cover
Contact Name
Lucky Purwantini
Contact Email
lppm.unismabekasi@gmail.com
Phone
+6282138581177
Journal Mail Official
soul@unismabekasi.ac.id
Editorial Address
Redaksi SOUL Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi Jawa Barat 17113 Email: soul@unismabekasi.ac.id Telp. 021-8808851
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SOUL : Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 1979259X     EISSN : 2716134X     DOI : https://doi.org/10.33558/soul.v14i1.5951
SOUL: Jurnal Ilmiah Psikologi merupakan sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45. Jurnal ini mengejar eksplorasi dalam bidang Psikologi, mencakup Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikologi Industri dan Organisasi, serta tidak menutup akses pada Psikologi Olahraga, Psikologi Politik, Psikologi Seni, dan lain-lain. Artikel yang diterima oleh SOUL: Jurnal Ilmiah Psikologi hanya artikel hasil penelitian ilmiah.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2008): SOUL" : 6 Documents clear
PENGARUH IBU BEKERJA DAN PERAN AYAH DALAM COPARENTING TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK Nurhidayah, Siti
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.813 KB)

Abstract

Sejauh ini pengasuhan atau parenting lebih banyak dilakukan oleh para ibu, meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa persen dari keseluruhan pengasuhan di Indonesia dilakukan oleh para ayah. Keyakinan bahwa anak adalah urusan ibu, bukanlah keyakinan yang hanya didominasi oleh masyarakat Indonesia saja, melainkan sudah menjadi suatu pan-dangan yang bersifat universal sebagaimana diyakini di berbagai budaya masyarakat di dunia ini. Meskipun tidak dapat disamaratakan pada semua ayah, tetapi dapat dikatakan bahwa pada umumnya keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan anak masih sangat minimal yang kemudian berdampak pada rendahnya sensitivitas ayah terhadap kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagai-mana pengaruh ibu bekerja dan peran ayah dalam coparenting terhadap prestasi belajar anak? Pertanyaan tersebut menjadi dasar adanya sebuah asumsi yang menyatakan bahwa dampak dari ibu-ibu yang bekerja di luar rumah memiliki korelasi terhadap peran ayah dalam coparenting yang salah satunya ditandai dengan menurunnya prestasi akademik anak-anak di sekolah. Hal ini berarti bahwa dengan bekerjanya ibu di luar rumah, di samping prestasi belajar anak di sekolah akan menjadi lebih rendah juga berdampak pada bergesernya peran ayah dalam pengasuhan yang pada kelanjutannya akan berpengaruh pula pada perkembangan prestasi belajar anak di sekolah
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA Nur, Ika Fauziah; Ekasari, Agustina
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.568 KB)

Abstract

Bangsa yang berupaya menciptakan generasi muda/remaja yang berkualitas dan penuh potensi, sebaiknya tidak hanya menekankan pentingnya kecerdasan intelektual (IQ) saja, tetapi kecerdasan emosional (EQ) pun perlu dikembangkan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah bahwa untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada remaja bukan suatu perkara yang mudah. Di masa ini, remaja mengalami banyak perubahan yang dapat menimbulkan pergolakan emosi, hal ini dikarenakan remaja harus belajar beradaptasi dan menerima semua perubahan yang terjadi pada dirinya. Remaja yang menilai dirinya secara negatif dapat dikatakan memiliki konsep dirinya rendah. Sementara remaja yang memiliki konsep diri positif akan mampu menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya, serta mampu mengelola dan memotivasi dirinya, sehingga dapat diartikan remaja tersebut memiliki kecerdasan emosional yang baik. Subjek penelitian berjumlah 70 orang. Alat ukur yang digunakan adalah pertama, Tennesse Self Consept Scale (TSCS) terjemahan Nurhidayah (1996) yang disusun dan dikembangkan oleh Fitts (1965). Kedua, skala kecerdasan emosional yang mengungkap lima komponen kecerdasan emosional Goleman (1998). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara konsep diri dengan kecerdasan emosional pada remaja. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi (positif) konsep diri remaja, maka akan semakin tinggi kecerdasan emosionalnya
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN INTERPERSONAL DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN (GURU) Muzayanah, Aan; Iva Prestiana, Novita Dian
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.182 KB)

Abstract

Orang yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi biasanya akan merasa puas dalam bekerja, meskipun mendapat berbagai perlakuan (seperti gaji yang kurang, fasilitas kerja yang terbatas, dll), hal ini dapat terjadi karena orang yang memiliki kecerdasan interpersonal biasanya memiliki kemampuan untuk menjalin relasi, mampu berkomunikasi dengan berbagai orang, mudah berempati, suka berteman dan bekerjasama, mempunyai lebih dari dua teman dekat, memberikan nasihat pada teman yang sedang dalam kesulitan, sehingga orang tersebut akan dapat bersosialisi dengan baik. Subjek penelitian berjumlah 11 orang. Alat ukur yang digunakan adalah pertama, skala kecerdasan interpersonal yang menerangkan dimensi utama kecerdasan interpersonal (sosial) sesuai dengan teori Anderson (dalam Safaria, 2005:25). Skala ini terdiri dari 28 butir pernyataan yang dibagi menjadi 3 faktor yaitu; 1) Social Insight, 2) Social Sensitivity, dan 3) Social Communication. Kedua, skala kepuasaan kerja sesuai dengan teori Harold E. Burt (dalam Anoraga, 1992:83 dan As?ad, 2002:112) yang berdasarkan pada 3 faktor yaitu; 1) Hubungan Antar Karyawan (relasi sosial), 2) Faktor Individual (personal), dan 3) Faktor Luar. Skala ini terdiri dari 28 butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara kecerdasan interpersonal dengan kepuasan kerja. Hal ini berarti semakin tinggi kecerdasan interpersonal seseorang maka akan semakin tinggi pula kepuasan kerjanya, sebaliknya semakin rendah kecerdasan interpersonal seseorang maka akan semakin rendah pula kepuasan kerjanya.
RELASI KECERDASAN SPIRITUAL DAN PENCARIAN JEJAK TUHAN ., Hudori
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.421 KB)

Abstract

Spiritualitas adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri, nilai-nilai, moral, dan rasa memiliki. Spiritualitas memberi arah dan arti bagi kehidupan. Spiritualitas adalah kepercayaan akan adanya kekuatan nonfisik yang lebih besar dari kekuatan makhluk hidup yang menghubungkan langsung kepada Tuhan. Kecerdasan Spiritual adalah kecerdasan yang berkaitan dengan hal-hal yang transenden. Ia melampaui kekinian dari pengalaman manusia dan merupakan bagian terdalam dan terpenting dari manusia. Penemuan neorosains dan pandangan para ahli jiwa belum sependapat tentang hakikat naluri bertuhan atau naluri ketuhanan pada diri manusia, namun sebagian hasil penelitian mereka membenarkan eksistensi naluri tersebut, yaitu berupa dorongan dan kecenderungan pada diri manusia untuk mengakui adanya suatu zat supernatural yang berbeda dari keseluruhan realitas kehidupam manusia itu sendiri.
PENGARUH PACARAN TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH Setiawan, Rony; Nurhidayah, Siti
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.627 KB)

Abstract

Banyaknya kasus kehamilan, aborsi dan penyakit kelamin akibat hubungan seks bebas pada remaja, diperoleh kesimpulan bahwa kebanyakan menjadi korban karena ketidaktahuannya mengenai seks dan sebagian besar dari mereka dilakukan dengan teman akrab (pacar). Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui lebih jauh bagaimana hubungan antara pacaran dengan perilaku seksual pranikah pada remaja? Apa saja factor-faktor yang mempengaruhi remaja yang berpacaran sampai berlanjut ke hubungan badan? Apakah ada perbedaan sikap permisif antara remaja laki-laki dengan wanita dalam perilaku seksual pranikah? Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Bekasi. Sedangkan Sampel penelitiannya adalah Siswa-siswi Kelas II dan III pada SMA N 2 Bekasi dan SMA YPI ?45? Bekasi. Jenis sampling yang digunakan adalah jenis Quota Sampling yang terdiri dari 160 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan/ dokumentasi dan studi lapangan (wawancara dan angket). Teknik analisa data menggunakan pendekatan statistika antara lain Uji validitas konstruk, Skala Guttman, Kendalls, Coefisien Contingensi dan Mann-Whitney. Hasil kesimpulan dari penelitian : ada hubungan yang signifikan antara pacaran dengan perilaku seksual pranikah; faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah lainnya antara lain waktu usia dari pubertas sampai menikah diperpanjang, adanya kesempatan untuk melakukan perilaku seksual pranikah, paparan media massan tentang seks, kurangnya informasi/ pengetahuan tentang seks, komunikasi yang kurang efektif dengan orang tua, mudah menemukan alat kontrasepsi yang tersedia bebas dan kurangnya pemahaman etika moral dan agama; remaja laki-laki lebih bersikap permisif/ menyetujui daripada remaja wanita dalam menentukan dan melakukan perilaku seksual pranikah.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BERORGANISASI DENGAN ASERTIFITAS PADA MAHASISWA Ningsih, Wahyu Setia; Kusmayadi, Dedy
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 1 No 2 (2008): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.487 KB)

Abstract

Indonesia pada saat ini mengalami masa perubahan dari negara berkembang menjadi negara maju. Dimana pada saat ini Indonesia dihadapkan pada era persaingan dengan negara-negara maju lainnya dalam berbagai bentuk seperti ilmu pengetahuan dan iptek. Oleh karena itu, untuk menciptakan generasi muda/mahasiswa yang berkualitas dan penuh potensi, sebaiknya pemerintah dan para pengajar tidak hanya menekankan pentingnya nilai akademik tapi juga harus memperhatikan kemampuan asertifitas dalam berorganisasi baik di dalam kampus maupun luar kampus. Mahasiswa dalam perkembangannya disebut sebagai masa eksplorasi. Mereka suka bereksperimen dengan masyarakat di luar dirinya. Oleh karena sikap coba-coba ini maka sering terjadi keberanian yang kelewat batas (agresif), sehingga hal ini sering menimbulkan konflik dan suasana yang tidak enak. Mahasiswa yang memiliki minat berorganisasi disertai asertifitas akan mampu mengendalikan emosi serta didalam mengemukakan pendapat dapat bersikap tegas namun tidak menyinggung perasaan orang lain. Sedangkan mahasiswa yang memiliki minat berorganisasi namun tidak disertai asertifitas, maka didalam mengemukakan pendapatnya sering terjadi konflik atau kesalahpahaman. Subjek penelitian berjumlah 32 orang. Alat ukur yang digunakan adalah pertama, skala minat berorganisasi. Skala ini terdiri dari 53 item yang mengandung beberapa indikator pencerminan minat berorganisasi. Kedua, skala asertifitas. Skala ini terdiri dari 33 item yang mengandung beberapa indikator pencerminan dari kemampuan asertifitas seseorang. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara minat berorganisasi dengan asertifitas pada mahasiswa. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi minat berorganisasi mahasiswa, maka akan semakin tinggi asertifitasnya. Sebaliknya semakin rendah minat berorganisasi mahasiswa, maka akan semakin rendah asertifitasnya

Page 1 of 1 | Total Record : 6