cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Tuturrupa : Bertutur Apik, Berkata Rupa
ISSN : -     EISSN : 26227134     DOI : 10.24167/tuturrupa
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Agustus 2019" : 6 Documents clear
Analisa Visual Pada Iklan Oreo Wonderfilled Natalia Giofanny Santoso; Ryan Sheehan Nababan
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2988

Abstract

Iklan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Oreo sebagai salah satu merek biskuit yang dijual di berbagai negara di dunia tentunya perlu mengiklankan produk mereka dengan cara yang menarik dan unik. Oleh karena itu berbeda dari iklan-iklan mereka dan juga iklan produk makanan lainnya, kali ini Oreo menggunakan langkah yang menarik yaitu dengan animasi karakter-karakter antagonis sebagai tokoh utama dalam cerita. Perlu padu-padan antara kreatifitas dan komunikatif pada iklan tersebut. Dengan penelitian ini, para pembaca diharapkan bisa mengetahui makna apa yang sebenarnya ingin Oreo tampilkan dalam iklan Oreo Wonderfilled melalui pilihan visual-visual tersebut.
Analisis Elemen Visual Pada Media Sosial Instagram Roti’o Dalam Membangun Integrated Marketing Communication (IMC) Theresia Celine Haryono; Louis Cahyo Kumolo Buntaran
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2977

Abstract

Roti’O merupakan makanan yang saat ini disenangi oleh masyarakat terutama pengguna jasa commuter line. Roti’O ini sudah banyak membuka outlet di stasiun, mall dan bandara. Hampir setiap stasiun ada outlet Roti’O. Konsumen biasanya membeli suatu produk karena alasan kebutuhan, namun ada alasan dan faktor-faktor lain yang turut serta mempengaruhi sikap konsumen dalam membeli suatu produk. Oleh karena itu perusahaan – perusahaan mulai membuat banyak inovasi dalam mempromosikan produk mereka, Salah satu cara perusahaan mempromosikan produk mereka ialah dengan strategi Integrated Marketing Communication, salah satu strateginya adalah berkomunikasi melalui iklan pada media sosial, iklan yang menarik dan konsisten dapat membuat pesan yang jelas dan meyakinkan konsumen berkenaan dengan produk yang mereka tawarkan. Pesan tersebut dibuat dengan Visual Branding yang jelas, kreatif, dan konsisten sehingga dapat menarik ketertarikan konsumen melalui visual tersebut. Besar pengaruh strategi IMC dalam membentuk pesan komunikasi yang kuat dengan pelanggan melalui media sosial Instagram dalam mempromosikan produk mereka yaitu Roti’O dengan menonjolkan visualisasi yang menarik. Ini menunjukan bahwa Roti’O mempromosikan produknya dengan cara meningkatkan citra dari produk tersebut pada khalayak di media sosial Instagram.
Identifikasi Penggunaan Motif Batik Parang Pada Kemasan Pepsodent Edisi Khusus Tahun 2017 Andreas Caesar July Fridanto; Bayu Widiantoro
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2991

Abstract

Kemasan merupakan salah satu elemen penting pada sebuah prodak, selain sebagai pelindung produk kemasan dapat membangun sebuah brand melalui pesan, desain kemasan yang menarik adalah desain yang mampu menarik daya tarik dan memiliki interaksi dengan target konsumen. Hal tersebut dapat dilihat dari produk pasta gigi Pepsodent yang menggunakan motif batik parang untuk ilustrasi pada kemasannya, motif parang tersebut merupakan motif yang khusus dan hanya digunakan oleh raja atau dalam hal – hal yang diluar kemasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, konten analisis, dan tinjauan literatur, dan pendekatan semiotika Roland Barthes. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yakni untuk mengetahui dampak budaya batik yang digunakan pada kemasan Pepsodent, hingga komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pepsodent. Dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebuah brand ingin menyampaikan pesannya melalui pendekatan motif batik agar harapannya dapat dikenal dan dilestarikan. Motif parang pada kemasan dianggap sebagai manusia harus mampu bergerak cekatan dalam bertindak dan bertanggung jawab, pantang menyerah, serta semangat persatuan kemeredekaan Indonesia, yang medeka dari gigi berlubang. Termasuk pepsodent terus menerus berupaya untuk mengedukasi  kepada masyarakat mengenai perawatan gigi.
Analisis Prinsip Motion Graphic Flow Pada Iklan Unilever 2019 Yang Berjudul “Setiap U Beri Kebaikan” Hengky Saputra; Bayu Widiantoro
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2987

Abstract

Perkembangan media sangat pesat di zaman sekarang ini, khususnya pada bidang informasi dan komunikasi atau yang sering disebut multimedia. Seiring perkembangan bidang multimedia, bisa dibilang tidak bisa lepas dari ilmu desain grafis, broadcasting, dan audio visual. Hal ini membuat semua perusahaan, pemerintah, pendidikan atau organisasi apapun untuk mengembangkan informasi dari berbagai media yang sesuai dengan perkembangan, seperti iklan. Salah satu perusahaan yang melakukan promosi terhadap produk-produknya adalah Unilever. Unilever melakukan promosi tentang produknya melalui iklan-iklan yang kreatif dan unik. Iklan Unilever yang terbaru adalah iklan yang menggunakan motion graphics dengan judul Setiap Unilever Beri Kebaikan. Penelitian ini menjadi sangat penting untuk dilakukan karena sebagai pengetahuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip flow pada iklan Unilever 2019 alur cerita apa yang ingin dibuat dan disampaikan oleh Unilever, karena ketika objek-objek pada iklan tersebut sudah muncul maka seperti tidak membentuk cerita. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian observasi langsung dan studi pustaka. Jadi Munculnya objek-objek yang ada pada iklan tersebut mewakili brand yang ada pada Unilever, seperti kecap bango mewakili brand food and refreshmen, dan lain sebagainya. Namun ada alur cerita yang harus diperbaiki, karena orang awam tidak mengerti tentang alur cerita dari iklan tersebut.
Analisa Pesan Visual Effect Video “Tumpuk Di Tengah” Bernike Marchella Budiman; Alfons Christian Hardjana
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2989

Abstract

Akhir-akhir ini, sedang ramai gerakan “Tumpuk di Tengah” yang dibicarakan oleh berbagai kalangan. Video, iklan di Youtube, sampai feeds Instagram banyak yang membagikan mengenai gerakan ini. Tumpuk di Tengah adalah sebuah video iklan layanan masyarakat yang mengajak targetnya untuk melakukan Gerakan tumpuk di tengah. Gerakan ini adalah gerakan merapikan peralatan makan yang telah digunakan menjadi satu tumpukan di tengah setelah selesai makan di tempat makan umum seperti restoran dan warung makan.Penyampaian pesan pada video Tumpuk di Tengah dibentuk menggunakan visual effect. Dalam penelitian ini akan melihat pentingnya penggunaan Visual Effect pada kampanye sosial Tumpuk di tengah melalui studi Pustaka dan Forum Group Discussion. Tujuan penelitian ini ingin melihat penerapan Visual Effect dalam penyampaian pesan kampanye sosial Tumpuk di Tengah.
Analisis Visual Karakter “Jack The Ripper” Dalam Game Identity V Anita Pranoto; Arwin Purnama Jati
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tr.v2i1.2990

Abstract

Game online asimetrikal merupakan salah satu game yang memiliki gaya desain yang unik. Gaya desain yang digunakan dalam game ini menggunakan ikon-ikon ataupun simbol yang memiliki kecenderungan menggambarkan era tertentu. Selain itu, karakter Jack The Ripper dalam game menjadi karakter yang cukup populer di kalangan pemain game. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tampilan visual dari desain karakter Jack The Ripper dalam Game Identity V dilihat dari konsep gothic, juga dari sosok pembunuh berantai asli dengan julukan sama di jaman Victorian serta mengetahui hasil analisis tampilan visual dari desain karakter Jack The Ripper dalam Game Identity V. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif untuk mrnggambarkan fenomena yang adapada tampilan visual objek penelitian. Penelitian dilakukan dengan menelusuri aspek-aspek visual sejarah maupun narasi kisah yang muncul tentang karakter Jack The Ripper sebagai salah satu data. Selain itu, data berupa simbol-simbol visual dikaji dengan teori semiotika untuk mengetahui makna yang relevan antara tema dengan karakter era yang memiliki kecenderungan acuan penciptaan karakter dalam game. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek visual dalam game dan karakter Jack The Ripper relevan dengan data penelusuran sejarah atau referensi yang ada mengenai atribut yang digunakan karakter pada era yang dimaksud, melalui kajian semiotika visual. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah desainer dalam mendesain karakter visual game ataupun sebagai referensi kajian-kajian berikutnya. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6