tahap define, design, dan develope. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu kelayakan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual didapatkan dari hasil validasi aspek materi 96%, desain memperoleh rata-rata persentase 98% dan respon mahasiswa 95% dengan kategori sangat layak sehingga buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual dapat digunakan.
ANALISIS BUTIR SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL IPA SMP/MTS TAHUN 2018 SAMPAI DENGAN 2019 BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM Arpandi Wijaya; Ages Eresti; Despa Despa; Ahmad Walid
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.78

Abstract

Penelitian ini, bertujuan untuk menggambarkan tingkat persentase soal persiapan ujian IPA berdasarkan pencapaian nilai keberhasilan dalam upaya untuk mengetahui tingkat pengetahuan kognitif dalam soal-soal persiapan ujian nasional IPA tahun 2018/2019 sampai dengan 2019/2020 berdasarkan taksonomi bloom. Deskriptif dokumentasi adalah metode penelitian yang digunakan dalam riset ini . Subjek penelitian ini adalah soal persiapan ujian nasional IPA SMP/MTS mata pelajaran IPA tahun 2018/2019, dan 2019/2020. Hasil analisis yang telah dilakukan dengan berberapa tahap yang didalam penyelesaiannya digunakan indicator pengetahuan kognitif. Dalam persentasi soal dalam persiapan ujian nasional ilmu pengetahuan alam didapatkan bahwa jumlah persentase soal ujian pada tahun 2018 hingga tahun 2019 pada mata pelajaran system organ manusia persentase terendah terdapat pada” sistem gerak pada makhluk hidup” Tingkat kognitif masing-masing soal digolongkan ke dalam empat tingkat kognitif berdasarkan indicator taksonomi bloom. Dalam penyebaran indicator pengetahuan kognitif pada butir soal yang digunakan untuk persiapan ujian nasional ilmu pengetahuan alam pada jenjang sekolah menengah pertama pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam berturut-turut adalah : C1 (50%), C2 (22,5%), C3 (5%), C4 (0%), C5 (0%), dan C7 (0%). Dalam hasil riset ini yang telah dianalisis, berpikir dalam tingkat rendah atau low order thingking skill merupakan jenjang pengetahuan kognitif yang terukur pada siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5