cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019)" : 15 Documents clear
Peran Agen Perubahan Sebagai Pelaku Pembangunan dalam Pengembangan Kelompok Sosial di Wisata Desa Sidoluhur Syarifuddin Daher, Irawan
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.996 KB)

Abstract

Potensi daerah dianggap tidak memiliki nilai ekonomis oleh masyarakat. Upaya penyadaran tentang manfaat potensi daerah sebagai objek wisata oleh agen paerubahan menghadirkan rekasi masyarakat berupa dukungan dan resistensi. Peran agen perubahan sebagai matarantai komunikasi antara dua atau lebih sistem sosial. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Hasil yang ditemukan yaitu bahwa strategi awal dalam merintis desa wisata Sidoluhur menggunakan pendekatan ekonomi. Strategi ekonomi diterapkan dengan tujuan agar kelompok dapat secara mandiri membiaya seluruh kegiatan operasionalnya dari hasil usaha yang dilakukan oleh kelompok. Tujuan akhir agen perubahan adalah menciptakan agen perubahan baru.Kata Kunci: Desa wisata, agen perubahan, pembangunan kelompok sosialRole of Change Agents as Development Actors in the Development of Social Groups in Sidoluhur Village TourismAbstractRegional potential is considered to have no economic value by the community. Awareness efforts about the benefits of regional potential as a tourist object by agents have brought a community reaction in the form of support and resistance. The role of agent of change as a chain of communication between two or more social systems. The method used in this study is a qualitative approach. The results found were that the initial strategy in pioneering the Sidoluhur tourist village used an economic approach. Economic strategies are implemented with the aim that groups can independently finance all operational activities from the results of the efforts made by the group. The ultimate goal of change agents is to create new agents of change.Keywords: Tourism villages, change agents, social group development
Optimalisasi Peran Kaum Millenial di Masyarakat Melalui Pelatihan Kepemimpinan Desa Sidoarum, Godean, D.I Yogyakarta Rizqi Hidayat, Muhammad; Ning Safitri, Tulaihah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.683 KB)

Abstract

Abstrak Peran millenial dalam masyarakat sebagai agent of change terhadap karakter pemuda zaman now sangat memprihatinkan, acuh tak acuh dengan keadaan sekelilingnya , tidak menjunjung tinggi moralitas sebagaimana yang diharapkan bentuk optimalisasi peran kepemimpinan millennial  di lingkungannya. Penelitian ini membahas bagaimana betapa pentingnya peran millennial di masyarakat melalui pelatihan kepemimpinan. Subjek penelitian ini adalah muda-mudi Karang Taruna Desa Sidoarum, Godean D.I Yogyakarta. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pelatihan kepemimpinan terhadap karakter millenial untuk berperan dalam masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model studi kasus. Pengumpulan data berasal dari 15 responden  melalui metode observasi, angket, wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pelatihan kepemimpinan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakter Millenial untuk mengoptimalisasi peran di masyarakat. Kata kunci : Kepemimpinan, Karakter, Kaum Millenial Optimizing the Role of Millennials in the Community Through Leadership Training, Sidoarum Village, Godean, D.I Yogyakarta  Abstract The millennials role in society as an agent of change towards the character of today's youth is very alarming, indifferent to its surroundings, does not uphold morality as it is expected to be a form of optimizing the role of millennial leadership in its environment. This study discusses how important the role of millennials in the community is through leadership training. The subjects of this study were young people from Karang Taruna, Sidoarum Village, Godean D.I Yogyakarta. The purpose of the study was to determine the effect of leadership training on millennials character to play a role in society. This type of research is a qualitative descriptive with a case study model. Data collection came from 15 respondents through observation, questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that: Leadership training has a significant influence on Millennials character to optimize roles in society. Keyword: Leadership Character, Role, Youth.
Andragogi dan Teori Modal Sosial Untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Kelompok Usaha Mandiri Fitria Azizah, Hanifah; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.768 KB)

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk  mendeskripsikan kontribusi Andragogi, pembelajaran mandiri, dan teori modal sosial dalam hubungan antara belajar orang dewasa dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sebuah kelompok usaha mandiri dan pelaksanaan proses kelompok usaha mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif. Alat yang digunakan untuk  menggumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tehnik analisis data dilakukan dengan cara  pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. perspektif dari andragogi, pembelajaran individual, teori modal sosial sebagai kontribusi untuk diskusi pada hubungan antara teori belajar orang dewasa dan sumber daya manusia pada kelompok usaha mandiri. Pada teori andragogi dan modal sosial menawarkan kontribusi untuk mengubah tempat kerja tradisional ke dalam lingkungan belajar yang kondusif, menekankan pentingnya jaringan sosial, kemitraan, kolaborasi, interaksi, dan berbagi pengetahuan. Modal sosial menyediakan jaringan hubungan yang bermakna yang membantu mengintegrasikan ke dalam lingkungan kerja sehari-hari belajar.  Hasil proses pengembangan sumber daya manusia pada kelompok usaha mandiri (KUM)  yang diperoleh  pertama perencanaan mulai dari penyadaran dan pembentukan organisasi. Kedua  pelaksanaan  dan pemanfaatan bahan baku lokal. Ketiga  evaluasi. Keempat pendampingan untuk keberlanjutan inovasi program dan kendala yang dialami minimnya alat produksi yang bersumber dari keterbatasan modal dikarenakan keterbatasan dalam mengoptimalkan fungsi kemitraan. Kata Kunci: Andragogi, Teori Modal Sosial, Kelompok Usaha Mandiri ABSTRACT               This article aims to describe the contribution of Andragogy, independent learning, and social capital theory in the relationship between adult learning and the development of Human Resources (HR) in an independent business group and the implementation of an independent business group process. The method used in this study is descriptive qualitative. The tool used to collect data is observation, interviews and documentation. The data analysis technique is done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. perspectives from andragogy, individual learning, social capital theory as contributions to discussion on the relationship between adult learning theory and human resources in independent business groups. On andragogy theory and social capital offer contributions to transform traditional workplaces into conducive learning environments, emphasizing the importance of social networks, partnerships, collaboration, interaction and knowledge sharing. Social capital provides a network of meaningful relationships that help integrate into the daily work environment of learning. The results of the process of developing human resources in the independent business group (KUM) obtained first from the awareness and formation of the organization. Both the implementation and utilization of local raw materials. Third evaluation. The four facilitation for the sustainability of program innovations and the constraints experienced by the lack of production tools stemming from limited capital due to limitations in optimizing partnership functions.Keywords: Andragogy, Social Capital Theory, Independent Business Groups
Gambaran Motivasi Orang Tua Menyekolahkan Anak Pada Keluarga Petani Dijorong Damagadang Tanjung Sani Kabupaten Agam Guchi Erniati, Rheny
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.088 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berhasilnya pendidikan anak pada keluarga petani yang diduga berhubungan dengan motivasi orang tua dalam menyekolahkan anaknya. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan motivasi orang tua dalam menyekolahkan anak pada keluarga petani secara intrinsik dan ekstrinsik di Jorong Dama Gadang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga masyarakat yang bekerja sebagai petani yang ada di Jorong Dama Gadang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam sebanyak 130 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 33 orang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, dan teknik analisis yang digunakan adalah persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi orang tua dalam menyekolahkan anaknya secara intrinsik menunjukan angka tertinggi dan motivasi ekstrinsik juga tinggi.                        Kata Kunci: Gambaran, Motivasi, Orang Tua An Overview of the Motivation of Parents in Sending Children  In Farmer Families Dijorong Damagadang Tanjung Sani, Agam District Abstract This research is motivated by the success of the education of children who were related to the family of the motivation of parents to send their children. The purpose of this study was description motivation of parents in educating children on the family farmers are intrinsically and extrinsically in Jorong Dama Gadang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. This research is descriptive quantitative research. The population in this study were all residents work as farmers in Jorong Dama Gadang Nagari Tanjung Sani Agam Kecamatan Tanjung Raya as many as 130 people, while the samples in this study were 33 people who were taken using a random sampling technique. Techniques of data collection in this research that uses questionnaires, analysis of the data used is the percentage. These results indicate that the motivation of parents send their children to be intrinsically showed the highest rate and ekstrinsic motivation is also seen high. Keywords :  Motivation, Parents, Picture
Pemberdayaan Lansia pada Program Senam Produktif Dusun Sidoluhur, Kecamatan Godean, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Adu, Margarita
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.71 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lebih awal program senam lansia dalam pelayanan dan pembinaan  kesehatan lansia di Godean Daerah Istimewa Yogyakarta.  Penelitian deskriptif dengan  pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah  Pak Duku, ketua Rt,  para lansia dan keluarga lansia. Instrument penelitian ini adalah  peneliti sendiri. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan  Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil observasi lapangan menunjukkan para lansia aktif dengan perubahan ekonomi, sosial dan budaya. Dampak yang timbul lansia aktif dalam perubahan  namun berdampak pada kesehatan. Hasil temuan menunjukkan kerjasama antar kelompok lansia, masyarakat dalam  pemberdayaan lansia pada program senam  lansia. Namun nampaknya belum maksimal dalam  pelayanan dan pendampingan sebab perubahan budaya lansia menjadi kurang mendapat dukungan . Hasil dari penelitian ini untuk memberdayakan lansia dengan program senam untuk lebih produktif dan mandiri, dukungan keluarga, dukungan emosional, dan dukungan jaringan.Kata Kunci: Pemberdayaan  lansia, senam, produktif, dukungan. Elderly Empowerment in the Sidoluhur Hamlet Productive Gymnastics Program, Godean Subdistrict, Yogyakarta Special Province Margarita AduDepartment of  Non-formal Education, Yogyakarta State UniversityIthaadoe6@gmail.com AbstractThe purpose of this study was to find out earlier the elderly gymnastics program in the service and health development of the elderly in Godean Special Region of Yogyakarta. Descriptive research with a qualitative approach. The informants of this study were Pak Duku, chairman of the Rt, the elderly and the elderly family. The research instrument is the researcher himself. Technique of checking the validity of data by source triangulation. The data analysis technique uses the Miles and Huberman models, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of field observations show that the elderly are active with economic, social and cultural changes. Impact arising from the elderly is active in change but has an impact on health. The findings indicate collaboration between groups of the elderly, the community in empowering the elderly in elderly gymnastics programs. However, it seems that it has not been maximal in service and assistance because the change in the culture of the elderly has become less supportive. The results of this study are to empower the elderly with more productive and independent gymnastic programs, family support, emotional support, and network support.Keywords: Empowerment of the elderly, gymnastics, productive, support
Partisipasi Pemuda dalam Pengembangan Rintisan Destinasi Wisata di Desa Sidoluhur, Godean, Sleman Dwi Sanjaya, Rahmat; Prasetyo, Iis
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.12 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai penyebab kurangnya partisipasi pemuda serta upaya guna meningkatkannya dalam pengelolaan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur. Partisipasi menjadi salah satu aspek penting dalam sebuah program pengembangan di masyarakat. Minimnya partisipasi masyarakat khususnya pemuda dalam pengembangan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur menyebabkan proses pengembangan berjalan kurang optimal. Hasil temuan dari artikel ini berasal dari informasi dan data yang dikumpulkan peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan Focus Grup Discussion (FGD). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan dikonstruksikan menjadi kesimpulan-kesimpulan yang merupakan temuan dalam penelitian ini. Dalam artikel ini, dibahas mengenai faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kurangnya partisipasi pemuda serta upaya-upaya yang telah dilakukan pengelola guna meningkatkan partisipasi pemuda dalam pengelolaan pengembangan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur.
Pemanfaatan Sumber Energy Setempat Guna Pengadaan PLTA (Micro-Hydro) Berbasis Partisipasi Masyarakat Kurrota ‘Ainin, Hikmah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.589 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan desa Sidoluhur dan merumuskan model pengembangan desa wisata yang mengedepankan partisipasi masyarakat lokal. Penelitian dalam tulisan ini dilakukan di desa Sidoluhur Kecamatan Godean, Sleman, DIY. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, wawancara mendalam dan observasi non-partisipan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Tulisan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa Sidoluhur yang melibatkan masyarakat lokal dalam setiap proses namun hanya antusias dalam tataran perencanaan. Disini peran pemerintah dibutuhkan, bila mengacu pada pendekatan tata kelola pemerintah yang bersih dan berkelanjutan peran pemerintah diharapkan menjadi fasilitator dengan memberikan peran dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat lokal. Diperlukan kemauan politik pemerintah untuk mengurangi perannya dalam pengembangan desa wisata dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi.Kata Kunci: Pengembangan, Partisipasi, Mayarakat. Utilization Of Local Energy Sources For PLTA Procurement (Micro-Hydro) Based On Community Participation Abstract               This study aims to examine the involvement of local communities in the development of Sidoluhur village and formulate a model of tourism village development that prioritizes local community participation. The research in this paper was conducted in Sidoluhur village, Godean sub-district, Sleman, DIY. Data collection is done by literature study, in-depth interviews and non-participant observation. The analytical method used is descriptive analysis. This paper shows that the development of Sidoluhur village involves local communities in every process but is only enthusiastic at the planning level. Here the role of the government is needed, when referring to a clean and sustainable approach to governance, the role of the government is expected to be a facilitator by providing greater roles and benefits to local communities. The government's political will is needed to reduce its role in developing tourism villages by opening up space for people to participate. Keywords: Development, Participation, Community
Kolaborasi Pendidikan Nonformal, Informal, dan Formal dalam Pendidikan Pemuda di Daerah Istimewa Yogyakarta Julianto, Alfin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.679 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kolaborasi tiga jenis pendidikan (formal, informal, dan nonformal) pada program pendidikan kepemudaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Sumber data diperoleh dari proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu: Pertama, pendekatan kolaborasi antara komunitas pemuda desa, orang tua, sekolah formal, dan masyarakat untuk mendukung serta berpartisipasi dalam membentuk lingkungan belajar yang dapat mendidik para pemuda di Dusun Munengan Desa Sidoluhur. Kedua, kolaborasi tiga jenis pendidikan dapat mewujudkan situasi  informal learning di Dusun Munengan Desa Sidoluhur melalui organisasi kepemudaan yaitu karang taruna dan remaja islam masjid. Ketiga, kegiatan kepemudaan yang ada di Dusun Munengan Desa Sidoluhur memiliki manfaat yang baik bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan berorganisasi dan berpartisipasi aktif di masyarakat yang sifatnya nonformal dan informal, serta memberikan wadah bagi pemuda untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif.Kata Kunci: Pendidikan kepemudaan, Gerakan Kolaborasi, Komunitas. Collaboration on Non-formal, Informal and Formal Education in Youth Education in the Special Region of Yogyakarta AbstractThis study discusses the collaboration process of three types of education (formal, informal, and informal) in the youth education program. This research uses descriptive qualitative type. Sources of data obtained from the process of interviews, observation, and documentation. This study uses a descriptive qualitative approach. Sources of data obtained from the process of interviews, observation, and documentation. Data collection techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study are: First, a collaborative approach between the village youth community, parents, formal schools, and communities to support and participate in forming a learning environment that can educate young people in Munengan Hamlet, Sidoluhur Village. Second, the collaboration of three types of education can create an informal learning situation in Munengan Hamlet, Sidoluhur Village through youth organizations, namely youth clubs and Muslim youth mosques. Third, youth activities in Munengan Hamlet, Sidoluhur Village have good benefits for young people to develop the abilities to organize and participate actively in non-formal and informal communities, and provide a place for young people to carry out productive activities.Keywords: Youth Education, Collaborative Movement, Community.
Pemanfaatan Sumber Energy Setempat Guna Pengadaan PLTA (Micro-Hydro) Berbasis Partisipasi Masyarakat Hikmah Kurrota 'Ainin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.589 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v3i1.24849

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan desa Sidoluhur dan merumuskan model pengembangan desa wisata yang mengedepankan partisipasi masyarakat lokal. Penelitian dalam tulisan ini dilakukan di desa Sidoluhur Kecamatan Godean, Sleman, DIY. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, wawancara mendalam dan observasi non-partisipan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Tulisan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa Sidoluhur yang melibatkan masyarakat lokal dalam setiap proses namun hanya antusias dalam tataran perencanaan. Disini peran pemerintah dibutuhkan, bila mengacu pada pendekatan tata kelola pemerintah yang bersih dan berkelanjutan peran pemerintah diharapkan menjadi fasilitator dengan memberikan peran dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat lokal. Diperlukan kemauan politik pemerintah untuk mengurangi perannya dalam pengembangan desa wisata dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi. 
Partisipasi Pemuda dalam Pengembangan Rintisan Destinasi Wisata di Desa Sidoluhur, Godean, Sleman Rahmat Dwi Sanjaya; Iis Prasetyo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.12 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v3i1.24830

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai penyebab kurangnya partisipasi pemuda serta upaya guna meningkatkannya dalam pengelolaan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur. Partisipasi menjadi salah satu aspek penting dalam sebuah program pengembangan di masyarakat. Minimnya partisipasi masyarakat khususnya pemuda dalam pengembangan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur menyebabkan proses pengembangan berjalan kurang optimal. Hasil temuan dari artikel ini berasal dari informasi dan data yang dikumpulkan peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan Focus Grup Discussion (FGD). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan dikonstruksikan menjadi kesimpulan-kesimpulan yang merupakan temuan dalam penelitian ini. Dalam artikel ini, dibahas mengenai faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kurangnya partisipasi pemuda serta upaya-upaya yang telah dilakukan pengelola guna meningkatkan partisipasi pemuda dalam pengelolaan pengembangan rintisan destinasi wisata di Desa Sidoluhur.

Page 1 of 2 | Total Record : 15