cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2012)" : 5 Documents clear
Analisis Kapasitas Parkir dan Antrian dengan adanya Sistem Portal Otomatis di Pusat Perbelanjaan (Studi Kasus Gedung Pusat Grosir Solo) Mawardi, Amalia Firdaus; Herijanto, Wahyu; Maharani, Hafida
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.42 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2684

Abstract

Kota Surakarta mempunyai lebih dari satu Pusat perbelanjaan, salah satunya adalah Pusat Grosir Solo (PGS), yang berada di pusat Kota Solo. Gedung Pusat Perbelanjaan ini berhadapan langsung dengan jalan arteri sekunder, sehingga diperlukan suatu sistem parkir yang dapat meningkatkan seluruh pelayanan tanpa mengganggu lalu lintas di sekitar gedung. Permasalahan antrian di pintu masuk dan juga keluar gedung berikut sistem kinerja parkir, terutama pada saat hari libur terjadi peningkatan kendaraan menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui kinerja sistem antrian dan karakteristik parkirnya. Hasil analisis secara manual serta pemograman terhadap karakteristik parkir dan kinerja sistem antrian adalah sebagai berikut: Durasi maksimum adalah 1 jam 37 menit, Volume parkir khusus kendaraan roda empat sebesar 840 kendaraan. Akumulasi maksimum terjadi antara pukul 12.00 sampai dengan 12.30 sebanyak 216 kendaraan. Turn over parking  adalah 4 kali dalam sehari. Kebutuhan Ruang Parkir (KRP) saat ini adalah 224 ruang, sedangkan batas maksimal kendaraan yang dapat ditampung adalah 866 kendaraan. Evaluasi berikutnya adalah kinerja antrian menunjukkan bahwa terjadi antrian panjang pada pintu keluar sehingga perlu dibuat 2 server, sebaliknya pada pintu masuk, server 1 masih mampu menampung kendaraan tanpa pintu masuk 2, sehingga  cukup 1 pintu masuk saja. 
Perbandingan Perancangan Gedung SRPMK di Atas Tanah dengan Kategori Tanah Lunak dan Tanah Baik Yuyun Tajunnisa; Siti Kamilia Aziz
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.721 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2674

Abstract

Penelitian ini membandingkan perencanaan struktur beton bertulang tahan gempa di atas tanah baik (keras) dan tanah lunak dengan menggunakan perhitungan metode SRPMK (Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus). Perhitungan beban berdasarkan (PPIUG 1983). Sedangkan pembebanan gempa berdasarkan (SNI 03-1726-2000). Beban gempa menggunakan analisa response spectrum. Struktur gedung  dianalisa menggunakan sistem open frame tiga dimensi dengan bantuan software. Beban mati, hidup, dan gempa diaplikasikan pada struktur. Peraturan yang digunakan untuk merancang struktur gedung baik pada bangunan atas maupun bawah menggunakan SNI 03-2847-2002. Hasil analisa struktur menunjukkan tanah keras. Untuk pondasi, struktur pada tanah keras memerlukan 4 tiang dengan kedalaman 7 m dan struktur pada tanah lunak memerlukan 6 tiang dengan kedalaman 10 m. Dalam studi ini hanya mempertimbangkan bangunan bertingkat rendah, perbedaan untuk struktur atas tidak signifikan.
Studi dan Kajian Ekonomis Pengembangan Pelabuhan Niaga Kabupaten Rembang Propinsi Jawa Tengah Sukobar Sukobar; Siti Kamilia Aziz; Triaswati MN
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.385 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2675

Abstract

Undang-undang No. 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah yang luas telah menyadarkan dan menggugah pemerintah daerah akan pentingnya menggali dan mengembangkan potensi daerah yang selama ini belum tergali secara maksimal. Rencana pengembangan Pelabuhan Niaga merupakan salah satu upaya yang dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Rembang dan sekitarnya. Posisi Kabupaten Rembang berada di antara 1110.00’–1110.30’ BT dan 60.30’–70.60’ LS yang diapit oleh dua pelabuhan besar, yaitu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menyebabkan posisi Pelabuhan Rembang menjadi cukup strategis. Untuk mengetahui kelayakannya,maka dalam studi ini di susun sebuah rencana pengembangan pelabuhan dengan pentahapan jangka awal (Tahun 2008–2020), jangka menengah (Tahun 2021–2030) dan jangka akhir (Tahun 2031–2038). Untuk menilai kelayakan secara ekonomi dipergunakan indikator Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR) dan Pay Back Period (PBP). Berdasarkan analisa pertumbuhan/proyeksi arus barang, arus kapal, pendapatan dan biaya investasi selama periode tahun 2008 sampai tahun 2038 diperoleh hasil bahwa nilai NPV positif (NPV > 0), nilai B/C = 1,014 (B/C >1), nilai IRR = 12,2951% (IRR >I = 12%), jangka waktu pengembalian investasi atau Pay Back Period selama 11 tahun atau pada tahun 2019. Dari hasil perhitungan tersebut secara financial Pengembangan Pelabuhan Niaga di Kabupaten Rembang layak untuk di laksanakan.
Kajian Sistem Drainase Kota Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur Tatas Tatas; Denik Sri Krisnayanti; Mahendra Andiek Maulana
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.492 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2682

Abstract

Kota Labuan Bajo terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Manggarai Barat merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Manggarai berdasarkan Undang Undang No. 8 Tahun 2003. Wilayahnya meliputi daratan Pulau Flores bagian Barat dan beberapa pulau kecil di sekitarnya, diantaranya adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca yang merupakan habitat binatang langka, komodo. Sebagai transit menuju habitat komodo, maka Kota Labuan Bajo mengalami pembangunan yang pesat. Pembangunan tersebut harus diimbangi pula oleh sistem drainase yang memadai. Dalam makalah ini akan disampaikan permasalahan genangan yang terjadi, pola aliran air limpasan, dan usulan zona penanganan drainase. Adapun metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan survei secara langsung ke lokasi, dengan melihat topografi, sungai utama. Selain itu dengan menggunakan beberapa program komputer yang mampu membaca topografi dan melakukan deliniasi batas daerah aliran sungai secara otomatis menggunakan Gridded Surface Subsuface Hydrology Analysis (GSSHA).Berdasarkan analisis maka dapat diambil kesimpulan bahwa genangan akibat topografi yang berbukit-bukit dan tidak didukung oleh saluran drainase yang memadai, pola aliran limpasan air yaitu langsung menuju ke laut dan ada yang ditampung terlebih dahulu oleh sungai-sungai utama, sistem penanganan drainase dapat dibagi empat zona berdasarkan daerah tangkapan hujan yaitu DAS Waebo, DAS Waemata, DAS Waekemiri, DAS Waemese.
Analisis pada Mortar dengan Campuran Lusi, Tanah Sawah, Semen dan Fly Ash Ditinjau terhadap Kuat Tekan dan Resapan Srie Subekti; Boedi Wibowo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.42 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2683

Abstract

Kawasan Porong Sidoarjo, Jawa Timur karena bocornya Sumur Banjar Panji akibat pengeboran oleh PT Lapindo Brantas Inc., menyemburkan lumpur panas setinggi delapan meter pada 29 Mei 2006. Sumur ini setiap harinya dapat mengeluarkan 40000 meter kubik lumpur panas yang menggenangi Desa dan jalan tol Surabaya-Gempol KM  37 dan KM 38. Lumpur Sidoarjo dan volume yang sangat besar itu akan dimanfaatkan sebagai mortar, untuk stabilitas diperlukan penambahan tanah sawah dan bahan pendukung lain. Penambahan semen dan fly ash sebagai bahan pengikat dengan variasi komposisi campuran tertentu diharapkan dapat meningkatkan mutu mortar. Diharapkan study awal ini mampu memberikan solusi mengenai efisiensi dan fungsi optimal dari penggunaan lumpur sidoarjo sebagai alternatif bahan bangunan. Dari hasil penelitian didapat bahwa, kuat tekan maksimum mortar pada campuran 40% tanah sawah 51% lumpur dan 9% semen dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 32,54 kg/cm2 dan resapan air sebesar 2,10%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5