cover
Contact Name
Berta Bekti Retnawati
Contact Email
praxis@unika.ac.id
Phone
+6282223137973
Journal Mail Official
praxis@unika.ac.id
Editorial Address
Jl.Pawiyatan Luhur IV/1 Bendan Duwur Semarang 50234
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring
ISSN : -     EISSN : 26229137     DOI : 10.24167
PRAXIS: Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Jurnal Praxis merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata dan merupakan jurnal peer reviewed dan Open-Acces. Jurnal Praxis menerima artikel hasil penelitian murni ataupun hasil penelitian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat dan artikel belum pernah dimuat di media lainnya. Fokus artikel yang diterbitkan berkaitan dengan Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring. Adapun topik-topik artikel yang dipublikasikan di jurnal Praxis mencakup Semua topik yang tercakup dalam ilmu Sains dan Teknologi meliputi berbagai bidang : - Teknologi Pangan - Elektro - Teknik Sipil - Arsitektur - Desain Komunikasi Visual - Komputer - Teknologi Informasi - Kimia - Biologi - Matematika - Teknologi Rekayasa - Farmasi - serta bidang-bidang lain yang relevan Semua topik yang berkaitan dengan Masyarakat dan Jejaring - Manajemen - Psikologi - Hukum - Komunikasi - Bahasa dan Sastra - Akuntansi - Struktur Sosial Kemasyarakatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
Eksplorasi Pemikiran Heidegger: Teknologi dan Keterasingan Dalam Masyarakat Modern Fakhrurrozi, M Rifqi; ., Wawaysadhya
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12593

Abstract

In recent decades, global society has experienced profound changes due to rapid technological advances. One thinker who has deeply explored the impact of technology on humans is Martin Heidegger. This study aims to examine how Heidegger's thoughts on technology and alienation in contemporary phenomena. The data collection technique uses analytic content, namely tracing various sources of literature and literature that are relevant to Martin Heidegger's thoughts on technology and alienation. The data sources used consist of books, articles, journals and previous research results. Data processing and analysis techniques are carried out by collecting data, in-depth analysis, evaluating data, presenting data, validating data and finally drawing conclusions. The results of the study show that Heidegger's thoughts on technology and alienation are still very relevant in the context of modern society. Heidegger provides a strong philosophical framework for understanding how technology shapes and limits human experience, and how to find solutions to overcome its negative impacts. Heidegger reminds us that technology is not a neutral entity, but something that shapes the way humans understand and interact with the world.
Evaluasi Bangunan Cagar Budaya Rumah Tinggal Kampung Kulitan Semarang Ricky Kurnia, FX. Yudhistira; Krisprantono, Krisprantono
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12489

Abstract

Bangunan rumah tinggal di kulitan merupakan bangunan rumah tinggal yang terletak di daerah Kampung Kulitan Semarang. Dimana dahulu pada awal abad ke 19. Pada jaman dahulu orang-orang pribumi yang memiliki perekonomian menengah kebawah ingin meniru arsitektur koloniam jaman itu, maka mereka mendirikan rumah-rumah dengan beberapa hal yang meniru arsitektur colonial sehingga memunculkan sebuah arsitektur baru yang disebut arsitektur khas semarangan. Tetapi karena kurangnya dukungan dari pemerintah dan kesadaran masyarakat pemilik rumah tinggal khas semarangan di kulitan, rumah khas semarangan ini mulai rusak dan lapuk di makan waktu. Tak sedikit pula yang sudah mengalami perubahan dan modifikasi sehinggal berkurang atau hilangnya ciri khas dari arsitektur semarangan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui jenis konservasi apa saja yang sesuai untuk di terapkan pada bangunan rumah tinggal di kampung Kulitan Semarang ini. Metoda penelitian yang digunakan dalam penulisan jurnal ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Tujuan pembuatan jurnal ini adalah agar bangunan rumah tinggal khas semarangan di kampung Kulitan di Semarang dapat terjaga keasliannya dan dapat terpelihara dengan baik.
Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana): Studi Pengaruh Variabel Ekstraksi pada Hasil dan Karakteristiknya Nurlaila, Rizka
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12404

Abstract

Peningkatan  produksi pisang telah mengakibatkan bertambahnya limbah dari tanaman pisang. Pemanfaatan kembali limbah pertanian merupakan terobosan dalam bidang Teknologi pertanian dengan meminilmalkan pemborosan dan kerugian dalam produksi pertanian, melalui pemanfaatan hasil tanaman yang tidak dapat dijual atau dimakan yaitu kulit pisang yang bisa dijadikan sebagai bahan mentah dalam proses pembuatan pektin. Kulit pisang dapat diaplikasikan sebagai bahan dasar untuk memproduksi pektin yang dapat dimanfaatkan dalam Industri pangan khususnya. Pektin merupakan senyawa heteropolisakarida bersifat asam yang terdapat dibagian dinding sel primer tumbuh-tumbuhan yang larut dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi sumber pectin. Variabel yang digunakan untuk mencapai hasil dalam riset ini adalah temperatur (70, 80, dan 90°C) dan waktu ekstraksi (70, 80, dan 90 min), pelarut asam Klorida (HCl)0,1N danmenggunakan metode ekstraksi refluks. Berdasarkan hasil riset titik optimum didapat dengan penggunaan variabel waktu ektraksi adalah 90 min dan temperatur ektraksi adalah 90o dengan hasil uji analisa kadar pektin 26,0290%, berat ekivalen 800 mg, kadar metoksil 9,30%, kadar asam galakturonat 71,19%, kadar air 1,5839 dan derajat esterifikasi 73,44%.
Analisis Perbandingan Nilai Lendutan Pelat Lantai Beton Bertulang Menggunakan Analisa Struktur Berdasarkan SNI 28472019 dan Abaqus CAE Lie, Nathanael Amando
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.11588

Abstract

Bangunan terdiri dari aspek struktur dan non struktural. Perilaku struktur merupakan salah satu bagian dari konsep struktural pada ilmu teknik sipil. Perilaku yang dapat terjadi pada beberapa elemen struktur adalah lendutan. Standar Nasional Indonesia 2847:2019 merupakan acuan bagi persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung yang mengacu pada American Concrete Institute (ACI 318-14). Abaqus CAE merupakan beberapa aplikasi pendukung yang dapat digunakan untuk melakukan pemodelan dan evaluasi perilaku struktur yang juga didasarkan pada ACI 318-14. Meskipun demikian, penelitian mengenai perbandingan komparasi nilai lendutan terhadap kedua metode yang terjadi pada pelat lantai beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2019 dan Abaqus CAE belum pernah dilakukan sehingga tujuan penelitian ini adalah melakukan komparasi nilai lendutan terhadap kedua metode yang terjadi pada pelat lantai beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2019 dan Abaqus CAE. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan SAP 2000 dan Abaqus CAE. Hasil analisis struktur pelat lantai tanpa balok anak berdasarkan SNI 2847:2019 dan aplikasi Abaqus CAE memiliki output nilai lendutan yang hampir sama dengan selisih 3,44%. Permodelan menggunakan balok anak arah melintang menunjukkan reduksi nilai lendutan yang signifikan yaitu 197,74 mm. Namun nilai ini belum memenuhi syarat yang diizinkan. 
Evaluasi Stabilitas Karakter Fisik Dan Kimia Nanodispersi Ekstrak Buah Parijoto dengan Variasi Kondisi Suhu Penyimpanan Putri, Novita Ika; Putra, Yohanes Alan Sarsita; Pratiwi, Alberta Rika; Ananingsih, Victoria Kristina; Soedarini, Bernadeta; Wijaya, Ivan
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12684

Abstract

Medinilla speciosa, atau Parijoto, adalah tanaman dengan kulit berwarna merah keunguan dan daging buah berwarna merah kekuningan yang tumbuh di sekitar Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah. Parijoto dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, antibakteri, antidiabetes, dan antioksidan berkat kandungan metabolit sekundernya, terutama antosianin, yang sangat tidak stabil dan rentan mengalami degradasi selama ekstraksi, pengolahan, dan penyimpanan. Nanodispersi, sistem yang mendispersikan partikel berukuran nano, dapat meningkatkan kelarutan dan homogenitas, sehingga membantu menstabilkan antosianin. Penelitian ini mengkaji pengaruh suhu penyimpanan terhadap stabilitas nanodispersi Parijoto dengan menganalisis karakteristik fisik (ukuran partikel, zeta potensial, indeks polidispersitas) dan kimia (pH, absorbansi, efisiensi enkapsulasi, turbiditas, % transmitansi). Sampel disimpan pada suhu refrigerator (2°C ±2°C), AC (22°C ±2°C), dan suhu ruang (29°C ±2°C) dengan Tween 80 sebagai stabilisator. Analisis dilakukan selama 28 hari dengan interval 7 hari. Hasil menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu refrigerator memberikan stabilitas fisik dan kimia terbaik, dengan pH, turbiditas, transmitansi, absorbansi, kandungan antosianin, efisiensi enkapsulasi yang stabil, serta ukuran partikel dan indeks polidispersitas yang baik. Namun, ketidakstabilan jangka panjang mungkin terjadi akibat nilai zeta potensial dan konduktivitas yang kurang optimal.
A Blueprinting Approach to Service Innovation in Fancy Restaurant Prabowo, Theresya Amelia; Tarigan, Liyandri Rasbina
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12669

Abstract

This research focuses on operational efficiency and the importance of service blueprint in reducing the number of complaints and enhancing customer satisfaction. The research method employed is qualitative with a descriptive approach, involving ten consumers from a fancy restaurant in South Jakarta. The results indicate that there is a gap between the service received and the existing standard operating procedures (SOP). Several fail points within the service blueprint that need improvement were also identified. Furthermore, the study finds that by enhancing the elements within the service blueprint, the company can significantly increase customer satisfaction and reduce the number of customer complaints. The implications of this research provide guidance for luxury restaurants in designing services that are more responsive and customer-centric, thereby creating a competitive advantage in the market.
Effect of Betel Lime (Ca(OH)₂) Concentration on the Physicochemical Characteristics of Sugar Palm Juice Alan Sarsita Putra, Yohanes; Putri, Novita Ika; Pratiwi, Alberta Rika; Ananingsih, Victoria Kristina; Franz, Nathan
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12683

Abstract

Palm sap is a sugary liquid obtained from tapping palm trees, commonly used to produce various forms of palm sugar, including liquid, solid, and powdered. Reducing sugars, such as glucose and fructose, can inhibit crystallization by binding to sucrose crystals, resulting in smaller crystals and higher water content, which limits the production of molded or powdered sugar. To control reducing sugars, laru (a buffer and antimicrobial solution) is added to prevent their formation. However, in KUP Kadhang Maju, laru is sometimes ineffective in maintaining pH and preventing microbial contamination, affecting the quality of extracted sap for palm sugar production. This study aims to optimize the amount of betel lime (Ca(OH)₂) in laru to produce optimal palm sap. Three Ca(OH)₂-to-water ratios were tested, with sap collected from afternoon until the following morning. The analyses included pH, reducing sugar content, viscosity, total dissolved solids, and color intensity. Statistical tests included normality, homogeneity, One-way ANOVA, and Duncan's post hoc tests. The optimal treatment, P2 (2 grams of Ca(OH)₂ per liter of water), resulted in ideal sap for crystallization, with a pH of 6.50, reducing sugar content of 3.76%, viscosity of 35.50 cP, total dissolved solids at 12.17 °Brix, and color values L* 26.81, a* 3.53, and b* 7.81.
Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesadaran Berkelanjutan Melalui Pembelajaran Geografi : Pemanfaatan Akuaponik Lestary, Tika Chandrika; ., Rindawati; Widodo, Bambang Sigit
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v7i1.12665

Abstract

Hakikat Pendidikan yang sebenarnya bukan sebatas kegiatan memberikan ilmu dan pengetahuan namun juga meliputi mengembangkan sikap kearah positif, mengasah keterampilan dan nilai-nilai yang diperlukan oleh manusia sebagai individu untuk mendapatkan kehidupan yang sejahtera. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesadaran berkelanjutan melalui pembelajaran geografi yang berbasis proyek dan pemberdayaan masyarakat. Kualitatif fenomenologi adalah metode yang digunakan pada penelitian ini, dengan menggunakan populasi penelitian sebanyak 92 murid yang diberikan pengalaman belajar geografi melalui pembelajaran berbasis proyek ketahanan pangan. Murid yang berjumlah 92 orang akan dibagi ke dalam 18 kelompok sehingga sampel yang digunakan berjumlah 40 atau dengan kata lain setiap kelompok akan diambil 2-3 orang untuk menjadi responden. Dalam pembelajaran berbasis proyek ketahanan pangan setiap kelompok diberi tugas membuat akuaponik dan menanam tanaman karbohidrat di satu tempat tinggal murid setiap kelompok. Penentuan 10 wali murid sebagai sampel pemberdayaan masyarakat ditetapkan dari wali murid yang bersukarela membuat proyek ketahanan pangan berupa akuaponik di pekarangan atau atap rumah. Setelah murid mendapatkan pembelajaran geografi berbasis proyek ketahanan pangan, murid diharuskan untuk melakukan desiminasi kepada 10 wali murid tersebut. Data pada studi ini dikumpulkan menggunakan kuisioner tertutup yang diberikan kepada murid dan wali murid diawal pembelajaran dan wawancara selepas terselesaikannnya proyek ketahanan pangan. Penelitian ini memiliki hasil berupa adanya peningkatan ketahanan pangan dan kesadaran berkelanjutan akibat dari pembelajaran berbasis proyek ketahanan pangan pada matapelajaran geografi yang didesiminasikan kepada orang tua murid untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesadaran berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8