cover
Contact Name
Imam Mukhlash
Contact Email
Imam Mukhlash
Phone
-
Journal Mail Official
imamm@matematika.its.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications
ISSN : 1829605X     EISSN : 25798936     DOI : -
Core Subject : Education,
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia. Limits menerima makalah hasil riset di semua bidang Matematika, terutama bidang Analisis, Aljabar, Pemodelan Matematika, Sistem dan Kontrol, Matematika Diskrit dan Kombinatorik, Statistik dan Stokastik, Matematika Terapan, Optimasi, dan Ilmu Komputasi. Jurnal ini juga menerima makalah tentang survey literatur yang menstimulasi riset di bidang-bidang tersebut di atas.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2020)" : 9 Documents clear
Teorema Terkait Teknik Perhitungan Integral Garis Lebesgue-Hausdorff atas Kurva Sederhana Ahmad Lazwardi; Rahmatya Nurmeidina
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.4462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan beberapa teorema penting untuk teknik integrasi dari integral garis Lebesgue-Hausdorff yang merupakan generalisasi dari integral garis biasa. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa teorema yang bersifat teknis yang bisa diaplikasikan dalam menentukan nilai integral garis Lebesgue-Hausdorff dari beberapa fungsi.
Analisis Dinamik pada Model Kanker Serviks dengan Vaksinasi dan Screening Kristanti, Karunia Theda; Trisilowati, Trisilowati; Widodo, Agus
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.6901

Abstract

Pada paper ini dibahas analisis dinamik model penyebaran kanker serviks dengan melibatkan tindakan vaksinasi dan screening. Penyebab utama terjadinya kanker serviks adalah karena seseorang terinfeksi Human Papillomavirus (HPV). Infeksi ini dapat menular karena adanya kontak langsung melalui hubungan seksual antara subpopulasi wanita rentan dengan pria terinfeksi HPV maupun kontak langsung antara pria rentan dengan wanita terinfeksi HPV. Pada model ini diasumsikan vaksin diberikan pada subpopulasi wanita rentan saja dengan salah satu jenis vaksin. Sementara itu, screening dilakukan oleh subpopulasi wanita terifeksi HPV sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Hasil analisis dinamik menunjukkan bahwa model penyebaran kanker serviks dengan vaksinasi dan screening memiliki dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemi. Eksistensi dan kestabilan lokal titik kesetimbangan bergantung pada nilai angka reproduksi dasar R0. Berdasarkan hasil analisis, titik kesetimbangan bebas penyakit eksis tanpa syarat, sedangkan titik kesetimbangan endemi eksis jika R0>1. Titik kesetimbangan bebas penyakit bersifat stabil asimtotik lokal jika nilai R0<1 dan titik kesetimbangan endemi bersifat stabil asimtotik lokal jika memenuhi kriteria Routh-Hurwitz. Simulasi numerik yang dilakukan mendukung hasil analisis dinamik yang diperoleh. 
Konstruksi Brace Dua Sisi Dengan Menggunakan Ring Jacobson Puguh Wahyu Prasetyo; Catur Yustika Melati
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.6650

Abstract

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan alam, matematika dan fisika merupakan ilmu-ilmu sains dasar yang merupakan fundamental bagi cabang ilmu yang lain. Dalam perkembangan ilmu Fisika seringkali juga memotivasi adanya temuan-temuan baru dalam ilmu matematika khususnya aljabar. Di lain pihak, banyak permasalahan dalam fisika teoritis dapat diselesaikan melalui pendekatan aljabar. Dalam kesempatan ini, salah satu bukti hubungan antara fisika dan matematika (khususnya aljabar) diberikan. Pada tahun 1967 suatu persamaan fundamental dalam Ilmu fisika ditemukan oleh penerima hadiah Nobel C. N. Yang. Dalam kurun waktu yang sama, persamaan ini juga diklaim ditemukan oleh R. J. Baxter. Oleh sebab itu, persamaan fundamental ini disebut dengan persamaan Yang-Baxter.  Faktanya, persamaan Yang-Baxter ini mempunyai dampak besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan, salah satunya adalah dalam Teori Knot. Akan tetapi solusi analitik dari persamaan ini belum ditemukan hingga saat ini. Hal ini memotivasi para peneliti untuk menemukan solusinya baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Beberapa solusi pendekatan kualitatif telah ditemukan dengan menggunakan pendakatan struktur aljabar yang disebut dengan brace. Dalam paper ini, deskripsi tentang brace diberikan sebagai suatu perumuman dari radikal Jacobson dari suatu ring. Konstruksi brace dua sisi juga diberikan dalam artikel ini.
Editor Limits editor Limits
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.8230

Abstract

Perhitungan Matematika Pada Peluang Inbreeding Dalam Populasi Ternak Generasi Pertama Widya Pintaka Bayu Putra; Muhammad Firmansyah
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.5253

Abstract

Level inbreeding yang tinggi pada ternak dapat menyebabkan dampak ekonomi yang besar karena dapat menurunkan produktivitas ternak antara lain berat badan, berat karkas, produksi susu dan kinerja reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun formula matematika secara trial and error method untuk menghitung peluang terjadinya inbreeding pada populasi ternak generasi pertama (F1). Penelitian ini dilakukan dengan dua skenario sistem perkawinan yaitu kawin alam (KA) dan inseminasi buatan (IB). Asumsi yang digunakan adalah nilai service per conception (S/C) sebesar 1,00, jumlah betina (ND) dan straw (NStr) pada sistem IB sama, generasi pertama pada sistem KA dan IB terjadi secara acak (random) dan setiap induk memiliki satu anak (progeny). Parameter yang diamati yaitu peluang inbreeding pada generasi pertama (PI), jumlah kombinasi perkawinan pada tetua (NMP), jumlah kombinasi perkawinan pada generasi pertama (NMG), jumlah kombinasi perkawinan inbreeding pada sistem KA (NMI) dan IB (NMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula matematika yang telah diperoleh dapat digunakan untuk menghitung nilai Pi pada kedua sistem perkawinan dan telah teruji melalui simulasi data.
Front Cover Vol.17 No.2 2020 editor Limits
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.8272

Abstract

Simulasi Jumlah Klaim Agregasi Berdistribusi Poisson Dengan Besar Klaim Berdistribusi Gamma dan Rayleigh Rudi Ruswandi; Aang Nuryaman; Subian Saidi
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.6642

Abstract

A claim is a transfer of risk from the insured to the guarantor. Claims that occur individually are called individual claims, whereas collections of individual claims are called aggregation claims in a single period of vehicle insurance. Aggregation claims consist of a pattern of the number and amount (nominal value) of individual claims, so that the model of aggregation claims is formed from each distribution of the number and amount of claims. The distribution of claims is based on the probability density function and the cumulative density function. One method that can be used to obtain a claim aggregation model is to use convolution, which is by combining the distribution of the number of claims and the distribution of the amount of claims so that the expected value can be obtained to predict the value of pure premiums. In this paper, aggregation claim modeling will be carried out with the number of claims distributed Poisson and the amount of claims distributed Gamma. As comparison, we compare it with claim amount distributed Rayleigh. By using VaR (value at risk) and MSE (Mean Square Error) indicators, the results of the analysis show that the Rayleigh distribution is better used for distributing data that has extreme values.
Model Regresi untuk Return Aset dengan Volatilitas Mengikuti Model GARCH(1,1) Berdistribusi Epsilon-Skew Normal dan Student-t Didit Budi Nugroho; Kristia Anggraeni; Hanna Arini Parhusip
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.6730

Abstract

Studi ini mendiskusikan dua perluasan dari model GARCH(1,1), yaitu AR(1)-GARCH(1,1) dan MA(1)-GARCH(1,1), yang diperoleh dengan cara menambahkan Autoregression tingkat 1 atau Moving Average tingkat 1 pada persamaan return. Untuk kasus ini, error dari return diasumsikan berdistribusi Normal, Skew Normal (SN), Epsilon Skew Normal (ESN), dan Student-t. Analisis terhadap model didasarkan pada pencocokan model untuk return dari indeks saham FTSE100 periode harian dari Januari 2000 sampai Desember 2017 dan indeks saham TOPIX periode harian dari Januari 2000 sampai Desember 2014. Model yang dipelajari diestimasi menggunakan metode GRG (Generalized Reduced Gradient) Non Linear yang tersedia di Solver Excel dan juga metode Adaptive Random Walk Metropolis (ARWM) yang diimplementasikan pada program Scilab. Hasil estimasi dari kedua alat bantu tersebut menunjukkan nilai-nilai yang hampir sama, mengindikasikan bahwa Solver Excel mempunyai kemampuan yang handal dalam mengestimasi parameter model. Uji rasio log-likelihood dan AIC (Akaike Information Criterion) menunjukkan bahwa model dengan distribusi ESN lebih unggul dibandingkan dengan model-model berdistribusi tipe normal lainnya untuk setiap kasus model dan data pengamatan, bahkan ini bisa mengungguli distribusi Student-t pada suatu model dan data pengamatan. Lebih lanjut, model-model dengan penambahan proses regresi di persamaan return menyediakan pencocokan yang lebih baik daripada model dasar, dimana pencocokan terbaik untuk kedua data pengamatan diberikan oleh model AR(1)-GARCH(1,1) berdistribusi Student-t.
Kontrol Penyebaran Penyakit SARS dengan Menggunakan Analisis Sensitivitas pada Bilangan Reproduksi Dasar Benny Yong; Putri Efelin
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v17i2.6692

Abstract

Makalah ini membahas analisis sensitivitas pada bilangan reproduksi dasar pada model penyebaran penyakit SARS dengan pengaruh vaksinasi. Model melibatkan individu rentan, individu terinfeksi tapi belum dapat menularkan, individu yang diisolasi, individu terinfeksi yang dapat menularkan dan belum terdiagnosa SARS, individu pulih, dan individu meninggal karena penyakit SARS, dan individu rentan yang telah divaksin. Karena ketidakpastian dalam penaksiran nilai parameter yang mengakibatkan bervariasinya nilai bilangan reproduksi dasar, akan dilakukan simulasi Monte Carlo pada bilangan reproduksi dasar dengan menggunakan berbagai distribusi untuk setiap parameternya. Hasil analisis sensitivitas pada model penyebaran penyakit SARS dengan pengaruh vaksinasi menunjukkan bahwa parameter proporsi individu isolasi yang berpotensi menginfeksi individu rentan mempunyai pengaruh positif terbesar dalam penyebaran penyakit SARS untuk semua kondisi nilai bilangan reproduksi dasar. Parameter proporsi individu rentan yang berhasil divaksin sebelum terjadinya SARS dalam suatu populasi mempunyai pengaruh negatif terbesar dalam penyebaran penyakit SARS ketika kondisi bilangan reproduksi dasar bernilai kurang dari satu, sedangkan parameter laju pemulihan dari individu isolasi mempunyai pengaruh negatif terbesar dalam penyebaran penyakit SARS untuk kondisi bilangan reproduksi dasar bernilai lebih dari satu.

Page 1 of 1 | Total Record : 9