cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Preventif Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25408283     EISSN : 26203294     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL" : 10 Documents clear
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PEREMPUAN PEMULUNG MELALUI PEMBENTUKAN FAMILY EDUCATOR UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA SADAR SEHAT (KADARSEH) DAN KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI TPA PUUWATU KOTA KENDARI SULTRA Lestari, Hariati; Jufri, Nurnashriana
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2653.026 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5149

Abstract

ABSTRAKFokus kegiatan pendampingan ini dilakukan terhadap Komunitas perempuan pemulung di TPAPuuwatu Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Hal ini dikarenakan banyaknya masalahkesehatan dan masalah gizi yang ditemui pada komunitas pemulung, khususnya di Kec. Puuwatu sebagaiwilayah yang banyak ditemukan pemulung yang bekerja mengumpul sampah untuk mencari pendapatan diTempat Pembuangan Akhir sekaligus bermukim di tempat tersebut. Untuk itu diperlukan upaya transformasibagi komunitas pemulung di Kec. Puuwatu melalui gerakan pemberdayaan komunitas perempuan pemulung(khususnya ibu) dalam rangka menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang melalui Pendampingan danpembentukan kader keluarga sebagai family education yang diharapkan dapat menjadi solusi bagipermasalahan di kota ini yang semakin mengkhawatirkan, karena upaya yang ada belum memberikan dampakpada permasalahan yang akrab ditemui di daerah urban ini khususnya di Kecamatan Puuwatu. Pelaksanaankegiatan ini rencana akan dilakukan selama satu tahun pada komunitas perempuan pemulung yang ada di Kec.Puuwatu khususnya di Kel. Watulondo Kota Kendari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan denganmetode diskusi, pembinaan, pelatihan serta kegiatan pendampingan terhadap komunitas perempuanpemulung di TPA Puuwatu kelurahan tersebut. Target utama yang diharapkan dari kegiatan ini adalahterciptanya kesadaran pada komunitas perempuan pemulung di Kec. Puuwatu melalui pendampingan danpembentukan kader Konselor keluarga sebagai family educator yang dilaksanakan secara berkelanjutansehingga dapat menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang serta meningkatkan derajat kesehatan.Strategi yang dilakukan dalam rangka mengurangi dan menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang diTPA Puuwatu dilakukan melalui pendampingan dan pembentukan konselor keluarga yaitu : (1) Membentukbaseline data penyakit infeksi dan determinannya dan status gizi kurang pada bayi dan balita yang ada padakomunitas pemulung (2) Membentuk konselor keluarga sebagai family educator melalui kegiatanpendampingan (3) Membentuk sistem pengawasan surveilans penyakit infeksi dan determinannya sertastatus gizi pada komunitas pemulung (4) Membentuk keluarga sadar sehat (kadarseh) dan keluargasadar gizi(kadarzi) melalui kegiatan pelatihan yang dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan dengan melibatkanpihak terkait.Kata Kunci :Komunitas perempuan pemulung, penyakit infeksi, Status gizi kurang, Kadarseh, kadarzi,Konselor keluarga
PENENTUAN INDEKS GLIKEMIK SIKKATO (SINONGGI, KASUAMI, KAMBUSE DAN KABUTO) PADA SUBJEK NON DIABETES MELITUS Karimuna, Siti Rabbani; Paridah, Paridah; Jufri, Nurnashriana
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.985 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5214

Abstract

Diabetes merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting. Pengaturan pola makan yang dapatmembantu mengendalikan glukosa darah pada penderita diabetes salah satunya adalah melalui pemilihanmakanan dengan indeks glikemik (IG) rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan indeksglikemik SIKKATO (Sinonggi, Kasuami, Kambuse dan Kabuto) pada subjek non diabetes mellitus. Jenis Penelitianini adalah penelitian observasional dengan purposive sampling yaitu menghit ung IG SIKKATO dengan melihatrespon kenaikan glukosa darah pada subyek non DM. Pada minggu pertama dilakukan pemeriksaan glukosadarah puasa, menit ke 30, ke 60, ke 90, dan ke 120 selama 2 jam setelah pemberian makanan standar (roti tawar)yang setara dengan 50 gram karbohidrat. Minggu kedua, ketiga, keempat, dan kelima berturut -turut subyekdiberikan makanan uji : sinonggi, kasuami, kambuse dan kabuto dengan prosedur yang sama dengan makananstandar. Indeks Glikemik ditentukan dengan membandingkan luas area dibawah kurva respon glukosa darahmakanan uji (Sikkato)dengan makanan standar (Roti tawar). Luas area dibawa kurva dihitung melalui metodetrapezoid menggunakan program Microsoft Office Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks glikemikSikkato yaitu Sinonggi 78.42%, kasuami 90.36%, kabuto 84.54% dan kambuse 72.04%. Nilai tersebutdikelompokkan dalam nilai IG tinggi. Tetapi tersebut masih lebih rendah dari nasi putih.Kata Kunci: Indeks Glikemik, Sikkato, Diabetes mellitus
DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI VISUAL ASAMA ASETAT) PADA WANITA USIA SUBUR DI RW 003 KELURAHAN ANDUONOHU KOTA KENDARI Sabilu, Yusuf; Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.451 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5215

Abstract

Salah satu penyebab utama tingginya angka kejadian kanker serviks disebabkan oleh kesadaranperempuan yang sudah menikah masih rendah untuk melakukan skrinng kanker serviks baik dengan IVA maupunpaps smear. Setiap perempuan yang telah melakukan hubungan seksual mempunyai risiko menderita kankerserviks. Sehingga diperlukan pemeriksaan skrining secara berkala hingga perempuan berusia 70 tahun.Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa wanita usia subur (ibu) yang berada di RW 003 KelurahanAnduonohu didapatkan inrformasi bahwa sebagian besar wanita usia subur (ibu) tidak pernah melakukanpemeriksaan untuk mendeteksi kanker serviks hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran ibu untukmelakukan pemeriksaaan kesehatan yang dipengaruhi oleh kurangnya informasi yang didapatkan oleh ibu baiktentang bahaya kanker serviks dan cara mendeteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh penyuluhan tentang kanker serviks dan pemeriksaan IVA terhadap pengetahuan ibu sertauntuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan IVA pada WUS di Kelurahan Anduonohu Kota Kendari. Jenispenelitian ini adalah penelitian analitik observasional. Sampel penelitian ini adalah 20 ibu WUS di KelurahanAnduonohu Kota Kendari. Hasil uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh p value = 0,000, sehinggadapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan dengan peningkatann pengetahuan ibu.Berdasarkan hasil pemeriksaan IVA test, semua wanita usia subur yang menjadi mitra hasilnya adalah negat ive.Selain itu, melalui kegiatan pengabdian ini mampu membangun motivasi wanita usia subur untuk selalumemeriksa kesehatannya termasuk deteksi kanker serviks.Kunci: Pemeriksaan IVA, Kanker Serviks
HUBUNGAN LAMA PEMBERIAN ASI DENGAN STATUS GIZI DAN TUMBUH KEMBANG PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS WAJO KOTA BAUBAU Pratiwi, Asmarani Dian; Nurzafani, Shendyca Zilma; Bombang, Hasniah; Indriyani, Nina
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.127 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5216

Abstract

Inisiasi menyusui yang terlambat dikaitkan dengan peningkatan risiko morbiditas pada bayi selama 6 bulanpertama kehidupan. ASI dapat mempengaruhi status gizi, pertumbuhan dan perkembangan pada bayi.Pencapaian menyusui di Sulawesi Tenggara masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara lamanya pemberian ASI dengan status gizi, pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 6 -12 bulandi Puskesmas Wajo Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendeka tancross sectional. Puskesmas Wajo Kota Baubau menjadi lokasi penelitian ini. Sampel yang digunakan adalah 105sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Data diperoleh denganmenggunakan wawancara, kuesioner dan KMS. Hasil data yang diperoleh diolah menggunakan uji Chi squaredengan p value <0,05 dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menemukan bahwa 69 responden (65,7%)memberikan ASI lebih dari atau sama dengan 6 bulan, sedangkan mereka yang memberikan ASI kurang dari 6bulan adalah 36 responden (34,3%) . Berdasarkan hasil analisis statistik chi -square, ditemukan bahwa antaradurasi menyusui dengan variabel status gizi, pertumbuhan dan perkembangan memiliki p-value <α (0,05). Adahubungan antara lamanya pemberian ASI dengan status gizi, pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia6-12 bulan di Puskesmas Wajo Kota Baubau.Kata Kunci : Air Susu Ibu, Status Gizi, Perkembangan, Pertumbuhan, KMS
GAMBARAN STATUS KESEHATAN KELUARGA DI RT 04 RW O2 KELURAHAN SAMBULI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Vol. 2/No.1/ Desember 2017; ISSN 2540-8283, Harun, Hilda
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Preventif Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.347 KB)

Abstract

Setiap orang berkewajiban berperilaku hidup sehat untuk mewujudkan, mempertahankan, dan memajukankesehatan yang setinggi-tingginya bagi individu, keluarga dan masyarakat. Program Indonesia sehat denganpendekatan keluarga yang telah diluncurkan oleh Pemerintah pada tahun 2016 dengan tujuan meningkatkanderajat kesehatan masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui gambaran status kesehatan keluarga dengan 12 indikator utama sebagai penanta st atuskesehatan sebuah keluarga di RT 04 RW 02 Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo Kota Kendari. Jenis penelitianbersifat survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Junis/d 26 Juli 2018 di Kelurahan Sambuli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK di RT 04 RW 02 denganjumlah 60 KK ( 239 jiwa ). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa status kesehatan keluarga di RT 04 RW 02 sebagianbesar dikategorikan sebagai Keluarga Pra Sehat dengan Nilai Indeks 0,500 – 0,800 sebanyak 81,66%. Diharapkankepada petugas kesehatan untuk selalu memberikan penyuluhan dan motivasi kepada masyarakat gunameningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, serta perluditanamkan budaya hidup bersih dan sehat.Kata Kunci : 12 Indikator, Indeks, Keluarga Sehat
HUBUNGAN KECUKUPAN GIZI SARAPAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 10 KENDARI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Fithria, Fithria; Suhadi, Suhadi
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.544 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5437

Abstract

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran,lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau nilai yang diberikan oleh guru. Prestasi belajar siswa dapat diketahuisetelah diadakan evaluasi, yang dinyatakan dalam bentuk nilai. Ditinjau dari persentase kelulusan ujian nasionaluntuk tahun ajaran 2017/2018 SMP Negeri 10 Kendari merupakan Sekolah Menengah Pertama denganpersentase kelulusan terendah hanya sebesar 46,34%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara kecukupan gizi sarapan dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 10 Kendari Kecamatan KambuKota Kendari. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 235 siswa. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 148 siswayang diperoleh dengan menggunakan teknik penarikan sampel dengan metode simple random sampling. Hasilpenelitian yang diperoleh menunjukkan 4 variabel yang diteliti memiliki hubungan dengan prestasi belajar siswaSMP Negeri 10 Kendari yaitu asupan energi sarapan diperoleh hasil P-Value= 0,042, asupan lemak sarapandiperoleh hasil P-Value= 0,083 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasi belajar, asupan proteinsarapan diperoleh hasil P-Value= 0,526 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasi belajar dan tingkatasupan karbohidrat sarapan diperoleh hasil P-Value= 0,832 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasibelajar siswa SMP Negeri 10 Kendari.Kata Kunci : Asupan Energi, Asupan Protein, Asupan Lemak, Asupan Karbohidrat, Prestasi Belajar.
UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) DENGAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2018 Tina, Lymbran; Misnawati, Misnawati; Nirmala, Fifi
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.418 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5448

Abstract

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demamberdarah. Selain dengue, A. aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) danchikungunya. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salahsatu upaya pemberantas DBD yaitu dengan memberantas vektornya yaitu Aedes aegypti. Daun sirih hijau (Piperbetle Linn) memiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung fenol dan senyawa turunannya seperti kavikoldan eugenol, mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan minyak atsiri yang bersifat sebagai larvasidabegitupun dengan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) mengandung alkaloid, saponin, flavonoid,tanin, polifenol dan zat warna yang dapat bersifat larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinganefektivitas ekstrak daun sirih hijau dan ekstrak daun pandan wangi sebagai larvasida terhadap kematian larvaAedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen quasi dengan desain post test only controlgroup design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva Aedes aegypti instar III/IV sebanyak 25 ekor pada masingmasing4 perlakuan dan 2 kontrol yaitu kontrol negatif (0%) dan kontrol positif (Abate) dengan 4 kalipengulangan.Hasil uji one way Annova menunjukkan nilai p-value adalah <0,05 menunjukkan terdapatperbedaan signifikan jumlah larva yang mati antar kelompok yang dibandingkan. Berdasarkan uji analisis probitnilai LC50 dan LC90 ekstrak daun sirih hijau yaitu 0,19% dan 0,34% sedangkan nilai LC50 dan LC90 ekstrak daunpandan wangi yaitu 0,23% dan 0,48%. Sehingga disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau lebih efektivmematikan larva uji (nyamuk Aedes aegypty) dibandingkan dengan ekstrak daun pandan wangi.Kata kunci : Aedes aegypti, Larvasida, Sirih hijau(Piper betle Linn), Pandan Wangi (Pandanus amaryllipoliusRoxb), LC50 dan LC90
GAMBARAN STATUS KESEHATAN KELUARGA DI RT 04 RW O2 KELURAHAN SAMBULI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Harun, Hilda
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.501 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5753

Abstract

Setiap orang berkewajiban berperilaku hidup sehat untuk mewujudkan, mempertahankan, dan memajukankesehatan yang setinggi-tingginya bagi individu, keluarga dan masyarakat. Program Indonesia sehat denganpendekatan keluarga yang telah diluncurkan oleh Pemerintah pada tahun 2016 dengan tujuan meningkatkanderajat kesehatan masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui gambaran status kesehatan keluarga dengan 12 indikator utama sebagai penanta statuskesehatan sebuah keluarga di RT 04 RW 02 Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo Kota Kendari. Jenis penelitianbersifat survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Junis/d 26 Juli 2018 di Kelurahan Sambuli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK di RT 04 RW 02 denganjumlah 60 KK ( 239 jiwa ). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa status kesehatan keluarga di RT 04 RW 02 sebagianbesar dikategorikan sebagai Keluarga Pra Sehat dengan Nilai Indeks 0,500 – 0,800 sebanyak 81,66%. Diharapkankepada petugas kesehatan untuk selalu memberikan penyuluhan dan motivasi kepada masyarakat gunameningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, serta perluditanamkan budaya hidup bersih dan sehat.Kata Kunci : 12 Indikator, Indeks, Keluarga Sehat
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI JAJANAN PADA ANAK DI SDN 2 BARUGA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Vol. 2/No.1/ Desember 2017; ISSN 2540-8283, Zainuddin, Asnia; Ahmad, La Ode Ali Imran; Fithiria, Fithiria; Nurardhi, Sriana Meiriani
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.516 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5436

Abstract

Makanan jajanan adalah salah satu jenis makanan yang sangat di kenal dan umum dikonsumsi oleh masyarakat,tidak terkecuali kalangan anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungandengan konsumsi jajanan pada anak di SDN 2 Baruga dan SDN 3 Baruga Kota Kendari Tahun 2018. Jenis penelitianadalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian di SDN 2 Baruga 238 siswa dan diSDN 3 Baruga 177 siswa. Sampel dalam penelitian di SDN 2 Baruga 70 sampel dan di SDN 3 Baruga 64 sampel.Metode pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling. Hasil analisis statistic menggunakan ujichi-square menunjukan untuk SDN 2 Baruga tidak ada hubungan antara sikap dengan kebiasaan konsumsi jajananpada anak p value = 0,836, tidak ada hubungan antara jumlah uang saku denga kebiasaan konsumsi jajanan padaanak p value = 0,383, ada hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan kebiasaan konsumsi jajanan pada anakp value = 0,003, serta tidak ada hubungan antara pengaruh orang tua dengan kebiasaan konsumsi jajanan padaanak p value = 0,890. Sedangkan SDN 3 Baruga menunjukkan tidak ada hubungan antara sikap dengan kebiasaankonsumsi jajanan pada anak p value = 0,648, ada hubungan antara jumlah uang saku dengan kebiasaan konsumsijajanan pada anak p value = 0,012, tidak ada hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan kebiasaan konsumsijajanan pada anak p value = 0,055, serta ada hubungan antara pengaruh orang tua dengan kebiasaan konsumsijajanan pada anak p value = 0,007Kata kunci :Kebiasaan Konsumsi jajanan, Sikap, Jumlah Uang Saku, Pengaruh Teman Sebaya dan Pengaruh OrangTua.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) PADA PASIEN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Tina, Lymbran; Kholifah, Nur; Junaid, Junaid
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.613 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.6242

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angkamortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) saat ini berisiko untuk semuakalangan, terutama usia dewasa dan lansia. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan PPOK yakni genetik,riwayat penyakit infeksi pernapasan, jenis kelamin, usia, gizi, asap rokok, polusi udara dalam dan luar ruangan,serta gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko paparan asap rokok,paparan asap obat nyamuk bakar dan konsumsi minuman ringan terhadap kejadian penyakit paru obstruktifkronik (PPOK) pada pasien Poli Paru RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Jenis penelitianyang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study dengan pendekatanfixed disease. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Poli Paru RSUD Bahteramas sejak bulan januarisampai dengan oktober tahun 2017, sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 sampel yakni 35 kasus dan 70kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian PPOK yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 3,188 denganLower limit = 1,273 dan Upper limit = 7,980; dan paparan asap obat nyamuk bakar diperoleh nilai OR = 2,411dengan Lower limit = 1,039 dan Upper limit = 5,599, sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko PPOK yaknikonsumsi minuman ringan diperoleh nilai OR = 2,016 dengan Lower limit = 0,278 dan Upper limit = 15,281. Bagimasyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sertamenghindari paparan asap rokok dan asap obat nyamuk bakar, dan menjaga pola makan dengan menerapkan giziseimbang. Kata kunci : Penyakit paru obstruktif kronik, asap rokok, asap obat nyamuk bakar, konsumsi minuman ringan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10