cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2009)" : 5 Documents clear
Kondisi dan Potensi Dampak Pemanfaatan Air Tanah di Kabupaten Bangkalan Wahyudi, Hendra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.963 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.2742

Abstract

Kabupaten Bangkalan sebagai Kabupaten yang terletak disebelah Barat Pulau Madura merupakan pintu masuk arus lalu lintas dari Pulau Jawa apalagi dengan akan selesainya jembatan yang menghubungkan pulau madura dengan Pulau Jawa pada tahun 2009 ini maka berbagai potensi perlu dikembangkan antara lain masalah air. Air tanah telah lama dikembangkan di kabupaten Bangkalan oleh pemerintah khususnya lewat proyek pengembangan air tanah untuk mengatasi kekeringan dan kelangkaan air. Penelitian ini dilakukan untuk melihat potensi air tanah dan kemungkinannya untuk dikembangkan  guna mendukung kebutuhan air di kabupaten Bangkalan yang akan semakin meningkat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan air tanah yang terdapat di Kabupaten Bangkalan sebesar 152.566.91 m3/hr Sedangkan potensi air tanah yang mungkin dapat dikembangkan mencapai 48.700 m3/hari atau 17.775.000 m3/tahun, besarnya recharge 252.990 m3/hari atau 92.341.000 m3/tahun tanpa mengakibatkan intrusi air laut dan letak pengembangan sumur agar tidak menyebabkan intrusi  sejarak 2 kilometer dari garis pantai. 
Model Numerik 1-Dimensi Aliran di Sungai dengan Metode Differensi Hingga Skema Staggered Grid, Study Kasus Kali Kemuning-Sampang Madura Suharyoko Suharyoko
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.364 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.2746

Abstract

Pada suatu sungai dimana penampangnya tidak seragam ( non-uniform ) demikian pula kemiringan dasar sungainya, kondisi inflow sungai sebagai batas hulu dan adanya pengaruh pasang surut di hilir sungai. Kondisi aliran di sungai yang demikian ini adalah aliran tak tunak dan tak seragam (unsteady non-uniform flow). Maka penyelesaian perhitungan aliran sungai demikian ini adalah menggunakan persamaan kontinuitas dan persamaan momentum. Namun kedua persamaan ini merupakan persamaan differential partial, sehingga dapat diselesaikan dengan metode numerik. Demikian halnya pada sungai Kali Kemuning Sampang-Madura, permasalahan yang terjadi di Kali Kemuning adalah kapasitas alirannya mengecil sehingga sering terjadi banjir di musim hujan. Persamaan kontinuitas dan persamaan momentum yang akan diselesaikan adalah persamaan 1-Dimensi aliran. Methode yang akan digunakan adalah metode differensi hingga skema Staggered Grid. Model hitungan ini diharapkan dapat menunjukkan / mensimulasikan fenomena aliran yang akan terjadi di sepanjang sungai dengan kondisi geometrinya, terutama kondisi geometri rencana. Methode numerik Skema Staggered Grid diharapkan dapat memberikan pemahaman kondisi aliran sungai. Pada kasus analisa rencana kapasitas normalisasi sungai Kali Kemuning, dimana direncanakan dua kemiringan dasar sungai, di hulu Io = 0,0004, sedangkan di hilir Io = 0,000199. lebar sungai direncanakan non-uniform, dari hulu lebar sungai = 25 m. kemudian ke hilir berangsur-angsur melebar 35 m. kemudian 45 m. dan sampai hilir melebar hingga 55 m. Batas hilir pasang surut dengan tinggi H = 2.00 m. dan periode adalah 12 jam, batas hulu hydrograf banjir Kali Kemuning yaitu dengan puncak banjir  sebesar 300 m3/dt. Hasil simulasi telah dapat menggambarkan dengan baik pemahaman kondisi aliran sungai dan muka air pada setiap jam di sepanjang sungai.
Tinjauan Teknis dan Ekonomi Penggunaan Aspal Beton dan Hot Rolled Sheet Sebagai Bahan Pelapisan Ulang Permukaan Jalan ( Kasus Ruas Widang – Gresik Sta 7+150 s/d Sta 10+200 ) Djoko Sulistiono; Amalia Firdaus Mawardi; Yuyun Tajunnisa
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.197 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.2740

Abstract

Salah satu kegiatan peningkatan jalan adalah pelapisan ulang permukaan jalan ( overlay ). Sebagai bahan overlay dapat digunakan aspal beton ( AC ) atau Hot Rolled Sheet ( HRS ). Direktorat Jenderal Bina Marga dengan keterbatasan anggaran selalu mencari yang terbaik dari sisi teknis dan ekonomi diantara AC dan HRS. Permasalahannya, penggunaan AC dan HRS sebagai bahan overlay bagaimana sisi teknis dan ekonomis ? Metode pemeriksaan bahan dan mixed design yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti standart Bina Marga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahan pembentuk AC dan HRS telah memenuhi syarat, kemudian setelah dilakukan mix design, proporsi aspal untuk HRS = 7,8 % lebih besar dari aspal untuk AC = 6,1 %. Proporsi agregat kasar HRS lebih kecil dari AC, tetapi proporsi agregat halusnya lebih lebih besar. Tinjauan dari segi teknis, HRS lebih tahan terhadap kelelehan, pengaruh cuaca, lebih fleksibel dan lebih mudah dikerjakan daripada AC, tetapi dari segi ketahanan terhadap deformasi permanen kurang baik dibanding AC, karena stabilitas HRS lebih rendah. Tinjauan dari segi ekonomis, ternyata biaya  HRS lebih murah 14,01 % dibandingkan dengan biaya AC. Hal ini karena penggunaan HRS lebih tipis dari AC, walaupun harga HRS per m3 lebih mahal dari harga AC per m3.
Indeks Tingkat Pelayanan Jalan Berbasis Model Linier di Ruas Jalan Raya Kertajaya Indah Surabaya Hendrata Wibisana
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.413 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.2741

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan di kota Surabaya seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, dan sebagai salah satu kota yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi sekitar 3 juta jiwa, maka kepemilikan kendaraan juga cukup besar. Hal ini juga ditunjang dengan pertumbuhan perekonomian yang cukup tinggi. Seiring dengan itu pula ruas jalan yang ada di kota Surabaya membutuhkan peningkatan dan pengawasan yang besar, karena dengan jumlah volume lalu lintas yang tinggi, menuntut kapasitas dan kapabilitas dari ruas jalan yang tersedia, terutama jalan arteri yang rata-rata padat kendaraan. Penelitian ini mengambil ruas jalan KERTAJAYA INDAH di kota Surabaya sebagai sampel, karena ruas jalan ini memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi. Penelitian ini dimaksudkan hendak menghitung nilai kapasitas dan indeks pelayanan jalan dengan menggunakan metode regresi linier, dan dari hasil perhitungan yang ada diperoleh nilai kapasitas jalan sebesar = 7270,56 smp/jam dan indeks tingkat pelayanan (a) sebesar = 0,75. Dengan nilai ini maka dapat dikatakan bahwa jalan Kertajaya Indah memiliki tingkat kejenuhan yang cukup tinggi, dimana MKJI mensyaratkan harga derajad kejenuhan maksimum adalah 0,8.
Kemungkinan Terjadinya Retak pada Balok Pratekan Full Prestressing Mohammad Sigit Darmawan
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.61 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.2743

Abstract

Pada tulisan ini akan disajikan perhitungan tegangan yang terjadi pada penampang balok sistem full prestressing, dengan memperhitungkan variabilitas sifat-sifat beton, baja dan beban yang bekerja. Variabitas sifat-sifat beton, baja dan beban yang bekerja akan dimasukkan dalam analisa perhitungan dengan memakai teori kemungkinan (probability analysis). Mengingat sangat terbatasnya data parameter statistik untuk kondisi Indonesia, maka parameter statistik yang diperlukan untuk perhitungan tegangan akan diambil dari berbagai penelitian sebelumnya yang pada umumnya dilakukan di luar Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun balok pratekan sudah didisain dengan memakai sistem full prestressing (tidak ada tegangan tarik pada penampang), dari perhitungan dengan memakai probabilty analysis didapat kemungkinan sebesar ±50% akan terjadi tarik pada serat terbawah. Tegangan tarik yang terjadi tersebut selanjutnya ada kemungkinan sebesar ±20% akan melebihi tegangan tarik yang diijinkan. Hal ini menunjukkan bahwa pada sistem full prestressing masih terdapat kemungkinan terjadinya retak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5