cover
Contact Name
Dwi Anggraini
Contact Email
dwianggraini@unib.ac.id
Phone
+6281374151194
Journal Mail Official
juridikdas@unib.ac.id
Editorial Address
Prodi PGSD FKIP Universitas Bengkulu Jalan Cimanuk Km 6,5 Padang Harapan Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938577     EISSN : 25990691     DOI : 10.33369
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2016)" : 10 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN 5 KOTA BENGKULU MENGGUNAKAN PENDEKATAN BERBASIS PBL MODEL SSCS DAN LESSON STUDY Dalifa, Dalifa
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.943 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.232-235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran IPA dengan pendekatan Berbasis PBL model SSCS untuk mencapai tujuan pendidikan IPA dikelas 5 SDN 5 Kota Bengkulu setelah melaksanakan langkah plan dari lesson study; (2)menghasilkan perangkat pembelajaran IPA dengan pendekatan Berbasis PBL model SSCS revisi untuk mencapai tujuan pendidikan IPA dikelas 5 SDN 5 Kota Bengkulu setelah melaksanakan langkah do dari lesson study; (3) meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPA dengan pendekatan Berbasis PBL model SSCS di kelas 5 SDN 5 Kota Bengkulu melalui langkah see dari lesson study dan; (4) meningkatkan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran pembelajaran IPA dengan pendekatan Berbasis PBL model SSCS di kelas 5 SDN 5 Kota Bengkulu melalui langkah see dari lesson study. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu Lesson Study, setiap langkah Plan Do Check terdiri dari 3 tahap yaitu tahap Plan, tahap pelaksanaan do, dan tahap check. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi guru dan siswa dan lembar tes tertulis dalam bentuk esai. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada ketuntasan belajar klasikal. Dari analisis data menunjukkan pada langkah Plan Do Check I diperoleh nilai rata-rata skor observasi guru sebesar 29 dengan kriteria cukup, dan rata-rata skor observasi siswa sebesar 29,5 dengan kriteria cukup, pada langkah Plan Do Check I rata-rata skor observasi guru sebesar 38 dengan kriteria baik dan rata-rata skor observasi siswa sebesar 38,5 dengan kriteria baik. Hasil analisis nilai rata-rata kelas 58,8 dengan ketuntasan belajar klasikal 35% pada langkah plan do see awal dan nilai rata-rata kelas 67,4 dengan ketuntasan belajar klasikal 56% pada langkah plan do see I dan meningkat menjadi 80 dengan ketuntasan belajar 85% pada langkah plan do see II.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJARSISWA MELALUI PENDEKATAN TEKNIK BERPIKIR, BERPASANGAN, BERBAGI PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS IV SDN 07 KABAWETAN Suarjo, Suarjo
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.195 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.261-266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran dengan menerapkan pendekatan Teknik Berpikir,Berpasangan, Berbagi dalam pembelajaran PKN dalam  pada siswa kelas IV SDN 07 Kabawetan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SDN 07 Kabawetan yang terdiri dari 12 orang pada tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan lembar tes. Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas guru selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Tes ini digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu: (1) pada siklus I terdapat 4 kelemahan yang terdapat pada aktivitas guru, serta nilai rata-rata dari hasil tes diperoleh 6,16 dan persentase ketuntasan belajar klasikal 66,66%dengan kategori belum tuntas; (2) siklus II terdapat 2 kelemahan lagi pada aktivitas guru, serta nilai rata-rata dari hasil tes diperoleh 7,12, dan persentase ketuntasan belajar klasikal 83,33% dengan kategori belum tuntas; (3) siklus 3 hanya tersisa 1 kelemahan pada aktivitas guru pada saat pembelajaran berlangsung, serta nilai rata-rata diperoleh 8,02 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 91,66% dalam kategori tuntas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka penerapan pendekatan Tehnik Berpikir, Berpasangan, Berbagi dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa, dan aktivitas guru serta kualitas proses pembelajaran PKN di kelas IV SDN 07 Kabawetan.
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI DAN INTERAKTIFUNTUK PENGEMBANGAN SIKAP PEDULI LINGKUNGANDAN PELESTARIAN BIODIVERSITY BAGI SISWA KELAS IV SDN 11 KOTA BENGKULU Karjiyati, Viktoria
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.634 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.236-242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sikappeduli lingkungan antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik menggunakan model inkuiri dan interaktif pada siswa kelas IV SDN 11 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen I menggunakan model inkuiri dan kelas IV B yang berjumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen  II menggunakan model interaktif.Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan Uji-t dua sample independen.Hasil analisis data menunjukkan bahwa thitung sebesar -0,06 lebih kecil dari pada ttabel sebesar 1,67 pada taraf signifikan 0,05. Hasil analisis uji hipotesis menggunakan Uji-t dua sample independen diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar aspek sikap anatara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan inkuiridengan siswa yang menggunakan model pembelajaran interaktif. Kesimpulan dalam penelitian ini tidak terdapat perbedaan hasil belajar sikap peduli lingkungan dan pelestarian biodiversity antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik menggunakan model inkuiri dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model interaktif.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD NEGERI 22 KEPAHIANG DALAM MENENTUKAN VOLUME BANGUN RUANG MELALUI PENGGUNAAN ALAT PRAGA KUBUS SATUAN Suwarno, Suwarno
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.441 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.267-276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan rendahnya hasil belajar siswa pada pokok bahasan menentukan volume bangun ruang di SDN 22 Kepahiang. Rendahnya hasil belajar ini terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang hanya 5,6 dan 5,9. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 22 Kepahiang dalam menentukan volume bangun ruang (balok dan kubus) melalui alat peraga kubus satuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kubus satuan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan menentukan volume bangun ruang (kubus dan balok) pada siswa kelas VI SD Negeri 22 Kepahiang. Hal ini terbukti dari hasil belajar yang diperoleh siswa meningkat. Pada  siklus I rata-rata hasil belajar hanya 5,77, pada siklus II baru mencapai 6,94 dan pada akhir siklus III rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 8,55.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PENJUMLAHAN BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINANPADA PESERTA DIDIK KELAS I SD NEGERI 12 KEPAHIANG Melyati, Melyati
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.021 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.243-247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa, membuat siswa lebih semangat dan aktif dalam mengikuti pelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan.Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) instrumen pembelajaran berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa dan alat peraga, (2) instrumen pengumpulan data berupa tes dan non tes yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan metode permainan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode permainan yang dikembangkan dalam penelitian ini memilki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 12 Kepahiang. Hal ini ditunjukkan pada siklus I dan siklus II yang dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu siswa tinggi, siswa sedang, dan siswa rendah. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II yaitu skor rata-rat hasil belajar siswa pada kategori tinggi adalah 79.8 dan meningkat menjadi 90.5 Skor rata-rata hasil belajar siswa pada kategori sedang adalah 66.4 dan meningkat menjadi 70.8 Dan skor rata-rata hasil belajar siswa pada kategori rendah adalah 53.3 dan meningkat menjadi 60, sedangkan sikap siswa berdasarkan hasil non tes adalah siswa menjadi senang, semangat dan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS DALAM MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN SOSIAL NEGARA-NEGARA TETANGGA PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 09 KABAWETAN Sukamto, Sukamto
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.058 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.277-282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPS siswa SD melalui penggunaan model pembelajaran interaktif.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang terdiri dari 2 siklus. . Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI SDN 09 Kabawetan.Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu ada peningkatan  prestasi belajar siswa secara signifikan dari pra siklus, siklus 1 ke siklus 2 dengan rata-rata nilai yang diperoleh : pada pra siklus  dari 16 siswa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan belajar dari pra siklus, siklus  1 ke siklus 2 dengan rata-rata nilai yang diperoleh : pada pra siklus  dari 16 siswa, dengan nilai rata-rata 66,25 pada pra siklus yang tuntas belajar hanya 56,25 %  atau 9 anak, sedangkan siswa yang tidak berhasil 44,75 atau 7 anak. Pada siklus 1 nilai rata-rata 68,75 meningkat yaitu siswa yang tuntas dalam belajar 62,50% atau 10 anak sedangkan yang belum tuntas 33,50% atau 6 anak. Pada siklus 2 ada kenaikan yang cukup signifikan yaitu rata-rata nilai menjadi 75 sesuai dengan yang diharapkan, dengan hasil ketuntasan belajar mencapai 87,50% atau 14 anak sedangkan yang belum tuntas 12,50% atau 2 anak. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran interaktif dapat meningkatkan prestasi belajar dan pemahaman konsep tentang materi Kenampkan alam dan sosial negara-negara tetangga pada kelas VI SD Negeri 09 Kabawetan Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 59 KOTA BENGKULU Gunawan, Ansyori
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.058 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.216-225

Abstract

Tujuan penelitian ini menggambarkan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Jenis penelitian adalah deskriptif, subyek penelitian adalah siswa kelas V berjumlah 55. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yang berhubungan dengan soal cerita yang telah dikerjakan siswa. Hasil penelitian berupa bentuk-bentuk kesalahan siswa yang terjadi pada setiap aspek yaitu: Pertama, adalah memahami soal yang yaitu menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan: (a) tidak menuliskan sama sekali, (b) tidak lengkap, (c) persis dengan soal, (d) menuliskan hal yang diketahui pada hal ditanyakan ataupun sebaliknya. Kedua, membuat model matematika yaitu: (a) tidak membuat model, (b) model tidak tepat. Ketiga, melakukan perhitungan yaitu: (a) tidak mengikuti prosedur, (b) perhitungan tidak tepat. Keempat, dalam menarik kesimpulan: (a) tidak sesuai dengan konteks jawaban, (b) tidak menuliskan sama sekali, (c) sama persis dengan pertanyaan. Selanjutnya kesalahan terbanyak yang terjadi yaitu: Pertama, aspek melakukan perhitungan, Kedua, membuat model matematika, Ketiga, memahami soal, dan Keempat, aspek menarik kesimpulan.
PENGGUNAAN TEKNIK MENULIS SEMI TERPIMPIN UNTUKMENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 27 KOTA BENGKULU Resnani, Resnani
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.482 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.248-254

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan menulis siswa dengan menggunakan teknik menulis semi terpimpin pada siswa kelas V SD Negeri 27 kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaborasi antara peneliti, guru SD, dan mahasiswa (pratikan) S1 PGSD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri 27 kota Bengkulu sebanyak tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan teknik menulis semi terpimpin dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran menulis pada siswa kelas V SD Negeri 27 kota Bengkulu karena teknik menulis semi terpimpin yang digunakan guru dapat membuat pembelajaran lebih bermakna bagi siswa dan dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menulis, (2) penggunaan teknik menulis semi terpimpin dapat meningkatkan kemampuan menulis  siswa kelas V SDNegeri 27kota Bengkulu.Kemampuan menulis siswa meningkat karena guru menyediakan alat bantu menulis yang dapat mempermudah siswa dalam menuangkan ide, gagasan dalam tulisan.
MOZAIKSEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPAMENGGUNAKAN METODE PEMBINAAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN Hasnawati, Hasnawati; Anggraini, Dwi
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.694 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.226-235

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang materi mozaik sebagai sarana pengembangan kreativitas anak dalam pembelajaran seni rupa dengan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan. Selain berupa kegiatan menggambar, melukis, mencetak, dalam berkreasi seni rupa bagi anak Sekolah Dasar juga dapat diberikan pengenalan seni aplikasi, seperti seni mozaik atauseni kerajinan mozaik. Mozaik dari bahan limbah selain dapat menunjang kreativitas anak juga sangat  berpengaruh terhadap keterampilan anak dalam mencipta karya seni rupa. Yang sering terjadi dalam pembelajaran seni rupa pada siswa Sekolah Dasar adalah pembelajaran dirasa monoton dan tidak mengacu pada penekanan pengembangan kreativitas, padahal penciptaan karya seni pada pembelajaran seni rupa tingkat Sekolah Dasar bukan hanya menggambar. Kreativitas seni aplikasi berupa mozaik dari bahan limbah dapat mengembangkan kompetensi rasa seni dan keterampilan siswa Sekolah Dasar sejalan dengan perkembangan kreativitasnya. Dengan penggunaan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman dalam mencipta karya seni rupa.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI PEMANFAATAN MODEL KELAS DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 38 KOTA BENGKULU Dadi, Sri
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.719 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.255-260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Meningkatkan kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran, (2) Meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPS, dan (3) Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui pemanfaatan model kelas di kelas V SD N 38 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan PTK adalah perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan model kelas dapat meningkatkan : (1) kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran, (2) kualitas proses pembelajaran IPS, dan (3) hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD N 38 Kota Bengkulu. Saran yang di sampaikan yakni : (1) Guru diharapkan dapat memanfaatkan model kelas dalam pembelajaran selain IPS, dan (2) Kepada sekolah diharapkan mendorong guru untuk memanfaatkan model kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10