cover
Contact Name
Sarip Hidayat
Contact Email
mohsyarifhidayat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
metasastra@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra
ISSN : 20857268     EISSN : 25032127     DOI : -
Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra is a journal published by Balai Bahasa Jawa Barat, ISSN printed 2085-7268 and ISSN online 2503-2127. This journal is a literary research journal that publishes various research reports, literature studies, and literary papers on literature. Published periodically twice a year in June and December. This journal also serves as a media dissemination of information research results and literature review.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2008)" : 13 Documents clear
PERBANDINGAN HIKAYAT MAHARAJA MUNDING GIRI DAN PANGGUNG KARATON DENGAN NOVEL ANAK PERAWAN DI SARANG PENYAMUN Dasripin, Pipin
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.52-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang wujud struktur, kebahasaan, gambaran sosial, dan budaya yang terdapat dalam Hikayat Maharaja Munding Giri dan Panggung Karaton sebagai suatu karya sastra lama dan novel Anak perawan Disarang Penyamun karya Sutan Takdir Alisyahbana sebagai suatu karya sastra baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dan mimesis. Pendekatan ini berhubungan dengan kenyataan dan rekaan dalam karya sastra. Yang dianalisis tidak hanya peristiwa, plot, tokoh, dan latar, tetapi bagaimana hubungan antarunsur tersebut dan sumbangan apa yang dapat diberikan terhadap tujuan estetik dan makna keseluruhan yang ingin dicapai. Kedua karya sastra yang berlainan masanya ternyata masih ada unsur kesamaannya. Novel ternyata meneruskan nilai-nilai yang ada dalam hikayat. Namun, berbeda dalam cara penyajian, bahasa, dan alur. Hal itu merupakan transformasi dari suatu karya sastra yang meneruskan tradisi-tradisi lama dalam menampilkan sebuah karya sastra.
CITRA KEPEMIMPINAN DALAM SASTRA LAMA; HIKAYAT SRI RAMA DAN WAWACAN BABAD TIMBANGANTEN Hidayat, Asep Rahmat
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.18-25

Abstract

Karya sastra lama mengandung berbagai pelajaran, petuah, dan nilai-nilai yang masih relevan dengan kehidupan masa kini. Salah satu nilai yang terkandung dalam naskah-naskah kuno tersebut adalah nilai kepemimpinan. Nilai ini dihadirkan dalam berbagai seginya. Salah satu segi yang diteliti adalah nilai pencitraan. Penelitian terhadap kepemimpinan ini dikhususkan pada dua karya sastra yang berasal dari khazanah sastra lama, yaitu Hikayat Sri Rama dan Wawacan Babad Timbanganten. Dalam kedua naskah ini ternyata terdapat berbagai citra yang berhubungan dengan kepemimpinan yang selama ini sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
REFLEKSI PEREMPUAN SUNDA DALAM NOVEL SUNDA SUNDA Meithawati, Rieza Utami
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.91-100

Abstract

Karya sastra merupakan sebuah media untuk merepresentasikan berbagai bentuk gagasan ataupun persoalan perempuan yang berkembang dalam masyarakat, baik secara ideologis maupun secara praktis. Masalah refleksi perempuan dalam ruang publik dan ruang privat yang didominasi oleh kaun patriarkat terungkap dalam novel Pipisahan. Peranan tokoh perempuan dalam memperjuangkan hidupnya dengan mengais rezeki di ruang publik mendapat banyak hambatan dari kaum laki-laki. Bahkan, kaum laki-laki berusaha untuk menempatkan kembali tokoh perempuan itu ke ruang privat.
Sampul Metasastra Vol. 1, No. 1, Juni 2008 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.%p

Abstract

EKSISTENSIALIME ALBERT CAMUS DALAM ORANG ASING Widiawati, Harfiyah
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.26-31

Abstract

Karya Albert Camus, seorang penulis Aljazair yang kemudian pindah ke Perancis, secara signifikan memperlihatkan sifat eksistensialisme. Tulisan ini mencoba untuk menjelaskan unsur-unsur eksistensialisme dalam satu karya Camus. L’etranger, yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dengan judul Orang Asing.
TEMA SEKS DALAM LIMA NOVEL YANG DITULIS OLEH NOVELIS PEREMPUAN INDONSIA Pamungkas, Nandang Rudi
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.101-108

Abstract

Akhir-akhir ini dunia sastra Indonesia diwarnai oleh kemunculan novel-novel yang ditulis oleh novelis perempuan. Novel-novel para novelis perempuan yang muncul antara tahun 2002—2004 pada umumnya secara gambling menyampaikan berbagai hal tentang seks. Kehadiran  Larung (Ayu Utami), Ode untuk Leopold von Sacher Massoch (Dinar Rahayu) Wajah Sebuah Vagina (Naning Pranoto), Garis Tepi Seorang Lesbian (Herlinatien), Tujuh Musim Setahun (Clara Ng), di samping mengundang decak kagum karena memperlihatkan terkembangnya layar estetika baru juga menuai kritik. Semua itu tak lain karena dampak dari karya sastra yang telah mengeksplorasi tema seks dengan narasi yang vulgar, binal, dan sarkastik..Dalam kelima novel tersebut penokohan perempuan dan tema seks begitu terasa mendominasi. Para perempuan dalam novel-novel tersebut semuanya dililit oleh permasalahan cinta dan seksual. Permasalahan tersebut di antaranya, perselingkuhan, penindasan, budaya patriarkat, dan feminisme. Bahkan, lebih dari itu seks menjadi sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan perempuan yang disuarakan oleh perempuan pengarang. Meskipun beberapa novel menjadikan laki-laki sebagai tokoh sentral, tetapi secara umum cerita melibatkan begitu banyak tokoh perempuan. Dalam kelima novel tersebut kita juga melihat pergeseran cara pandang para tokoh prempuan terhadap eksistensi laki-laki. Para tokoh perempuan tersebut tidak lagi melihat laki-laki sebagai laki-laki, tetapi menjadi objek atau mangsa. Kata tersebut secara gambling disuarakan dalam kelima novel tersebut.
HALAMAN DEPAN: Metasastra Vol. 1, No. 1, Juni 2008 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.%p

Abstract

ILUSTRASI DALAM BUKU AJAR SEKOLAH DASAR: KEKUATAN GAMBAR PADA PENCITRAAN Rahayu, Lina Meilinawati
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.32-43

Abstract

Dalam artikel ini diteliti gambar-gambar yang menjadi ilustrasi buku ajar pada tingkat sekolah dasar (SD). Buku-buku yang dijadikan objek penelitian adalah buku sekolah elektronik yang diterbitkan Pusat perbukuan (Pusbuk) Depdiknas, khususnya pelajaran Bahasa Indonesia. Pada kelas awal (khususnya kelas 1) gambar lebih mendominasi isi buku untuk membantu siswa memahami materi pelajaran. Ilustrasi/gambar memiliki kekuatan untuk menginversi suatu kekuatan yang harus dianalisis. Gambar dapat menimbulkan pencitraan tertentu yang kuat melekat dalam benak para siswa. Dengan kata lain, pemilihan gambar dalam buku ajar perlu dipertimbangkan karena akan mempengaruhi peserta didik pada pencitraan. Analisis akan menggunakan prinsip pemaknaan faktor kinesik (gerak tubuh) pada gambar-gambar yang menjadi ilustrasi buku ajar. Faktor kinesik yang menjadi fokus peneliitian adalah gesture (gerak, isyarat, sikap) yang ditunjukkan pada gambar-gambar yang menampilkan relasi anak laki-laki dan anak perempuan. Gambar tersebut memposisikan anak perempuan sebagai sosok yang pemalu, penakut, pasif, dan perlu perlindungan memperlihatkan ada relasi kekuasaan yang bermain. Penggambaran ini akan membawa pencitraan yang dapat mempengaruhi cara pandang peserta didik.
MEMAHAMI STUDI KRITIK SASTRA Hidayat, Sarip
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.109-110

Abstract

CERITA SI KABAYAN: TRANSFORMASI, PENCIPTAAN, MAKNA, DAN FUNGSI Durachman, Memen
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.1-17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kayanya cerita si Kabayan yang transformasi. Cerita si Kabayan pada awalnya hanyalah sastra lisan/tradisi lisan. Akan tetapi, mengalami transformasi dalam tradisi tulis. Bahkan si Kabayan mengalami transformasi pula dalam kelisanan kedua. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang struktur cerita si Kabayan dan transformasinya, penciptaan, makna, dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Artinya, seluruh cerita dideskripsikan dari segi struktur dan transformasinya, proses penciptaan, makna, dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur cerita si Kabayan umumnya sederhana, baik dari alur, tokoh, dan latar. Transformasi yang terjadi berupa ekspansi dan konversi. Penciptaannya didasari oleh skema. Maknanya umumnya ialah kearifan menghadapi hidup. Fungsi ialah umumnya berkaitan dengan pengesahan kebudayaan, alat pemaksa berlakunya terhadap norma-norma sosial, alat pengendali sosial, alat pendidikan, hiburan, dan protes ketidakadilan dalam masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 13