cover
Contact Name
Noh Ibrahim Boiliu
Contact Email
nohibrahim.boiliu@uki.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
regulafidei@uki.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Kristen, FKIP, Universitas Kristen Indonesia., Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 25028030     EISSN : 26209926     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah di bidang Pendidikan Agama Kristen dan yang terkait dengan studi keagamaan Kristen.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016): September 2016" : 5 Documents clear
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI MOTIVATOR Esther Rela Intarti
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.909 KB)

Abstract

The teacher's responsibility is to help learners to develop their full potential. Potential learners that must be developed not only concerns the problem of intelligence and skills, but concerns all aspects of personality. Teachers are not only required to have an understanding or ability in the field of learning and learning but also in motivating learners. Christian Education Teachers (CET) play a role in teaching spiritual values and motivating learners. Christian Education teachers must understand the concepts of motivation so that they can function as facilitators of development of learners, whether involving the intellectual, emotional, social, and mental spiritual aspects. Abstrak: Tanggung jawab guru adalah membantu peserta didik agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara maksimal. Potensi peserta didik yang harus dikembangkan bukan hanya menyangkut masalah kecerdasan dan keterampilan, melainkan menyangkut seluruh aspek kepribadian. Guru tidak hanya dituntut untuk memiliki pemahaman atau kemampuan dalam bidang belajar dan pembelajaran tetapi juga dalam memotivasi peserta didik. Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) berperan dalam mengajarkan nilai-nilai spritual dan memotivasi peserta didiknya. Guru PAK harus memahami konsep-konsep motivasi sehingga mampu berfungsi sebagai fasilitator perkembagan peserta didik, baik yang menyangkut aspek intelektual, emosional, sosial, maupun mental spiritual.
PENERAPAN METODE PERMAINAN TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 3 DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SD KRISTEN KANAAN TANGERANG Stepanus Daniel; Friska Hasali
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.111 KB)

Abstract

This study was conducted to obtain answers about the application method of a game that affect the increased student motivation in learning Christian education at Canaan Christian elementary Tangerang. The method used in this study is a qualitative method. The population in this study were elementary school students grade 3 Tangerang Canaan Christian school year 2015/2016, while the focus of the study population are students of class 3b. In carrying out this study researchers using observation sheets, questionnaires and written test. Mengertahui observation sheet used for students' motivation in participating in learning activities. A questionnaire was used to determine students' opinions about the methods of the game, while the written test is used to determine the ability of students after participating in learning activities using games. The results of data analysis showed that the increased student motivation along with the increasing average value of cognitive students at each cycle. In addition, the psychomotor aspect, the students were active in participating in learning activities, whereas the affective aspects of students become more focused on listening to the regulations and instructions given by the teacher. This means that this study may be accepted where there is a positive and significant relationship between the application of the game method with increased student motivation grade 3 in Canaan Christian elementary Tangerang. Especially students of class 3b. Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh jawaban tentang penerapan metode permainan yang berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SD Kristen Kanaan Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SD Kristen Kanaan Tangerang kelas 3 tahun pelajaran 2015/2016, sedangkan fokus populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 3b. Dalam melaksanakan penelitian ini Peneliti mengunakan lembar observasi, kuisioner dan tes tertulis. Lembar observasi digunakan untuk mengertahui motivasi belajar siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kuisioner digunakan untuk mengetahui pendapat siswa tentang metode permainan, sedangkan tes tertulis digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan permainan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa meningkatnya motivasi belajar siswa bersamaan dengan meningkatnya rata-rata nilai kognitif siswa pada setiap siklusnya. Selain itu, pada aspek psikomotorik, para siswa terlihat aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, sedangkan aspek afektif siswa menjadi lebih fokus dalam mendengarkan peraturan dan petunjuk yang diberikan oleh guru. Hal ini berarti bahwa penelitian ini dapat diterima dimana terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penerapan metode permainan dengan peningkatan motivasi belajar siswa kelas 3 di SD Kristen Kanaan Tangerang. Khususnya siswa-siswi kelas 3b.
KETAATAN DAN KASIH KARUNIA VERSUS HUKUM DALAM KITAB HAKIM-HAKIM DANRELEVANSINYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Yunita Rosdiana Manakutty
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.238 KB)

Abstract

Theology of Judges discusses God's loving kindness to the Israelites. Doctrinally the book of Judges declares truth, obedience, which brings blessings and triumphs. The Book of Judges teaches people to have a close relationship with God, because if humans forget God and are not grateful for God's mercy then God's judgment will appear in the life of the people of Israel, and increase the dangers and punishments of idolatry and apostasy The covenant of grace and mercy or cursing to the people of Israel. Abstrak: Teologia Hakim-Hakim membahas mengenai kasih setia Allah kepada bangsa Israel. Secara Doktrinal kitab Hakim-hakim menyatakan kebenaran, ketaatan, yang membawa berkat dan kemenangan. Kitab Hakim-hakim memberi pengajaran kepada umat untuk memiliki hubungan yang erat dengan Allah, karena jika manusia melupakan Allah dan tidak mensyukuri belas kasih Allah maka hukuman Allah akan nampak dalam kehidupan bangsa Israel, dan mengingkatkan tentang bahaya-bahaya serta hukuman dari penyembahan berhala dan kemurtadan yaitu perjanjian atas berkat kasih karunia dan hukaman atau kutuk kepada bangsa Israel.
PENGARUH PROFESIONALISME GURU SEKOLAH MINGGU TERHADAP PEMAHAMAN MATERI YANG DIAJARKAN PADA ANAK USIA 9-12 (Kelas Besar) TAHUN DI GBI TAMAN Marta Uli Nadapdap
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.224 KB)

Abstract

This study was conducted to represent the importance of professionalism of Sunday school teacher toward understanding of material taught to 9-12-year-old students (youth class) at GBI Meruya Jakarta Barat. In this study, the researcher wanted to know how significant the effect of professionalism of Sunday school teacher toward understanding of material. The data of this research is quantitative where the method of this research is survey of correlation or the effect between the variables investigated. The researcher, in this case, wanted to test the hypothesis related to dependent and independent variables. The independent variable is professionalism of Sunday school teacher (X) and the dependent variable is understanding of material (Y). The population of this research is 9-12-year-old students (youth class) at GBI Meruya Jakarta Barat. To collect the data, the researcher used questionnaire form answered in research sample. Based on the result, it is known that tcount (4.097) > ttable (2.048), so H0 was accepted and Ha was rejected. It means that professionalism of Sunday school teacher affected toward the understanding of material taught to 9-12-year-old students (youth class) (Y) at GBI (gereja Bethel Indonesia) Meruya Jakarta Barat. Based on the result above, it was found that determination coefficient (r square) reaches 0.375. Thus, the effect of teacher variable professionalism (X) toward understanding of material taught to 9-12-year-old students (youth class) (Y) at GBI (gereja Bethel Indonesia) Meruya Jakarta Barat is 37.5%, while the rest (37.5%) was affected by another factor not researched. Abstrak: Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui seberapa pengaruh profesionalisme guru Sekolah Minggu terhadap pemahaman materi. Adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dimana jenis penelitian yang digunakan oleh penulis ini yaitu metode survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel yang diteliti. Dalam hal ini peneliti bertujuan untuk menguji hipotesis yang menyatakan pengaruh antar variabel bebas dengan variabel terikat. Variabel bebas dalam skripsi ini adalah Profesionalime guru Sekolah Minggu (X) dan variabel terikatnya adalah Pemahaman materi (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak Sekolah Minggu pada Usia 9-12 tahun (kelas besar) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Taman Meruya, Jakarta Barat. Untuk pengumpulan data penelitian ini digunakan angket yang disusun oleh peneliti dan dijawab pada sampel penelitian. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa thitung (4.097) > ttabel (2.048) jadi H0 ditolak dan Ha diterima, berarti profesionalisme guru sekolah minggu (X) berpengaruh terhadap pemahaman materi yang diajarkan pada anak usia 9-12 (kelas besar) tahun di GBI Taman Meruya,Jakarta Barat, sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara pengaruh profesionalisme guru terhadap pemahaman materi yang diajarkan pada anak usia -12 tahun di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Taman Meruya, Jakarta Barat. Dan Dari hasil pengujian di atas diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.375. Jadi sumbangan pengaruh dari variabel profesionalisme guru (X) terhadap pemahaman materi yang diajarkan pada anak Usia 9 -12 tahun (Y) di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Meruya, Jakarta Barat adalah sebesar 37.5%, sedangkan sisanya (100% - 37.5%=62.5%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
SUMBANGSIH FILAFAT BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI INDONESIA Noh Ibrahim Boiliu
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.557 KB)

Abstract

Christian worldview is that the concept of the Christian world departs from God as ultimate reality. Creation theories not only put Christian concepts and worldview but also as a distinctive feature. Christian theism provides a theory of values consistent with theories of reality and knowledge. The Christian ethic is built on the belief that the reality of the creator is morally perfect and his creation shows a moral structure. His moral principles are meaningful and unchangeable because they reflect absolute moral reality. The contribution of philosophy to Christian education is methodological. Abstrak : Worldview Kristen adalah bahwa konsep dunia Kristen berangkat dari Allah sebagai ultimate reality sedangkan sebaliknya adalah berangkat dari pikiran manusia tentang alam semesta. Sehingga teori penciptaan tidak hanya meletakan konsep dan worldview Kristen tetapi sekaligus sebagai ciri. Teisme Kristen menyediakan sebuah teori tentang nilai yang konsisten dengan teori tentang realitas dan pengetahuan. Etika Kristen dibangun atas keyakinan bahwa realitas pencipta adalah moral sempurna dan ciptaanNya menunjukkan sebuah struktur moral. Prinsip moralNya adalah penuh makna dan takterubahkan sebab mereka merefleksikan realitas moral absolut. Sumbangsih filsafat bagi pendidikan Agama Kristen adalah secara metodologis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5